Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

“PESAWAT SINAR X KONVENSIONAL STATIONARY”

No description
by

Ayu Aprilya Nissa

on 15 December 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of “PESAWAT SINAR X KONVENSIONAL STATIONARY”

Apa itu Pesawat Sinar-X Stationery?
Pesawat sinar-X stasionery
adalah pesawat yang terpasang tetap (stasioner), yang digunakan untuk melakukan diagnosa medis dengan menggunakan sinar-x, baik untuk keperluan fluoroskopi maupun radiografi.
“PESAWAT SINAR X KONVENSIONAL STATIONERY”
Pesawat Sinar-X Stationery
Beberapa Hal Mengenai Pesawat Rontgen Stationery
Nama Anggota Kelompok I
AGUS BROTOWIYONO
AKROM ZAKI MUBAROK
ARIEF JANURACHMAN
AYU APRILYA NISSA
CAMILIE CONSTANTIA

D IV – 1 B

Control Table
Control Table (Meja pengontrol) yang digunakan untuk mengatur parameter yang digunakan pada pesawat Rontgen
Spesifikasi Control Table
Control table
merupakan salah satu bagian X ray generator. Yang merupakan pengatur parameter pada pesawat rontgen. Pada control table terdapat rank, power supply, rangkaian timer dan rangkaian exposure.
Bagian - bagian dan Fungsi dari Control Table
1. Voltage Indikator
Voltage Indikator
berfungsi
untuk menunjukkan keadaan tegangan dari PLN.
Jika jarum indicator bergerak ke kiri
artinya tegangan dari PLN mengalami penurunan dan kita harus mengurangi jumlah lilitan primer pada auto trafo dengan menggunakan Voltage Compensator.
Jika jarum indicator bergerak ke kanan
maka kita harus menambah jumlah lilitan primer pada auto trafo dengan menggunakan Voltage Compensator , sehingga didapatkan didapatkan perbandingan transformasi antara tegangan dan lilitan primer dengan tegangan dan lilitan pada sekunder adalah tetap, dengan demikian diperoleh nilai tegangan pada setiap lilitan akan tetap.
2. KV meter
KV meter Fungsinya untuk menunjukkan besarnya KV (kekuatan untuk menarik electron dari anoda ke katoda) yang digunakan untuk radiography yang telah diatur sebelumnya dengan mengatur KV selector mayor dan KV selector minor.

3. mAs meter
Fungsinya untuk menunjukkan besarnya mAs yang digunakan pada setiap pemotretan.

4. mA meter
mA Fungsinya untuk mementukan besarnya arus tabung (mA) yang digunakan dalam proses pemotretan yang telah dipilih pada mA selector.
5. Time selector ( fluoroscophy)
Time selector Fungsinya untuk memilih lamanya waktu penyinaran, sesuai dengan kebutuhan.

6. mA selector (fluoroscophy)
mA Selector Fungsinya untuk memilih besarnya arus tabung (mA) yang akan digunakan selama Fluoroscophy.

7. Technique
Technique Fungsinya untuk memilih penggunaan dari pesawat rontgen, Radiography atau Fluoroscophy.
8. mA selector ( radiography )
mA Selector (radiography) Fungsinya untuk memilih besarnya arus tabung yang akan digunakan untuk pemotretan sesuai kebutuhan. Ada 30, 50, 70, 100, 150, 200, 300, 400, dan 500 mA

9. Sakelar
Berfungsi untuk penyambung dan pemutus rangkaian.
10. Line V ( Voltage Compensator)
Line V ( Voltage Compensator) Fungsinya untuk mengkompensasikan nilai tegangan yang dibutuhkan oleh pesawaat meskipun terjadi perubahan tegangan pada PLN.

11. KV Selector Major
KV Major Berfungsi untuk memilih tegangan tinggi/ beda potensial antara anoda dan katoda yang besar selisihnya tiap termianlnya 10 KV.
12. KV selector minor
KV selector minor Berfungsi untuk memilih tegangan tinggi/ beda potensial antara anoda dan katoda yang besar selisih tiap tegangan terminalnya 1KV.

13. Time selector (Radiography)
Time selector Berfungsi untuk menentukan waktu (lamanya penyinaran) pada saat radiografi.

14. KV selector ( Fluoroscophy)
Time selector Berfungsi untuk memilih besarnya kv untuk keperluan fluoroscophy.

Tabung X-Ray
2. Glass Envelope / Tube Insert
Terbuat dari gelas pyrex yang berfungsi untuk menempatkan filamen dan target berada didalam ruangan hampa udara. Keadaan hampa udara ini berfungsi agar elektron didalam tabung dapat dikendalikan, Tabung kaca yang tinggi kevakumannya ini terendam dalam minyak trafo

3. Minyak
Berfungsi sebagai bahan isolasi tegangan tinggi dan juga sebagai pendingin tabung rontgen.

4. Windows
Bagian dimana sinar dapat keluar ditutup dengan bahan yang terbuat dari kaca atau mika/plastik/acrylic yang fungsinya disamping dapat melewatkan sinar x.
5. Katoda
Merupakan tempat filamen yang terbuat dari kawat tungsten yang mempunyai titik lebur tinggi. Banyaknya elektron bebas dapat terjadi pada permukaan filamen tergantung pada pengaturan tegangan yang masuk ke filamen. Disamping filamen juga dilengkapi alat pemusat elektron (focusing cup) pada ujung filamen.

6. Anoda
Merupakan sasaran (target) yang akan ditembaki oleh elektron, dilengkapi dengan bidang focus (focal spot). Permukaan anoda membentuk sudut dengan kemiringan 45 derajat. Kemiringan ini untuk mendapatkan focus efektif agar sinar x yang keluar dari tabung dapat terarah. Bahan anoda terbuat dari wolfram/tungsten, nomor atom 74 dan mempunyai titik lebur 3360°C, mempunyai keuntungan sebagai penghantar panas yang baik. Anoda yang dipakai pada pesawat stasioner adalah anoda diam.
7. Filter tabung sinar-X
Ditempatkan / dipasang Pada jendela tabung Rontgen. Inherent filter terdiri dari gelas/kaca (tabung sinar x, minyak trafo, acrylic jendela tabung, seluruhnya setara dengan ketebalan dari 0,5- 1,0 mm alumunium.Additional Filter (filter tambahan), untuk setiap pesawat perlu mendapat tambahan filter yakni 1,5 mm – 2,0 mm ketebalan aluminium yang gunanya untuk dapat menahan sinar-x yang mempunyai panjang gelombang tertentu.

8. Diafragma
Diafragma yang membatasi luas lapangan atau konus harus diberi tanda yang tidak mudah hapus dengan luas lapangan yang menunjukkan jarak fokus ke film.

9. Tabung Vacum
Berfungsi agar electron dari katoda ke anoda tidak ada hambatan.

10. Kolimator
Pada unit tabung sinar x. Kolimator digunakan untuk mengatur luas bidang penyinaran yang dikehendaki. Sebelum dilakukan penyinaran luas bidang yang dikenai sinar x dapat diketahui, yaitu dengan melihat luas bidang yang dapat dikenai oleh cahaya lampu yang keluar dari kolimator.Kolimator juga dilengkapi dengan lubang tempat dipasang dan dibukanya filter tambahan sesuai dengan kebutuhan untuk mengatur kualitas sinar x
11. Tegangan Line
Tegangan atau catu daya yang mensupply suatu alat/pesawat agar alat tersebut dapat berfungsi. Tegangan Line dapat berupa tegangan AC maupun DC. Tegangan Line AC pada umunya diperoleh dari tegangan PLN.

12. Line Voltage Compensator
Line Voltagu Compensator juga biasa si sebut dengan line sector.LVC ini berada pada rangkaian awal dari power supply sebuah pesawat rontgen.Tujuan LVC ini adalah mengatur agar tegangan yang masuk ke pesawat Rontgen sesuai dengan tegangan yang di butuhkan oleh pesawat itu sendiri.Kadang tegangan supply yang dari PLN nilainya dapat kurang atau lebih dari standar, maka LVC ini mengaturnya agar sesuai yang akan dikomsumsi pesawat tersebut. Line Selector pada umumnya diatur secara manual oleh operatornya.
Tabung Sinar-X
terdiri dari
1. Tube housing

Dinding bagian luar tabung disebut rumah tabung ,terbuat dari metal, bagian dalamnya terbuat dari lapisan timbal (Pb), Fungsi dinding ini agar dapat menekan radiasi yang tidak dibutuhkan. Rumah tabung juga dilengkapi sambungan kabel tegangan tinggi yaitu kabel dari HTT.

13. Autotrafo (Automatic Transformer)
Auto trafo bentuknya hampir sama dengan biasa, namun pada trafo ini jarang dijumpai adanya lilitan primer maupun sekundernya yang terpisah, lilitannya hanya lilitan tunggal yang terlilit pada inti besi, namun terdapat beberapa terminal pengaturan tegangan output.

14. Transformator
Kawat tembaga yang mempunyai tegangan output setelah inputnya diberi tegangan.Kenaikkan/penurunan tegangan output sebanding dengan perbandingan jumlah lilitan pada primer maupun sekunder.
High Tension Transformer
Berfungsi untuk memberikan beda potensial pada tabung rontgen(Xray tube over table) high tension cable, high tension cable yang lain untuk meberi beda potensial antara anoda dan katoda pada Xray tube under table
HTT
(High Tension Transformer)
Bagian – bagian HTT dan Fungsinya
1. Transformator Tegangan Tinggi
untuk memberikan beda potensial antara anoda dan katoda pada tabung rontgen agar electron dapat ditarik ke anoda.

2. Trafo filamen
untuk memberikan tegangan 12-24 Volt pada katoda (filamen tabung rontgen) agar dapat terjadi thermionik emission pada katoda.
3. Penyearah
untuk menyearahkan tegangan dan arus dari HTT ke tabung rontgen

4. Oli
sebagai pendingin dan juga sebagai osilator.

Universal Patient Table
Universal Patient Table atau disebut patient table saja adalah alat untuk tempat tidur pasien yang akan diphoto rontgen. Disebut Universal karena dapat dipakai untuk membuat berbagai macam tindakan photo rontgen, seperti photo abdomen, kepala, tangan, kaki, pinggang, dan lain-lain, juga fluoroscopy. Meja pasien ini dapat digerakkan dari 0° sampai 180°, sesuai kebutuhan pemotretan.

a. Bucky yang ada di bawah meja disebut Bucky Table
Digunakan pada saat membuat photo rontgen dengan menggunakan x-ray tube Overtable.
b. Bucky yang ada di exploratory.
Digunakan pada saat melakukan photo seri menggunakan x-ray tube Undertable
Patient Table mempunyai 2 Bucky
Full transcript