Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

SISTEM DAN METODE PENAMBANGAN LEPAS PANTAI DENGAN KAPAL ISAP

No description
by

Suryo Adi Yuda

on 25 November 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of SISTEM DAN METODE PENAMBANGAN LEPAS PANTAI DENGAN KAPAL ISAP

SISTEM DAN METODE PENAMBANGAN LEPAS PANTAI DENGAN KAPAL ISAP PRODUKSI TIMAH 12 DI LAUT CUPAT LUAR
designed by Péter Puklus for Prezi
SEJARAH SINGKAT
PT TIMAH (PERSERO), Tbk
Genesa Endapan Timah
Endapan Timah merupakan salah satu endapan alluvial, yang terbentuk karena lapisan atau material hasil pengendapan yang belum terhubung dengan kuat. Lapisan ini terdiri dari kerakal, kerikil, pasir, lempung atau kombinasi dari semuanya.
Eksplorasi Timah
Metode Eksplorasi Timah
Kegiatan eksplorasi PT Timah di laut menggunakkan Kapal Survey Geotin I. Kapal Survey Geotin I merupakan kapal eksplorasi milik PT Timah eksplomin yang diproduksi tahun 1998, sangat efektif untuk melakukan survey di laut baik survey Geologi, geofisika maupun pemboran.
KM Geotin I dilengkapi dengan alat seismic yang memiliki kemampuan merekam gambar dengan jelas dan akurat. Maka X-Star yang merupakan produksi Edge Tech. Inc. Amerika menjadi pilihan yang tepat
Alat pemboran menggunakan system Counter flush
Pada tahun 1709,
Bijih timah di Indonesia pertama kali ditambang secara primitif dengan cara pendulangan dan mencangkul

Sebelum tahun 1960 terkenal sebagai masa pengelolaan belanda, pada tahun 1961 masa yang dikelola oleh Negara Republik Indonesia
Perubahan selanjutnya terjadi pada tahun 1968 dimana ketiga PN dan BPU ditambah Proyek Pabrik Peleburan Timah Mentok dilebur menjadi satu dalam bentuk PN Tambang Timah

Pada tahun 1976 status PN Tambang Timah diubah lagi menjadi bentuk Perseroan yaitu
PT Tambang Timah (Persero)

Metode Penambangan PT Timah
Penambangan Darat
Hydraulic Mining
Penambangan Laut
Kapal Isap Produksi (KIP)
Kapal Keruk (KK)
Bucket Wheel Dredge (BWD)
Kapal Isap Produksi timah 12
Unit peralatan tambang yang menggunakkan peralatan gali dan hisap (cutter suction dredger) dilengkapi dengan instalasi pencucian jig
LOKASI KAPAL ISAP PRODUKSI TIMAH 12
Terletak pada koordinat sumbu X : 573228 dan sumbu Y : 9831852, di Laut Cupat Luar, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung.
Dari asrama karyawan menuju dermaga mantung dengan kendaraan roda empat ±15 menit. Dilanjutkan dengan naik speedboat ± 30 menit.
Peta Rencana Kerja
Luas dari rencana kerja kapal isap produksi timah 12 didapat dari panjang 140 m dan lebar 80 meter maka luasnya 11.200 m2

MEMBERAI MATERIAL
MENCUCI / MEMISAHKAN MATERIAL
MENGHISAP (TRANSPORTASI)
Prinsip Kerja Kapal Isap Produksi
Konstruksi Utama
Kapal Isap Produksi (KIP)
Konstruksi Bawah
: Ponton adalah bagian dasar atau kumpulan dari beberapa tangki atau kompartemen yang membentuk suatu badan kapal, ponton berbentuk tabung berdiameter 2,4 meter.
Konstruksi Atas
: terdiri dari konstruksi dan penempatan peralatan mesin, mekanik, listrik, pencucian dan lain – lain
Peralatan Penambangan
Kapal Isap Produksi (KIP) TIMAH 12
Penggerak Ladder
Cutter: alat yang berfungsi sebagai pemotong lapisan tanah di dalam laut sehingga bijih timah dapat diisap oleh pompa isap
Ladder : alat yang berfungsi untuk menempatkan posisi cutter dalam penggalian terhadap kedalaman yang dikehendaki
Pompa Isap : pompa yang dipasang dibelakang cutter yang berfungsi sebagai alat transportasi material galian yang sudah diberai oleh cutter
Propeller : alat yang berfungsi untuk membentuk radius pengggalian sesuai dengan yang dikehendaki.
Diameter kawat ladder: 920 mm
Kekuatan tarik winch : 25 ton
Kecepatan : 12 m/min
Peralatan Pencucian
Saring Putar : alat yang digunakan untuk memilah ukuran undersize dan oversize
Jig Primer : alat yang berfungsi untuk mengkonsentrasikan mineral berat sebanyak mungkin dengan membuang mineral ringan
Jig Clean up: berfungsi untuk lebih meningkatkan kadar dan jig ini memiliki ukuran rubber screen yang lebih kecil.
Sakan : alat untuk mencuci bijih timah yang diperoleh dari undersize jig clean up
REHABILITASI LAUT

Kegiatan yang dilakukan dalam rehabilitasi laut sebagai upaya menjaga habitat laut agar dapat berkembang biak sehingga pada akhirnya dapat membantu meningkatkan hasil tangkapan nelayan.
Kegiatan rehabilitasi pada tahun 2014 PT TIMAH sebagai berikut :

Kesimpulan
Endapan timah yang berada di Laut Cupat Luar adalah endapan timah alluvial yang mempunyai ukuran butir 6 – 12 mm.

Berdasarkan data yang didapat pada bulan Januari hingga Juli 2014 KIP 12, dapat disimpul- kan berupa presentase sebagai berikut :
Jam Jalan KIP = 106,2%
Produksi Timah = 81,9%
LPT = 75%

Jam jalan tinggi tidak selalu berbanding lurus terhadap hasil Produksi dan Laju Pemindahan Tanah yang didapat, karena adanya faktor 5M, yaitu Manusia, Mesin, Metode, Material, Money.Mekanisme

Proses Pencucian dilakukan terdiri 4 tahapan yaitu :
Saringan putar (Rotary Screen)
Jig Primer
Jig Clean Up
Sakan

Batu hematite pada jig berfungsi sebagai bed untuk memisahkan under flow (berupa mineral berat) dan over flow (berupa material ikutan yang ringan) dengan presentase 70 – 80 persen.

Saran
Sebaiknya pada saat pembuatan lubang bukaan kolong pertama dibuat lebih lebar apabila diketahui memiliki nilai kekayaan timah yang tinggi. Sehingga, lapisan kaksa yang di dapatkan lebih banyak.
Lantai – lantai pada Kapal Isap Produksi XII Laut Cupat Luar harus lebih diperhatikan perawatannya khususnya dibagian bawah posisi depan kapal karena banyaknya karat pada besi dan lubang pada kayu karena lapuk, sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja
Lantai – lantai pada Kapal Isap Produksi 12 tepatnya di bagian bawah proses pencucian jig harus lebih diperhatikan. Karena terjadi genangan air yang disebabkan tidak adanya saluran khusus pembuangan untuk menanggulangi kebocoran dari selang yang menyambungkan jig clean up dengan sakan, sehingga dapat menghindari terjadinya kecelakan.
Pada saat perbaikkan kapal XII banyak petugas perawatan kapal yang tidak menggunakkan APD (Alat Pelindung Diri), sehingga harus ada kegiatan rutin penyuluhan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) bagi pegawai khususnya bidang perawatan kapal untuk mencegah terjadinya kecelakaan.
Bandar Tailing
Alur pembuangan tailing

Flowsheet Penambangan
Kapal Isap Produksi (KIP) 2
Alur pembuangan tailing
FLOWSHEET PENCUCIAN
Full transcript