Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

PENGANGKUTAN DARAT B

No description
by

meychangmeii mey

on 10 December 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of PENGANGKUTAN DARAT B

PENGANGKUTAN DARAT B
Pengertian
Pengangkutan secara umum adalah Proses Kegiatan pemindahan orang dan atau barang dari suatu tempat ke tempat lain dengan menggunakan berbagai jenis alat pengangkut mekanik yang diakui dan diatur sesuai bidang angkutan dan kemajuan teknologi.

Pihak-pihak dalam pengangkutan

Pengangkut
Seseorang / Mereka / Badan Usaha / Pihak Yang Memiliki Wewenang Mengadakan Perjanjian, menyelenggarakan pengangkutan barang dan atau jasa, memikul beban resiko tentang keselamatan barang-barang yang diangkut. Serta bertanggung jawab terhadap semua kerugian yang diderita dalam pengangkutan.

Pengertian
Pengertian pengangkutan darat adalah Proses Kegiatan pemindahan orang dan atau barang dari suatu tempat ke tempat lain ditempuh melalui jalan raya dan rel (darat) dan menggunakan alat pengagkut seperti: pengantar pos, mobil pickup. Bus, truk, kereta api, treller, sepeda motor, mobil, dll.

Detail 3
Hukum Pengangkutan darat secara umum diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD) dalam buku I bab V bagian 2 dan 3 mulai pasal 90 s/d 98.


Transportasi darat adalah segala macam bentuk pemindahan barang atau manusia dari suatu tempat yang lainnya dengan menggunakan sebuah moda transportasi (kendaraan bermotor) yang digerakkan oleh manusia.
Unsur dari transportasi itu sendiri adalah:
Manusia
Barang
Kendaraan
Jalan
Organisasi
Efek dari adanya kebutuhan perpindahan orang/barang, akan menimbulkan suatu tuntutan untuk penyediaan sarana dan prasarana pergerakan supaya tercipta suatu pergerakan yang berlangsung dengan kondisi aman, nyaman, dan lancar.

Fungsi
Fungsi sarana dan prasarana transportasi dalam menopang kebutuhan aktivitas manusia secara terperinci dapat didefinisikan sebagai:
Mempercepat suatu pergerakan angkutan barang/orang sebagai salah satu tuntutan dari semakin maju nya aktivitas manusia.
Mengurangi tahanan terhadap gerakan.
Mengurangi kemungkinan kerusakan barang/orang yang diangkut.

KELOMPOK :
MARIA ULFAH 125010100111122
TIFANI APREISILA 125010100111097
DEWI RIYANTI 125010100111124
NUR INDAH KURNIAWATI 125010100111009
M. CHOIRUL UMAM 125010100111044
KUSUMA HUSNINA Y 125010100111137

Pengirim
Pihak yang membuat perjanjian pengangkutan dengan pihak pengangkut untuk menyelenggarakan pengangkutan dengan selamat, sesuai dengan perjanjian. Berkewajiban menyerahkan ongkos yang disepakati serta menyerahkan barang yang dikirim pada alamat tujuan dengan jelas.

Penerima
Penerima adalah pihak ketiga yang berkepentingan terhadap diterimanya barang kiriman.Sipenerima disini mungkin si pengirim yang telah mengadakan perjanjian pengangkutan dengan pengangkut, mungkin juga pihak ketiga yang tidak ikut di dalam perjanjian.

Juga terdapat peraturan yang lebih khusus (lex specialis) yaitu antara lain:

Undang-undang No.38 Tahun 2009
Undang-undang No.23 Tahun 2007 Tentang Perkereta apian
Undang-undang No.22 Tahun 2009 Tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan
Undang-undang No.36 Tahun 1999 dan PP No.52 Tahun 2000 tentang Telekomunikasi
Masalah-masalah dalam transportasi darat dan pengaruhnya
Sistem transportasi belum efisien sehingga menghambat aktivitas ekonomi.
Sistem transportasi belum menjamin pemerataan untuk seluruh anggota masyarakat.
Besarnya kontribusi sistem transportasi terhadap dampak lingkungan.
Sistem transportasi belum memenuhi tingkat keselamatan dan keamanan.

Hak dan kewajiban pengirim dan penerima barang dalam pengangkutan darat adalah:
Pengirim barang
Pengirim barang agar meminta duplikat dari surat angkutan sebagai bukti penerimaan barang.
Pemberitahuan harga barang yang diangkut:

Pengiriman barang yang mengirimkan harus memberitahukan harga sepenuhnya
Pengusaha pengangkutan berhak untuk meminta keterangan mengenai harga barang
Jika pemberitahuan harga barang lebih rendah maka pengangkutan dapat menuntut pengirim alamat penerima barang yang membayar tiga kali premi butte yang harus dibayar atau pengirim atau penerima barang di tempat tujuan

Jika pemberithuan harga lebih tinggi dari harga sebenarnya maka yang diperhitungkan harga sebenarnya menurut perkiraan
Kalau yang bersangkutan (pengirim) menuntut ganti rugi lebih banyak maka harus dibuktikan kerugian itu sebenarnya
Sebagai barang kiriman hantaran peraturannya sama dengan peraturan umum yang sama bunyinya dengan pengiriman barang-barang cepat, kiriman biasa terkecuali ketentuan mengenai sifat barang atau sifat pengangkutan

Menurut ketentuan (pasal 166 PPKA) jika penerimaan terhadap barang yang diserahkan itu tidak dengan pemeriksaan tenaga ahli maka tidak berlaku semua tuntutan terhadap kerusakan barang. Terkecuali dapat dibuktikannya kesengajaan, kelalaian besar dari pengangkut.
Untuk tuntutan karena kerugian sebagian atau kerusakan seluruhnya jangka waktu mulai mengajukan claim, ganti rugi, dihitung saat ahari penyerahan barang.
Larangan meminta upah pengangkutan yang lebih dari tarif dan tambahannya yang telah ditetapkan dari tarif yang telah dimumkan (pasal 42 PPKA)

Tanggung jawab pengangkut
Pengangkut Barang
Tanggung jawab praduga tak bersalah. Prinsip ini intinya bahwa si pengangkut selalu dianggap bersalah apabila hal-hal yang tidak diinginkan kecuali dalam hal si pengangkut dapat membuktikan bahwa ia tidak bersalah (pasal 468 ayat 2 KUHD).
Tanggung jawab atas dasar kesalahan (kebalikan praduga tak bersalah). Intinya bahwa yang dirugikanlah yang seharusnya membuktikan bahwa si pengangkut bersalah baik pengirim maupun penerima (pasal 1365 KUHPerdata).

Tanggung jawab pengangkut mutlak Sesuai dengan istilahnya, pengangkut bertanggungjawab mutlak atas kesalahan-kesalahan yang menimbulkan kerugian bagi pihak-pihak yang mengadakan perjanjian dalam pengangkutan. (bisa diterapkan tanpa pembuktian). Tanggung jawab ini bisa dialihkan ke perusahaan asuransi, pengangkut wajib mendaftarkan apa yang diangkutnya ke pihak asuransi agar jika terjadi kesalahan, tanggungjawab bisa dialihkan ke perusahaan asuransi. Dalam pasal 2 UU No. 22 Tahun 2009 Ada istilah “Pembina” yaitu pemerintah melalui instansi-instansi terkait. Penyelenggaraan angkutan baik melalui darat, laut, udara diselenggarakan pemerintah melalui instansi yang terkait.

Pengangkut penumpang
kewajiban dari pengangkut terhadap angkutan penumpang adalah membawa penumpang ke tempat tujuan dalam keadaan selamat. Pengangkut akan dibebaskan dari tanggungjawabnya apabila dalam keadaan overmacht, overmacht disini yaitu:
kejadian-kejadian yang di luar perkiraan pengangkut/ di luar kemampuan pengangkut sehingga terjadi hal-hal yang tidak diinginkan oleh penumpang.
overmacht termasuk tindakan /kejadian yang dilakukan oleh penumpang itu sendiri.
overmacht: sarana jalan/jembatan yang tidak layak untuk digunakan.

Keuntungan pengangkutan
Dapat mempertahankan stabilitas ekonomi terutama harga barang di pasar.
Naiknya nilai tanah di sekitar dimana fasilitas agkutan tersedia dengan baik.
Adanya jasa produksi angkutan maka persediaan barang akan lebih merata.
Dengan adanya pengangkutan memungkinkan tersebarnya tenaga kerja yang lebih ekonomis.
Dalam kegiatan bisnis , pengangkutan laut, darat dan udara di butuhkan dan sangat berperanannya sangat penting sekali, karena selain sebagai alat fisik yang membawa barang-barang dari produsen ke konsumen, juga sebagai alat penentu harga barang-barang tersebut.
Hak dan kewajiban pengirim dan penerima barang pengangkutan darat:
Hak penyelenggara sarana perkeretaapian.
Penyelenggara sarana Perkeretaapian berhak menahan barang yang diangkut dengan kereta api jika pengirim atau penerima barang tidak memenuhi kewajiban dalam batas waktu yang ditetapkan sesuai dengan perjanjian.
Pengangkut dapat menentunkan dalam perjanjian bahwa pengangkut tidak bertanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan barang bawaan penumpang, kecuali jika terbukti bahwa kehilangan atau kerusakan barang itu disebabkan oleh kesalahan pengangkut atau kelalaian karyawannya.
Pengangkut juga dapat menentukan dalam perjanjian bahwa pengangkut tidak bertanggung jawab terhadap barang yang diangkut dengan syarat-syarat tertentu dan barang yang dilarang untuk diangkut dengan kereta api.

Kewajiban penyelenggara sarana perkeretaapian Menurut ketentuan UU perkeretaapian di indonesia, kewajiban penyelenggara sebagai berikut:
Terhadap Penumpang
Mengutamakan keselamatan dan keamanan orang
Mengutamakan pelayanan kepentingan umum
Menjaga kelangsungan pelayanan pada lintas yang ditetapkan
Mengumumkan jadwal perjalanan kereta api dan tarif pengangkutan kepada masyarakat.
Mematuhi jadwal keberangkatan kereta api
Mengumumkan kepada pengguna jasa apabila terjadi pembatalan dan penundaan keberangkatan, keterlambatan kedatangan, atau pengalihan pelayanan lintas kereta api disertai alasan yang jelas.



Terhadap barang
Penyelenggara wajib mengangkut barang yang telah dibayar biaya pengangkutannya oleh pengguna jasa (pengirim)sesuai dengan tingkat pelayanan yang dipilih. Pengguna jasa yang telah membayar biaya pengangkutan berhak memperoleh pelayanan sesuai dengan tingkat pelayanan yang ddipilih. Surat pengangkutan barang merupakan tanda bukti terjadinya perjanjian pengangkutan barang.
Bila terjadi pembatalan keberangkatan perjalanan kereta api, penyelenggara sarana perkeretaapian wajib mengirim barang dengan kereta api lain atau moda penganggkutan lain atau mengganti biaya pengangkutan barang. Apabila pengguna jasa membatalkan pengiriman barang dan sampai batas waktu yang telah dijadwalkan tidak melapor kepada kepada penyelenggara sarana perkeretaapian, maka pengguna jasa tidak mendapat penggantianbiaya pengangkutan. Apabila pengguna jasa membatalkan atau menunda pengiriman barang sebelum batas waktu keberangkatanyang dijadwalkan, biaya pengangkutan barang dikembalikan dan dapat dikenai denda.

Prasarana.
Hak dan wewenang penyelenggara prasarana perkeretaapian Penyelenggara prasarana perkeretaapian berhak dan berwenang:
Mengatur, mengendalikan, dan mengawasi perjalanan kereta api.
Menghentikan pengoperasian sarana perkeretapian apabila dapat membayakan perjalanan kereta api
Melakukan penerbitan terhadap pengguna jasa kereta api yang tidak memenuhi persyaratan sebagai pengguna jasa kereta api di stasiun.
Mendahulukan perjalanan kereta api di perpotongan sebidang dengan jalan.
Full transcript