Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM

No description
by

Eka Yuni Astuti

on 22 October 2016

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM

Logo
Pengertian Konservasi
upaya pelestarian lingkungan, tetapi tetap memperhatikan manfaat yang dapat diperoleh pada saat itu dengan tetap mempertahankan keberadaan setiap komponen lingkungan untuk pemanfaatan masa depan

Menurut UU No. 4 Tahun 1982, Konservasi Sumber Daya Alam adalah pengelolaan Sumber Daya Alam yang menjamin pemanfaatannya secara bijaksana dan bagi sumber daya terbarui menjamin kesinambungan untuk persediaanya dengan tetap memelihara dan meningkatkan kualitas nilai dan keanekaragaman
Tujuan Konservasi
menurut UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya adalah mengusahakan terwujudnya kelestarian sumber daya alam hayati serta kesinambungan ekosistemnya sehingga dapat lebih mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mutu kehidupan manusia
Rijksen (1981)
suatu bentuk evolusi kultural dimana pada saat dulu, upaya konservasi lebih buruk daripada sekarang.

Dipandang dari 2 segi :
1. Ekonomi : mencoba mengalokasikan SDA tuk sekarang
2. Ekologi : alokas SDA untuk sekarang dan akan datang
Theodore Roosevelt (Amerika - 1902)
Konservasi / Conservation :
con (together) dan servare (keep/save)

upaya memelihara apa yang kita punya , namun secara bijaksana
KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM
Konservasi menurut para ahli
Oleh : Eka Yuni Astuti
Macam-macam Konservasi
1. Konservasi IN SITU adalah konservasi SDA hayati di dalam habitat aslinya (cagar alam dan suaka marga satwa).
2. Konservasi EK SITU adalah konservasi SDA hayati di luar habitat aslinya
(taman nasional, taman hutan raya, taman wisata alam, kebun raya dan kebun binatang).


Orang yang berperan serta (langsung atau tidak) dalam pelestarian alam disebut KONSERVASIONIS
Berdasarkan UU No. 26 Tahun 2007 kawasan yang dilindungi bagi pelestarian alam terbagi menjadi 2 (dua)
Kawasan Suaka Alam
kawasan dengan ciri khas tertentu, baik di daratan maupun perairan
Cagar Alam
adalah kawasan suaka alam yang keadaan alamnya memiliki kekhasan tumbuhan, satwa, dan ekosistem

- Memiliki keragaman, baik tumbuhan maupun satwa
- Memiliki kondisi alam, baik biota maupun fisiknya yang masih asli atau belum tersentuh manusia
- Mewakili formasi biota ttt dan atau unit-unitnya
- Mempunyai luas dan bentuk ttt
- Mempunyai ciri khas potensi dan keberadaan ekosistemnya memerlukan konservasi
Kriteria Cagar Alam
Upaya pengawetan cagar alam
- Perlindungan dan pengamanan kawasan
- inventarisasi potensi kawasan
- penelitian dan pengembangan yang menunjang pengawetan
Larangan kegiatan yg dapat mengubah fungsi cagar alam
- Melakukan perburuan satwa di dalamnya
- Memasukan jenis tumbuhan dan satwa bukan asli ke dalam kawasan
- Memotong, merusak, mengambil, menebang, dan memusnahkan tumbuhan dan satwa dalam dan dari kawasan
- Menggali atau membuat lubang pada tanah yang mengganggu kehidupan tumbuhan dan satwa
Cagar Alam Pulau Dua

berfungsi melestarikan hutan dan melindungi berjenis-jenis burung laut
dikenal dengan sebutan
KERAJAAN BURUNG
Cagar Alam Cibodas di Kaki Gunung Gede, Jawa Barat,
merupakan cadangan hutan di daerah basah
Cagar Alam Ujung Kulon di Jawa Barat
untuk melindungi binatang binatang terkenal
Cagar Alam Pananjung - pangandaran,
Jawa Barat
untuk melestraikan hutan, juga merupakan tempat untuk melindungi rusa, banteng, dan babi hutan.
Cagar Alam Lali Jiwo di Jawa Timur
terdapat hutan alam flora alpine dan berjenis-jenis cemara
Cagar Alam Rafflesia di Bengkulu
khusus melindungi Bunga Rafflesia Arnoldi (bunga terbesar di dunia)
Cagar Alam Sibolangit di Sumatera Utara, terdapat flora asli khas dataran rendah Sumatera, antara lain pohon lebah dan bunga bangkai raksasa
Cagar Alam Rimbo Panti di Sumatra Barat
terdapat tumbuh-tumbuhan khas Sumatera Barat dan hewan-hewan, antara lain tapir dan siamang
Suaka Marga Satwa
kawasan suaka alam yang ditetapkan untuk melindungi satwa tertentu dan habitatnya
Kriteria
- Merupakan tempat hidup dan perkembangbiakan dari jenis satwa
- Merupakan habitat dari suatu jenis satwa langka ata satwa yang dikhawatirkan punah
- Memiliki tingkat keanekaragaman dan populasi yang tinggi
- Merupakan tempat hidup satwa migran tertentu
- Memiliki kawasan yang luas sebagai habitat jenis satwa yang bersangkutan
Upaya pengawetan suaka margasatwa
- Perlindungan dan pengamanan kawasan
- Inventarisasi potensi kawasan
- Penelitian dan pengembangan yang menunjang pengawetan
- Pembinaan habitat dan populasi satwa
Kegiatan pembinaan habitat dan populasi satwa
- Pembinaan padang rumput
- Pembuatan fasilitas air minum &/ tempat berkubang dan mandi satwa
- Penanam & pemeliharaan pohon-pohon pelindung dan sumber makanan satwa
- Penjarangan populasi satwa
- Penambahan tumbuhan / satwa asli
- Pemberantasan jenis satwa tumbuhan & satwa pengganggu
Larangan kegiatan
- Makukan perburuan terhadap satwa dalam kawasan
- Memasukkan jenis-jenis tumbuhan dan satwa bukan asli ke dalam kawasan
- Memotong, merusak, mengambil, menebang, dan memusnahkan tumbuhan dan satwa dari dan dalam kawasan
- Menggali atau membuat lubang pada tanah yang mengganggu kehidupan tumbuhan dan satwa
- Mengubah bentang alam kawasan yang mengusik atau mengganggu kehidupan tumbuhan dan satwa
Suaka Margasatwa Gunung Leuser di Aceh
suaka margasatwa terbesar di Indonesia

Hewan yg dilindungi : gajah, badak sumatera, orang utan, tapir, harmau, kambing hutan, rusa, dan burung.
1) Suaka margasatwa Gunung Leuser di aceh (suaka margasatwa terbesar di Indonesia).
Hewan yg dilindungi : gajah, badak sumatera, orang utan, tapir, harmau, kambing hutan, rusa, dan burung.
2) Suaka marga satwa Sumatera Selatan di Sumatera Selatan (tapir, badak, kerbau liar, harimau Sumatera, gajah, dan rusa).
Suaka margasatwa Baluran di Jawa Timur (badak, banteng, kerbau air, kijang, anjing hutan, dan burung merak).
4) Suaka margasatwa Pulau Komodo di Nusa Tenggara Timur, terutama untuk melindungi biawak komodo.
Satwa lain burung kakaktua, ayam hutan, kerbau liar, babi hutan, dan rusa.
5) Suaka margasatwa Pulau Mojo di Sulawesi, untuk melindungi burung kakaktua, ayam hutan, sapi liar, babi hutan, dan rusa.
6) Suaka margasatwa Kutai di Kalimantan Timur, untuk melindungi babi hutan, banteng, orang utan, dan kanau.
Suaka Margasatwa terkenal di Indonesia
Kawasan Pelestarian Alam
kawasan pelestarian alam yang memiliki ekosistem asli, dikelola dengan zonasi, serta dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi

Kriteria :
a) Memiliki kawasan yang cukup luas sehingga dapat menjamin kelangsungan ekosistem didalamnya
b) Memiliki suatu yang khas dan bersifat unik
c) Dapat dikembangkan untuk tujuan lain dalam kehidupan sehari-hari.

Manfaat :
a) Merupakan kawasan yang memiliki nilai ekonomis
b) Dapat menjaga keseimbangan kehidupan, baik biotic maupun abiotik di daratan maupun perairan.
c) Memiliki nuansa keindahan sebagai objek pariwisata alam
d) Merupakan objek dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, dan penelitian
e) Keragaman sumber daya alam kawasan konservasi, baik darat maupun di perairan.
TAMAN NASIONAL
kawasan pelestarian alam untuk koleksi tumbuhan atau satwa yang alami atau bukan alami, jenis asli atau bukan asli.

Kriteria :
a) Merupakan kawasan dengan ciri khas, baik asli maupun buatan.
b) Memiliki keindahan dan panorama alam yang menarik
c) Memiliki luas yang cukup sehingga memungkinkan untuk mengoleksi tumbuhan atau satwa
TAMAN HUTAN RAYA
kawasan pelestarian alam yang ditetapkan untuk melindungi alam, tetapi dimanfaatklan untuk tujuan wisata.

Kriteria :
a) Memiliki daya tarik flora dan fauna atau ekosistem serta formasi geologi yang menarik
b) Memiliki luas untuk menjamin kelestarian populasi dan daya tarik untuk pariwisata dan rekreasi alam
c) Kondisi lingkngan di sekitarnya mendukung upaya pengembangan pariwisata alam
TAMAN WISATA ALAM
kawasan untuk koleksi hidup yang berfungsi untuk melestarikan jenis flora dan fauna dalam keadaan hidup dan menagkarkan satwa yang hampir punah.
KEBUN RAYA DAN KEBUN BINATANG
Full transcript