Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

kasus pelanggaran etika ketenagakerjaan oleh PT Alpen Food I

No description
by

salma husna

on 6 December 2017

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of kasus pelanggaran etika ketenagakerjaan oleh PT Alpen Food I

Pendahuluan
Suatu perusahaan dapat dikatakan baik bila mampu mendatangkan manfaat besar bagi masyarakat dan karyawan yang bekerja didalamnya, namun secara bersamaan menghasilkan profit sesuai yang diharapkan perusahaan tersebut.
Rumusan Masalah
1. Bagaimana gambaran kasus mogok kerja yang dilakukan buruh pabrik PT Alpen Food Industry di Bekasi pada November 2017?
Kasus Pelanggaran Etika oleh
PT Alpen Food Industry ditinjau berdasarkan
Perspektif Etika Utilitarian

Deskripsi Kasus
ANALISIS KASUS
PELANGGARAN ETIKA UTILITARIAN BERDASAR UU NO. 13 Tahun 2013
Kesimpulan
Pendahuluan
Ditengah popularitas Aice, masyarakat dikejutkan dengan pemberitaan media massa yang merilis tentang aksi mogok besar-besaran buruh pabrik Aice.
Aspek penting yang dibutuhkan untuk pencapaian mulia perusahaan adalah nilai-nilai etika yang diimplementasikan
Pencapaian Tinggi PT Alpen Food Industry tidak lepas dari peran buruh yang menghabiskan waktu mereka bekerja dan mengolah bahan baku selama berjam-jam menjadi suatu produk bernilai tinggi yang dapat dinikmati konsumen.
2. Apa saja bentuk-bentuk pelanggaran etika ketenagakerjaan yang dilakukan oleh
PT Alpen Food Industry bila ditinjau dari perspektif etika utilitarian?
Nasib Buruh Aice Tak Senikmat Rasa Es Krim nya
1. Buruh Aice merupakan buruh
kontrak 6 bulan sampai 1 thn
diupah harian.

2. Salah satu bntuk protes
karena tidak adanya cuti bagi
buruh perempuan yang haid.

3. PT Afi tidak memberikan hak
cuti hamil, bahkan meminta
buruh untuk mengundurkan
diri.

4. Tidak menjamin hak
perlindungan kerja buruh dg
tidak bertanggung jawab
terhadap kecelakaan kerja.

5. Sebanyak 50% buruh tidak
diikutsertakan dalam BPJS
Kesehatan.
Pasal 59, mengangkat para buruh menjdi karyawan jika bekerja selama 21 hari/ lebih dari 3 bulan

Pasal 81, buruh perempuan seang dalam masa haid & merasa sakit tidak wajib kerja dihari pertama& kedua haid

Pasal 82, buruh peremuan berhak istirahat 1,5 bulan sebelum melahirkan dan 1,5 bulan setelah melahirkan.


Pasal 86, perusahaan harus menjamin hak perlindungan pekerja, kesehatan, keselamatan, moral, & kesusilaan


Pasal 99, setiap pekerja beserta keluarga berhak mendapat jaminan sosial BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan
PT.AFI tidak memenuhi kriteria manfaat, profit besar perusahaan berbanding terbalik dengan taraf hidup buruh.
Tidak mendatangkan manfaat kepada sebagian besar orang
.


Bentuk dukungan melalui tagar #salam15hari di media sosial Twitter
Seharusnya PT. AFI tetap mengedepankan prinsip utilitas
Praktik-praktik pelanggaran etika ketenagakerjaan yang dilakukan PT AFI terhadap buruhnya:
"The Greatest Happiness
of Greatest Number"
Aksi Mogok buruh merupakan bentuk protes terhadap pelanggaran yang dilakukan perusahaan terhadap buruh yang bekerja disana.
Aksi mogok dilakukan 644 buruh dalam 15 hari.
saran
TERIMa KASIH
Kelompok

Andry Dwi C. D1216008
Fitri Adilla D1216022
Linda Dwi A. D1216036
Restu Sekar A. D1216052
Syifa Hilya Q.A. D1216066
Analisis Kasus
PT Alpen Food Industry dinilai tidak memenuhi kriteria objektif dalam kerangka etika utilitarian untuk menilai suatu kebijakan atau tindakan berdasarkan A. Sony Keraf, yaitu :
Kriteria Pertama
Manfaat
Kriteria Kedua
Manfaat Terbesar
Kriteria Ketiga
Bagi Sebanyak Mungkin Orang
Tindakan yang benar secara moral adalah yang menunjang kebahagiaan
Utilitarianisme mengukur moralitas tndakan berdasarkan akibat-akibatnya.
Kualitas moral dilakukan bukan kebahagiaan pelaku sendiri/kelompoknya, melainkan kebahagiaan semua orang yang terkena dampak tindakan tersebut
Tolok Ukur tindakan bermoral dalam Etika Utilitarian berdasarkan Franz Magins- Suseno, yaitu:
Full transcript