Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

JENIS-JENIS RESTAURANT DAN BAR

No description
by

janu artana

on 2 January 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of JENIS-JENIS RESTAURANT DAN BAR

JENIS-JENIS RESTAURANT DAN BAR A. Pengertian Hotel Menurut Beberapa Sumber Hotel adalah suatu bentuk bangunan, lambang, perusahaan atau badan usaha akomodasi yang menyediakan pelayanan jasa penginapan, penyedia makanan dan minuman serta fasilitas jasa lainnya dimana semua pelayanan itu diperuntukkan bagi masyarakat umum, baik mereka yang bermalam di hotel tersebut ataupun mereka yang hanya menggunakan fasilitas tertentu yang dimiliki hotel itu. PRESENTED BY :
I MADE MERTAYASA
PUTU AGUS WIRA ADI PUTRA
EKA SATYA ANGGARINI
KETUT DEDI WIKAN SASKARA
GUSTI AYU MADE RIA CRISTINA D
GUSTI MD PETER KURNIAWAN
NI KADEK WAHYUNI
PANDE MADE JANUARTANA PUTRA
ADI WINARTA
6.Menurut Dirjen Pariwisata, Pengertian Hotel adalah suatu jenis akomodasi yang mempergunakan sebagian atau seluruh bangunan, untuk menyediakan jasa penginapan, makan dan minum, serta jasa lainnya bagi umum, yang dikelola secara komersial.

7.Meninjau Surat Keputusan Menteri Perhubungan R.I No. PM 10/PW – 301/Phb. 77, tanggal 12 Desember 1977 yang menjelaskan pengertian hotel sebagai suatu bentuk akomodasi yang dikelola secara komersial, disediakan bagi setiap orang untuk memperoleh pelayanan penginapan, berikut makan dan minum.

8.Pengertian Hotel dalam era modern ini hotel didefinisikan sebagai suatu organisasi yang menyediakan sarana akomodasi, makanan/minuman, serta fasilitas lain yang dikelola secara komersial.

9.Menurut Prof K. Kraft “Hotel adalah sebuah bangunan yang menyediakan makanan dan pelayanan yang bersangkutan mengadakan perjalanan”.

10.Hotel adalah perusahaan yang memberikan layanan jasa dalam bentuk penginapan atau akomodasi serta menyediakan hidangan dan fasilitas lainnya untuk umum yang memenuhi syarat-syarat comfort, privacy dan bertujuan komersional (Keputusan Menteri SK 241/H/70 Thn/1970).

11.Menurut American Hotel and Association, “Hotel adalah suatu tempat di mana disediakan penginapan, makan dan minum, serta pelayanan lainnya, untuk disewakan bagi orang-orang yang tinggal untuk sementara waktu”.
Pengertian hotel ini dapat disimpulkan dari beberapa definisi hotel seperti tersebut di bawah ini : 1.Dalam dunia modern ini hotel sudah menjadi bagian sejarah umat manusia, pengertian hotel sendiri adalah berdasarkan Keputusan Menteri Parpostel no Km 94/HK103/MPPT 1987 adalah jenis akomodasi yang mempergunakan sebagian atau keseluruhan bagian untuk jasa pelayanan penginapan, penyedia makanan dan minuman serta jasa lainnya bagi masyarakat umum yang dikelola secara komersil.

2. Bangunan yang dikelola secara komersil dengan memberikan fasilitas penginapan untuk masyarakat umum dengan fasilitas sebagai berikut :
1)Jasa penginapan
2)Pelayanan makanan dan minuman
3)Pelayanan barang bawaan
4)Pencucian pakaian
5)Penggunaan fasilitas perabot dan hiasan-hiasan yang ada di dalamnya.
(Endar Sri,1996:8)

3.Sarana tempat tinggal umum untuk wisatawan dengan memberikan pelayanan jasa kamar, penyedia makanan dan minuman serta akomodasi dengan syarat pembayaran (Lawson,1976:27).

4.KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) mendefinisikan bahwa “Hotel sebagai bangunan berkamar banyak yang disewakan sebagai tempat untuk menginap dan tempat makan orang yang sedang dalam perjalanan, atau bentuk akomodasi yang dikelola secara komersial, disediakan bagi setiap orang untuk memperoleh pelayanan, penginapan, makan dan minum.

5.Kamus Oxford mendefinisikan pengertian hotel sebagai “building where rooms and usually meals are provided for people in return for payment”. Atau jika diterjemahkan secara bebas menjadi bangunan dimana kamar-kamar dan sarapan tersedia sebagai ganti dari pembayaran.
Dunia kepariwisataan di Indonesia semakin berkembang pesat. Hal ini ditunjukan dengan pembangunan hotel-hotel yang kian bertambah jumlahnya. Bukan hanya di perkotaan, untuk daerah Bali pada khususnya, Hotel telah menjamur hingga ke pelosok-pelosok desa oleh sebab itu hotel memiliki karakteristik dan klasifikasi sebagai berikut :
1.Karakteristik Hotel
Perbedaan antara hotel dengan industri lainnya adalah :
a. Industri hotel tergolong industri yang padat modal serta padat karya yang artinya dalam pengelolaannya memerlukan modal usaha yang besar dengan tenaga pekerja yang banyak pula.
b. Dipengaruhi oleh keadaan dan perubahan yang terjadi pada sektor ekonomi, politik, sosial, budaya, dan keamanan dimana hotel tersebut berada.
c. Menghasilkan dan memasarkan produknya bersamaan dengan tempat dimana jasa pelayanannya dihasilkan.
d. Beroperasi selama 24 jam sehari, tanpa adanya hari libur dalam pelayanan jasa terhadap pelanggan hotel dan masyarakat pada umumnya.
e. Memperlakukan pelanggan seperti raja selain juga memperlakukan pelanggan sebagai patner dalam usaha karena jasa pelayanan hotel sangat tergantung pada banyaknya pelanggan yang menggunakan fasilitas hotel tersebut.
Menurut Sulartiningrum (2003 : 91-96) : “Pada dasarnya restoran yang berada di sebuah hotel dapat dikelompokan dalam tiga bagian besar, yaitu: formal dining room, informal dining room, dan specialities dining room”. Dari tiga kelompok tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut : a. Formal Dining Room
Formal Dining Room adalah restoran yang ada di dalam hotel yang merupakan restoran yang berkualitas tinggi. Restoran ini dirancang sedemikian eksklusif sehingga hanya tamu-tamu tertentu yang dapat menikmati hidangan tersebut. Contoh formal dining room, antara lain: 1) Rotisserie
Restoran eksklusif dimana tempat pembakarannya dapat dilihat oleh tamu.
2) Grill
Restoran untuk steak atau chops, yang mana makanan tersebut dibakar menurut selera tamu.
3) Cabaret atau Supper ClubRestoran yang mengadakan pertunjukan pada saat acara makan. b. Informal Dining Room
Untuk restoran yang sifatnya tidak formal hotelpun menyediakan fasilitasnya. Beberapa contoh untuk informal restautant antara lain: 1) Coffee shop
Coffee shop adalah suatu usaha di bidang makanan yang dikelola secara komersial yang menawarkan kepada tamu minuman atau makanan kecil dengan pelayanan dalam suasana yang tidak formal tanpa diikuti suatu aturan serviceyang berlaku (sebagaimana sebuah eksklusif dining room). Jenis-jenis makanan atau harganya lebih murah, karena biasanya beroperasi dua puluh empat jam maka coffee shop tetap buka walaupun restoran formalnya sudah tutup. 2) Tavern
Tavern adalah restoran kecil yang berada di dalam hotel, yang mana disajikan untuk minuman utamanya adalah bir dan anggur (wines). 3) Cocktail lounge
Cocktail lounge adalan suatu fasilitas yang diberikan kepada tamu dan pengunjung hotel, suatu tempat bersantai untuk minun dengan suasana pencahayaan yang agak remang-remang. 4) Pool snack bar
Sebuah counter bar kecil yang terletak di tepi kolam renang sebuah hotel. Disamping menyediakan minuman, makanan kecil, tamu juga dapat menemukan makanan lain, dan makanan tersebut akan diambil di dapur utama.

5) Room Service
Yaitu sistem pelayanan terhadap tamu hotel yang mana makanan dan minuman yang dipesan akan diantarkan ke kamar oleh pramusaji dan dinikmati di dalam kamar. Cara pemesanan makanan dan minuman ini biasanya melalui telepon. c. Specialities dining room
Specialities dining room adalah restoran yang berada di hotel yang biasa menyediakan makanan atau masakan khusus.Yang termasuk restoran jenis ini, yaitu :
1) Retoran yang menjual makanan dari suatu negara atau benua tertentu, seperti:Indonesian Restaurant, Chinese Restaurant, European Restaurant, dan lain-lain.
2) Restoran yang menjual jenis masakan atau menggunakan cara makan tertentu, misalnya : Seafood Restaurant dan Grill Restaurant.
Pada mulanya sejarah perkembangan bar ini berasal dari Amerika Utara, dimana bar mula-mula dikenal oleh masyarakat pada beberapa abad yang silam, kemudian dikenal dan disukai mengingat sifat-sifat serta suasananya yang lain dari pada yang lain.
Pada umumnya orang-orang sangat senang bertemu di Bar, berkumpul, membicarakan sesuatu sambil minum khususnya minuman keras. Sesuai dengan perkembangan Bar sekarang ini, Bar bukan saja sebagai tempat berkumpul atau sekedar untuk minum-minum, tetapi juga merupakan tenpat hiburan, tempat santai setelah seharian kerja, melepaskan dan menghilangkan ketegangan sambil mendengarkan musik baik secara tidak langsung (melalui tape, compact disc, piringan hitam) maupun secara langsung dari penyanyi, bahkan kita dapat berdansa di Bar tersebut. 1.SEJARAH PENGETAHUAN BAR
Pada mulanya Bar dikenal dengan nama atau sebutan Tavern. Bar berasal dari kata “Banier” yang berarti sesuatu yang menghalangi, yaitu kayu pemisah antara pekerja Bar (Bartender) dengan tamu. Kayu pemisah atau penghalang tersebut dinamakan “Counter” counter tersebut mempunyai fungsi lain yang dilengkapi dengan kursi tinggi yang disebut “Bar Stools”. Bars Stools dibuat sesuai dengan keinginan dan selera yang punya bar (Owner). Di Bar tersebut tamu dapat duduk santai memesan makanan dan minuman yang diinginkannya. Sebagai pemisah antara Bartender dengan tamu, counter juga bertujuan untuk menghindari tamu yang mabuk masuk ke dalam Bar dan mengambil minuman yang ada di Bar. Dengan memperhatikan dan mengikuti perkembangan yang terjadi hingga saat ini, pengertian kata tentang Bar adalah sebagai berikut “Bar ialah suatu tempat atau counter, dimana seseorang bisa mendapatkan pelayanan makanan dan minuman, baik yang mengandung alkohol maupun yang tidak mengandung alkohol.” 2.DEFINISI BAR 4.MACAM-MACAM BAR 1.Publik Bar
Bar yang melayani penjualan minuman untuk umum, dimana Bartendernya dapat langsung berhubungan dengan tamu sambil membuat minuman.

2.Service Bar
Bar yang letaknya berada dibelakang berdekatan dengan dapur/kitchen, serta room service suatu hotel, bartendernya tidak berhubungan langsung dengan tamu dan bar jenis ini tidak dilengkapi dengan bar stools.

3.Snack Bar adalah Bar hanya menjual makanan yang dimana harganya tidak terlalu mahal (makanan ringan).

4.Mini Bar
Bar yang berada di dalam kamar hotel dimana minuman alkoholnya dalambentuk botol kecil, yang ditata di atas meja yang dilengkapi freezer kecil untuk menyimpan minuman lainnya seperti beer, softdrink sehingga tamu dapat mengambil sendiri. Bar ini berada dibawah tanggung jawab Housekeeping Department.
5.Pool Bar
Bar yang di area kolam renang disuatu Hotel (swimming pool). Penjualan minumannya tidak lengkap, terbatas pada beer, softdrink, juice, cocktail, juga disediakan beberapa macam snack. Untuk pelayanannya bartender dibantu oleh satu atau dua orang waiter / waitress. Gelas yang digunakannya biasanya gelas plastik.
6.Portable Bar
Bar yang dapat dipindah-pindahkan atau dibongkar pasang sesuai dengan kebutuhan. Biasanya bar tersebut berupa counter yang diberi roda atau berupa gabungan dari beberapa meja yang digabung dan diatur sehingga membentuk suatu counter. Portable bar ini biasanya digunakan untuk party seperti : cocktail party, garden party dan lain-lain. Dan juga biasanya hanya melayani seperti soft drink, juice, beer atau jenis high ball saja. THE END 6. Cafe
Cafe dan coffee shop adalah restoran informal yang menyajikan hidangan hangat dan sandwich yang telah siap saji. Hampir semua cafe menggunakan sistem Table Service. Cafe juga terkadang menawarkan hidangan untuk sarapan. Banyak cafe juga menawarkan suasana tempat duduk outdoor.

7. Cafetaria
Cafetaria adalah jenis restoran yang menyajikan makanan atau hidangan yang telah siap saji (biasanya ditata dan dihidangkan dibelakang counter) dan tidak ada Table Service. Biasanya, pelanggan mengambil nampan sambil berjalan beriringan untuk mengambil menu yang diinginkannya.Hidangan yang disajikan bisa berupa menu yang telah komplit per porsinya, atau bisa juga terdiri dari berbagai macam pilihan hidangan yang dapat dipilih oleh tamu sesuai dengan porsi yang diinginkannya. Cafetaria terkadang disebut juga sebagai Self-Serviced Restaurant.

8. Coffee House
Restoran casual yang umumnya tidak menggunakan table service, dan menekankan pada hidangan kopi dan beverages lainnya. Perbedaan utama dari sebuah coffee house adalah karena restoran tipe ini membiarkan pelanggannya untuk duduk santai berlama-lama dan tidak ada desakan untuk meninggalkan restoran meskipun sudah selesai makan. Oleh sebab itu, Coffee House sering dijadikan sebagai tempat meeting.

9. PubBerasal dari British Culture, Pub (singkatan dari Public House) adalah bar yang menyajikan beberapa hidangan ringan.

10. Bistro dan Brasserie
Di Perancis, Brasserie adalah cafe yang merangkap sebagai restoran yang menghidangkan makanan dalam suasana yang santai. Bistro adalah nama yang lebih umum untuk sebuah cafe yang menyediakan hidangan dengan harga di kisaran menengah. Dalam bahasa Inggris, Bistro bisa berarti fast casual-dining restaurant dengan menu-menu yang berbau Eropa, atau bisa juga sebuah cafe yang menawarkan hidangan menu yang lebih lengkap.a B.Karakteristik dan Klasifikasi Hotel 7. Sanken bar / Garden bar
Sunken bar adalah bar yang terletak menyatu dengan kolam renang di suatu hotel. Para tamu sambil berenang dapat memesandan menikmatinya di kolam renang tanpa harus keluar dari kolam renang. Minuman yang dijualpun bervariasi.

8. Expresso Bar
Bar yang terdapat di pelabuhan-pelabuhan laut dan udara. Berasal dari Italia dan menjual beberapa minuman disini justru diletakkan pada penjualan café atau ice cream.

9. Private Bar
Bar yang berada /. Terdapat di rumah-rumah orang “The Have” atau orang-orang berada. Minumannya tidak selengkap di bar. Biasanya terbatas pada koleksi yang punya bar. Pelayanannya langsung ditangani oleh tuan rumah atau tamunya sendiri.

10. Lounge Bar
Bar yang biasanya terdapat di dalam hotel tempatnya luas dan memanjang. Ruangannya tertutup dan dilayani oleh bartender dan beberapa waiter. Sangat cocok untuk tamu yang ingin relax, mendengarkan musik sambil menikmati minumannya.

11. Bar dan Restaurant
Biasanya terdapat di kota-kota bentuk dan tampilannya seperti restaurant. Barnya terletak disudut restaurant dilengkapi dengan hiburan seperti band untuk mengiringi tamu-tamu yang sedang makan dan minum. Penjualan minuman disini lengkap dengan super club cafetaria coffe shop rotiserie pub bistro cabaret / supper
club sunken bar private bar lounge bar
Full transcript