Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

seom

No description
by

zensa rahman

on 1 February 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of seom

photo credit Nasa / Goddard Space Flight Center / Reto Stöckli ASEAN Framework Agreement for The Integration of Priority Sectors Lomba Simulasi Sidang ASEAN Models
(LS2AM) ASEAN Framework Agreement for The Integration of Priority Sectors A historical decision: In October 2003, Asean leaders resolved in Bali to transform the region into an Asean Economic Community (AEC) by 2020. But, 22 August 2007 , the Economic Ministers of the ASEAN recommended that the target year be brought forward to 2015. The decision to establish the AEC will be remembered as a historical milestone comparable to the formation of Asean 39 years ago (on Aug 8, 1967).But the imperatives for greater cohesion and complementation in the region were as pressing then as now. Likewise, the challenges to community-building are as complex and daunting ASEAN Framework Agreement for The Integration of Priority Sectors 1. Agro- based product
2. Air Travel
3. Automotive
4. E-ASEAN
5. Electronic
6. Fisheries
7. Health Care
8. Rubber-based product
9. Textiles and apparels
10. Tourism
11. Wood based products
12. Logistic Service Organ-organ Sidang Pimpinan Sidang
- Chairman/chairperson : Bertugas memimpin jalannya sidang
- Vice-chairman/chairperson : membantu Chairman/chairperson dalam melaksanakan tugasnya Delegasi Sidang Delegasi sidang mewakili setiap negara anggota ASEAN,terdiri dari :

- Head Delegates : pemimpin delegasi negara yang diwakili,dan bertugas sebagai juru bicara dalam menyampaikan dan memperjuangkan kepentingan negaranya pada setiap agenda yang dibahas selama persidangan

- Vice Head Delegates : bertugas membantu head delegates serta berkoordinasi dengan anggota delegasi dan membuat catatan posisi negara (conceptor)

- Anggota Delegasi : mencatat jalannya sidang dan pada kesempatan tertentu melakukan pendekatan kepada anggota delegasi negara lainnya (Lobby) Teknik-teknik Persidangan - Negara-negara anggota ASEAN memakai konsep "roundtable" untuk pengaturan tempat duduk setiap delegasi negara sesuai "Alphabetical Order"

- Di setiap meja delegasi terdapat plakat nama negara dan bendera di sebelah kiri plakat Tata Cara Persidangan Menyatakan Pendapat ASEAN Secretariat : bertugas menjelaskan hasil pertemuan sebelumnya,serta masalah pending yang dibahas dalam persidangan,dan menyiapkan draft notulen persidangan - Dalam menyatakan pendapat, Head delegates sebaiknya meletakkan plakat nama negaranya secara berdiri dan Head delegates diperkenankan bicara setelah dipersilahkan oleh Chairman/Chairperson.

- Sebagai etika persidangan internasional,setiap delegasi tidak diperkenankan memotong secara langsung penjelasan yang sedang disampaikan oleh negara lainnya. Lobbying Melobi adalah tugas seluruh unsur delegasi. lobi biasanya dilakukan pada saat break time atau makan siang/malam dan disampaikan dengan tidak menyinggung delegasi negara lainnya Tahapan Sidang - Opening Statement by the Chairman
- Adoption of the Agenda
- Discussion On Matters stated in the Agenda
- Consideration and Adoption of the Report
- Closing Statement Jalannya Sidang ASEAN Chair --> membuka sidang dengan menyampaikan "opening remarks". Opening Remarks biasanya berisikan :
- Ucapan selamat datang kepada semua delegasi
- Overview remark hasil sidang yang lalu
- Agenda yang akan dibahas pada sidang yang akan berlangsung
- Penutup Setelah menyampaikan "opening remarks". Chair memimpin Sidang dengan meminta pandangan negara-negara anggota terhadap "provisional draft agenda" yang telah dibagikan Setelah agenda disetujui,chairman menyampaikan business arrangement, yaitu penyampaian mengenai pengorganisasian sidang yang akan dilakukan (biasanya tidak dikomentari oleh negara anggota)
yaitu : Policy Statement/General Statement Ucapan selamat kepada Chairman/chairperson yang terpilih
Terima kasih kepada negara yang telah menjadi tuan rumah (hosting country) Penyampaian policy dari masing-masing negara berkaitan dengan perkembangan isu-isu yang akan dibahas serta posisi negaranya Closing Policy Statement/General Statement berisikan : Dalam kaitan ini,misalnya dapat dibahas mengenai penambahan satu agenda baru untu sidang mendatang atau hal-hal lainnya. Other matters--> setelah substansi sidang selesai dibahas,dibahas mengenai hal-hal lain yang biasanya tidak terkait dengan substansi sidang yang telah dibahas. General Debate --> masing-masing negara melakukan negosiasi untuk berjuang menggokan kepentingan nasional masing-masing negaranya Pembahasan laporan hasil sidang (Summary Record of Discussion) Closing Remarks oleh Chairman/Chairperson Closing Remarks oleh negara anggota peserta sidang (biasanya diwakili oleh salah satu Delegasi yang mengatasnamakan Delegasi yang lainnya) Penentuan tempat dan tanggal sidang selanjutnya oleh ASEAN Secretariat Sidang Selesai Terima Kasih Good Luck !!
Full transcript