Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

SEMINAR KERJA PRAKTEK

No description
by

on 20 November 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of SEMINAR KERJA PRAKTEK

SEMINAR KERJA PRAKTEK
BAB I
PENDAHULUAN
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV
PENUTUP
PEMELIHARAAN PEMUTUS TENAGA (PMT)MEDIA PEMADAM BUSUR API GAS SF6 PADA GI 150 KV PEMECUTAN KELOD
Oleh :
I PUTU SUDIARTA
NIM. 0904405024

GAMBARAN UMUM
GARDU INDUK PEMECUTAN KELOD
Salah satu dari 14 Gardu Induk yang ada di Bali
Diresmikan dan dioperasikan tanggal 21 Juni 2008 oleh Dirut PT PLN Fahmi Mochtar
Mendapat suplai daya 150 kV dari Gardu Induk Kapal
Menyuplai beban 20 KV untuk 14 penyulang
Menyalurkan daya listrik ke GIS Bandara dan GI Pesanggaran
memiliki 2 unit trafo kapasitas 60 MVA
tengah mempersiapkan pengoperasian 1 unit kapasitor 25 MVAR perencanaan penambahan 1 unit tranformator
STRUKTUR ORGANISASI
GARDU INDUK PEMECUTAN KELOD
TUJUAN
tujuan dari kerja praktek ini adalah untuk mengetahui dan memahami cara pemeliharaan pada pemutus tenaga (PMT) media pemadam busur api gas SF6 di Gardu Induk 150 KV Pemecutan Kelod. 

RUANG LINGKUP
pemeliharaan Pemutus Tenaga (PMT) pada Gardu Induk Pemecutan Kelod mengenai pengukuran yang dilakukan dalam keadaan peralatan tidak bertegangan (Off Line) / Shutdown Function Check yang meliputi pengukuran dari :
1. nilai tahanan isolasi,
2. tahanan kontak,
3. keserempakan (Breaker Analyzer),
4. tahanan pentanahan (grounding).

Pemutus Tenaga (PMT)
di Gardu Induk 150 kV
Sakelar Pemutus Tenaga (PMT) adalah suatu peralatan pemutus rangkaian listrik pada suatu sistem tenaga listrik, yang mampu untuk membuka dan menutup rangkaian listrik pada semua kondisi, termasuk arus hubung singkat, sesuai dengan ratingnya. Juga pada kondisi tegangan yang normal ataupun tidak normal.

Bagian-Bagian Utama
PMT Gas SF6
Pedoman Pemeliharaan
Berdasarkan fungsinya dan kondisi peralatan bertegangan atau tidak, jenis pemeliharaan pada Pemutus Tenaga (PMT) dapat dikelompokkan sebagai berikut:
1. In Service / Visual Inspection
2. In Service Measurement / On Line Monitoring
3. Shutdown Measurement / Shutdown Function Check
4. Overhaul
5. Pasca relokasi / Pasca Gangguan

Pengukuran Tahanan Isolasi
Pengukuran tahanan isolasi pemutus tenaga (PMT) ialah proses pengukuran dengan suatu alat ukur Insulation Tester (megger) untuk memperoleh hasil (nilai/besaran) tahanan isolasi pemutus tenaga. Besar dari nilai tahanan isolasi pemutus tenaga (PMT) diharapkan mencapai nilai yang sebesar – besarnya. Standar VDE Catalouge 228/4 yaitu 1 kV / 1 Mega OhmΩ.

Shutdown Measurement / Shutdown Function Check
Pengukuran Tahanan Kontak
Pengukuran Tahanan Kontak PMT ini dilakukan saat posisi tertutup atau close. Dengan menggunakan alat ukur micro ohmmeter. Besar dari nilai tahanan kontak PMT diharapkan mencapai nilai yang serendah – rendahnya, hal ini didasarkan pada panduan pemeliharaan PMT ”United States Department of The Interior Bureu of Reclamation” tahun 1999 yaitu tahanan kontak maksimal adalah 50 mikro ohm.

Shutdown Measurement / Shutdown Function Check
Pengukuran Keserempakan (Breaker Analyzer)
Pengukuran breaker analyzer pada PMT digunakan untuk mengukur kecepatan PMT saat membuka atau menutup. Sedangkan satuan yang digunakan adalah ms (mili sekon). Jadi ketika PMT dilepas secara bersamaan maka akan terlihat keserempakannya. Pada waktu PMT trip akibat suatu gangguan pada system tenaga listrik diharapkan PMT bekerja dengan cepat sehingga clearing time yang diharapkan sesuai standar SPLN No 52-1 1983 untuk system 150 kV = 120 mili detik.

Shutdown Measurement / Shutdown Function Check
Pengukuran Pentanahan (Grounding)
Pengukuran tahanan pentanahan pada peralatan PMT yang diukur adalah sistem tahanan pentanahannya, dengan cara ground yang terdapat pada PMT dihubungkan alat ke tanah dengan jarak 5 meter. Satuan yang dipakai dalam pengukuran tahanan pentanahan adalah ohm. standar pengujian tahanan tanah menurut IEEE std 80 : 2000 (guide for safety in ac substation – grounding), yakni besarnya nilai tahanan pentanahan untuk PMT pada gardu induk 150 KV adalah ≤ 1 ohm.

Shutdown Measurement / Shutdown Function Check
Pemutus Tenaga (PMT)
di Gardu Induk 150 KV Pemecutan Kelod
Pemutus Tenaga (PMT)
di Gardu Induk 150 KV Pemecutan Kelod
Hasil Pemeliharaan Pemutus Tenaga (PMT) SF6 pada Gardu Induk 150 KV Pemecutan Kelod Pengukuran Tahanan Isolasi
Hasil Pemeliharaan Pemutus Tenaga (PMT) SF6 pada Gardu Induk 150 KV Pemecutan Kelod Pengukuran Tahanan Kontak
Hasil Pemeliharaan Pemutus Tenaga (PMT) SF6 pada Gardu Induk 150 KV Pemecutan Kelod Pengukuran Keserempakan (Breaker Analyzer)
Hasil Pemeliharaan Pemutus Tenaga (PMT) SF6 pada Gardu Induk 150 KV Pemecutan Kelod Pengukuran Pentanahan (Grounding)
SIMPULAN
1. Pengukuran Tahanan Isolasi pada Pemutus Tenaga (PMT) SF6 Pemecutan Kelod sudah mencapai Standar VDE Catalouge 228/4 yaitu 1kV/1 Mega OhmΩ.

2. Pengukuran Tahanan Kontak yang dilakakukan sudah memenuhi standar berdasarkan pada panduan pemeliharaan PMT SF6 ”United States Department of The Interior Bureu of Reclamation” tahun 1999 yaitu tahanan kontak maksimal adalah 5 mikro ohm.

3. Pada Pengukuran Keserempakan (Breaker Analyzer), Pemutus Tenaga (PMT) layak digunakan karena masih dalam batas yang diijinkan menurut standar SPLN No 52-1 1984 untuk system 150 KV yaitu < 120 ms (mili sekon).

4. Pada Pengukuran Pentanahan (Grounding), Pemutus Tenaga (PMT) layak digunakan karena masih dalam batas yang diijinkan menurut pengujian Standart IEEE std 80 : 2000 (guide for safety in ac substation – grounding), yakni besarnya nilai tahanan pentanahan untuk gardu induk 150 KV adalah ≤ 1 ohm.

SARAN
1. Bila dilihat dari analisis, PMT memang masih mampu melindungi peralatan dari trip/hubung singkat, tetapi kemungkinan kegagalan perlindungan masih terjadi, untuk itu disarankan melakukan pengecekan/pengujian yang rutin terhadap PMT untuk memastikan umur komponen lebih lama dan unjuk kerja yang lebih baik, normal sesuai dengan fungsinya.

2. Pemutus Tenaga (PMT) yang menggunakan media gas SF6 harus selalu dilakukan monitoring tekanan gas SF6 untuk keandalan dalam bekerja.
Full transcript