Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Iman Kristen dan Politik

No description
by

on 12 November 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Iman Kristen dan Politik

Iman Kristen dan Politik
Pengertian Politik
Bagaimana cara orang Kristen mengintrepretasikan Politik ??
Secara hurufiah, politik dimengerti sebagai politikos (menyangkut tentang kewarganegaraan), polites (seorang warganegara), polis (kota, negara) atau politeia (kewarganegaraan). Sehingga istilah politik ini mengandung pengertian mengenai hal-hal yang berhubungan dengan pemerintahan; menyangkut tentang perkara pengelolan dan penyelenggaraan sebuah kehidupan bernegara atau juga yang menyangkut mengenai relasi antar bangsa dan kelompok sosial yang berhubungan dengan penggunaan kekuasaan negara.
Menurut Aristoteles, politik berarti mengatur apa yang seyogianya kita lakukan dan apa yang seyogianya tidak dilakukan.

Sejak awal hingga perkembangan yang terakhir ada sekurang kurangnya lima pandangan mengenai politik.
Pertama, politik ialah usaha-usaha yang ditempuh warga negara untuk membicarakan dan mewujudkan kebaikan bersama.
Kedua, politik ialah segala hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan negara dan pemerintahan.
Ketiga, politik sebagai segala kegiatan yang diarahkan untuk mencari dan mempertahankan kekuasaan dalam masyarakat.
Keempat, politik sebagai kegiatan yang berkaitan dengan perumusan dan pelaksanaan kebijakan umum.
Kelima, politik sebagai konflik dalam rangka mencari dan/atau mempertahankan sumber-sumber yang dianggap penting.

Dalam hal ini, politik harus ditafsirkan sebagai upaya untuk menjabarkan ungkapan kasih terhadap sesama, di mana keadilan dan kesejahteraan bersama diperlihatkan dan menjadi tujuan utama.

Dalam batas pengertian ini, gereja harus ikut serta dalam mewujudnyatakannya. Ukuran ini juga sekaligus dijadikan sebagai ukuran untuk menilai apakah sebuah kegiatan politik masih bertindak atas dasar itu atau sudah menyimpang, apabila sudah menyimpang, maka gereka harus memberikan teguran-tegurannya.
Dalam Alkitab, pemikiran politik Kristen mewarisi prinsip-prinsip kenabian mengenai panggilan penguasa untuk menegakkan keadilan dan memajukan kesejahteraan rakyat, terutama dengan memihak rakyat tertindas (orang miskin, janda, anak yatim dan orang asing).

Dalam memahami arti kata ini, tentu yang harus mendapatkan tekanan utama adalah mengenai hal percaya dan mempercayakan diri kepada Tuhan.

Dan iman kepada Kristus dipahami sebagai iman yang harus terus menerus diaktualisasikan melalui perbuatan-perbuatan dalam kehidupan.

Karl Barth pernah mengungkapkan bahwa kekristenan hanya mempunyai pengaruh yang tidak langsung terhadap politik. Karena, menurut Barth, “Bukan dengan melakukan politik, tetapi dengan menjadi gereja, maka gereja sudah melakukan aktivitas politik” Arti ungkapan ini hendak menandaskan bahwa gereja harus sungguh-sungguh gereja yang selalu committed terhadap panggilannya, sehingga gereja dapat dipercaya dan credible di tengah-tengah dunia tempat ia berada, melalui kesaksian dan pelayanannya.

Kalau gereja dapat dipercaya dan tidak dicurigai oleh lingkungannya, maka gereja telah ikut berpolitik, yaitu ikut serta membangun polis (kota) di tempat gereja berada.

Kesimpulan
Dalam pemahaman Iman Kristen, politik adalah upaya manusia untuk mengusahakan kehidupan dan kesejahteraan bersama. Politik adalah bagian integral dari tugas yang telah diamanatkan Allah kepada manusia baik secara perorangan maupun secara bersama-sama. Politik tidaklah netral dan juga tidak terlarang! ( Kej. 1:26, 2:15).

Dalam rangka merealisasikan kehidupan bersama yang penuh dengan keadilan dan kesejahteraan, gereja di Indonesia harus melakukan tindakan politik yaitu dengan jalan bersolidaritas terhadap yang lemah, miskin, dan menderita (Luk. 4:18-21, Mt 25:31-46)

Menghadapi situasi bangsa dan negara yang pluralistik dan masalah lain yang menyangkut politik, hukum, ekonomi, moral dan HAM, gereja harus dapat memperlengkapi warganya dengan nilai-nilai moral, etik dan spiritual untuk mengambil bagian dalam kehidupan bernegara dan berbangsa, khususnya di bidang politik (I Ptr. 2:11-17, Mt 22:21).

Dalam menyusun langkah-langkah strategis untuk berpartisipasi dalam bidang politik, gereja harus memperlengkapi dan membina warganya dengan pendidikan politik, dengan demikian gereja harus dapat menjadi wadah yang mempersiapkan warganya untuk masuk dalam wahana politik praktis dengan penekanan pada aktualisasi iman, sesuai dengan tuntutan moral, etis dan spiritua (Ef. 4:11-16).


Iman
Terimakasih

Tuhan Yesus Memberkati
Adakah hubungan Iman Kristen dengan Politik ??
Bastyan Nur P (462012003)
Christian Dwi L.A (462012009)
Yeusy Vitasari (462012011)
Louis Nastiti W (462012019)
Rini Yulianti (462012031)
Jemiat Herianto (462012078)
Full transcript