Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

konsep e-learning

pengetahuan tentang e-learning dan implementasinya di bidang pendidikan
by

a syaifuddin yusuf

on 17 September 2012

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of konsep e-learning

A. Syaifuddin Yusuf R., S.Kom.
Evi Azizatus Sholikhah, S.Kom.
Mega Kartika Putri, S.Pt.
Saptaningsih, S.Ag. Pendekatan Pembelajaran
e-learning Hakektnya tidak ada yang salah atau yang benar, karena semua kata tersebut dapat digunakan sebagai terminologi yang benar.
Pada makalah ini akan digunakan kata e-learning untuk penyeragaman. Istilah:
e-learning,
elearning, atau
eLearning? Darin E. Hartley (2001) yang menyatakan:
”e-learning merupakan suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media Internet, Intranet atau media jaringan komputer lain.” Pengertian Dari definisi diatas Romi (2008) menyimpulkan tiga poin utama pembentuk e-learning:
Metode belajar mengajar baru yang menggunakan media jaringan komputer dan Internet;
tersampaikannya bahan ajar (konten) melalui media elektronik. Otomatis bentuk bahan ajar juga dalam bentuk elektronik (digital);
adanya sistem dan aplikasi elektronik yang mendukung proses belajar mengajar. Disarikan menjadi:
Infrastruktur e-learning
Sistem dan Aplikasi e-learning
Konten e-learning Open Learning dan Distance Learning memiliki pengertian berbeda, namun keduanya lebih digunakan secara bersamaan. Beberapa open university menggunakan istilah Open and Distance Learning (ODL) dalam penggunaan kedua isilah tersebut. Terminologi Open Learning
dan Distance Learning Fungsi
Suplemen (tambahan)
Komplemen (pelengkap)
Substitusi (pengganti)
Tujuan
Jadikan pengguna (siswa) sebagai fokus pengembangan. Fungsi dan Tujuan pendekatan
e-learning Apakah pengimplementasian e-learning sudah perlu?
Implementasi e-learning merupakan inisiatif mandiri atau instruksi dari pusat?
Berapa biaya mengkonversikan kegiatan pembelajaran di dalam kelas ke dalam format multimedia elektronik?
Perlukah semua kegiatan belajar dimigrasikan?
Melakukan migrasi sendiri atau minta bantuan?
Bagaimana memeriksa efektivitas proses migrasi?
Siapa manusia yang terlibat dalam penerimaan perubahan?
Bagaimana mengimplementasikan migrasi yang terbaik? Implementasi e-learning Tahapan Pengambangan Software Implementasi
Teori Pembelajaran Informasi tentang unit-unit terkait dalam proses belajar mengajar
Tujuan dan sasaran
Silabus
Metode pengajaran
Jadwal kuliah
Tugas
Jadwal Ujian
Daftar referensi atau bahan bacaan
Profil dan kontak pengajar
Kemudahan akses ke sumber referensi
Bahan ajar (ebook, multimedia) dan buku teks
Bahan presentasi
Contoh ujian yang lalu
FAQ (frequently asked questions)
Sumber-sumber referensi untuk pengerjaan tugas
Situs-situs bermanfaaat Komunikasi dalam kelas
Forum diskusi online
Mailing list diskusi
Papan pengumuman yang menyediakan informasi (perubahan jadwal kuliah, informasi tugas dan deadline-nya)
Sarana untuk melakukan kerja kelompok
Sarana untuk sharing file dan direktori dalam kelompok
Sarana diskusi untuk mengerjakan tugas dalam kelompok
Sistem ujian online dan pengumpulan feedback halaman siswa (pra-login) Implementasi Pembelajaran Halaman siswa (pasca-login) Halaman instruktur/ guru Halaman admin Kompetensi yang harus
dimiliki Guru Pengoperasian perangkat komputer/ laptop dan internet. Terkadang dibutuhkan pula webcam, teleconference.
Teknis pengelolaan LMS yang berkaitan dengan materi ajar (upload, embed,download )
Kemampuan menulis.
Penyusunan bahan ajar berbasis e-learning (bahan ajar digital/ ebook, presentasi, animasi pembelajaran, video pembelajaran) Kesiapan SDM
Kemauan untuk belajar dari penyelenggara e-learning
Ketersediaan tenaga ahli
Perubahan kultur kerja yang meningkat drastis (dari konvensional menjadi berbasis media elektronik/ digital)
Kesiapan siswa untuk dituntut belajar secara aktif (active learning) maupun dari segi ekonomi (peningkatan intensitas akses internet diluar jam sekolah)
Penerimaan masyarakat terhadap implementasi e-learning
Biaya operasional
Pengadaan sarana pendukung
Akses internet
Dukungan pemerintah Tantangan Dari segi teknis/ pelaksanaan
Koneksi internet lambat/ tidak lancar
Perawatan/ maintenance sistem e-learning harus berkala
Perawatan/ maintenance sarana yang tidak murah
Keamanan sistem e-learning menghadapi ancaman dan gangguan dari luar
Dari segi human factor
Menjaga kebiasaan/ habitat active learning pada siswa
Partisipasi guru/ penyelenggara pendidikan berhenti
Perubahan kebijakan sekolah Hambatan Kesimpulan Dalam langkah awal pengembangan e-learning, analisis kebutuhan memegang peranan penting terhadap keberhasilan dan keberlanjutan e-learning. Terima Kasih Questions ? Chatib, Munif. 2012. Gurunya Manusia: Menjadikan Semua Anak Istimewa dan Semua Juara. Mizan: Jakarta.
Darin E. Hartley. 2001. Selling e-Learning, American Society for Training and Development
Freeman, Richard . 2002. Planning and Implementing Open and Distance Learning Systems: a Handbook For Decision Makers. The Commonwealth Of Learning: Canada. http://www.fao.org/sd/erp/toolkit/BOOKS/odlplanning.pdf
Glossary of e-Learning Terms. 2001. LearnFrame.Com
Romi Satria Wahono. 2008. Meluruskan Salah Kaprah tentang e-Learning. 23 Januari 2008.
http://ilmukomputer.com/
http://romisatriawahono.net/2008/02/27/meluruskan-salah-kaprah-tentang-e-learning/
Siahaan, Sudirman. 2002. e-learning (Pembelajaran Elektronik) sebagai Salah Satu Alternatif Kegiatan Pembelajaran. www.depdiknas.go.id.
Referensi
Full transcript