Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

KESADARAN ABSURDITAS TOKOH AKU DALAM СОН СМЕШНОГО ЧЕЛОВЕКА/S

No description
by

Anissa Rara Kinasih

on 30 June 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of KESADARAN ABSURDITAS TOKOH AKU DALAM СОН СМЕШНОГО ЧЕЛОВЕКА/S

Eksistensi manusia tidak dapat ditentukan hanya dengan rasionalitas dan objektivitas.
"Existence Preceeds Essence"
Kebebasan menentukan jalan hidup sendiri.
BAB 2
BAB 1
Latar Belakang
BAB 3
Kesadaran Absurditas Tokoh Aku
Anissa Rara Kinasih
1006765835

KESADARAN ABSURDITAS TOKOH AKU DALAM СОН СМЕШНОГО ЧЕЛОВЕКА/SON SMEŠNOGO ČELOVEKA/MIMPI SEORANG KONYOL KARYA FYODOR MIKHAILOVICH DOSTOEVSKY
Kesadaran terhadap absurditas kehidupan merupakan syarat mutlak manusia dalam menjalani kehidupannya dengan penuh kesadaran menurut Albert Camus. Penulis bertujuan mengungkap kesadaran absurditas Tokoh Aku di dalam
Сон Смешного Человека/Son Smeshnogo Cheloveka/Mimpi Seorang Konyol
karya Fyodor Mikhailovich Dostoevsky.
Bagaimana kesadaran absurditas Tokoh Aku di dalam
Сон Смешного Человека/Son Smeshnogo Cheloveka/Mimpi Seorang Konyol
karya Fyodor Mikhailovich Dostoevsky dipaparkan melalui tinjauan eksistensialisme menggunakan konsep Absurditas Albert Camus.
Permasalahan
Metode Penelitian dan Pendekatan
- Metode Penelitian Kepustakaan
- Metode Pendekatan Deskriptif Analitis
- Metode Pendekatan Filsafat Eksistensialisme
Landasan Teori
- Teori Penokohan (Panuti Sudjiman; 1988)
- Teori Tema (Aminuddin; 1993, Nurgiyantoro; 1995)
- Teori Eksistensialisme
- Teori Absurdisme (Albert Camus; 1955)
Korpus Primer
Сон Смешного Человека/Son Smeshnogo Cheloveka/Mimpi Seorang Konyol
(1877) karya Fyodor Mikhailovich Dostoevsky.
Absurdisme Albert Camus
Eksistensialisme
Søren Aabye Kierkegaard -> Subjektivitas Individu
Absurdisme
-> Manusia menyadari keabsenan makna dari kehidupan yang dijalaninya
-> Manusia menentukan makna kehidupan untuk dirinya sendiri
-> Absurd muncul dari keinginan manusia mengungkapkan makna kehidupan, yang kemudian tidak berhasil

-> Perasaan absurd tidak dapat dihilangkan, kita hanya bisa menerima dan mengatasinya

-> Dengan menyadari keabsurdan kehidupan, kita akan bisa menjalani kehidupan yang sesuai dengan keinginan dan
kemampuan kita

-> Kesadaran absurd ini diiringi oleh 3 atribut yaitu; gairah,
kebebasan, dan pemberontakan

-> Dengan 3 atribut ini manusia kemudian bisa bereksistensi menjalani kehidupannya sesuai dengan pilihannya
Menyadari ketiadaan makna

...я совсем перестал тогда думать: мне было все равно. И добро бы я разрешил вопросы; о, ни одного не разрешил, а сколько их было? Но мне стало все равно, и вопросы все удалились. (Dostoevsky, 1958: 422)

/...ja sovsem perestal togda dumat’: mne bylo vse ravno. I dobro by ja razrešil voprosy; o, ni odnogo ne razrešil, a skol’ko ix bylo? No mne stalo vse ravno, a voprosy vse udalilis’./

..aku seketika berhenti lalu berfikir: tidak ada yang berarti bagiku. Dan jika saja aku memecahkan pertanyaanku; o, tapi tidak ada yang yang kupecahkan, dan ada berapa semuanya itu? Namun aku mulai tidak memperdulikannya, dan semua pertanyaan menghilang.

Menerima Keabsurdan

Представлялось ясным, что если я человек, и еще не нуль, и пока не обратился в нуль, то живу, а следственно, могу страдать, сердиться и ощущать стыд за свои поступки.(Dostoevsky, 1958: 424-425)

/Predstavljalos’ jasnym, čto eto esli ja čelovek, i ešče ne nul’, i poka ne obratilsja v nul’, to živu, a sledstvenno, mogu stradat’, serdit’sja i oščuščat’ styd za svoi postupki./

Tampak jelas bagiku bahwa jika aku seorang manusia, dan bukan kosong, dan masih belum menghilang, aku hidup dan karena itu aku bisa menderita, marah dan merasa malu akan perbuatanku.

Kesimpulan

Tekad untuk terus menjalani hidup dengan penuh gairah sesuai dengan pilihan yang secara bebas kita putuskan merupakan bentuk pemberontakan kita kepada absurdnya kehidupan, seperti yang terbukti dilakukan oleh Tokoh Aku di dalam
Сон Смешного Человека/Son Smeshnogo Cheloveka/Mimpi Seorang Konyol karya Fyodor Mikhailovich Dostoevsky.

Kesadaran absurditas Tokoh Aku dalam
Сон Смешного Человека/Son Smeshnogo Cheloveka/Mimpi Seorang Konyol
dapat dilihat dari bagaimana dia membatalkan niatnya untuk bunuh diri dan kemudian memberikan sendiri makna bagi hidupnya yang kemudian dia jalankan dengan penuh gairah.
Pemberontakan Tokoh Aku

-- Кто бы ты ни был, но если ты есть и если существует что-нибудь разумнее того, что теперь совершается, то дозволь ему быть и здесь. Если же ты мстишь мне за неразумное самоубийство мое -- безобразием и нелепостью дальнейшего бытия, то знай, что никогда и никакому мучению, какое бы ни постигло меня, не сравниться с тем презрением, которое я буду молча ощущать, хотя бы в продолжение миллионов лет мученичества!.. (Dostoevsky, 1958: 428)

/-- Kto by ty ni byl, no esli ty est’ i esli suščestvuet čto-nibud’ razumnee togo, čto teper’ soveršaetsja, to dozvol’ emu byt’ i zdes’. Esli že ty mctiš’ mne za nerazumnoe samoubijstvo moe – bezobraziem i nelepostju dal’nejšego bytija, to znaj, čto nikogda i nikakomu mučeniju, kakoe by ni postiglju menja, ne sravnit’sja s tem prezreniem, kotoroe ja budu molča oščuščat’, xotja by v prodolženie millionov let mučeničestva!../

-- Siapapun engkau, dan jika kau memiliki alasan yang wajar yang telah berhasil dilakukan, yang mengizinkannya untuk berada di sini. Jika kau menghukumku atas perbuatan bunuh diriku yang tidak beralasan, dengan hidup lanjutan yang buruk dan absurd, ketahuilah bahwa tidak ada siksaan atau apapun yang terjadi kepadaku yang mampu mengalahkan rasa hina yang akan aku rasakan dalam diam, walaupun aku harus merasakan jutaan tahun di dalam kemartiran!
Memberikan makna bagi kehidupannya sendiri

Больше скажу: пусть, пусть это никогда не сбудется и не бывать раю (ведь уже это-то я понимаю!),--ну, а я все-таки буду проповедовать

/Bol’še skažu: pust’, pust’ eto nikogda ne sbudetsja i ne byvat’ raju (ved’ uže eto-to ja ponimaju!), – nu, a ja vse-taki budu propovedovat’/

Katakan lebih lanjut lagi: biarkan, biarkan itu tidak pernah akan terwujud dan tidak akan mengunjungi surga (karena itu adalah sesuatu yang sudah aku mengerti!), namun aku akan tetap berceramah.
Full transcript