Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Untitled Prezi

No description
by

Febby Annisafitrie

on 22 April 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Untitled Prezi

Interpretasi Intelligenz Struktur Test (IST) Novita Purnamasari 190110110022
Leni Nurul Azizah 190110110042
Putra Reza Fardani 190110110048
Febby Rosa A. 190110110112
Febbyros Anmarlina 190110110120
* Kesesuaian beberapa jurusan di PT berdasarkan skor IST yang penting untuk mendapatkan skor cukup tinggi: Hukum : SE, AN, GE, ME ü SISIP: SE, AN, GE
Ekonomi: SE, AN,RA, ZR
Sastra: WA, AN, GE, ME ü Fikom: SE, WA, AN, ME
Psikologi:SE, WA, AN, GE, ME
Kedokteran: SE, AN, GE, FA, WU
Pertanian: AN, GE, FA, WU
Peternakan: AN, FA, WU
Seni rupa: AN, ZR, FA, WU
Teknik: SE, AN, GE, RA, ZR, FA, WU
MIPA: AN, GE, RA, ZR, FA, WU Latar Belakang Skoring Skoring Jenis-jenis Tes IST Rudolf Amthauer , 1953.
Frankfurt, Jerman.
Tes ini dikonstruksikan untuk subjek usia 14 – 60 tahun.
PSIKODIAGNOSTIK I Anggota : Fakultas Psikologi

Universitas Padjadjaran _IST_ Inteligensi adalah keseluruhan struktur dari kemampuan jiwa-rohani manusia yang akan tampak jelas dalam hasil tes.
Intelegensi hanya akan dapat dikenali (dilihat) melalui manifestasinya misalnya pada hasil atauAspek-aspek yang terukur pada setiap subtes IST
“Komponen dalam struktur tersebut tersusun secara hierarkis; maksudnya bidang yang dominan kurang lebih akan berpengaruh pada bidang-bidang yang lain; kemampuan yang dominan dalam struktur intelegensi akan menentukan dan mempengaruhi kemampuan yang lainnya.”
Hipotesis Kerja
Teori faktor :

Inteligensi seseorang harus diukur dengan suatu rangkaian baterai tes yang terdiri dari subtes-subtes.
Antara subtes satu dengan lainnya, ada yang saling berhubungan karena mengukur faktor yang sama (general factor atau group factor), tapi ada juga yang tidak berhubungan karena masing-masingnya mengukur faktor khusus (special factor).
Kemampuan seseorang itu merupakan penjumlahan dari seluruh skor subtes-subtes.
Dasar Teori Karakteristik dari baterai tes Amthauer menunjukkan adanya suatu interkorelasi yang rendah antar subtesnya (r=0.25) dan korelasi antara subtes dengan jumlah (keseluruhan subtes) yang rendah pula (r=0.60).
Sejak diciptakan, IST terus dikembangkan oleh Amthauer dengan bantuan dari para koleganya dari tahun 1953 hingga tahun 2000-an. 
Teori faktor (2) : IST dari Tahun Ke Tahun

Tes IST yang pertama ini pada awalnya hanya digunakan untuk individu usia 14 sampai dengan 60 tahun. Proses penyusunan norma diambil dari 4000 subjek pada tahun 1953.


Tes IST merupakan pengembangan dari IST 1953, pada IST 1955 rentang usia untuk subjek diperluas menjadi berawal dari umur 13 tahun. Subjek dalam penyusunan norma bertambah menjadi 8642 orang. Pada tes ini sudah ada pengelompokan jenis kelamin dan kelompok usia.

Berdasarkan saran pengkoreksian dengan mesin juga pengembangan tes setelah penggunaan lebih dari 10 tahun, maka disusunlah IST 70.
Dalam IST 70 ini tidak terlalu banyak perubahan, tes ini memiliki 6 bentuk, setiap pemeriksaan dilakukan 2 tes sebagai bentuk parallel; yaitu A1 dan B2, atau C3 dan D4. Dua bentuk lainnya untuk pemerintah dan hanya bagi penggunaan khusus. Pada IST 70.
kelompok usia diperluas menjadi berawal dari 12 tahun.
Dilengkapi tabel kelompok dan pekerjaan.
Kekurangan : penyebaran bidang yang tidak merata dan menggunakan kalimat dalam subtes RA sehingga jika subjek gagal dalam subtes ini dapat dimungkinkan karena tidak mampu mengerjakan soal hitungannya atau tidak mengerti kalimatnya.
Tes IST 1970 Tes IST 1955 Tes IST 1953

Sebagai koreksi dari IST 70, pada IST 2000 tidak terdapat soal kalimat pada soal hitungan.
Tes IST 2000

Pada IST 2000-R ini terdapat beberapa perkembangan subtes juga penambahan subtes. IST ini terdiri dari 3 modul, yaitu sebagai berikut:
Grundmodul-Kurzform (Modul Dasar-Singkatan); terdiri dari subtes : SE, AN, GE, RE, ZR, RZ, FA, WU, dan MA. 
Modul ME: terdiri dari subtes ME Verbal dan ME Figural 
Erweiterungmodul (Modul menguji pengetahuan); terdiri dari subtes Wissentest (tes pengetahuan) 
Tes IST 2000-Revised Satzergänzung (SE) Melengkapi kalimat 1. Seekor kuda mempunyai kesamaan terbanyak dengan seekor …………..
A. kucing B. bajing C. keledai D. lembu E. Anjing
2. Lawannya “harapan” adalah…………..
A. duka B. putus asa C. sengsara D. cinta E. benci Wortauswahl (WA) Melengkapi Kata-Kata Pada 4 dari 5 kata itu terdapat suatu kesamaan.
Carilah satu kata yang tidak memiliki kesamaan dengan keempat kata yang lain.
Contoh: A.meja B.kursi C.burung D.lemari E.tempat tidur
Analogien (AN) Persamaan Kata Ditentukan tiga kata.Antara kata pertama dan kata kedua terdapat suatu hubungan tertentu.
Antara kata ketiga dan salah satu kata di antara kelima kata pilihan, harus pula terdapat hubungan yang sama.
Carilah kata itu. Contoh:
Hutan : pohon = tembok : ?
A. batu bataB. rumahC. semenD. putihE. dinding Gemeinsamkeiten (GE) Sifat Yang Dmiliki Bersama Ditentukan dua kata.Carilah satu perkataan yang meliputi pengertian kedua kata tadi.Tulislah perkataan itu pada kotak yang telah disediakan.
Contoh: Ayam – itik Rechenaufgaben (RA) Berhitung Test berikutnya adalah soal-soal hitungan.Contoh:Sebatang pensil harganya 25 rupiah. Berapakah harga 3 batang ? Zahlenreihen (ZR) Deret Angka Pada test berikut akan diberikan deret angka.Setiap deret tersusun menurut suatu pola tertentu dan dapat dilanjutkan menurut pola tersebut.Carilah angka berikutnya untuk setiap deret, dan tulis jawaban saudara pada kotak yang telah disediakan.
Contoh:2   4   6   8   10   12   14   ? Figurenauswahl (FA) Memilih Bentuk Pada test berikutnya, setiap soal memperlihatkan sesuatu bentuk tertentu yang terpotong menjadi beberapa bagian. Carilah diantara bentuk-bentuk yang terdapat dalam pilihan (a, b, c, d, e), suatu bentuk yang dapat dibangun dengan cara menyusun potongan-potongan yang terdapat dalam soal Wurfelaufgaben (WU) Latihan Balok Terdapat sebuah kubus dengan tanda yang terlihat pada ketiga sisi nya. Kubus tersebut dapat diputar, dapat digulingkan atau dapat diputar dan digulingkan dalam pikiran saudara.Carilah 1 (satu) dari 5 (lima) pilihan kubus yang memiliki tanda yang sama dengan kubus yang terdapat pada soal.
Merkaufgaben (ME) Latihan Simbol Anda akan diberikan secarik kertas mengenai kata-kata yang perlu saudara hafalkan dalam waktu 3 menit.Setelah 3 menit, kertas tersebut akan diambil kembali oleh pengawas.

Yaitu seperti contoh :
BUNGA : melati, kamboja, lavender, anggrek, bougenville
PERKAKAS : gergaji, pisau, dongkrak, tang, obengBUAH : ceremai, strawberry, rambutan, zaitun, nenas
NEGARA : indonesia, ekuador, filipina, honduras, vietnamKOTA : quebec, ujung pandang, wamena, yogyakarta,  jepara

Contoh :Kata yang mempunyai huruf permulaan Q adalah suatu……………

A. bunga B.perkakas C.buah D.negara E.kota
Tahapan yang diperlukan dalam melakukan skoring adalah :

1.Jawaban yang benar mendapat point 1 (kecuali untuk kelompok soal 04 – GE ada
panduan nilai sendiri).

2.Dengan bantuan kunci jawaban, cocokanlah:
Yang Benar : Dibiarkan 05. a b c d
Yang Salah : (Merah) Nomor itemnya dicoret 05. a b c d
Yang Tidak Diisi : (Hijau) Dicoret seluruhnya 05. a b c d

3.Tulislah jumlah jawaban yang benar di tempat yang tersedia pada setiap sub tes. jumlahkan ke bawah. (Bolpen Biru)

4.Jumlah jawaban yang benar merupakan “raw score”, dibandingkan dengan norma IST sehingga akan menghasilkan “weighted score”.

5.Nilai “weighted score” setiap sub tes merupakan titik-titik garfik (dengan warna merah, boleh manual atau pakai komputer)





6.Jumlah total setiap sub tes (“raw score”) bila dibandingkan dengan norma (“weighted score”nya). akan menghasilkan nilai/taraf inteligensi.

7.menuliskan identitas korektor
(Tanda tangan, Nama, NPM)
Tabel ini adalah murni dari Indonesia/ Kota Bandung)
Berikut Norma Umum Taraf IST yang di Gunakan Di Indonesia.
Interpretasi (3) Interpretasi yang dapat dilakukan dari tes IST adalah sebagai berikut: 
1. Taraf kecerdasan
- Taraf kecerdasan didapat dari total SW.
- Nilai ini dapat diterjemahkan menjadi Intelligent Quotient (IQ).

*Perlu dihubungkan dengan latar belakang sosial serta dibandingkan dengan kelompok seusianya. 2. Dimensi Festigung-Flexibilität
- Menggambarkan corak berpikir yang dimiliki oleh subjek.
- Dimensi Festigung-Flexibilität merupakan dua kutub yang ekstrim, keduanya menggambarkan corak berpikir yang ekstrim pula.
- Kutub Festigung memiliki arti corak berpikir yang eksak, sedangkan kutub Flexibilität memiliki arti corak berpikir yang non-eksak.
- Cara menentukan seorang subjek apakah memiliki kecenderungan Festigung atau Flexibilitat adalah dengan membandingkan nilai GE+RA dengan nilai AN+ZR. Interpretasi (2) 3. Profil M-W
- Menggambarkan cara berpikir, apakah verbal-teoritis atau praktis-konkrit.
- Untuk mendapatkan profil dalam bentuk huruf M atau W ini dapat dilihat dari 4 subtes pertama (SE, WA, AN, GE).
- Jika grafik menunjukkan bentuk huruf M pada 4 subtes pertama maka profilnya adalah M (verbal-teoritis), jika yang tampak adalah bentuk huruf W maka profilnya adalah W (praktis-konkrit). Interpretasi (3) *Namun demikian tetap harus mempertimbangkan aspek-aspek psikologis yang lain, seperti motivasi, minat, kegigihan dalam mengatasi hambatan, keinginan untuk belajar dsb Aspek-aspek yang terukur pada setiap subtes IST * Angka IST untuk penjurusan IPA : lihat skor RA, ZR,FA, WU harus lebih tinggi dibandingkan yang lain
IPS : Lihat skor SE, WA, GE, ME harus lebih tinggi dibandingkan yang lain THANK YOU....... INSTRUKSI TES HAL YANG PERLU DI PERSIAPKAN DALAM SKORING
1. Lembar Kunci Jawaban
2. Norma SW (Standarwet)
3. Bolpen Warna : Merah, Hijau, Biru
4. Penggaris
Full transcript