Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

MATERI I

No description
by

Della Triadha

on 4 November 2016

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of MATERI I

Brainstorm
"WELCOME TO MY PRESENTATION"
RACHFI HUZAFIA
R5Q
201443501441
MATERI III
PRESENTATION SKILL
BRAINSTORM
ELEMENTS
copy and paste as needed and take advantage of an infinite canvas!
HAL-HAL YANG BOLEH DILAKUKAN SAAT PRESENTASI
DAFTAR PENILAIAN
(PRESENTER PERFORMANCE CHECK LIST)
STRUKTUR PRESENTASI
Write the primary idea of the mind map in the center. Use different color notes to differentiate between topics. Use lines and arrows to create branches that connect ideas to each other.
TEKNIK MEMBAWAKAN PRESENTASI
JENIS STAKEHOLDER
TEORI STAKEHOLDER
MATERI I
TEORI STAKEHOLDERS
STRATEGI PENGELOLAAN STAKEHOLDER
PERKEMBANGAN TEORI STAKEHOLDER
Menurut tingkat kepentingannya dibedakan:
Stakeholder primer adalah pihak-pihak yang mempunyai kepentingan terhadap perusahaan dan menanggung resiko. Contohnya adalah pemegang saham, investor, konsumen, pemasok, karyawan, juga pemerintah dan komunitas lokal.
Stakeholder sekunder adalah pihak yang mem- pengaruhi atau dipengaruhi oleh perusahaan, tapi mereka tidak terlibat dalam transaksi dengan per- usahaan dan tidak begitu penting bagi kelangsungan hidup perusahaan. Contohnya adalah media dan berbagai kelompok kepentingan tertentu (LSM, SP)
Stakeholder theory dimulai dengan asumsi bahwa nilai (value) secara eksplisit dan tak dipungkiri merupakan bagian dari kegiatan usaha.
Teori stakeholder adalah kumpulan konsep yang berkaitan dengan cara-cara yang digunakan perusahaan untuk memanage stakeholdernya.
Cara-cara yang dilakukan perusahaan untuk memanage stakeholdernya tergantung pada strategi yang diadopsi perusahaan
PENGERTIAN Stakeholder merupakan individu, sekelompok manusia, komunitas atau masyarakat baik secara keseluruhan maupun secara parsial yang memiliki hubungan serta kepentingan terhadap perusahaan. Individu, kelompok, maupun komunitas dan masyarakat dapat dikatakan sebagai stakeholder jika memiliki karakteristik yaitu mempunyai :
Kekuasaan
Legitimasi
kepentingan terhadap perusahaan.
Terdapat dua macam strategi pengelolaan stakeholder, yaitu:
Strategi aktif, apabila perusahaan berusaha mempengaruhi hubungan organisasinya dengan stakeholder yang dipandang berpengaruh/penting.
Strategi pasif, jika perusahaan cenderung tidak terus menerus memonitor aktivitas stakeholder dan secara sengaja tidak mencari strategi optimal untuk menarik perhatian stakeholder.
Perkembangan teori stakeholder diawali dengan berubahnya bentuk pendekatan perusahaan dalam melakukan aktifitas usaha. Ada dua bentuk dalam pendekatan stakehoder menurut Budimanta dkk, 2008 yaitu:
old-corporate relation, Pendekatan ini menekankan pada bentuk pelaksanaan aktifitas perusahaan secara terpisah dimana setiap fungsi dalam sebuah perusahaan melakukan pekerjaannya tanpa adanya kesatuan.
new-corporate relation, Pendekatan New-corporate relation menekankan kolaborasi antara perusahaan dengan seluruh stakeholder-nya.
~SELESAI~
MATERI II
NEGOTIATION
Strategi Negosiasi
Situasi Khusus dalam Negosiasi
Negosiasi adalah proses yang terjadi antara 2 org/kelompok atau lebih. Dimana mereka saling share perhatian dan minat untuk mencapai persetujuan yang saling menguntungkan.

Mengapa kita melakukan negosiasi?
Apa yg diinginkan oleh kelompok yang satu tidak dibutuhkan oleh kelompok yang lain (beda kebutuhan).
Negosiasi adalah fakta kehidupan bagi siapapun yang terjun di dunia bisnis.

Manfaat mengasah kemampuan negosiasi;
Orang yang memiliki kemampuan negosiasi lebih mampu mengontrol situasi dirinya maupun bisnisnya.
Negosiasi adalah cara yang lebih baik untuk mencapai solusi, dibandingkan penyelesaian atau penuntutan secara hukum atau jalan damai (arbitrase).
Membantu pihak2 yang terlibat untuk tidak hanya mencapai pemecahan masalah, namun juga mempertahankan & meningkatkan relasi, reputasi, dan profesionalisme.
Mengurangi stress & frustrasi yg biasanya terjadi akibat adanya konflik.
Terdapat 2 pendekatan atau strategi dlm bernegoisasi:
Integrative Bargaining Strategy/ IBS (strategi tawar-menawar yg integratif)
Distributive Bargaining Strategy/ DBS (strategi tawar-menawar yg distributif)
Tahap Negosiasi
1. Persiapan & Perencanaan
2. Menetapkan Peraturan Dasar
3. Jelaskan & Beri Alasan ttg Kondisi kita
4. Perundingan & Pemecahan Masalah
5. Penutup & Implementasi

Cara Negosiasi yg Efektif…
Tuangkan dalam Tulisan (Scripting). Negosiasi adalah sebuh aktivitas perusahaan yg serius yang membutuhkan perhatian, waktu, penelitian dan perencanaan yg baik.Salah satu cara terbaik untuk perencanaan yg adekuat adalah membuat script (lih hal 170).Semakin baik persiapan kita makin besar kesempatan kita untuk mendapatkan apa yang kita inginkan dan tawarkan.
Buat Kerangka (Framing). Kerangka adalah sudut pandang atau perspektif yang akan kita bawa dalam interaksi negosiasi.membantu kita fokus pd prioritas yang akan kita capai.
Managing. Setiap negosiasi sbnrnya adalah sebuah pengelolaan (managing) yang meliputi: diri sendiri, harapan, waktu pelaksanaan, cara pendekatan pada situasi, dan perasaan2 kita terhadap orang lain.
Negosiasi yg melibatkan pihak ketiga. Pihak ketiga dapat berperan sebagai:
Mediator, yaitu pihak ketiga yg netral, berperan sbg penghubung, namun tdk punya kepentingan dg hasil kesepakatan.
Arbitrator (penengah), yaitu pihak netral yg mempunyai kekuatan hukum yg mengikat pihak yg bernegosiasi.
Konsiliator (pendamai), pihak yg dipercaya berperan untuk memastikan aliran informasi yg akurat berjalan lancar. Konsiliator tdk menetapkan aturan, ttpi memberi masukan ttg cara menyikapi kesepakatan yg telah dicapai dan cara meninjau informasi-informasi yg telah dipresentasikan.
Konsultan, yaitu pihak netral yg tugasnya membimbing dan memberi masukan pihak yg bernegosiasi ttg kemampuan & teknik negosiasi

Negosiasi Global:
Yaitu negosiasi dg perusahaan asing.
Membutuhkan persiapan yg hati-hati
Kenali perbedaan budaya dan yg ada
Kuncinya tetap menyampaikan apa yg kita inginkan & mengapa dan tetap memperhitungkan BATNA, bedanya kita masih harus memperhitungkan pengetahuan kita tentang kebiasaan dan adat partner negosiasi kita untuk menetapkan strategi.
~SELESAI~
Presentasi adalah bentuk komunikasi formal dan lisan dalam upaya mengungkapkan dan menyampaikan suatu pesan dan atau ide kepada orang lain agar diperoleh saling pengertian antara presenter dan audiens. Jadi, presentasi merupakan suatu media komunikasi efektif agar presenter dapat "mempengaruhi, meyakinkan dan atau membujuk" audience mengerti, menerima, dan atau melakukan sesuatu sesuai dengan keinginan atau tujuan yang telah ditetapkan pihak presenter.

Maksud & Tujuan :
Suatu presentasi dilakukan agar presenter mampu menuangkan ide-ide/pesannya secara sistematis, efektif dan efisien kehadapan audience untuk mencapai tujuan presentasi. Melalui presentasi yang dipersiapkan, dirancang dan disampaikan dengan baik seorang presenter akan nampak lebih professional, penyampaian menjadi lebih menarik, yang pada gilirannya aspek "mempengaruhi, meyakinkan dan membujuk" dalam presentasi menjadi lebih tinggi/kuat.
Persiapan :
Persiapan perlu dilakukan secara cermat oleh presenter sebelum melakukan suatu presentasi. Persiapan yang baik dan sistematis dapat meningkatkan keberhasilan suatu presentasi.
Opening :
pada fase ini audiens akan memperoleh kesan pertama (first impression) terhadap presenter dan materi presentasi. Apabila kesan pertama yang dibangun oleh presenter berlangsung menarik dan dapat diterima dengan baik oleh audiens, maka dapat dikatakan presenter sudah berhasil menguasai medan pendengar atau mengatasi keragu-raguan audiens terhadap presenter dan materi presentasi.
BODY / CORE MESSAGE :
Body dalam persentasi merupakan pesan inti yang disampaikan oleh presenter kepada audiens. Penyusunan body presentasi dimulai dari pemahaman terhadap tujuan presentasi dengan segala aspek yang mempengaruhinya.
PENUTUPAN / CLOSING:
Closing atau bagian akhir dari presentasi sangat penting artinya bagi keberhasilan suatu presentasi, karena closing yang diorganisir dengan baik akan menolong audiens memahami bagian-bagian penting yang dibicarakan dalam presentasi (main points) dan membuat kesan yang mendalam sehingga daya ingat audiens terhadap materi presentasi menjadi lebih lama dan baik.
Meningkatkan Minat & Perhatian Hadirin (Audiens)
Menggunakan Alat Bantu Biasa (low tech presentation aids)
Menggunakan Alat Bantu Canggih (high tech presentation aids)
Effective visual aids (software/perangkat lunak)
Voice / Suara
Non verbal communications (eye contact, movement, gesture, appearance, posture, etc.)
Manangani Perilaku Hadirin (Handling audience)
Cara Menangani Pertanyaan (Dealing with questions)
Membatasi informasi yang akan diberikan.
Naskah presentasi harus mudah untuk digunakan.
Mempersiapkan dan meninjau ulang segala sesuatunya sebelum presentasi dimaulai.
Ingat untuk melihat sebanyak mungkin pada audiens
Berbicaralah dengan jelas dan tidak terlalu cepat
Berikan audiens kesempatan 5 sampai 10 detik melihat dan membaca transparansi
HAL YANG TIDAK BOLEH DILAKUKAN SAAT PRESENTASI
Jangan melihat keatas, kebawah, kejendela, kepintu, ke flip chart, whiteboard, atau screen ketika kita menyampaikan presentasi
Jangan menghapalkan isi presentasi
Jangan sering-sering mempermainkan benda-benda disekitar kita seperti kunci, pointers ketika kita tengah melakukan presentasi
Jangan emosional dalam menjawab pertanyaan yang bernada memojokkan kita
1. PEMBUKAAN
2. KEJELASAN SASARAN / TUJUAN PRESENTASI
3. KESIAPAN KESELURUHAN (be prepared)
4. I S I
5. KEMAMPUAN MENGGALI PARTISIPASI / MELIBATKAN PESERTA
6. ALAT BANTU PRESENTASI
7. KEMAMPUAN MEMBANGKITKAN MINAT & PERHATIAN
8. KEMAMPUAN MEYAKINKAN
9. KONTAK MATA
10. PENGATURAN SUARA
11. PERGERAKAN (movement)
12. PENGATURAN PENAMPILAN (appearance)
13. PENUTUPAN PRESENTASI YANG MEYAKINKAN
~SELESAI~
THANK YOU...
Full transcript