Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Copy of Copy of Analisa Permasalahan Pipa Terjepit Dan Penanganannya Pada Sumur "X" Lapangan "Y"

No description
by

Toyibatul Ilmi

on 8 May 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Copy of Copy of Analisa Permasalahan Pipa Terjepit Dan Penanganannya Pada Sumur "X" Lapangan "Y"

-Kejadian terjadi pada tanggal 2 agustus yaitu pada saat trip (POH) dari kedalaman 1411 m ke 885 m.
-Overpull 25.000 lbs,
-Diturunkan lagi ke 20.000 lbs, terjadi kenaikan tekanan 1900 psi (no return)
-Working string (2mtr only)
-Tekanan menurun menjadi 1200 psi (got return)
-HiVis 20 bbls
-Sedang menembus batuan claystone dan sandstone analisa aspek -aspek rangkaian pengeboran -Pada lubang 8 ½’ terjadi pipa putus, dikarenakan rangkaian drill collar yang telah lemah / fatique. Batas aman make up torque yang disarankan adalah 18006,59 lb-ft, sedangkan pada kejadian sebenarnya adalah 2326 lb-ft.

-Sebelum terjadinya pipa putus, torsi terbesar yang pernah dialami hanya sebesar 3386 lb-ft, nilai torsi tersebut sama dengan 18,80 %, yaitu nilai efisiensi torsi maksimum dari drill collar pada daerah joint. -metode tarik regang lepas jenis penyebab pipa terjepit -hole pack off
-differential sticking
-wellbore geometry hole pack off differential sticking Outline Kesimpulan analisa pipa terjepit metode primer -faktor penyebab pipa terjepit
-metode yang digunakan
-alat pembebas pipa terjepit
-aspek pendukung terjepitnya pipa
-faktor penyebab pipa putus
-analisa masalah metode sekunder -metode side track Diketahui: Mw= 9,3
TVD= 885 mKB + 7,3 mKB = 892 mKB
Pf= 1369,25 psi
Ph = 0,052 x Mw x TVD
= 0,052 x 9,3 x 892 x 3,28
= 1414,89 psi
P = Ph – Pf
= 1414,89 – 1369,25
= 45,64 psi
Dengan tekanan P < 200 psi, kemungkinan terjadi differential sticking sangat kecil. perhitungan differential sticking Diketahui : Ps = 360 psi (leak off test)
h = 885 m = 2902,8 ft
Mw = 9,3 ppg
EMW =(Ps / (0,052 x h x 3,281)) + Mw
=360/(0,052 x 2902,8 x 3,281)+9,3
=10,02 ppg

Maksimum lumpur yang digunakan yang digunakan pada saat stuck adalah 10,02 ppg sedangkan lumpur pada saat itu adalah 9,4 ppg aspek lumpur pengeboran -unconsolidated
formation
-fractured and
faulted formation
-reactive formation
-cement block
-green cement -key seating
-undergauge hole
-ledges and douglegs
-collapsed casing aspek lumpur pengeboran wellbore geometry - metode spotting fluid -metode jar's up and down -metode penentuan titik jepit dengan rumus -metode free point indicator alat pembebas pipa terjepit -overshoot - taper trap -junk mills -washover pipe -casing roller aspek formasi -Formasi yang ditembus saat kejadian adalah formasi claystone dan sandstone.
-Claystone adalah batuan lunak, sehingga akan mengembang jika terhidrasi oleh air.
-Dan apabila sudah mencapai batasnya dinding formasi dapat runtuh.
-Sandstone bersifat lebih keras dari claystone, tapi gampang runtuh . aspek rangkaian pengeboran perhitungan jenis aliran 𝑁𝑅𝑒 NRe=928 ((𝜌 ×V𝑉×d 𝑑)/𝜇 u )
Ket : �= densitas fluida, ppg
V = kecepatan fluida, ft/sec
d = diameter pipa, in
u = viscositas, cp

Dengan perhitungan di atas didapat angka 1535,88 berarti alirannya laminer p p NRe >3000
Turbulen
Nre < 2000
Laminer jadi apabila aliran di anulus melebihi Vc maka aliran akan berubah menjadi turbulent perhitungan critical velocity Apabila kita bandingkan dengan annular velocity saat dinding formasi runtuh, hasilnya 79,65 ft/min > 46,12 ft/min. perhitungan kecepatan slip -Lumpur yang digunakan adalah KCL-polymer, yang mempunyai sifat untuk penstabil shale yang sensitive.
-KCL-Polymer adalah lumpur water base mud.
-Sedangkan apabila lumpur water base mud mengenai lapisan shale, shale akan mengembang dan menyempit. -Rangkain BHA yang dipakai adalah HWDP, Drilling jar, DC dan PDC bit.
-Tidak adanya stabilizer dalam rangkaian dapat diindikasikan sebagai penyebab stuckpipe
-Terdapat kenaikan torsi dari 2399 lb ft ke 2744 lb ft jet cutter chemical cutter -aspek formasi -aspek lumpur pengeboran -metode back off -metode cutter Analisa Problema Pipa Terjepit Dan Pipa Putus
Pada Sumur X Dan Lapangan Y oleh:
Mario Aditya Haris Putra
071.08.103 -Differential sticking pada sumur ini tidak terjadi, karena perbedaan tekanan formasi dengan hidrolika lumpur pengeboran hanya sebesar 45,64 psi, yang tidak melebihi batas aman (200 psi).

-Pada lubang 12 ¼’ terjadi stuckpipe, disebabkan oleh runtuhan lubang bor ( hole pack off ), dengan volume dinding formasi yang runtuh sebesar 154,76 ft3, dengan tinggi runtuhan dalam lubang bor 2,4 ft.

-Tanda-tanda terjadinya hole pack off adalah tidak kembalinya cutting ke atas permukaan. Dan terjadi overpull hingga 30.000 – 50.000 lbs.

-Dari perhitungan hidrolika, pada saat dinding formasi runtuh annular velocity lebih kecil dibandingkan slip velcocity (79,65 ft/min > 46,12 ft/min). -Kabupaten Kutai, Kalimantan Timur
-Sumur kedua di West Sangatta
Block PSC
-Latitude:1° 20’ 15.36” N,
Longitude:117° 11’ 04.27” E -Mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pipa terjepit dan pipa putus
-Dapat menentukan penyebab pipa terjepit dan pipa putus
-Mengetahui metode yang digunakan Maksud dan Tujuan Perhitungan annular velocity di DC Perhitungan annular velocity di DP Perhitungan anular velocity saat runtuh formasi Untuk perhitungan tinggi tumpukan dari runtuhan cutting adalah sebagai berikut :
Total luas area = 117,85 ft3 / ft – 53,45 ft3 /ft = 64, 4 ft3 / ft
Volume cutting yang runtuh dapat dilihat pada tabel 4.1 , yaitu sebesar 154, 76 ft3, jadi :
Jadi tinggi dari tumpukan cutting adalah 2,4 ft. Tinggi runtuhan kronologis pipa putus pendekatan torsi perhitungan torsi maksimum -Kejadian terjadi di lubang 8 ½” dari kedalaman 6842,08 ft – 6844,64 ft.
-Dengan WOB 10-20 klbs dan ROP 3-4 m/hrs
-Tanda – tanda pipa putus adalah tekanan turun dari 1900-1300 psi
-Berat rangkaian berkurang 142-132 klbs
-Rangkaian yang tertinggal adalah 3 x 6 ½” DC, 6 3/8” DC, X/O, 6 ¾” Landing Sub, 8 ½” String Sub, 6 ¾” Float Sub, 6 ¾” Mud Motor dan 8 ½” PDC bit.
-Dilakukan fishing dengan 8 ½” overshoot Perhitungan merupakan pendekatan, karena pada saat kejadian torsi menunjukkan angka 2326 lb-ft Dari kedalaman 1988-2088 m, torsi maksimum sebesar 3386 lb-ft
Nilai tersebut sama dengan nilai efisiensi 18,80 %
Disimpulkan pipa putus karena fatique / lemah Terima Kasih
Full transcript