Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Teori Ekologi Media

No description
by

Galih Citrasiwi

on 24 April 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Teori Ekologi Media

Perkembangan teknologi dalam bidang komunikasi tentunya sudah tak usah diragukan lagi. Perkembangan yang sangat cepat dan pesat membuat teknologi komunikasi menjadi salah satu tanda dari era globalisasi. Kini, manusia memiliki kemudahan dalam menyampaikan dan bertukar informasi. Tanpa butuh waktu lama kita dapat menyampaikan pesan secara cepat ke berbagai tempat dan dalam waktu yang singkat. Sebenarnya, teknologi komunikasi sudah ada sejak jaman dahulu, yaitu jaman romawi kuno. Namun perkembangan teknologi berkembang secara drastis dan terus berevolusi hingga sekarang.

Latar Belakang
Globalisasi komunikasi yang terjadi saat ini, memungkinkan bagi siapapun, dimanapun, kapanpun untuk mengakses informasi yang ada melalui media untuk menyebarkan informasi. Kekuatan media massa yang semakin maju dengan berbagai macam kecanggihan teknologi komunikasi ini dimanfaatkan sebagai alat untuk mempengaruhi kehidupan masyarakat di seluruh dunia. Globalisasi komunikasi yang didukung oleh kemajuan teknologi internet dan media komunikasi mampu menyebarkan informasi dan pesan ke seluruh dunia.
Perkembangan teknologi di bidang komunikasi ini ternyata memiliki dampak kepada masyarakat. Semakin pesatnya perkembangan teknologi komunikasi, ternyata mampu menimbulkan berbagai manfaat bahkan kecenderungan bagi kita selaku pengguna dalam pemakaiannya. Teknologi komunikasi membuat konsumennya mendapatkan informasi lebih banyak dan cepat tentang berbagai hal. Juga dapat menyangkut hal kerja sama antara pribadi maupun kelompok tanpa mengenal batas ataupun waktu, negara, ras,kelas sosial, ekonomi atau faktor lain yang menimbulkan penghambatan dalam pertukaran pikiran.
Teknologi komunikasi ini berkembang melalui media cetak, elektronik, dan bahkan media yang baru yaitu media on-line. Perkembangan ini menimbulkan perubahan di kehidupan manusia. Maka dari itu munculah sebuah teori dari fenomena ini yaitu teori media ekologi atau detreminasi teknologi.



TOKOH PENGGAGAS Teori Ekologi Media
(McLuhan)
Oleh :
Ziaulika Urbakh Zaen 210110120218
Galih Citrasiwi 210110120228
Tia Septiani 210110120240
Isi Teori
Herbert Marshall McLuhan adalah seorang profesor Bahasa Inggris di University of Toronto, dan seorang garda depan dalam menginterpretasi media, dan pemaknaannya secara sistemik. Ia lahir pada 21 Juli 1911 dan wafat pada 31 Desember 1980. Di tahun 1962, ia mendapatkan penghargaan Governor General's Award for English language non-fiction untuk tulisannya berjudul The Gutenberg Galaxy.
McLuhan merupakan seorang kritikus sastra kanada dan penganut media determinism. McLuhan lahir di Kanada Barat dan tumbuh di sebuah kota kecil di Saskatchewan. Ibunya figur intelektual sejati di dalam hidupnya. Menamatkan sarjana di bidang sastra di Universitas Manitoba tahun 1932, kemudian Mcluhan melakukan perjalanan ke Inggris untuk kuliah di tingkat doktor dalam sastra Inggris di Cambridge dari tahun 1937 hingga 1942. Sejak tahun 1947 ia menjadi direktur pusat kebudayaan dan teknologi Universitas Toronto. McLuhan menjadi tren yang penting di Amerika Utara pada akhir 1960. Perusahaan besar seperti AT&T dan General Motor menjadikannya konsultan. Pria berkebangsaan Kanada ini terkenal karena mengemukakan bahwa cara pandang masyarakat selalu dibentuk oleh bentuk alami media yang disampaikan dari mulut ke mulut, daripada isi pesan yang terkandung dalam media tersebut. Frase McLuhan yang terkenal, “Medium is the Message“, mengubah sejarah dengan menyatakan bahwa alat komunikasi manusia, membentuk cara mereka berperilaku. Ia juga memperkenalkan gagasan bahwa media massa pada suatu ketika akan mengubah dunia menjadi “global village“, menyusut semakin kecil seiring berkembangnya budaya saling berbagi pengalaman dan pertukaran informasi. Buku McLuhan, Understanding Media: The Extensions of Man, bukanlah bukunya yang pertama, tetapi menjadi buku yang laris sepanjang masa. Ia mengasah gagasannya di kampus, bahkan sempat mengembangkan kurikulum berjudul ”Understanding New Media“, yang berisi prinsip dasar tentang efek sensorik dari berbagai jenis media. Dalam kurikulum tersebut, McLuhan pertama kali memperkenalkan bahwa beragam media – pidato/ceramah, cetak, fotografi, telegraf, telepon, film, radio, dan televisi – semuanya dapat berfungsi sebagai penunjang umat manusia dalam hal peningkatan kekuasaan dan kecepatan penyebaran informasi. Mungkin, buku inilah kurikulum pertama yang sudah bicara tentang Media Literacy. Pendekatan McLuhan terhadap media menunjukkan perubahan yang substansial. Para pendidik di Amerika selalu terbiasa untuk mendayagunakan teknologi; cetak, slide dan proyektor, film 16 mm, televisi, dan seterusnya. Tetapi penggunaan utama teknologi tersebut untuk menunjang proses penyampaian informasi pada saat kegiatan belajar belajar berlangsung. Belum ada gagasan yang konkrit untuk memanfaatkan teknologi tersebut dalam rangka mendukung beragamnya cara belajar siswa. McLuhan lah yang mendorong gagasan ini.

Ia mengemukakan sebuah teori bernama teori media ekologi. Neil Postman adalah tokoh yang pertama memperkenalkan secara formal istilah Ekologi Media pada tahun 1968. Stephen W. Littlejohn menyebutnya dengan nama Teori Medium. Beberapa pakar bahkan ada yang menamainya Teori Determinisme Teknologi. Istilah yang terakhir ini tidak terlalu mendapat tanggapan karena terkesan berlebihan. Khalayak seolah digambarkan bersifat pasif dan terpisah dengan teknologi. Padahal dalam konsep teori ini, khalayak justru dapat memperoleh kemampuan aktif dan tidak terpisahkan dengan media.
Menurut McLuhan media elektronik telah mengubah masyarakat secara radikal. Masyarakat sangat bergantung pada teknologi yang menggunakan media dan bahwa ketertiban sosial suatu masyarakat didasarkan pada kemampuannya untuk menghadapi teknologi tersebut. Media membentuk dan mengorganisasikan sebuah budaya. Ini yang disebut Teori Ekologi Media. Dasar teori ini adalah perubahan yang terjadi pada berbagai macam cara berkomunikasi akan membentuk pula keberadaan manusia itu sendiri. Teknologi membentuk cara berpikir, berperilaku, dan bergerak dari satu abad teknologi ke abad teknologi selanjutnya di dalam kehidupan manusia. Contohnya dari masyarakat yang belum mengenal huruf menjadi masyarakat yang canggih dengan perlatan cetak maupun elektronik. Inti determinisme teori yaitu penemuan atau perkembangan teknologi komunikasi merupakan faktor yang mengubah kebudayaan manusia. McLuhan membagi perkembangan sejarah komunikasi menjadi empat zaman, yaitu era tribal, era literatur, era cetak dan era elektronik. (West & Turner, 2008) Perkembangan era ini tidak bergerak secara evolusif namun dikarenakan adanya perkembangan teknologi komunikasi. Perkembangan Sejarah Komunikasi Menjadi Empat Zaman 1. Era tribal (Tribal age)
Era tribal adalah era dimana indera pendengaran, penciuman dan perasa adalah indera yang dominan. Manusia pada saat itu belum dapat memaknai pesan secara mendalam, mereka hanya menerima pesan melalui mendengar. Bagi mereka, mendengar adalah meyakini. Pada masa ini, berita disampaikan dari mulut ke mulut seperti dongeng, musyawarah dan lain-lain.
2. Era Terpelajar (Literate age)
Zaman ini dinyatakan oleh adanya indra pengelihatan yang mulai mengambil peran dalam penerimaan pesan. Indera mata merupakan indera yang dominan. Munculnya abjad menyebabkan pengetahuan lebih mudah diakses. Era ini merupakan era dimana tulisan mulai berkembang, yang secara tidak sengaja memaksa seseorang untuk menjadi lebih individualistik dibandingkan pada era tribal. Sehingga muncul permulaan dimana orang berkomunikasi tidak harus melalui tatap muka, tapi dapat melalui cara lain, dalam hal ini tulisan.
3. Era Cetak (Print Age)
Penemuan mesin cetak dan munculnya revolusi industri menandai adanya era cetak. Era cetak ditandai dengan indera pengelihatan yang bersifat dominan pula. Pada era ini sangat dimungkinkan untuk membuat salinan esai, pengumuman, buku dan lain-lain. Masyarakat non-elite sekarang tidak merasa terbatasi dalam penerimaan informasi, mereka dapat mengakses informasi dalam jangkauan yang lebih luas. Dikarenakan adanya perkembangan inilah, manusia tidak harus menyimpan informasi dengan cara mengingat, namun mereka dapat melakukannya dengan cara menulis atau menyalinnya dengan mesin cetak. Informasi dapat disimpan dalam bentuk yang beragam dan penyimpanannya bersifat efisien.
4. Era elektronik (Electronic age)
Intelektual manusia yang terus berkembang berinovasi menciptakan alat teknologi komunikasi memunculkan era yang disebut era elektronik. Era ini ditandai dengan penemuan berbagai macam alat berbasis teknologi. Alat-alat tersebut berupa televisi, radio, komputer, laptop, telegram, faksimile, scanner, printer dan lain-lain. Pada era inilah kita sekarang berada, dimana manusia hidup dalam global village seperti yang dikatakan McLuhan. Global village memungkinkan manusia untuk saling berinteraksi dengan seseorang yang berada di luar benua dengan jangka waktu yang singkat. Teknologi telah mendominasi bagaimana kehidupan masyarakat masa kini berjalan.
Konsep Konsep dasar teori ini pertama kali dikemukakan oleh Marshall McLuhan (1964). Pemikirannya banyak dipengaruhi oleh mentornya, ekonom berkebangsaan Kanada Harold Adams Innis (1951). McLuhan adalah ilmuwan sekaligus kritikus sastra berkeangsaan Kanada. Ia menggunakan puisi, fiksi, politik, teater musikal dan sejarah untuk menunjukkan bahwa teknologi yang menggunakan media membentuk perasaan, pikiran, dan tindakan manusia. McLuhan menyatakan bahwa kita memiliki hubungan yang sifatnya simbiosis dengan teknologi yang menggunakan media. Manusia menciptakan teknologi, dan sebaliknya teknologi tadi membentuk manusia. Inilah yang menjadi konsep dasar dari teori ekologi media.

Asumsi Teori Ekologi Media 1. Media melingkupi setiap tindakan di dalam masyarakat.Kita tidak dapat melarikan diri dari media. Bahkan McLuhan menyebut angka, permainan, dan uang sebagai mediasi. Media-media ini mentransformasi masyarakat kita melalui permainan yang dimainkan, radio yang didengarkan, atau TV yang ditonton. Pada saat bersamaan, media bergantung pada masyarakat untuk “pertukaran dan evolusi”. 2. Media memperbaiki persepsi kita dan mengorganisasikan pengalaman kita. Kita secara langsung dipengaruhi oleh media. Media cukup kuat dalam pandangan kita mengenai dunia. Kita tanpa sadar termanipulasi oleh TV. Sikap dan pengalaman kita secara langsung dipengaruhi oleh apa yang kita tonton di TV, dan sistem kepercayaan kita dapat dipengaruhi secara negatif oleh TV. McLuhan mempersepsikan TV sebagai hal yang memegang peranan penting dalam pengikisan nilai-nilai keluarga. 3. Media menyatukan seluruh dunia.
Media menghubungkan dunia. McLuhan menggunakan istilah desa global (global village) untuk mendeskripsikan bagaimana media mengikat dunia menjadi sebuah sistem politik, ekonomi, sosial, dan budaya yang besar. Manusia tidak lagi dapat hidup dalam isolasi, melainkan akan selalu terhubung oleh media elektronik yang bersifat instan dan berkesinambungan. Media elektronik memiliki kemampuan untuk menjembatani budaya-budaya yang tidak akan pernah berkomunikasi sebelum adanya koneksi ini.





STUDI KASUS Penelitian telah dilakukan melalui wawancara kepada sepuluh orang mahasiswa. Efek kehadiran media massa secara fisik pada kalangan mahasiswa terlihat sangat nyata. Dalam kasus ini, menonton televisi telah menjadi budaya dan menjadi rutinitas yang dilakukan sehari-hari. Selain menonton televisi para responden juga mengaku menikmati media lainnya setiap saat untuk mengisi kegiatan mereka. Hal ini karena perkembangan teknologi komunikasi/informasi bergerak cepat membawa kita menuju era masyarakat informasi, dimana hampir segala aspek kehidupan dipengaruhi oleh keberadaan media yang semakin jauh memasuki ruang kehidupan manusia. Fakta yang telah disebutkan di atas menunjukkan bahwa khalayak tidaklah pasif. Khalayak dianggap aktif menggunakan media untuk memenuhi kebutuhannya. McLuhan menyatakan bahwa kita memiliki hubungan yang sifatnya simbiosis dengan teknologi yang menggunakan media. Manusia menciptakan teknologi, dan sebaliknya teknologi tadi membentuk manusia. Inilah yang menjadi konsep dasar dari teori ekologi media. Masyarakat yang belum mengenal huruf menjadi masyarakat yang canggih dengan perlatan cetak maupun elektronik.Menurut McLuhan media elektronik telah mengubah masyarakat secara radikal. Masyarakat sangat bergantung pada teknologi yang menggunakan media Contoh 2 Contoh 1 Kesimpulan Setelah melihat dan memahami uraian – uraian diatas maka kami dapat mengambil kesimpulan bahwa, . Marshall McLuhan mengatakan bahwa ekologi media berarti masyarakat sangat bergantung pada teknologi yang menggunakan media dan bahwa ketertiban sosial suatu masyarakat didasarkan pada kemampuannya untuk menghadapi teknologi tersebut. Media membentuk dan mengorganisasikan sebuah budaya.
Dalam teori ini, bukan isi yang penting dari suatu media, melainkan media itu sendiri yang lebih penting atau medium is the message. Frase tersebut merujuk pada kekuatan dan pengaruh medium terhadap masyarakat, bukan isi pesannya. Ini berarti bahwa bentuk media tersebut ada dalam pesan, sehingga menciptakan hubungan yang simbiotik dimana media dapat mempengaruhi perasaan seseorang. TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA :) Daftar Pustaka /www.komunikasi.us/index.php/mata-kuliah/media-convergence/3782-determinasi-teknologi-dan-media-richness
http://melekmedia.org/kajian/media-2-0/marshall-mcluhan-the-revolution-is-media/
http://unikradikal.blogspot.com/2010/12/tokoh-tokoh-ilmu-komunikasi-dunia.html
http://puuspitaolpr.blogspot.com/2011/07/ecology-media-by-marshall-mc-luhan.html
http://dhennyharyanto.blogspot.com/2011/07/media-ecology-with-marshall-mcluhan.html
[1] Studi mengenai Marshal McLuhan tentang Medium adalah Pesan: http://en.wikipedia.org/wiki/Marshall_McLuhan
[2] Wisnu Arya Wardhana. 1994. Teknik Analisis Radioaktif Lingkungan. Yogyakarta: Andi Offset. Hal. 3.
http://puuspitaolpr.blogspot.com/2011/07/ecology-media-by-marshall-mc-luhan.html
Morissan. Manajemen Media Penyiaran Strategi Mengelola Radio dan Televisi, Kencana. Jakarta. 2008.West, Richard dan Lynn H. Turner. 2010. Pengantar Teori Komunikasi Analisis dan Aplikasi Edisi 3.http://isukomunikasi.blogspot.com/2011/02/teori-ekologi-media-1.htmlhttp://vitakent.blogspot.com/2012/02/teori-ekologi-media.htmlhttp://wsmulyana.wordpress.com/2009/01/25/teori-difusi-inovasi/http://edukasi.kompasiana.com/2012/11/06/teori-determinasi-teknologi-dan-teori-utopianisme-506254.html
Full transcript