Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Kepribadian muhammadiyah

No description
by

Atik Nur Afira

on 18 October 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Kepribadian muhammadiyah

A. Pendahuluan
Muhammadiyah memiliki misi " amar ma'ruf nahi munkar" dan selalu mendasarkan pada ar-ruju'u ila al-qur'an wa as-sunnah.


Pilar Gerakan Muhammadiyah
Amar Ma'ruf dan Nahi Munkar, yang berdasarkan :
Menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud masyarakat utama, adil dan makmur yang iridlai Allah SWT
Proses Munculnya Nasakom
berawal dari Presiden Soekarno selaku Kepala Pemerintahan membentuk kabinet atau dewan menteri mengikut sertakan tiga kekuatan politik pemenang pemilu 1955 (PNI, NU, PKI), kecuali masyumi-sebagai pendukung utamanya. Nasakom merupakan perwujudan ide lama soekarno yang telah dikonsepkan tahun 1927 dengan sebutan Nasikom (Nasionalis, islam dan komunis)
Masyumi
Suatu partai islam yang lahir di Jogjata di Madrasah Mu'alimin Muhammadiyah
Identitas Muhammadiyah
Kepribadian muhammadiyah
oleh : atik nur afira (003)

sebagai Gerakan Moral
sebagai Gerakan Pendidik
QS. Ali Imran : 104
Tujuan Muhammadiyah
Sejarah Perumusan Kepribadian Muhammadiyah
Disahkan oleh Muktamar Muhammadiyah ke-35 tahun 1962 di Jakarta
Pada masa kepimpinan H.M. Yunus Anis (1959-1960)
pada jaman Demokrasi Terpimpin atau disebut NASAKOM
namun gagasan tersebut sejak tahun 1945-1959 tidak bisa diwujudkan, karena pemerintahan menerapkan sistem parlementer, dimana presiden tidak mempunyai peran dalam menentukan warna dan kebijakan pemerintah.
Hasil kongres umat islam pada tanggal 7-8 nopember 1945.
Ki Bagus Hadikusumo
KH. Fakih Usman
Prof. Kahar Muzakir
Prof Hamka
HA. Malik Ahmad
Mr. Kasman Singodimejo
HM. Yunus Anis
H. Binjamin
KH. Hasan Basri
Anwar Haryono
KH.R. Hajid
AR. Fachruddin
M. Mawardi
H.A. Hamid Bkn
Prawiroyuwono
dr. Sukiman Wiryosanjoyo dsb
Berjuang Memimpin Masyumi
3 Juli 1948 syarikat islam mengundurkan diri dari masyumi menjadikan dirinya sebagai Partai Syarikat Islam Indonesia
5 April 1952 disusul dengan NU
1945-1951 Ki Bagus Hadikusuma Ketua PPMU
dan Dewan Pimpinan Masyumi
Orde baru Fakih Oesman Ketua PPMU
Sejarah singkat
ditengah tengah kegalauan , PPMU menyelenggarakan kursus PPMU se-Indonesia di Jogjakarta pada bulan Ramadhan 1381H (1961)
Setelah KH.Fakih Usman menyampaikan ceramahnya, dibentuklah TIM perumus "Kepribadian Muhammadiyah"
KH. FAkih Usman
dikenal dengan seseorang yang kaya pengalaman, luas ilmunya dan mendalam ruhul islamnya yang dapat mengunggah semangat para pemimpin muhammadiyah saat itu.
Agenda sidang tanwir
25-28 Agustus 1962
Fungsi Kepribadian Muhammadiyah
sebagai landasan, pedoman dan pegangan setiap gerak langkah muhammadiyah menuju cita-cita terwujudnya masyarakat islam yang sebenar-benarnya
Isi kepribadian Muhammadiyah
dihasilkan di muktamar ke 35 di jakarta atau dikenal dengan muktamar setengah abad.
Matan text Kepribadian Muhammadiyah
1. Apakah Muhammadiyah itu
Muktamar setengah abad
Muktamar ke 35 di Jakarta lahirlah "Matan rumusan kepriadin muhammadiyah
2. Dasar amal usaha dan perjuangan Muhammadiyah
3. Pedoman amal usaha dan perjuangan muhammadiyah1. Apakah Muhammadiyah itu
4. Sifat muhammadiyah
2001
2007
2013
Apakah Muhammadiyah Itu ?
Muhammadiyah adalah suatu persyarikatan.
suatu gerakan islam yang berasakan
Amar Ma'ruf Nahi Munkar yang dimaksudkan untuk perorangan dan masyarakat.
Dasar Amal Usaha dan Perjuangan Muhammadiyah
Muhammadiyah mendasarkan segala gerak dan amal usahanya atas prinsip-prinsip dalam
Muqadimah Anggaran Dasar
nya, yaitu :
Pedoman Amal Usaha dan Perjuangan Muhammadiyah
"Berpegang teguh akan ajaran Allah dan Rasul-nya, bergerak membangun disegala bidang dan lapangan dengan menggunakan cara serta menempuh jalan yang diridlai Allah SWT."
2004
2007
2013
2010
2001
Sifat Muhammadiyah
1. Beramal dan berjuang untuk perdamaian dan kesejahteraan
2. Memperbanyak kawan dan mengamalkan ukhuwah islamiyah
3. Lapang dada, luas pandangan dengan memegang teguh ajaran islam
4. Bersifat keagamaan dan kemasyarakatan
5. Mengindahkan segala hukum, undang-undang, peraturan serta dasar negara yang syah
6. Amar ma'ruf nahi munkar dalam segala lapangan serta menjadi contoh teladan yang baik
7. Aktif dalam perkembanga masyarakat dengan maksud ishlah dan pembangunan sesuai dengan ajaran islam
8. Kerjasama dengan golongan agama islam manapun dalam usaha menyiarkan dan mengamalkan agama islam
9. Membantu pemerintah serta bekerja sama dengan golongan lain sebagai pemelihara dan membangun negara
10. Bersifat adil serta korektif ke dalam dan keluar dengan bijaksana
Penjelasan Kepribadian Muhammadiyah
a. Apakah Muhammadiyah Itu
Hakikat kepribadian muhammadiyah
Muhammadiyah sebagai gerakan islam
Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah
Muhammadiyah sebagai gerakan tajdid
b. Dasar Amal Usaha dan Perjuangan Muhammadiyah
c. Pedoman Amal Usaha dan Perjuangan Muhammadiyah
d. Sifat Muhammadiyah
Kepada siapa kepribadian muhammadiyah kita pimpinkan/berikan
Cara memberikan atau menentukan

Apakah Muhammadiyah Itu
Hakikat kepribadian Muhammadiyah adalah wajah dan wijhahnya persyarikatan muhammadiyah. wajah tersebut mencerminkan tiga predikat yang melekat kuat sebagai Asy Syakhsiyah atau jati dirinya secara utuh.
Muhammadiyah Gerakan Islam
Muahammadiyah seagai gerakan islam didasarkan pada segi asas aqidah perjuang muhammadiyah.
Muhammadiyah menjadikan dinul islam sebagai subyek (sumber nilai) dan sumber obyek (sumber konsep) perjuangan.
Muhammadiyah Sebagai Gerakan Dakwah
Dilihat dari arti bahasa (etimologi) , Dakwah berasal dari kata da'a, yad'u,da'watan, berati seruan, ajakan, atau panggilan. sedangkan dilihat dari arti istillah (terminologi) berarti penyampaian islam kepada manusia, baik secara lisan, tulisan ataupun lukisan.
sedangkan secara istilah, setidaknya ada beberapa batasan atau definisi sebagai berikut :
Lanjutan
Tujuan Akhir & Tujuan Umum
A. Agar umat manusia menyembah kepada Allah
B. Agar umat manusia bersedia menerima islam sebagai agamanya
C. Dakwah ditujukan untuk merubah sistem pemerintahan
Tujuan dakwah islamiyah secara proporsional meliputi tiga sasaran
Objek yang dijadikan sasaran dakwah mad'u
Pedoman Amal Usaha dan Perjuangan Muhammadiyah
Rosullah bersabda :
Menata kembali amal agamanya pada golongan yang sudah islam, yang memiliki 3 kategori
Tajdid
Dasar Amal Usaha dan Perjuangan Muhammadiyah
Muhammadiyah sebagai Gerakan Tajdid
Prestasi dari Gerakan Tajdid
Hal tersebut terbagi menjadi 2:
kepada yang telah islam bersifat tajdid
kepada yang belum islam bersifat seruan atau ajakan
Hidup manusia harus berdasarkan tauhid, ibadah dan taat kepada Allah SWT
Hidup manusia harus bermanfaat
Mematuhi ajaran-ajaran agama islam
Menegakkan dan menjunjung tinggi agama islam dalam masyarakat
ittiba' kepada langkah perjuangan Nabi Muhammad SAW
Melancarkan amal usaha dan perjuangan dengan ketertiban organisasi
Persyarikatan muhammadiyah adalah gerakan islam yang didirikan pada tanggal 8 Dzulhijjah 1330 H atau 18 Nopember 1912 M.
K.H Ahmad Dahlan dengan muhammadiyah yang didirikannya bahkan sering dikategorikan sebagai bagian dari matarantai gerakan islam pembaruan didunia islam seperti dipelopori oleh Ibn Taimiyah, Muhammad bin Abdi Wahhab, Jamaluddin Al-Afghani, Muhammad Abduh, dan Rasyid Ridha dalam gerbong moderni islam abad ke-20
1. Segala aktivitas dan usaha untuk mengubah satu situasi tertentu kearah lain yang lebih baik, sesuai dengan ajaran islam.

2. Usaha-usaha menyerukan dan menyampaikan kepada perorangan manusia dan seluruh umat konsepsi islam tentang pandangan dan tujuan hidup didunia, yang meliputi amar ma'ruf nahi munkar, dengan berbagai media dan cara yang baik membimbing mengamalkannya dalam perikehidupan perorangan, keluarga (
usrah
), masyarakat dan bernegara.

3. Mengajak dan menyeru manusi atau masyarakat kepada ajaran islam dengan memberikan pengertian dan kesadaran akan kebenaran ajaran-ajaran islam sehingga manusia atau masyarkat dapat menginsyafi akan kebaikan, kelebihan, dan keutamaan islam bagi pembentukan pribadi yang utama, dan bagi mengatur ketertiban hidup bermasyarakat dalam segala aspek kehidupan, seperti bidang
'iktiqad, ibadah, akhlak, kebudayaan, pendidikan-pengajaran, ilmu pengetahuan, sosial, ekonomi, juga dalam bidang kenegaraan-politik dan sebagainya
1. Tujuan Vertikal
2. Tujuan Horizontal
Orang yang belum islam (umat dakwah)
Orang yang sudah islam (umat ijabi)
I'adah (pemulihan)
Ibanah (memisahkan)
Ihya' (menghidupkan)
Arti
"Pemurnian"
tajdid dimaksudkan sebagai pemeliharaan matan ajaran islam yang berdasarkan dan bersumber kepada
al-Qur'an dan al-Sunnah al-Maqbulah.
Membersihkan islam dari pengaruh dan kebiasaan yang bukan islam
Reformasi doktrin islam dengan pandangan alam pikiran modern
Reformasi ajaran islam dan pendidikan islam
Mempertahankan islam dari pengaruh dan serangan orang di luar islam
yaitu mengembalikan pemahaman dan pengamalan umat terhadap
dinul islam
secara murni yang meliputi benar dan tepat sesuai Al-Quran dan Sunnah Rasullah SAW
prinsip di MADM:
a. Hidup manusia harus berdasarkan tauhid, ibadah dan taat kepada Allah semata-mata
b. Hidup manusia bermasyarakat
c. Menegakkan ajaran islam dengan keyakinan bahwa ajaran islam adalah satu-satunya landasan kepribadian dan ketertiban bersama untuk kebahagiaan dunia dan akhirat
d. Menegakkan dan menjunjung tinggi agama islam dalam masyarakat adalah wajib, sebagai ibadah kepada Allah dan berbuat ihsan dan islah kepada kemanusiaan
e. Ittiba' kepada langkah perjuangan Nabi Muhammad SAW
f. Melancarkan amal usaha dan perjuangannya dengan ketertiban organisasi
"Het Doel Beilight De Middelen"
dari Nicollo Machiavelli (1469-1527)
"Siapa menyuruh berbuat baik hendaklah dengan cara yang baik pula"
Cara memberikan atau menentukan kepribadian Muhammadiyah harus dengan teori dan praktik penanaman, pengertian dan pelaksanaan sebagai berikut:
1. Penandaan atau pendalaman pengertian tentang da'wah dan bertabligh
2. menggembirakan dan memantapkan tugas berda'wah
3. keadaan merea -prawarga-hendaklah ditugaskan dengan tugas yang tentu-tentu, bukan dengan sukarela
4. sesuai dengan masa itu, perlu dilakukan dengan musyawarah yang sifatnya mengevaluasi tugas-tugas itu

lanjutan..
5. sesuai dengan suasana sekarang, perlu pula dilakukan dengan formalitas yang menarik, yang tidak melanggar hukum-hukum agama dan juga dengan memberikan bantuan logistik

6. pimpinan cabang, ranting bersama-sama dengan anggota-anggotanya memusyahwarahkan sasaran-sasarn yang dituju, bahan-bahan yang perlu dibawakan dan pembagi petugas-petugas sesuai dengan kemampuan dan sasarannya.

7. pada musyawarah yang melakukan evaluasi, sekaligus dapat ditambahkan bahan-bahan atau bekal yang diperlukan, yang akan dibagikan kepada warga selaku mubaligh dan mubalighot.
NU
PKI
Al- An'am 162-163
Al - Baqarah : 209
Full transcript