Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Teori Literasi Visual

No description
by

Alfin Hidayatullah

on 19 May 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Teori Literasi Visual

Teori Literasi Visual
Kecerdasan Spasial
Kemampuan untuk membayangkan, memahami dan memproduksi makna visual melalui berbagai bentuk dan media.

Dalam konsep ini dibahas bagaimana arah, dominasi dan kontras, keseimbangan , kesederhanaan , proporsi , harmoni ,dan perpaduan merupakan satu kesatuan yang sangat menentukan dalam kita membuat berbagai iklan, majalah, tampilan visual suatu gambar, dan lain sebagainya.
Berpikir Analogis
Komunikasi Visual
Literasi Visual
Bagaimana orang dapat belajar dari visualisasi gambar dan memahami apa yang mereka lihat. namun pemahaman yang lebih dari sekedar persesi, serta dampak bahwa gambar mengandung peran dan emosi, serta pengetahuan.
Kekuatan Gambar
Seorang harus mampu menganalisis tujuan retoris dari pesan visual, dan khususnya melihat gambar visual yang dipalsukan atau dimanipulasi dan dilewatkan sebagai representasi yang otentik.
membuat dia lebih sadar akan banyak cara dimana gambar dapat mempengaruhi perhatian pemirsa serta emosional.
4 Prinsip Utama dari Kekuatan Gambar
Pengayaan Kognitif
Membantu produsen awal dalam media visual agar menjadi lancar dalam memproduksi, framing, dan menyatukan gambar, mereka juga harus mengembangkan bakat mental yang lebih luas.
Pemahaman melibatkan penerapan prinsip-prinsip dasar dari persepsi dengan perolehan makna dari apa yang kita lihat, baik itu menjadi tanda, gambar, atau representasi grafis.
Dan pemahaman yang melibatkan dekonstruksi makna yang dapat dimaksudkan dalam hal teknik yang digunakan oleh produsen untuk merangsang atau memanipulasi respon tertentu.
Salah satu kesalahan persepsi yang terjadi karena penempatan kamera yang kurang tepat. Sebenarnya si penjahat berada di belakang si korban, maka yang seharusnya dilakukan adalah meletakkan kamera pada posisi berlawanan.
Pemikiran dalam Gambar
Bagaimana sebuah gambar itu digambarkan (close-up atau long shot, dalam komposisi yang seimbang atau asimetris, dalam pencahayaan rendah atau tinggi, dan seterusnya) merupakan komposisi yang penting dalam menciptakan makna visual.
Kemampuan untuk membedakan antara aspek-aspek kesamaan yang berbeda dari realitas dan untuk mendapatkan wawasan dari kesamaan tersebut. (Stafford, 1999)

Analogi antara bentuk, warna, dan keseluruhan struktur gambar di satu sisi, dan fitur-fitur yang sesuai dengan kenyataan.
Analogi dari Pengalaman Sehari-hari
Hal ini merupakan penjelasan yang benar tentang efektivitas subjektif dari pengambilan gambar, bukan hanya sekedar perangkat persuasif tertentu, tetapi juga sebagai prinsip umum pengaruh gambar yang berdasarkan pada analogi dengan sehari-hari sesuai dengan pengalaman. Dalam hal ini replikasi visual dari orientasi langsung diambil dari interaksi sehari-hari tentunya aalah sarana membangkitkan tingkat emosional dari interaksi yang terjadi.
Manipulasi dari Point of View
Pengambilan gambar untuk membuat ia tampil lebih mengesankan, dimana antara kamera dan subjek digunakan sebagai alat modulasi identifikasi pemirsa atau keterlibatan dengan karakteristik dan peristiwa yang di buat.
Manipulasi visual yang “paraproxemics” seperti close-up, zoom-in, ke objek yang signifikan, dan sebagainya harus jelas sehingga dapat makna tersampaikan.
Argumentasi Implisit
Analogi visual dan metafora merupakan bagian dari bahasa visual yang lebih luas. Tujuan nya adalah untuk membuat agrumen apapun itu yang dapat mendukung penjualan.
Associational Juxtaposition
Beberapa gambar yang dipasangkan dalam rangka untuk membandingkan, apakah ada hubungan kausal atau tidak yang tersirat atau jenis hubungan logis seperti kesamaannya ataupun perbedaannya.
Risa Kartini A 125120200111063
Hasti Ira Krisna 125120201111013
H Zam Zam 125120201111019
M syahidan Z 125120200111013
Nicholas Alden 125120200111061
Alfin Hidayatullah 125120200111003
Yohana Adha 1251202001110

Full transcript