Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

PERSUASI DAN PENGUBAHAN SIKAP MANUSIA

No description
by

Cindy Permadi

on 27 April 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of PERSUASI DAN PENGUBAHAN SIKAP MANUSIA

"Usaha pengubahan sikap individu atau kelompok oleh individu atau kelompok dengan memasukkan ide, pikiran, pendapat, dan fakta melalui pesan-pesan komunikatif"
Kesediaan
Individu bersedia menerima pengaruh dari orang lain
Identifikasi
Individu mulai meniru perilaku individu lain
Internalisasi
Individu menerima dan menuruti pengaruh dari pihak lain
EKSTERNAL
METODE
- Pendekatan Tradisional

- Pendekatan Teori Kognitif

- Pendekatan Belajar-Pesan

- Teori Disonansi-Kognitif
"
sumber
(
source
) sebagai komunikator yang membawa
pesan
(
message – communicatio
n) kepada
komunikan
(
audience
) yang sikapnya hendak diubah, sehingga dikenal istilah “
who says what to whom and with what effect
”."
Model 1
Model 2
Model Persuasi McGuire
Ada 2 unsur:
Penangkapan isi pesan (reception)
Penerimaan apa yang telah dipahami (acceptance)
p(O) = p(R) p(Y)

p(O) = probabilita terjadinya perubahan pendapat
p(R) = probabilitas adanya pemahaman yang efektif
p(Y) = probabilitas menerima apa yang dipahami
2 langkah lanjutan:
Retensi
Tindakan
Rangkuman Robert Baron & Donn Byrne:
1. Orang yang kompeten (terutama pada bidangnya) akan lebih persuasif

2. Pesan yang ditujukan untuk mengubah sikap tanpa kentara biasanya lebih berhasil daripada pesan yang tampak jelas berusaha memanipulasi

3. Persuasi yang dilakukan oleh persuader yang populer dan menarik akan lebih efektif

4. Terkadang manusia lebih mudah terpengaruh ketika mereka terpecah perhatiannya

5. Individu dengan harga diri rendah akan lebih mudah dibujuk

6. Apabila persuadee memiliki sikap yang bertentangan dengan sikap para persuader, akan lebih efektif bagi persuader untuk melakukan pendekatan dua-sisi yang menyajikan pandangan kedua belah pihak

7. Orang yang berbicara lebih cepat umumnya lebih persuasif

8. Persuasi dapat diperkaya oleh pesan-pesan yang membangkitkan emosi yang kuat, terutama ketika pesannya berisi rekomendasi mengenai bagaimana perubahan sikap dapat mencegah konsekuensi negatif dari sikap yang hendak diubah
"Proses kognitif apa yang menentukan sehingga orang dapat dikenai persuasi?"
Pusat perhatiannya
Analisis Respons Kognitif
"Proses yang paling dasar dalam pengubahan sikap manusia adalah atensi, pemahaman, penerimaan, dan retensi. Keempat-empatnya merupakan proses perantara internal yang dipengaruhi oleh karakteristik sumber pesan, pesan itu sendiri, target atau orang yang sikapnya hendak diubah, dan saluran yang digunakan dalam penyampaian dan penerimaan pesan."
"Efektivitas komunikator dalam menyampaikan pesannya tergantung pada: kredibilitas (credibility), daya tarik (attractiveness), dan kekuatan (power) komunikator itu sendiri."
"Kredibilitas komunikator dilandasi oleh dua karakter penting, yaitu keahlian (kompetensi) dan keterpercayaan (trustworthiness)."
Compliance
Kesediaan untuk menerima perubahan sikap demi memelihara reaksi positif dari pihak lain
Efek Boomerang
Efek persuasi yang disampaikan tidak menarik, bahkan dapat mengubah sikap ke arah yang berlawanan dengan yang dikehendaki
The Communicator's Self Image
Komunikator tipe ini mengutamakan dirinya sendiri. Proses pengiriman pesan didasarkan atas keininan sang komunikator. Mengukur kesuksesan komunikasi dari segi kesuksesan mencapai target sasaran secara kuantitatif.
The Communicator's Image of Audience
Komunikator mencoba memahami audiens.
Paternalisme
Fungsi mereka adalah untuk mendidik dan menginformasikan audiens
Spesialisasi
Komunikator sebagai bagian dari khalayak yang kepentingan & kebutuhannya diketahui
Profesionalisasi
Komunikator memutuskan & mengetahui apa yang harus dilakukan untuk khalayak
Ritualisme
Komunikasi sebagai alat untuk membangun/memperkuat kebersamaan
Fokus kunci (Willem Mastenbroek):
a) Memeroleh hasil yang substansial
Mengacu pada aktivitas-aktivitas yang berfokus pada isi apa yang dinegosiasikan

b) Memengaruhi keseimbangan kekuasaan
Membuat sedikit pergeseran kekuasaan melalui persuasi, fakta, dan keahlian

c) Meningkatkan iklim yang konstruktif
Terkait dengan aktivitas yang dirancang untuk memfasilitasi kemajuan

d) Mencapai fleksibilitas prosedur
Memungkinkan negosiator meningkatkan efektivitas
Faktor Efektivitas Komunikasi (Fiske & Hartley):
a) Semakin besar monopoli komunikator terhadap penerima, semakin besar kemungkinan penerima akan menerima pengaruh pesan

b) Pengaruh komunikasi terbesar adalah saat pesan yang disampaikan sesuai dengan pendapat, kepercayaan, dan watak penerima

c) Komunikasi dapat menyebabkan perubahan yang efektif

d) Komunikasi akan lebih efektif jika sumber dianggap kompeten

e) Konteks sosial, kelompok atau kelompok referensi akan menjadi penengah dalam komunikasi dan memengaruhi apakah komunikasi diterima atau ditolak
Fungsi Sikap
- Fungsi pengetahuan
Individu mampu mengorganisasikan & menginterpretasikan informasi yang diterima
-Fungsi ekspresi diri
Individu dapat menyatakan nilai & identitas yang dimiliki
-Fungsi peningkatan harga diri
Individu dapat meningkatkan harga dirinya menjadi lebih tinggi
Yang harus diperhatikan
Emosi (ketika sedang senang)
Usia (pada usia produktif, yaitu 18-25 tahun)
Harga diri dan inteligensi (individu dengan harga diri dan inteligensi tinggi akan lebih sulit dipersuasi)
Teori ini membahas perasaan "tidak nyaman" seseorang yang disebabkan oleh sikap, pemikiran, dan perilaku yang tidak konsisten dan memotivasi seseorang untuk mengambil langkah dan mengurangi ketidaknyamanan tersebut.

Ada 4 langkah sebelum timbul dan menghilangnya disonansi, yaitu:
Menimbulkan konsekuensi negatif yang tidak diinginkan
Rasa tanggung jawab personal terhadap konsekuensi negatif perilaku
Kebangkitan fisiologi
Mengatribusi timbulnya kebangkitan fisiologi tersebut pada perilakunya sendiri
Perilaku Defensif
Menjatuhkan kredibilitas sumber
Menyangkal argumentasi sumber
Mengabaikan pesan persuasif
Peringatan Awal
Bentuk penolakan terhadap persuasi apabila individu telah diberi tahu mengenai isi pesan persuasif yang akan diterimanya
Inokulasi
Usaha penolakan terhadap persuasi yang dilakukan dengan melatih orang untuk mempertahankan posisinya sehingga menjadi tidak peka terhadap pesan persuasif
Refutasional

Pelatihan untuk mengalahkan isi komunikasi
Suportif

Pelatihan untuk mendukung sikap atau posisi yang dimiliki
Pertanyaan?
Full transcript