Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

pengamatan dan analisis internal

No description
by

nurul farah

on 26 September 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of pengamatan dan analisis internal

Sumberdaya merupakan sebuah aset, kompetensi, proses, keahlian, atau pengetahuan yang dikuasai oleh perusahaan.
Scanning Functional Resources and Capabilities
Struktur Perusahaan

Simple Structure
Functional Structure
Divisional Structure
Strategic Business Unit (SBU)
Conglomerate Structure

Strategic Marketing Issues
Market positioning dan segmentation
Marketing mix
Product life cycle

Ringkasan Analisis FaktorStratejik Internal (IFAS)
Setelah mengamati lingkungan organisasional internal dan mengidentifikasi factor – factor strategi bagi perusahaan, Manajer strategis dapat meringkas analis dalam bentuk tabel yang dikenal dengan Internal Strategic Factor Summary ( IFAS ).
IFAS membantu para manager untuk mengatur faktor – faktor strategis kedalam kategori – kategori kekuatan dan kelemahan.

Suatu aktivitas penciptaan Nilai yang saling terkait
Rantai Nilai sebagai alat untuk mengidentifikasi cara menciptakan lebih banyak nilai pelanggan.
Rantai Nilai ini juga adalah satu cara untuk menguji sifat dan tingkat sinergi, apabila ada diantara kegiatan-kegiatan internal perusahaan. Pengujian sistematis kegiatan-kegiatan individual dapat mendorong kepada pemahaman yang lebih baik terhadap kekuatan dan kelemahan perusahaan.

internal scanning: Organizational Analysis
Siti Rahmi 120110110088
Yoshie Elsa Casanovi 120110120019
Nurul Fathurohmah 120110120167
Sonya Hutapea 120110120168

Anggota kelompok
1. Nilai (Value): Apakah hal ini menentukan keunggulan bersaing ?
2. Kelangkaan (Rareness) : Apakah kompetitor lain memiliki ini ?
3. Kemampuan dapat ditiru (Imitability): Apakah mahal untuk ditiru orang lain ?
4. Organisasi : Apakah perusahaan diorganisir untuk mengeksploitasi sumberdaya?

Cara mengevaluasi sumber daya setiap perusahaan (Barney)
Pendekatan Sumber Daya sebagai Analisis Keorganisasian
5 Langkah Pendekatan Berbasis Sumberdaya untuk Analisis Strategi (Grant)
1. Identifikasi dan kelompokkan
strength
dan
weakness
nya
2. Gabungkan sumber daya ke dalam kapabilitas khusus
3. Evaluasi potensi labanya
4. Pilih strategi untuk mengeksploitasi sumber daya terhadap peluang eksternal
5. Identifikasi kesenjangan sumber daya
Menentukan Keberlanjutan dari Keunggulan Bersaing
dengan menemukan dan mengembangkan suatu core competency atau kompetensi inti. Kompetensi berkaitan dengan skill, knowledge dan teknologi know how yang memberikan keunggulan khusus pada poin tertentu dari rantai nilai yang apabila digabungkan dengan “strategic process” akan menggabungkan rantai membentuk “core capability” (Crown, 2002).

Durabilitas adalah tingkat yang menunjukkan daya tahan sumber daya dan perusahaan menjadi berkurang atau ketinggalan jaman.
Imitabilitas adalah tingkat yang menunjukkan daya tahan sumber daya dan kemampuan perusahaan (yang diutamakan) dapat diduplikasikan/ditiru oleh perusahaan-perusahaan lain.

Dua karakteristik yang menentukan kesatuan ketahanan perusahaan dalam mempertahankan keunggulan kompetitif (competitive advantage)

1. Transparansi, kecepatan perusahaan pesaing untuk memahami hubungan sumber daya dan mendukung sukses perusahaan.
2. Transferabilitas, kecakapan para pesaing untuk mengumpulkan sumber daya dan dukungan tantangan bersaing.
3. Replikabilitas, kecakapan pesaing untuk menggunakan sumber daya dan meniru kesuksesan.

Hasil tersebut mampu mengembangkan sumberdaya dalam mempertahankan keunggulan kompetitif (competitive advantage), yang meliputi :
Patent
Didapat dari orang/perusahaan lain
Kerjasama/aliansi
Pengembangan

Sumber Kompetensi
Rantai Nilai
Analisis Rantai Nilai Industri : Suatu industry dapat dianalisis terkait dengan profit margin yang diperoleh pada setiap tahapan diantara rantai nilai.
Analisis Rantai Nilai Corporate: Setiap perusahaan memiliki aktifitas rantai nilainya sendiri-sendiri. Perbedaan-perbedaan diantara rantai nilai para pesaing adalah sumber kunci keunggulan kompetetif

Analisis Rantai Nilai
Simple Structure
Struktur sederhana tidak memiliki kategori fungsional atau produk dan cocok untuk perusahaan kecil, Perusahaan pengusaha yang didominasi dengan garis satu atau dua produk yang beroperasi
Functional structure
Struktur fungsional sesuai untuk sebuah perusahaan menengah dengan beberapa lini produk dalam satu industri. Karyawan cenderung spesialis dalam fungsi bisnis yang penting untuk industri, seperti manufaktur, pemasaran, keuangan, dan sumber daya manusia
Divisional Structure
Struktur Divisional sesuai untuk sebuah perusahaan besar dengan banyak lini produk di beberapa industri terkait.
Strategic Business Unit
SBU adalah modifikasi dari divisional structure
SBU adalah divisi atau kelompok divisi yang terdiri dari product market segmen yang terpisah yang diberi tanggung jawab utama dan autorisasi untuk mengatur area fungsionalnya sendiri
SBU adalah bisnis tunggal atau kumpulan bisnis yang berhubungan yang dapat direncanakan secara terpisah dari bisnis lainnya
SBU mempunyai kelompok pesaingnya sendiri
SBU mempunyai manajer yang bertanggung jawab atas perencanaan strategis dan kinerja laba, yang mengendalikan sebagian besar faktor yang mempengaruhi laba

Conglomerate structure sesuai untuk sebuah perusahaan besar dengan banyak lini produk di beberapa industri yang tidak terkait. Sebuah varian dari struktur divisi, konglomerat.

Conglomerat Structure
Langkah-langkah IFAS
Langkah-langkah IFAS
Identifikasi dan daftarkan sekitar 8 sampai 10 item untuk masing – masing kekuatan dan kelemahan pada kolom 1.
Berikan bobot pada item – item tersebut mulai dari 1.0 (Paling Penting) sampai 0.0 (Paling tidak penting). Jumlah seluruh bobot harus mencapai 1.0 tanpa memandang jumlah faktor strategis perusahaan.
Berikan rating pada kolom 3 untuk masing – masing faktor mulai dari 5 (Sangat Baik) Sampai 1 (Sangat Buruk), Berdasarkan respon management terhadap setiap faktor tersebut. Setiap rating adalah penilaian seberapa baik analis meyakini bahwa manajemen perusahaan sedang menghadapi faktor – faktor internal tersebut.
Kalikan bobot setiap faktor pada kolom 2 dengan rating pada kolom 3 untuk mendapatkan skor terbobot pada kolom 4.
Gunakan kolom 5 ( keterangan ) utnuk menunjukan bagaimana satu faktor tertentu dipilih dan bagaimana pembobotan peringkat dilakukan
Jumlahkan seluruh skor terbobot pada kolom 4 untuk memperoleh skor terbobot total untuk perusahaan tersebut. Skor terbobot total menunjukan seberapa baik perusahaan merespon faktor – faktor strategis internal perusahaan yang ada sekarang dan yang diharapkan.

Budaya perusahaan adalah sekumpulan keyakinan, harapan dan nilai yang dipelajari dan dibagikan oleh anggota-anggota organisasi dan disampaikan dari satu generasi ke genarasi berikutnya
Budaya perusahaan mencerminkan nilai-nilai pendiri perusahaan dan misi perusahaan tersebut

Corporate Culture
Memberikan nuansa identitas bagi karyawan
Membantu menimbulkan komitmen karyawan terhadap sesuatu yang lebih besar daripada diri mereka sendiri.
Menambah stabilitas perusahaan sebagai suatu sistem sosial.
Kerangka referensi bagi karyawan agar digunakan untuk menerima berbagai kegiatan organisasional dan juga sebagai pedoman bagi perilaku yang tepat.

Fungsi Budaya Perusahaan
Strategic Financial Issues
Financial Leverage
Budgeting

Strategic R & D
R & D Intensity
R & D Mix
Impact of Technological Discontinuity

Strategic Operation Issues
Experience Curve
Flexible Manufacturing for Mass Customization

Strategic Human Resource
Team Work
Hubungan dengan serikat pekerja dan pekerja tidak tetap
Kualitas kehidupan kerja

Tugas utama manajer system informasi adalah merancang dan mengelola aliran informasi dalam organisasi dengan cara – cara yang dapat meningkatkan produktivitas dan pengambilan keputusan.
􀂃 Informasi harus dikumpulkan, disimpan, dan digabungkan dalam suatu metode tertentu sehingga nantinya akan menjadi jawaban atas pertanyaan – pertanyaan operasional dan strategis.

Strategic Information System
Full transcript