Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

PERISKOP SEDERHANA

No description
by

Rahma Amalia

on 28 January 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of PERISKOP SEDERHANA

PERISKOP SEDERHANA
OLEH :
Tujuan :
1. Mengetahui bagaimana dan hubungan perbesaran bayangan dengan tinggi periskop.
2. Mengetahui fungsi dan cara kerja periskop.


Data Percobaan
No. Si (cm) So (cm) M
1. 50 30 1,33
2. 30 30 1
3. 19 30 0.633

1. Sinar datang, sinar pantul dan garis normal terletak pada satu bidang datar.
2. Sudut sinar datang sama dengan sudut sinar pantul ( i = r )
Andhika Indra Subroto (05)
Rahmatul Amalia Nur Ahsani (20)
Trisnayati Awitta Putri (25)

Sifat bayangan yang dibentuk pada 2 buah cermin datar yang saling berhadapan dengan sudut 45˚ di setiap sisinya di dalam periskop sederhana adalah maya, tegak, dan sama besar dengan objek aslinya.

Alat dan Bahan :
1. PVC ( diameter 2,5 dims, tinggi 1 m)
2. Cermin datar
(Periskop dengan bahan PVC, diperlukan cermin datar 2 buah ukuran 11cm x 7cm.
3. Penggaris
4. Busur
5. Pensil dan penghapus
6. Lem PVC
7. Gergaji Pipa
Dari pengamatan , dapat disimpulkan 3 hal :

1 . bayangan yang diperoleh dari periskop berupa bayangan objek yang tegak, maya, dan sama besar dengan objek aslinya.
2. semakin tinggi periskop, bayangan yang dilihat dari cermin kedua (pada bagian bawah periskop) semakin dekat.
3. kerja periskop : menangkap cahaya yang dipantulkan benda atau objek oleh cermin pertama yang berada di bagian atas periskop. Kemudian, bayangan yang ditangkap dari cermin pertama ini diteruskan pada cermin kedua yang berada di bawah periskop sekaligus berfungsi sebagai media untuk memantulkan bayangan objek atau benda ke mata pengamat.
XII IPA 6
Dasar Teori
Metode Praktikum
Hukum Snellius
Prosedur Kerja
1. Menyiapkan pipa 2,5 dim dengan panjang 1 meter dan juga 2 sambungan pipa 2,5 dim yang melengkung.
2. Membagi pipa menjadi 3 bagian dengan ukuran masing-masing 50 cm, 30 cm, 19 cm
2. Memasang cermin 7x11 cm dengan kemiringan 45 derajat pada setiap sambungan pipa.
3. Menyambungkan pipa 1 meter dengan kedua sambunan pipa.
4. Memosisikan sambungan pipa berlawan arah pada setiap sisinya dengan mempertimbangkan juga posisi kedua cermin di setiap sisi paralel.

1.
Analisis Data
Kesimpulan
Data Empiris
Sifat-Sifat Bayangan yang Terbentuk :


1. Jarak bayangan ke cermin (Si) = Jarak cermin ke benda (so)
2. Tinggi bayangan (hi) = tinggi benda (ho)
Sama besar dan berlawanan arah (perbesarannya = 1 kali)
3. Perbesaran (M) = Si/So= hi/ho
Bayangan bersifat maya (di belakang cermin)


Variabel Data :
Variabel control :
Tinggi objek, jarak antara objek dan pengamat.
Variable bebas :
Variasi tinggi periskop
Variabel terikat :
Bayangan yang dihasilkan oleh periskop

Rumus perbesaran cermin datar
(M) = Si/So= hi/ho
Jarak bayangan berbanding lurus dengan perbesaran cermin datar, begitu pula dengan tinggi bayangan, berbanding lurus dengan perbesaran cermin datar.
- Hasil pengamatan dengan ukuran periskop 19 cm adalah sama besar, tegak, maya, dan terlihat jauh dengan objek
- Hasil pengamatan dengan ukuran periskop 20 cm adalah sama besar, tegak, maya, dan terlihat dekat dari objek.
- Hasil pengamatan dengan ukuran periskop 50 cm adalah sama besar, tegak, maya, dan terlihat semakin dekat dengan objek.


TERIMA KASIH :)
Full transcript