Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Perdarahan Postpartum Sekunder

No description
by

ervin evendi

on 25 October 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Perdarahan Postpartum Sekunder

Perdarahan Postpartum Sekunder
design by Dóri Sirály for Prezi
PENGERTIAN
Pendarahan pasaca persalinan adalah pendarahan atau  hilangnya darah 500 cc atau lebih yang terjadi antara 24 jam – 6 minggu setelah anak lahir. Pendarahan post partum skunder di sebut juga sebagaiLate Post Partum Hemorrhage.


TANDA DAN GEJALA
Pendarahan terjadi secara terus menerus setelah seharusnya lokhia rubra berhenti
Pendarahan dapat terjadi secara mendadak, seperti pendarahan post partum primer dan di ikuti gangguan system kardiovaskuler sampai syok.
Mudah terjadi infeksi skunder sehingga dapat menimbulkan:
- Lokhia yang terjadi berbau dan keruh
- Fundus uteri tidak segera mengalami involusi, terjadi subinvolusi uteri.


SEBAB-SEBAB PENDARAHAN
Terdapat sisa placenta atau kotiledonnya
Terdapat sisa membrane sehingga mengganggu kontraksi dan retraksi untuk menutup pembuluh darah di tempat implantasinya
Terdapat placental polip
Pendarahan karena terjadi degenerasi khoriokarsinoma
Pendarahan yang bersumber dari perlukaan yang terbuka kembali.


MACAM-MACAM PENDARAHAN
1. Pendarahan karena tertinggalnya sisa placenta
Sisa plasenta dan ketuban yang masih tertinggal dalam rongga rahim dapat menimbulkan perdarahan pospartum skunder. Pada perdarahan postpartum skunder gejalanya sama dengan subinvolusi rahim, yaitu perdarahan yang berulang atau berlangsung terus dan berasal dari rongga rahim. Perdarahan akibat sisa plasenta jarang menimbulkan syok.

Penatalaksanaan rujukan pada perdarahan postpartum sekunder:
• Setelah dilakukan penatalaksanaan secara umum nilai kondisi dan keadaan pasien,jika tidak membaik.
• Siapkan informed concent bersama keluarga pasien.
• Hubungi rumah sakit tempat rujukan.
• Menyiapkankan segera keperluan rujukan bersama kelurga pasien seperti:
• Transportasi.
• Biaya
• Persipan kegawatdaruratan yng meliputi:
 persiapan donor darah
 infuse dan obat-obatan.

oleh:
layli saraswati
nur cahyati

Terapi atau penanganan yang bisa dilakukan untuk pendarahan akibat tertinggalnya sisa placenta antara lain:
• Berikan perlindungan antibiotic, keluarkan sisa placenta secara digital atau dengan kuret besar

• Jika ada demam ditunggu sampai suhu turun dengan pemberian antibiotic dan 3 sampai 4 hari kemudian rahim di bersihkan, tapi kalau ada pendarahan banyak maka rahim segera di bersihkan walaupun ada demam
• Trauma tindakan khususnya kuretase
• Infeksi berkelanjutan
• Syok iriversibel

Adapun komplikasi yang mungkin terjadi dari pendarahan akibat tertinggalnya sisa placenta ini adalah:
2. Pendarahan karena Perlukaan terbuka kembali
Yaitu pendarahan yang terjadi akibat terbuka kembalinya luka yang di dapat pada saat
persalinan, dimana luka tersebut dulunya telah di jahit tetapi karena ada sesuatu hal yang menyebabkan luka tersebut kembali terbuka, salah satu penyebabnya karena ibu yang melakukan kerja keras sesaat setelah post partum
3. Pendarahan akibat infeksi
Sering di sebut dengan Infeksi puerperium yaitu infeksi yang terjadi segera setelah persalinan dengan peningkatan temperature lebih dari 38°c dan terjadi sejak hari kedua persalinan.
Infeksi pada tempat implantasi placenta di masuk melalui 2 jalan:
• Masuk kedalam
• Menyebar perkontinuitatum
Untuk menanggulangi perdarahan sekunder yang telah dijelaskan di atas maka langkah yang harus di ambil adalah meliputi :
• Perawatan masa kehamilan
• Persiapan persalinan
• Persalinan
• Kala tiga dan Kala empat
langkah-langkah sistematik untuk mendiagnosa perdarahan
Postpartum:

1. Palpasi uterus : bagaimana kontraksi uterus dan tinggi fundus uteri
2. Memeriksa plasenta dan ketuban : apakah lengkap atau tidak
3. Lakukan ekplorasi kavum uteri untuk mencari :
a. Sisa plasenta dan ketuban
b. Robekan rahim
4. Inspekulo : untuk melihat robekan pada cervix, vagina, dan varises yang pecah.


Dosen pengampu : Dwi Anita
Full transcript