Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Presentasi SIdang Proposal

No description
by

Ica Sanggryna Caesarynka

on 9 September 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Presentasi SIdang Proposal

NONSKRIPSI
An' Nisa Sanggrina
2009.13.0563
PAC 13-1B

1. Kehadiran Anak Autis yang tidak diterima ditengah kehidupan masyarakat secara umum, terdapatnya banyak permasalahan yang muncul dari lingkungan.
2. Permasalahan pemahaman yang salah terhadap autisme itu apa. Banyak orang yang salah persepsi tentang penegertian Autisme.
Pra Produksi
1. Mencari Tema Lagu
2. Menentukan Judul
Lagu
3. Membuat Lirik Lagu
4. Membuat Struktur
Lagu
a. Bait
b. Pre-chorus
c. Reff
d. Bridge
5. Membuat Melodi
6. Membuat
Aransemen
Identifikasi
Masalah
Perencanaan Karya
Karya Sebelumnya


Pernahkah membayangkan
Bahwa mereka terlahir kedunia ini dengan keistimewaan

Walaupun khusus berbeda
Tapi tak perlu dibedakan setiap orang berhak menggapai cita-cita

Reff:
*Tahukah autis bukanlah suatu penyakit
Tetapi gangguan perkembangan komunikasi, perilaku dan interaksi

Kadang asik sendiri
Punya dunia sendiri tapi tak perlu dijauhi karena mereka juga sama haknya

Jadi apakah pantas
Memakai kata autis untuk candaan, istilah, gurauan

*Back to reff*

Brigde:
Autis adalah Anak Unik Terampil Istimewa Spesial

*Back to reff* } 2x
Persamaan
Perbedaan
"Pembuatan Karya Lagu Bertemakan Autisme
Agar Kehadirannya Bisa Diterima Ditengah Masyarakat"
Produksi
1. Proses Rekaman Lagu
a. Membuat Guide
b. Rekaman
Instrument
c. Rekaman Suara
d. Proses Balancing
dan Mixing Lagu
e. Proses Matering
Pemecahan
Masalah
Latar Belakang
1. Masyarakat yang kurang aware
dan care akan autisme
2. Peggunakan kata autisme sebagai penyebutan istilah dan bahan candaan (jokes)
3. Mayarakat yang bersikap diskriminatif kepada anak autisme
di lingkungan dan tempat umum
Tujuan Karya
1. Sebagai salah satu bentuk komunikasi penyampaian pesan kepedulian terhadap anak autis kepada masyarakat luas khusunya kalangan remaja pelajar SMA, agar anak autis bisa diterima kehadirannya ditengah masyarakat.
2. Agar karya pembuatan lagu tentang autisme yang dibuat penulis bisa dimengerti dan dipahami oleh para pendengar.
3. Agar pandangan yang salah tentang definisi autisme, dan hpenyebutan istilah kata autis serta sikap diskriminatif dari masyarakat terhadap anak autisme bisa berubah dan dihilangkan.
4. Lagu yang dibuat penulis diharapkan bisa menjadi sebuah media yang bisa mengedukasi (memberi informasi) kepada masyarakat melalui isi dari lirik lagu “Anak Unik Terampil Istimewa Spesial”.
Manfaat
Karya
Manfaat Akademis1. Diharapkan dapat menyumbangkan informasi pada ilmu komunikasi khususnya pada bidang musik dan jurusan Performing Arts Communication dalam pembuatan karya yang lain.2. Diharapkan dapat berguna menjadi acuan dalam pembuatan karya selanjutnya khususnya yang berkaitan dengan autisme.
Manfaat Praktis
1. Sebagai sumbangan pengetahuan hal-hal mengenai autisme yang diharapkan lebih dimengerti masyarakat luas, khususnya remaja pelajar SMA.2. Dapat digunakan sebagai sarana informasi oleh organisasi atau lembaga sosial yang fokus dan peduli pada autisme.3. Diharapkan autisme tidak lagi dipandang sebelah mata lagi oleh masyarakat.
"Meraih Bintang"
Teguh Yasa, Batch 10-MassCom
*Penyanyi: Gleno & Maysita feat LSPR Choir, aransemen dibantu Bapak Josef Radel Lopez BM.
*Tahun 2008 dijadikan Autism Centre Jingle
Meski aku tidaklah seperti merekaKupunya cita-cita dan segenggam asaKan ku buktikan pada semua aku tak berbedaKu dapat hidup dan raih bahagiaReff:Jalani hari-hari indah dan ku raih bintangMelewati rintangan dan ku raih bintangAyah dan bunda percayalah aku pasti bisaTaklukan dunia dan meraih bintang
1. Bertemakan sama yaitu autisme
2. Ben-genre pop.
1. Si penulis lagu “Meraih Bintang ini menceritakan lagu dari sudut pandang orang pertama. Sedangkan penulis membuat lagu dari sudut pandang orang ketiga
2. Lagu “Meraih Bintang” temponya lambat (slow). Sedangkan penulis membuat lagu dengan tempo cepat (beat) dan irama yang ceria agar yang pendengar lebih termotivasi dan semangat.
3. Lagu “Meraih Bintang” dinyanyikan oleh orang lain, sedangkan lagu yang penulis buat dinyanyikan oleh penulis sendiri.
“Anak Unik Terampil Istimewa Spesial”
An' Nisa Sanggrina, 2009.10.0563-PAC
Teori
Teori Utama:
Semantic of Meaning Theory

Teori Pendukung:
Model Emosi -> Model Naif
Kognitivistik
LANGKAH-LANGKAHPengumpulan Data
Pre-Research
Observasi
1, Perilaku lima anak autisme yang ada di Sekolah Luar Biasa (SLB) C Dian Grahita
2. Perilaku pelajar SMA Mahatma Gandhi School dan masyarakat disekitar SLB
Wawancara
1. Wawancara 5 orang pelajar SMA Mahatma Gahdhi yang berekstrakurikuler nyanyi solo, paduan suara, dan band.
2. wawancara 5 orang pelajar SMA Muhammadiyah 3 Jakarta yang berekstrakurikuler Gondang Batak (pemain alat musik dan pennyanyi serta penari tradisional).
3. Wawancara pakar musik:
Bapak Purwacaraka
4. wawancara pakar autisma:
Bapak Tri Gunadi, Amd.OT, S.Psi, S.Ked.,
1. Pelurusan akan persepsi dan pandangan yang salah beserta himbauan dalam penjelasan lirik lagu yang dibuat.
2. Penyuluhan seminar melalui pertunjukan drama melalui teater atau pemutaran film dan lagu kepada kalangan remaja atau pelajar SMA akan autisme itu apa sebenarnya beserta pemberian himbauan.
Proses rekaman instrumen dan vokal, balancing dan mixing, serta mastering yang dilakukan penulis di studio rekaman daerah Ciputat dan Pondok Labu.
Pasca Produksi
1. Budgeting
a.PembayaranStudio
Rekaman
(2 Shift=12jam)
Rp 1.000.000
b.Mixing&Balancing
Rp 500.000
c.Mastering
Rp 1.000.000
Total biaya
dikeluarkan
=Rp 2.500.000
2. Mempromosikan Lagu
Batasan Karya
1. Penulis hanya membuat lagu tanpa video clip.
2. Penulis hanya memakai satu Teori Utama
saja yaitu Semantic of Meaning Theory dan
Teori Pendukung dari salah satu Model
Emosi yaitu Model Naif Kognitivistik.
3. Segmentasi-nya adalah adalah remaja
berjenis kelamin laki-laki dan perempuan
berusia 15-21 tahun, pendidikannya SMA-
Kuliah, kelas ekonominya menengah keatas
yaitu A-B, domisilinya kota-kota besar di
Indonesia khususnya Jakarta.
4. Fungsi lagu sebagai fungsi sosial yang
mengandung nilai moral dan pensosialisasian
sebagai lagu amal, bukan untuk penjualan
demi keuntungan penulis (komersil).
2. Mempromosikan Lagu
a. Upload ke Youtube
b. Diputar diseminar pertunjukan drama teater
c. Bekerjasama dgn Inklusi Anak Berkebutuhan Khusus
(ABK), Institusi Diknas Departemen Pendidikan dan
Kebudayan (Depdikbud)&Diknas Pendidikan Nasional
(Depdiknas) dibagian Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
serta Depertemen Kesehatan (Depkes)
d. Bekerja sama dengan penulis-penulis lagu autisme lain
membuat kupulan album lalu dipromosikanan grand
ambassador autisme
e. Mengadakan pertunjukan nyany kolaborasi misalnya 5
artis yang sedang digandrungi
f. Bekerja sama dengan pihak TV Swasta menjadikan
soundtrack sebuah acara autisme dan bekerjasama
dengan radio dan toko musik
g. Bekerja sama dengan pihak kampus
h. Bekerja sama dengan musisi lain untuk dibuat
video clip
TERIMA KASIH
Full transcript