Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

strategic managment

No description
by

Dery Putri

on 7 October 2012

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of strategic managment

STRATEGIC IN ACTION Tujuan biasanya dinyatakan dalam pengertian-pengertian seperti pertumbuhan aset, pertumbuhan penjualan,profitabilitas, pangsa pasar,laba per saham dan tanggung jawab sosial. Each objective should also
be associated with a TIMELINE Apa itu strategi? Long Term Objectives : Tujuan harus bersifat :
- Kuantitatif
- Dapat diukur
- Realistis
- Dapat dimengerti
- Menantang
- Hierarkis
- Kongruen di lintas departemen
The Nature of
Long-term Objectives Tujuan yang dinyatakan secara jelas dan dikomunikasikan dengan baik , akan sangat penting bagi keberhasilan suatu perusahaan karena:
Tujuan membantu para pemangku kepentingan (stakeholder) memahami peran mereka dalam masa depan sebuah organisasi
Tujuan menyediakan landasan untuk pengambilan keputusan yang konsisten oleh para manajer yang memiliki nilai dan sikap yang berbeda-beda Tingkatan apa saja yang memerlukan tujuan jangka panjang ? Bondan Solly Sugardo
Derry Elly Chinthya Putri
Karina Khoirunisaa
Made Diah Ayu
Nikkie Samantha
Zhafarina Isti R
Merupakan representasi hasil-hasil yang diharapkan dari pelaksanaan strategi tertentu. Strategi merupakan tindakan yang harus diambil untuk mencapai tujuan jangka panjang. Perusahaan
Divisional
Fungsional suatu organisasi Cont.. Tujuan Keuangan vs Tujuan Strategi Tujuan Keuangan : Mencakup hal-hal yang berkaitan dengan pertumbuhan pendapatan , pertumbuhan laba, dividen yang lebih tinggi, margin laba yang lebih besar, pengembalian atas investasi (ROI) yang lebih besar, laba per saham yang lebih tinggi, harga saham yang meningkat dan arus kas yang membaik. Tujuan Strategi: Mencakup hal-hal seperti pangsa pasar yang lebih besar, waktu pengiriman yang lebih cepat dibandingkan pesaing, waktu rancangan barang ke pasar yang lebih singkat dibandingkan pesaing, biaya yang lebih rendah dibandingkan pesaing, kualitas produk yang lebih tinggi dibandingkan pesaing, memperoleh sertifikat ISO 14001, menjadi pemimpin tekhnologi dan secara konsisten menghasilkan produk yang baru atau lebih baik dan mendahului pesaing dll. Keuntungan dari memiliki tujuan perusahaan yang jelas, yaitu : Memberikan arahan dengan mengungkapkan ekspektasi
Mengikuti sinergi
Membantu evaluasi dengan cara melayani sebagai standar
Membangun prioritas
Mengurangi ketidakpastian
Minimize conflicts
Menstimulasi tenaga
Membantu dalam menentukan sumber daya
Membantu dalam merancang pekerjaan
Menjadi dasar untuk pengambilan keputusan yang lebih konsisten Memimpin Tanpa Tujuan Seorang pendidik yang tidak dikenal pernah mengatakan, “Jika Anda berpikir bahwa pendidikan itu mahal, maka terimalah kebodohan.”

Gagasan dibalik kata-kata tersebut juga berlaku untuk penetapan tujuan, oleh karena itu para penyusun strategis harus menghindari cara-cara alternatif berikut supaya tidak “memimpin tanpa tujuan”. Memimpin berdasarkan ekstrapolasi
Memimpin berdasarkan krisis
Memimpin berdasarkan subjektifitas
Memimpin berdasarkan harapan Alternatif-alternatif yang harus diambil agar para penyusun strategis tidak memimpin tanpa tujuan, yaitu : Balance Scorecard
Balanced scorecard terdiri dari dua kata yaitu (1) Kartu skor dan (2) balance
Kartu skor adalah kartu yang digunakan untuk mencatat skor hasil kinerja suatu organisasi atau individu.Sedangkan balance/seimbang dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa kinerja organisasi atau individu diukur secara seimbang dari dua aspek. Definisi BSC:
merupakan sebuah tekhnik evaluasi dan pengendalian strategis. Dinamakan BSC karena keyakinan mengenai kebutuhan perusahaan untuk “menyeimbangkan”ukuran finansial yang sering kali secara eksklusif digunakan dalam evaluasi dan pengendalian strategi dengan berbagai ukuran nonfinansial.

BSC merupakan evaluasi strategis dari empat perspektif yaitu :
Kinerja keuangan
Pengetahuan konsumen
Proses Bisnis Internal
Learning and growth

BSC yang efektif mencakup dua gabungan tujuan yaitu :
Tujuan Strategis dan Tujuan Keuangan.
Balance Scorecard merupakan sebuah alat untuk mengelola serta mengevaluasi strategi.
BSC saat ini dipakai oleh beberapa perusahaan kelas dunia seperti United Parcel Service, Sharp Corporation, 3M Corporation dan ratusan perusahaan lainnya.
Apa Tujuan dari BSC?
Tujuan BSC secara umum adalah untuk menyeimbangkan tujuan pemegang saham dengan tujuan konsumen dan operasional.
1. Integrasi ke depan (Forward Integration)
Usaha untuk memperoleh kepemilikan atau kendali yang lebih besar atas distributor atau peritel. Example : Apple Inc.
2. Integrasi ke Belakang (Backward Integration)
Strategi yang mengupayakan kepemilikan atau kendali yang lebih besar atas pemasok perusahaan. Example : Ford
3. Integrasi Horizontal (Horizontal Integration)
Strategi yang mengupayakan kepemilikan atau kendali yang lebih besar atas perusahaan pesaing Strategi-strategi intergrasi vertikal : Integration Strategies Intensive Strategies dibagi 3 tipe :
1. Penetrasi Pasar (Market Penetration)
Strategi yang mengusahakan peningkatan pangsa pasar untuk produk atau jasa yang ada di pasar saat ini melalui upaya-upaya pemasaran yang lebih besar

2. Pengembangan Pasar (Market Development)
Pengenalan produk atau jasa yang ada saat ini ke wilayah-wilayah geografis yang baru

3. Pengembangan Produk (Product Development)
Strategi yang mengupayakan peningkatan penjualan dengan cara memperbaiki atau memodifikasi produk atau jasa yang ada saat ini
Example : Starbucks

Intensive Strategies Terdiri dari 2 tipe:
a) Diversifikasi Terkait
menciptakan bisnis baru yang memiliki kesesuaian strategis lintas bisnis yang bernilai secara kompetitif

b) Diversifikasi Tak Terkait
menciptakan bisnis baru yang tidak memiliki hubungan lintas bisnis yang bernilai secara kompetitif Diversification Strategies a) Retrenchment /Strategi Reorganisasional
Perusahaan mengklasifikasi kembali biaya dan aset untuk mengembalikan situasi penjualan dan profit yang menurun
b) Divestiture
Perusahaan menjual satu divisi/bagian dari suatu organisasi untuk mendapatkan modal guna akuisisi atau investasi strategi lebih jauh
c) Liquidation
Perusahaan menjual aset, baik secara menyeluruh maupun secara terpisah atas kekayaan berwujudnya Defensive Strategies Michael’s Porter Five Generic Strategies Cost Leadership :
memproduksi barang-barang yang distandarisasi dengan biaya per unit yang sangat rendah untuk para konsumen yang peka terhadap harga
Tipe 1 Cost Leadership-Low Cost
Tipe 2 Cost Leadership-Best Value
Differentiation :
bertujuan menghasilkan produk atau jasa yang dianggap unik di industri dan diarahkan kepada konsumen yang relatif peka terhadap harga.
Focus :
memproduksi produk dan jasa yang memenuhi sekelompok kecil konsumen.
Tipe 4 Focus-Low Cost
Tipe 5 Focus-Best Value Memimpin Perubahan Bereaksi terhadap perubahan Mengantisipasi terhadap perubahan Ofensif Defensif Menghadapi Tantangan Laju Perubahan yang Cepat Outsourcing (Pengalihkontrakan) Keuntungan-keuntungan Pelaku Pertama Akuisisi Ekuitas Swasta Merger/Akusisi Joint Venture/Kemitraan Kerjasama diantara kompetitor Kerjasama Antara Kompetitor
Dalam perkembangannya, kerjasama antara kompetitor sering dijadikan strategi oleh perusahaan.
(+) Perusahaan-perusahaan yang mengadakan kerjasama akan saling berkontribusi hal yang bersifat khusus/istimewa. Ex : teknologi, distribusi, dasar penelitian atau kapasitas manufaktur.
(-) Ada kemungkinan perusahaan terlalu banyak memberikan informasi rahasia kepada perusahaan kompetitor ketika sedang bekerja sama.

Joint Venture/Kemitraan
Merupakan strategi yang dijalankan manakala dua atau lebih perusahaan membentuk sebuah persekutuan atau perkongsian sementara untuk menindaklanjuti peluang tertentu.
(+) Globalisasi menjadi alasan utama
(-) Dianggap lebih menjadi solusi untuk isi finansial dibandingkan dengan isu strategi.
Merger/Akuisisi
Merger terjadi manakala dua organisasi yang berukuran kurang lebih sama bersatu untuk membangun satu unit usaha.
Akuisisi terjadi ketika sebuah organisasi yang besar membeli sauatu perusahaan yang lebih kecil.
Faktor pendorong melakukan merger/akuisisi :
perubahan teknologi
kekuatan pasar yang meningkat
perkembangan usaha (termasuk efisiensi berproduksi)
menghindari persaingan yang ketat
Untuk menguasai teknologi bar Akuisisi Ekuitas Swasta
Membeli dengan harga rendah dan kemudian menjualnya kembali dengan harga yang tinggi.
Alasan utama mengapa banyak merger/akuisis tidak berhasil :
Kesulitan-kesulitan integrasi
Evaluasi targe yang kurang memadai
Akuisisi yang terlalu besar
Kesulitan dalam menyatukan budaya organisasi yang beragam
Turunnya semangat karyawan karena pemecatan atau relokasi Outsourcing (Pengalihkontrakan)
Merupakan bisnis baru yang berkembang dengan pesat yang melibatkan tindakan suatu perusahaan untuk mengambil alih operasi-operasi fungsional seperti sumber daya manusia, sistem informasi, penggajian, akuntansi, layanan konsumen dan bahkan pemasaran dari usaha lain.
Alasan penggunaan outsourcing :
Lebih murah
Memungkinkan perusahaan berfokus pada usaha inti
Memampukan perusahaan untuk menyediakan layanan yang lebih baik Keuntungan-keuntungan Pelaku Pertama
Mengacu pada manfaat yang mungkin diraih sebuah perusahaan dengan masuk ke pasar baru atau mengembangkan suatu produk atau jasa baru sebelum perusahaan pesaing melakukannya.
(+) mengamankan akses ke berbagai sumber daya langka
(+) memperoleh pengetahuan baru mengenai berbagai faktor dan isu penting
(+) menguasai pangsa pasar
(-) persoalan dan biaya yang tak terduga dan tak terantisipasi Educational Institution Medical Organization Governmental Agencies and Departement CONCLUSION Manajemen Strategis membuat sebuah organisasi menjadi lebih efisien dan lebih efektif. Walaupun manajemen strategis tidak menjamin keberhasilan sebuah organisasi akan tetapi prosesnya memungkinkan untuk pengambilan keputusan perusahaan yang baik untuk kelangsungan hidup perusahaan. Pengambilan keputusan itu harus diambil oleh orang-orang yang terlatih dalam bidang atau pengalamannya.
THANK YOU ANY QUESTION???
Full transcript