Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

PENALARAN

No description
by

diaan daay

on 16 March 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of PENALARAN

3. Istilah Homonim
Istilah homonim berupa dua istilah atau lebih, yang sama ejaan dan lafalnya, tetapi maknanya berbeda karena asalnya berlainan
Contoh : bisa yang berarti ‘bisa ular’ dengan bisa yang berarti ‘dapat’.

homonim dapat dibedakan menjadi :
Homograf : istilah yang sama ejaannya, tetapi berbeda lafalnya. Contoh : kata kata apel yang berarti ‘buah’ dengan apel yang berarti ‘upacara’.
Homofon : istilah yang sama lafalnya, tetapi berbeda ejaannya. Contoh kata ‘bank’ dengan kata ‘bang’, kata ‘sanksi’ dengan kata ‘sangsi’ dan kata ‘massa’ dengan ‘masa’.
B. INDONESIA
DISKUSI KELOMPOK

Penalaran Induktif
Penalaran Induktif
adalah Proses yang berpangkal dari peristiwa yang khusus yang dihasilkan berdasarkan hasil pengamatan empirik dan menghasilkan suatu kesimpulan atau pengetahuan yang bersifat umum.
Definisi
Definisi
adalah suatu pernyataan mengenai ciri-ciri penting suatu hal, dan biasanya lebih kompleks dari arti, makna, atau pengertian suatu hal.
Pembentukan Istilah
Istilah adalah kata atau gabungan kata yang dipakai sebagai nama atau lambang yang dengan cermat mengungkapkan makna konsep, proses keadaan, atau sifat yang khas dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan atau seni.
Istilah dikelompokan menjadi dua, yaitu :
1. Istilah Umum
Istilah umum adalah istilah yang berasal dari bidang tertentu yang karena dipakai secara luas, menjadi unsur kosakata umum.
2. Istilah Khusus
Istilah khusus adalah istilah yang maknanya terbatas pada bidang tertentu saja.

Aspek semantik pengistilahan
Pengistilahan dalam aspek semantik dibedakan atas tujuh bagian yaitu:
PENALARAN
(logika bahasa)
Kelompok 4 :

Rinto Zordin
Novan Achmad Primalistyo
Nur Diyanti Santoso
Adnan Amrullah
Fikri Arrasyid
Dhifan Hanifan

Bentuk-bentuk Penalaran Induktif:

a.)Generalisasi
Generalisasi adalah proses penalaran yang bertolak dari fenomena individual menuju kesimpulan umum.

Contoh:
• Andika Pratama adalah bintang film, dan ia berwajah tamapan.
• Raffi Ahmad adalah bintang film, dan ia berwajah tampan.

Generalisasi: Semua bintang film berwajah tampan. Pernyataan “semua bintang film berwajah tampan” hanya memiliki kebenaran probabilitas karena belum pernah diselidiki kebenarannya.

Macam-macam generalisasi :
1. Generalisasi sempurna:
2. Generalisasi tidak sempurna
b.) Analogi

Analogi dalam ilmu bahasa adalah persamaan antar bentuk yang menjadi dasar terjadinya bentuk-bentuk yang lain. Analogi merupakan salah satu proses morfologi dimana dalam analogi, pembentukan kata baru dari kata yang telah ada.

Contoh analogi :
Untuk menjadi seorang pemain bola yang professional atau berprestasi dibutuhkan latihan yang rajin dan ulet.Begitu juga dengan seorang doktor untuk dapat menjadi doktor yang professional dibutuhkan pembelajaran atau penelitian yang rajin yang rajin dan ulet.Oleh karena itu untuk menjadi seorang pemain bola maupun seorang doktor diperlukan latihan atau pembelajaran.

Jenis-jenis Analogi:

1. Analogi induktif
2. Analogi deklaratif
c) Hubungan kausal
penalaran yang diperoleh dari gejala-gejala yang saling berhubungan.

Macam hubungan kausal :
1. Sebab- akibat.
Contoh: Penebangan liar dihutan mengakibatkan tanah longsor.
2. Akibat – Sebab.
Contoh: Andri juara kelas disebabkan dia rajin belajar dengan baik.
3. Akibat – Akibat.
Contoh:Toni melihat kecelakaan dijalanraya, sehingga Toni beranggapan adanya korban kecelakaan.

Dirumuskan dalam satu kalimat
Subjek dan predikat posisinya dapat dipertukarkan dan tidak merubah arti
Tidak menggunakan kalimat negatif
Tidak mengulang istilah yang didefinisikan
Rumusannya memuat unsur yang diperlukan (lengkap) (Sosiokomunikasi.ITB, 2007)
Definisi logis/formal/bentuk
Adalah defini yang merumuskan sesuatu berdasarkan bentuknya.
contoh : Segitiga adalah bidang yang dibatasi oleh tiga garis lurus yang berpotongan.


Definisi fungsional
Adalah definisi yang merumuskan sesuatu berdasarkan fungsinya.
contoh : Mata adalah indra untuk melihat

Definisi analitis

Adalah definisi yang merumuskan sesuatu berdasarkan sifatnya/cirinya.
contoh : Manusia adalah makhluk yang dapat berpikir dan merasa secara ruhani.
1. Pemberian Makna Baru
Istilah baru dapat dibentuk lewat penyempitan dan peluasan makna kata yang lazim dan yang tidak lazim.Artinya, kata itu dikurangi atau ditambah jangkauan maknanya sehingga penerapannya menjadi lebih sempit atau lebih luas.

Contoh : gaya yang mempunyai makna ‘kekuatan’ dipersempit maknanya menjadi ‘dorongan atau tarikan yang akan menggerakkan benda bebas (tidak terikat)’ dan menjadi istilah baru untuk padanan istilah Inggris force
2. Istilah Sinonim
Dua istilah atau lebih yang maknanya sama atau mirip, tetapi bentuknya berlainan, disebut sinonim.
contoh : kata average yang bersinonim dengan kata ‘rata-rata’
4. Istilah Polisem
Istilah polisem ialah bentuk yang memiliki makna ganda yang bertalian.
Contoh : kata datuk yang berarti ‘nenek laki-laki, gelar kehormatan, penghulu adat, jin atau penunggu’.
5. Istilah Hiponim
Istilah hiponim ialah bentuk yang maknanya terangkum dalam hiponim, atau superordinatnya, yang mempunyai makna yang lebih luas.
contoh : kata mawar, melati, cempaka, misalnya, masing-masing disebut hiponim terhadap kata bunga yang menjadi hiponim atau superordinatnya.

6. Istilah Taksonim
Istilah taksonim ialah hiponim dalam sistem klasifikasi konsep bawahan dan konsep atasan yang bertingkat-tingkat.Kumpulan taksonim membangun taksonim sebagaimana takson membangun Contoh : hubungan makhluk dengan bakteri, hewan, tumbuhan.

7. Istilah Meronim
Istilah meronim ialah istilah yang maujud (entity) yang ditunjuknya merupakan bagian dari wujud lain yang menyeluruh. Istilah yang menyeluruh itu disebut holonim.
Contoh: kata tubuh mupi makna kata bagian makna keseluruhan yang mencakupi makna kata bagiannya yaitu tangan, kaki, kepala, leher, dada, lengan, dan tungkai.



TERIMA KASIH
Full transcript