Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

IDEOLOGI SOSIALISME

No description
by

Salman Izzatul Islam

on 30 September 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of IDEOLOGI SOSIALISME

Sosialisme mula mula muncul sebagai reaksi terhadap kondisi buruk yang dialami rakyat dibawah sisitem kapitalisme liberal yang tamak
Dehumanisasi yang dilakukan oleh kaum borjuis dan kapitalisme mencapai puncaknya pada akhir abad ke19.
Masih Sejarahnya
Ideologi adalah kumpulan ide atau gagasan.
Sosialisme adalah pandangan hidup dan ajaran kamasyarakatan tertentu, yang berhasrat menguasai sarana-sarana produksi serta pembagian hasil-hasil produksi secara merata.
Pengertian
Ideologi Sosialisme
Faham sosialisme ini sebenarnya telah ada sejak sebelum Karl Marx tampil sebagai tokoh Legendaris.
St. Simon dipandang sebagai bapak sosialisme karena dialah orang pertama yang menyerukan perlunya sarana sarana produksi dimiliki sepenuhnya oleh pemerintah/negara.
Sejarah Lahirnya Ideologi Sosialisme
Liberal : Masalah ketuhanan adalah masalah pribadi
Komunis : Penganut demokrasi ini tidak percaya kepada Tuhan
Sosialisme : Warga negara bebas beragama
Fasisme : Menolak konsep persamaan tradisi yahudi kristen (dan juga Islam)
Pancasila : Masalah agama adalah hak pribadi (berhak memilih kepercayaan masing-masing).
Ditinjau dari Agama
Liberal: Warga Negara mempunyai kebebasan yang luas untuk bertindak, asal tidak melanggar hukum
Komunis: Hukum yang berlaku disana kurang ketat, sehingga keadaan kaum ada batasan -batasan tertentu.
Sosialisme: Demokrasi kolektivitas diutamakan masyarakat sama dengan negara.
Fasisme : Hukum untuk melindungi penguasa.
Pancasila: Warga Negara menganut aturan sesuai dengan UUD 1945.
Ditinjau dari Hukum
Liberal : Dalam perekonomian membuka persaingan sekuat-kuatnya
Komunis: Sistem ekonomi diatur sentralistis atau penguasaan oleh pusat atau Negara kalau ada ekonomi swasta ia sangat terbatas
Sosialisme : Sistem sosialisme berpandangan kemakmuran individu hanya mungkin tercapai bila berpondasikan kemakmuran bersama dan merupakan faktor-faktor produksi yang merupakan kepemilikan sosial.
Ditinjau dari Ekonomi
IDEOLOGI SOSIALISME
Pada akhir abad ke-19, sosialisme pun pecah kedalam berbagai aliran seperti sosialisme demokrat, komunisme ala Marx, sosialisme anarkis ala Bakunin, Marxisme Leninisme, sosialisme ala Kautsky, sosialisme Kristen, dan lain lain
Masih Sejarahnya
Sosialisme berpegang pada prinsip-prinsip kesederajatan dan pemerataan
Paham ini memiliki pemikiran ekonomi negara centeris, yakni untuk mengatasi kesenjangan
Pemikiran politik sosialisme adalah bahwa negara sangat diperlukan guna membina dan mengkoordinasikan kebersamaan
Pemikiran keagamaan sosialisme dipengaruhi kuat oleh pemikiran yang berdasarkan ajaran agama bahwa manusi harus saling tolong menolong. (Rejaj)
Ciri-ciri Ideologi Sosialisme
Perbandingan Ideologi Sosialisme dengan Ideologi Liberalisme, Komunis, Fasisme dan Pancasila
Fasisme : Peran Negara sangat kecil, Kapitalisme dan Monopolisme.
Pancasila : Sistem perekonomian melibatkan pemerintah. Para pengusaha swasta dan seluruh rakyat baik golongan ekonomi lemah maupun golongan ekonomi aktif/kuat. Dalam usaha mencapai kemakmuran bangsa saling membantu kegiatan ekonomi.
Ditinjau dari Ekonomi
Alasan PDIP dan Golkar bekerjasama dengan PKT semata-mata untuk pengembangan dan perbaikan sistem kepengurusan partai. Kerjasama itu meliputi mempelajari sistem pengkaderan, sitem administrasi hingga managemen pengembangan yang tidak ada hubungannya dengan perubahan ideologi dari Pancasila menuju Komunis.
Alasan PDIP dan Golkar Bekerjasama dengan PKT (Partai Komunis Tiongkok)
Full transcript