Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Sejarah Pemikiran Modern

Mata Kuliah
by

Yogi S.W

on 3 March 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Sejarah Pemikiran Modern

Periode Skolastik
Islam Periode Skolastik Kristen Thomas
Aquino Filsafat Abad Pertengahan Disebut juga filsafat abad kegelapan karena pihak gereja membatasi pemikiran filsuf. Semuanya diatur oleh doktirn-doktrin gereja yang berdasarkan kenyakinan. Pendeta berupaya menggiring manusia
kedalam Sistem kepercayaan yang
picik dan fanatik dengan
menerima ajaran gereja secara
membabi buta Corak pemikiran abad pertengahan

1. Cara berfilsafatnya dipimpin
oleh gereja
2. Berfilsafat di dalam lingkungan ajaran aristoteles
3. Berfilsafat dengan pertolongan Augustinus Islam baru mengenal filsafat pada
abad VIII karena pada abad pertama perkembangan islam tidak
terdapat paham-paham selain
wahyu Para filsuf Islam:
1. Al-Kindi
2. Al-Farabi
3. Ibnu Sina
4. Al-Gazali
5. Ibnu-Rusyd
dll Bangsawan dari suku Kindah (Irak) ini adalah pengikut Aristoteles yg mahir berbahasa Arab-Yunani serta penerjemah karya filsuf Yunani, salah satunya "Teologi menurut Aristoteles".
Karyanya di bidang geometri, astronomi, astrologi, aritmatika, musik(yang dibangunnya dari berbagai prinsip aritmatis), fisika, medis, psikologi, meteorologi, dan politik.
Dalam ontologi dia mencoba mengambil parameter dari kategori-kategori yang ada, yang ia kenalkan dalam lima bagian: zat(materi), bentuk, gerak, tempat, waktu, yang ia sebut sebagai substansi primer. Al-Kindi (801-873) Lahir di Kazakhstan dan mempelajari Al-Quran, sastra, ilmu agama, aritmatika, dan musik. dikenal dengan sebutan "guru kedua" setelah Aristoteles karena mampu Aristoteles sebagai guru pertama dalam ilmu filsafat. Beliau berhasil menghadapkan, mempertalikan dan sejauh mungkin menyelaraskan filsafat politik Yunani klasik dengan Islam serta berupaya membuatnya bisa dimengerti di dalam konteks agama-agama wahyu.
Karya Al-Farabi di bidang matematika, logika, ilmu alam, teologi,ilmu politik dan kenegaraan, serta bunga rampai. Al-Farabi (870-950) lahir di Uzbekistan merupakan seorang dokter, filsuf, dan ilmuwan. Karyanya dibidang pengobatan dan filosofi; Qanun fi Thib (Aturan Pengobatan), Asy Syifa (terdiri dari 18 jilid berisi tentang berbagai macam ilmu pengetahuan), dan An-Najat. Di dunia barat dikenal sebagai Avicenna dan disebut sebagai Bapak Pengobatan. Ibnu Sina (980-1037) Lahir di Kordoba, Spanyol dengan keluarga sebagai hakim. Karyanya meliputi bidang filsafat, kedokteran dan fikih dalam bentuk karangan, ulasan, essai dan resume. Filsafat Ibnu Rusyd ada dua, yaitu filsafat Ibnu Rusyd seperti yang dipahami oleh orang Eropa pada abad pertengahan; dan filsafat Ibnu Rusyd tentang akidah dan sikap keberagamaannya.
Karya yang terkenal: Bidayat Al-Mujtahid (kitab ilmu fiqih), Kulliyaat fi At-Tib (buku kedokteran), Fasl Al-Maqal fi Ma Bain Al-Hikmat Wa Asy-Syari’at (filsafat dalam Islam dan menolak segala paham yang bertentangan dengan filsafat) Ibnu Rusyd (1126-1198) Lahir di Thus, Iran. Bergelar Gelar beliau ath-Thusi
berkaitan engan ayahnya yang bekerja sebagai
pemintal bulu kambing dan asy-Syafi'i
menujukkan bahwa beliau bermazhab
Syafi'i. Karya yang dihasilkan:
1. Tasawuf; hya Ulumuddin (Kebangkitan Ilmu-Ilmu Agama),
Kimiya as-Sa'adah (Kimia Kebahagiaan)
2. Filsafat; Maqasid al-Falasifah, Tahafut al-Falasifah,
buku ini membahas kelemahan-kelemahan para filosof masa itu
3. Fiqih; Al-Mushtasfa min `Ilm al-Ushul
4. Logika; Mi`yar al-Ilm (The Standard Measure of Knowledge),
al-Qistas al-Mustaqim (The Just Balance) Al-Ghazali (1058-1111) Created by:
Yogi S.W
Finita F.RF SEJARAH
PEMIKIRAN
MODERN a. Kalam Pertama, munculnya kelompok-kelompok mutakallimin / aliran-aliran dalam ilmu kalam
b. Filsafat pertama, munculnya ilmuwan dalam berbagai bidang menaruh perhatian terhadap filsfat yunani, seperti Al-Kindi, Ibnu Sina, dan Al-Farabi
c. Kalam kedua, tampilnya tokoh-tokoh klam penting dan besar pengaruhnya seperti Al-asy’ari dan Al-ghozali.
d. Filsafat kedua, muncul sarjana-sarjana dan ahli-ahli dalam berbagai bidang meminati filsafat, seperti ibnu Bajjah, Ibnu Thufail, dan Ibnu Rusyd.
e. Peride kebangkitan, adanya kesadaran kembali dunia islam setelah mengalami kemrosotan alam pikiran sejak abad XV hingga abad XIX. Periode Skolastik Islam Skolastik Kristen ditandai dengan
muncul pengajaran meliputi studi
duniawi, tata bahasa, retorika,
dialektika, ilmu hitung, ilmu
ukur, ilmu ukur, ilmu perbintangan
dan musik di Italia. Tokoh Skolastik Kristen:
1. Augustinus
2. Boethius
3. Kaisar Karel Agung
4. Santo Anselmus
5. Peter Albaeraldus 1. Augustinus (354-450)
Menurutnya, dibalik keteraturan dan ketertiban alam semesta ini pasti adayang mengendalikan, yaitu Tuhan.

2. Boethius (480-524)
Jasanya adalah menterjemahkan logika Aristoteles ke dalam bahasa latin dan menulis beberapa traktat logika Aristoteles.

3. Kaisar Karel Agung (?-?)
Pendidikan yang dibangunnya terdiri dari tiga jenis yaitu pendidikan yang digabungkan dengan biara, pendidikan yang ditanggung keuskupan, dan pendidikanyang dibangun raja atau kerabat kerajaan.

4. Santo Anselmus (1033-1109)
Ciri khas filsafat abad pertengahan ini terletak pada rumusan Santo Anselmus yaitu credo ut intelligam (saya percaya agar saya paham).

5. Peter Abaelardus (1079-1142)
Eropa membuka kembali kebebasan berpikir yang dipelopori oleh Peter Abelardus. Ia menginginkan kebebasan berpikir dengan membalik diktum Augustinus-Anselmus credo ut Thomas Aquinas (1225-1274 M.). Lahir di Roccasecca, Italia.
Bergelar “The Angelic Doctor”, karena banyak pikirannya,
terutama dalam “SummaTheologia” menjadi bagian
yang tak terpisahkan dari gereja. Menurutnya,
pengetahuan berbeda dengan kepercayaan.
Pengetahuan didapat melalui indera dan diolah akal.
Namun, akal tidak mampu mencapai realitas tertinggi
yang ada pada daerah adikodrati. Pada tahun 1879,
ajaran-ajarannya dijadikan sebagai ajaran yang
sah dalam Gereja Katolik Roma oleh Paus Leo XIII.
Thomas mengajarkan Allah sebagai “ada yang tak
terbatas” (ipsum esse subsistens). Allah
adalah “dzat yang tertinggi”, yang mempunyai
keadaan yang paling tinggi. Dia berujar
“Tabiat kodrati bukan ditiadakan, melainkan
disempurnakan oleh rahmat,” Biografi
Full transcript