Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Copy of Christmas is Coming! Prezi Christmas!

By David Oliveira, Independent Prezi Expert Designer
by

Laila Gita

on 3 February 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Copy of Christmas is Coming! Prezi Christmas!

KAYU JABON Anthocephalus cadamba Laila Gita Cahyani SMTS05-1C Konstruksi Kayu 18311894 Kebutuhan akan kayu industri dari tahun ke tahun semakin meningkat. Namun pasokan kayu dari hasil hutan alam semakin menurun. Hal ini dikarenakan tanaman penghasil kayu dikenal sebagai tanaman yang pertumbuhannya lambat. SOLUSI Perlu dicari jenis tanaman penghasil kayu yang memiliki pertumbuhan cepat Jabon tergolong suku Rubiaceae. Nama daerah Jabon lainnya antara lain jabun, hanja, kelampeyan, kelampaian (Jawa); galupai, galupai bengkal, harapean, johan, kelempi, kiuna, selapaian, serebunaik (Sumatera); ilan, taloh, tawa telan, tuak, tuneh, tuwak (Kalimantan); bance pute, pontua, suge manai, pekaung, toa (Sulawesi); gumpayan, kelapan, mugawe, sencari (NTB); aparabire, masarambi (Irian Jaya). Berdasarkan taksonominya Jabon digolongkan sebagai berikut: Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Asteridae
Ordo: Rubiales
Famili: Rubiaceae (suku kopi-kopian)
Genus: Anthocephalus
Spesies: Anthocephalus cadamba Tinggi Jabon di alam dapat mencapai 45 m dengan panjang bebas cabang 30 m dan diameternya dapat mencapai 160 cm.

Batang silindris, bertajuk tinggi, dengan cabang mendatar, berbanir sampai ketinggian 1,5 m, kulit luar berwarna kelabu-coklat sampai coklat, sedikit beralur dangkal.

Permukaan kayu licin serta arah tegak lurus, berwarna putih kekuningan, batang mudah dikupas, dikeringkan, direkatkan, bebas dari cacat mata kayu dan susutnya rendah. SIFAT FISIK Jabon merupakan salah satu jenis kayu yang pertumbuhannya sangat cepat dan dapat tumbuh subur di hutan tropis dengan ketinggian 0 – 1000 m dpl
Saat ini Jabon menjadi andalan industri perkayuan, termasuk kayu lapis, karena Jabon memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan tanaman kayu lainnya termasuk sengon/albasia. LATAR BELAKANG PENYEBARAN ALAMI DAN SYARAT TUMBUH JABON Pohon Jabon tumbuh secara alami di India, Nepal dan Bangladesh ke arah timur melalui Malaysia hingga Papua Nugini. Jenis ini telah ditanam sebagai pohon hias dan pohon perkebunan dan telah berhasil diperkenalkan ke Afrika Selatan, Puerto Rico, Suriname, Taiwan dan negara-negara lainnya di kawasan tropika dan subtropika.

Sebaran tumbuh di Indonesia sebagian besar di Jawa Barat dan Jawa Timur, seluruh Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi, NTB dan Irian Jaya. Jabon dapat tumbuh pada kondisi lahan marginal dengan drainase yang cukup baik. Jenis ini tumbuh di hutan primer dan banyak terdapat di hutan sekunder. Anakan berasal dari biji, banyak dijumpai di tanah-tanah terbuka seperti tanah bekas traktor. Jenis ini menyukai tanah liat atau tanah berpasir yang kering atau selalu basah, selain itu juga jenis ini tahan terhadap kekeringan. Jabon dapat tumbuh pada tanah dengan drainase cukup baik, seperti pada tanah-tanah yang periodik kering atau selalu basah yang secara tidak teratur tergenang air dan mengering. Jabon juga dapat tumbuh dengan baik di tanah liat, tanah lempung podsolik coklat, tanah tuft halus atau tanah berbatu yang tidak sarang. Ketinggian optimal yang menunjang produktivitas Jabon adalah kurang dari 500m dpl. Kondisi lingkungan tumbuh yang dibutuhkan oleh Jabon biasanya terpenuhi di daerah pinggir sungai, daerah peralihan antara tanah rawa, dan tanah kering yang kadang-kadang tergenangi air. Umumnya, Jabon di temukan di daerah sekunder dataran rendah dan dijumpai di dasar lembah, sepanjang sungai dan punggung-punggung bukit. BUDIDAYA JABON VIDEO KEGUNAAN DAN PERSYARATAN TEKNIS 1. Kayu Jabon digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan korek api, pensil dan sumpit, sebab kayu Jabon tergolong ringan, seratnya halus sehingga memudahkan pengerjaan sewaktu diolah menggunakan mesin pengolahan. Persyaratan teknis korek api : cukup kuat (anak korek api), elastis dan tidak mudah pecah (kotak). Persyaratan teknis pensil : BJ sedang, mudah dikerat, tidak mudah bengkok, warna agak merah, berserat lurus. Persyaratan teknis sumpit : berat sedang, dimensi stabil, dekoratif, mudah dikerjakan, mudah dipaku, dibubut, disekrup, dilem dan dikerat. 2. Sebagai peti pembungkus atau peti kemas. Kayu Jabon mempunyai keteguhan gesek, keteguhan pukul dan berat yang cukup ringan sehingga bisa digunakan sebagai packing box sebelum barang yang dikemas dimasukkan kedalam container sewaktu pengiriman barang. Sebelum dikirim, barang biasanya terlebih dahulu di sterilkan (fumigation) dengan menyimpannya didalam sebuah peti, dan kayu Jabon sangat cocok untuk menjadi tempat penyimpanan karena tahan terhadap serangan jamur perusak. Persyaratan teknis peti pembungkus : ringan, kuat dan awet, tidak mudah pecah karena getaran mesin. 3. Kayu Jabon juga dapat digunakan sebagai bahan baku kertas (pulp) dikarenakan mempunyai sifat kimia yaitu memiliki kandungan selulosa cukup tinggi 52.4% dan panjang serat 1.979. Persyaratan teknis kertas : ringan, tekstur halus, warna bersih. 4. Kayu Jabon sebagai veneer atau bahan baku kayu lapis (plywood) karena memiliki serat yang halus, berat kayu tergolong ringan, pada umumya bentuk batang silindris sehingga tidak banyak bahan yang terbuang sewaktu masuk ke dalam mesin rotary (pengupasan). Selain itu kayu Jabon juga mempunyai tingkat keuletan yang cukup baik mengingat panjang seratnya yang cukup tinggi sehingga veneer yang dihasilkan tidak mudah robek atau patah. Persyaratan teknis veneer atau kayu lapis : kayu bulat berdiameter besar, bulat, bebas cacat dan beratnya sedang. KEUNGGULAN 1. Diameter batang dapat tumbuh hingga 10 cm/tahun.
2. Pemanenan kayu Jabon relatif singkat (5 – 6 tahun). Bahkan siap panen diumur 4 tahun ataupun 5 tahun
3. Batang berbentuk silinder dengan tingkat kelurusan yang bagus.
4. Tidak memerlukan pemangkasan karena cabang akan rontok sendiri saat tumbuh (self pruning).
5. Daun Jabon akan rontok sendiri, itu akan membuat kayu Jabon lurus rata tidak ada benjolan.
6. Pertumbuhan lebih cepat dibandingkan sengon.
7. Jabon termasuk tumbuhan pionir dan dapat tumbuh dilahan terbuka atau kritis seperti tanah liat, tanah lempung podsolik cokelat, dan tanah berbatu.
8.Tanaman Jabon relatif lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit bila dibandingkan dengan sengon.
9.Daunnya tidak disukai ternak, sehingga tidak perlu khawatir terjadi pencurian daun.
10.Tidak dihinggapi tumor karat
11.Perawatan lebih mudah
NILAI EKONOMI Budidaya tanaman Jabon akan memberikan keuntungan yang sangat menggiurkan apabila dikerjakan secara serius dan benar.

Keuntungan dari 1 ha akan diperoleh sekitar 700 m3. Dengan harga saat ini Rp.1.000.000/m3 pada umur tanaman 5 tahun. Maka, omset yang didapat bisa mencapai Rp 700.000.000 per ha. SEKIAN
DAN TERIMAKASIH
Full transcript