Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

tugas mejik

No description
by

rei dodo

on 7 December 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of tugas mejik

Kelompok 5 :
• Susanti (201150270)
• Vina Rosiana (201150296)
• Yenty (201150300)
• Hansen Fernandez (201150305)
• Reinaldo (201150309)

Sejarah Indofood

1990
Didirikan dengan nama PT Panganjaya Intikusuma.
1994
Berganti nama menjadi PT Indofood Sukses Makmur.
Penawaran Saham Perdana sebanyak 763 juta saham dengan harga nominal Rp1.000 per saham, tercatat di Bursa Efek Indonesia.
1995
Mengakuisisi pabrik penggilingan gandum Bogasari.
2004
Mengakuisisi 60% saham perusahaan kemasan karton.
2005
Membentuk perusahaan patungan dengan Nestlé.
Mengakuisisi perusahaan perkebunan di Kalimantan Barat.
2009
Memulai proses restrukturisasi internal Grup CBP melalui pembentukan PT Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) dan pemekaran kegiatan usaha mi instan dan bumbu yang diikuti dengan penggabungan usaha seluruh anak perusahaan di Grup Produk Konsumen Bermerek (CBP), yang seluruh sahamnya dimiliki oleh Perseroan, ke dalam ICBP.
2010
Menyelesaikan restrukturisasi internal Grup CBP melalui pengalihan kepemilikan saham anak perusahaan di Grup CBP dengan jumlah kepemilikan kurang dari 100% ke ICBP dan melakukan Penawaran Saham Perdana yang dilanjutkan dengan pencatatan saham ICBP di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 7 Oktober 2010.
2011
SIMP, anak perusahaan langsung dan tidak langsung Perseroan, melaksanakan IPO yang diikuti dengan pencatatan saham di BEI pada tanggal 9 Juni 2011.

Visi
Perusahaan Total Food Solutions

Misi
Memberikan solusi atas kebutuhan pangan secara berkelanjutan
Senantiasa meningkatkan kompetensi karyawan, proses produksi dan teknologi kam
Memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat dan lingkungan secara berkelanjutan
Meningkatkan Stakeholders' Values secara berkesinambungan

Nilai-nilai
Dengan disiplin sebagai falsafah hidup; Kami menjalankan usaha kami dengan menjunjung tinggi integritas; Kami menghargai seluruh pemangku kepentingan dan secara bersama-sama membangun kesatuan untuk mencapai keunggulan dan inovasi yang berkelanjutan.

Struktur Manajemen
Produk Indofood
Strategi Manajemen

Distribusi

Sumber Daya Manusia

Distribusi
melayani wilayahnya masing-masing dalam waktu sesingkat mungkin.

Stock point yang dibangun di wilayah dengan tingkat kepadatan outlet ritel yang tinggi
memberikan penetrasi pasar yang lebih luas dan lebih dalam
stock point telah berkembang dengan cepat sejak tahun 2005
menyalurkan berbagai produk pihak ketiga
Menjangkau hampir seluruh pelosok nusantara
Grup Distribusi Indofood

Sumber Daya Manusia

salah satu kelompok paling penting dari stakeholder dan unsur penting dalam keberhasilan. Setiap karyawan memiliki kapasitas untuk berprestasi dan memberikan kontribusi bagi keberhasilan tidak hanya perusahaan, tetapi bangsa itu sendiri
meningkatkan kompetensi serta tingkat produktivitas agar dapat memberikan nilai tambah secara maksimal kepada seluruh stakeholder
mengelola dan mengembangkan SDM berjumlah sekitar 70 ribu karyawan
manajemen SDM yang baik akan menjadi salah satu pilar utama untuk mendukung kesuksesan kinerja dan kelangsungan usaha Perseroan
meningkatkan kebutuhan akan sumber daya manusia berkualitas
Bisnis Indofood

Strategi Manajemen Pada Marketing Mix

Produk
Proses Produksi Indomie
Macam-macam Produk Indomie
Price
Place
Promotion

Produk
berusaha memenuhi keinginan konsumen yang semakin banyak
memiliki rasa yang sesuai dengan selera orang Indonesia
Indomie standard memiliki massa 85gram, dan terdapat 2 sachet berisi 5 bumbu-bumbuan yang disertakan, yaitu kecap manis, saus sambal, minyak palm, bubuk perasa dan bawang goreng.
Proses Produksi Indomie

Pop Mie
Mi Goreng Spesial (Special)
Mi Goreng Pedas (Spicy)
Rasa Ayam Spesial (Special Chicken Flavour)
Rasa Ayam Bawang (Onion Chicken Flavour)
Rasa Baso Spesial (Special Meatball Flavour)
Rasa Ayam (Chicken Flavour)
Rasa Baso (Meatball Flavour)
Rasa Soto Ayam (Chicken Soto Flavour)
Rasa Kari Ayam (Chicken Curry Flavour)
Mini Rasa Ayam Bawang (Onion Chicken Flavour)
Mini Rasa Baso Sapi (Meatball Flavour)
Mini Rasa Soto Mi (Soto Flavour)
Common variants
Mi Goreng Special
Mi Goreng Special Plus (with extra fried onion and chilli sauce)
Mi Goreng Pedas (Spicy)
Mi Goreng Rendang
Mi Goreng Sate
Mi Goreng Rasa Ayam (JUMBO)
Mi Goreng BBQ Chicken (JUMBO)
Mi Goreng Cabe Ijo (Green Chilli)
Rasa Ayam Bawang (Onion Chicken Flavour)
Rasa Ayam Spesial (Special Chicken Flavour)
Rasa Baso Sapi (Beef Meatball Flavour)
Rasa Kaldu Ayam (Chicken Flavour)
Rasa Kari Ayam (Chicken Curry Flavour)
Rasa Soto Mie (Soto Flavour)
Rasa Soto Spesial (Special Soto Flavour with Koya)
Macam-macam produk Indomie
Vegetarian variants
Mi Goreng Vegan (Vegetarian Fried Noodles)
Rasa Sup Sayuran Vegan (Vegetables Flavour)
Taste of Asia variants
Thai TomYum Flavour Noodles Soup
Korean Bulbogi Flavour Fried Noodles
Singaporean Laksa Flavour Noodles Soup
Premium variants
Mi Keriting Goreng Spesial
Mi Keriting Goreng Rasa Ayam Cabe Rawit
Mi Keriting Goreng Rasa Kornet
Mi Keriting Rasa Ayam Panggang
Mi Keriting Rasa Laksa Spesial

Indonesian traditional cuisine variants
Mi Goreng Cakalang (North Sulawesi)
Mi Goreng Rasa Rendang Pedas Medan (North Sumatra)
Rasa Coto Makassar (South Sulawesi)
Rasa Empal Gentong (West Java)
Rasa Kari Ayam Medan (North Sumatra)
Rasa Mi Cakalang (North Sulawesi)
Rasa Mi Celor (South Sumatra)
Rasa Mi Kocok Bandung (West Java)
Rasa Sop Buntut (Jakarta)
Rasa Soto Banjar (South Kalimantan)
Rasa Soto Banjar Limau Kuit (South Kalimantan)
Rasa Soto Betawi (Jakarta)
Rasa Soto Medan (North Sumatra)
Crunchy variants
Mi Goreng Kriuuk Ayam
Mi Goreng Kriuuk Bawang
Mi Goreng Kriuuk Pedas
Promotion

Places

Indomie selain dapat dibeli perbungkus, dapat juga dibeli dengan paket 5 bungkus atau paket 1kardus berisi 30 atau 40 indomie. Perbungkus indomie dihargai hanya sekitar Rp. 1700,- sampai dengan Rp 3500,-

Price

Group Distribusi Indofood memiliki jaringan distribusi terluas di Indonesia, menembus sampai hampir ke setiap sudut kepulauan. Gudang stok ditempatkan pada area-area yang memiliki outlet retail yang banyak, termasuk pasar tradisional, sehingga setiap gudang dapat melayani masing-masing area geografis dalam waktu yang sesingkat mungkin (www.indofood.com).

Tagline : Indomie Seleraku
Iklan : billboard, iklan TV, sponsor acara
Event : Indomie menggelar ajang membuat lagu ´jingle´ untuk pelajar SMA, acara tersebut berjudul Jingle Dare, yang berlangsung pada 24 April 2008. Pembuatan Shop Sign (Spanduk Nama Burjo dengan tema Indomie untuk setiap Burjo diYogyakarta) Ditinjau dari aspek product life-cycle.
Analisis Lingkungan

Societal Environment General Forces
Perusahaan menghadapi lingkungan makro yang memiliki pengaruh terhadap kegiatan pemasaran Indomie. Lingkungan makro yang dihadapi oleh perusahaan yaitu: Faktor Ekonomi, Sosial Budaya, Teknologi, Demografi dan Faktor Politik dan Hukum.

Industry Analysis
Analisis lingkungan industri dilakukan berdasarkan konsep Competitive Strategy yang diperkenalkan oleh M.E Porter.

Lingkungan Operasi
Lingkungan ini meliputi faktor-faktor pada situasi kompetitif yang mempengaruhi sukses perusahaan dalam mendapatkan sumber daya atau dalam keuntungan pemasaran barang dan jasa perusahaan.

CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Indofood Corporate Social Responsibility (CSR) program andalan dari komitmen untuk membantu anggota masyarakat yang lebih luas dan untuk membuat kontribusi yang optimal kepada masyarakat.

Analisis Lingkungan

Societal Environment General Forces
Perusahaan menghadapi lingkungan makro yang memiliki pengaruh terhadap kegiatan pemasaran Indomie. Lingkungan makro yang dihadapi oleh perusahaan yaitu: Faktor Ekonomi, Sosial Budaya, Teknologi, Demografi dan Faktor Politik dan Hukum.

Industry Analysis
Analisis lingkungan industri dilakukan berdasarkan konsep Competitive Strategy yang diperkenalkan oleh M.E Porter.

Lingkungan Operasi
Lingkungan ini meliputi faktor-faktor pada situasi kompetitif yang mempengaruhi sukses perusahaan dalam mendapatkan sumber daya atau dalam keuntungan pemasaran barang dan jasa perusahaan.

CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Indofood Corporate Social Responsibility (CSR) program andalan dari komitmen untuk membantu anggota masyarakat yang lebih luas dan untuk membuat kontribusi yang optimal kepada masyarakat.

Daur hidup produknya, tetap berada di puncaknya bahkan mengalahkan mie instant dari negara luar lainnya.
PT. Indofood bertahan di pasar Indonesia dan pasar internasional.
Tidak mempengaruhi penjualan indomie secara signifikan
Harga produk indofood meningkat
Tidak Stabil ( nilai tukar rupiah melemah )
Ekonomi Indonesia

1. Ekonomi

Societal Environment General Forces

Kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan label dan iklan tertuang dalamperaturanpemerintah Republik Indonesia Nomor 69 tahun 1999. Hukum dagang PT.Indofood, yang pada awalnya didirikan dengan nama PT. Panganjaya Intikusuma berdasarkan akta pendirian no.228 yang kemudian diubah dengan akta no. 249, dan akta no.171 tanggal 15 november 1994.

5. Politik dan Hukum

Pemasaran Indomie dari perusahaan PT. Indofood Sukses Makmur ini menargetkan kepada konsumen dengan rentang usia diatas 3 tahun. Dari sisi jenis kelamin, dapat dikonsumsi oleh pria maupun wanita. Dari sisi penghasilan, harga mie instant Indomie sendiri masih cukup terjangkau di Indonesia bila dibandingkan dengan rata-rata penghasilan per tahun.

4. Demografi

Perusahaan Indofood yang dibentuk di Indonesia, pastinya memiliki mesin-mesin canggih untuk memenuhi permintaan masyarakat Indonesia terhadap Indomie. Teknologi lain seperti internet dan social-network lain ditempuh PT. Indofood untuk memasarkan produknya.
 

3. Teknologi

Faktor sosial dan budaya, menitik beratkan kepada tata nilai dan sikap dari masyarakat. PT. Indofood melihat dan menyesuaikan terlebih dahulu produknya sebelum akhirnya mampu menguasai pasar nasional dan internasional.

2. Sosial Budaya

B. Industry Analysis


Ancaman Pendatang Baru
Ancaman masuknya pendatang baru bagi PT. Indofood Sukses Makmur termasuk cukup rendah. Karena perlu dana yang cukup besar untuk masuk kedalam industri mie instant. Selain itu, Indomie sudah mendominasi pasar Indonesia maupun internasional.

Kekuatan tawar menawar Pemasok
PT. Indofood mendapatkan semua bahan baku dari komoditas yang dimilikinya. Sehingga PT. Indofood sendiri dapat mengendalikan harga bahan bakunya.

Kekuatan tawar menawar Pembeli
Dengan harga Indomie yang cukup terjangkau dan tidak membutuhkan usaha yang cukup besar menyebabkan kekuatan tawar menawar dari pembeli sangat kecil.

 Ancaman produk Substitusi
Produk substitusi dari Indomie yaitu bihun instan dan bubur instan. Karena tidak semua orang mau atau tidak dapat mengkonsumsi produk mie. Hal ini merupakan hal yang menjadi perhatian bagi perusahaan.

 Persaingan Antar Perusahaan dalam industri
Tinggi atau rendahnya persaingan antar perusahaan dalam industri dapat dilihat dari jumlah peserta pesaing yang banyak dan kurang-lebih setara dalam hal ukuran dan kekuatan modal dan penguasaan pangsa pasarnya. Pesaing produk Indomie yaitu adalah Mie Sedap dari Wings food.

Posisi kompetitif
Posisi kompetitif indofood cukup kuat, sebagai pemimpin pasar, dan hanya menghadapi satu pesaing pada bisnis makanan instan yaitu wings food. Selain itu juga didukung rangkaian produk dan jasa yang luas, kapasitas dan produktivitas yang memadai, periklanan, dan yang cukup penting citra perusahaan.

Profil Pelanggan
Pelanggan dari indofoof meliputi anak-anak, remaja dewasa.baik wanita atau pria serta dari berbagai golongan ekonomi atas,menengah, ataupun bawah.

Pemasok Bahan Baku
PT. Indofood Sukses Makmur TBK Bandung bekerja sama dengan beberapa pemasok (supplier) yang ditunjuk untuk pengadaan bahan baku (raw material) dan bahan pendukung lainnya.

Kreditor
Indofood mempunyai struktur yang berimbang antara modal dan kredit. Dalam hal ini, mengingat kemampuan Indofood dalam menghasilkan keuntungan maupun asset yang dimilikinya, tidaklah terlampau sulit bagi indofood untuk mendapatkan pinjaman dari kreditor pada jumlah yang memadai.


C. Lingkungan Operasi

3. Peningkatan Nilai Ekonomi
Kemitraan Petani
Program Pojok Selera
Program Bogasari Mitra Card (“BMC”)
4. Menjaga Kelestarian Lingkungan
5. Kegiatan Solidaritas Kemanusiaan
Indofood Peduli
Indofood Service Day

2. Partisipasi Aktif dalam Kegiatan Komunitas
Program Bedah Rumah
Kegiatan Sosial dan Keagamaan
Bantuan Hewan Qurban
Renovasi Sarana Ibadah

1. Membangun Human Capital
Beasiswa Indofood Sukses Makmur (“BISMA”)
Indofood Riset Nugraha (IRN )
Pembangunan Rumah Pintar
Program Bantuan Sarana Pendidikan
Peduli Pendidikan Anak Jalanan
Peningkatan Gizi
Program percepatan pencapaian target MDGs yang dilakukan antara lain:
Proyek Laser Beam (“PLB”) Indofood
Program Pencerah Nusantara
SUN Mobil Layanan Gizi

D. CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY

Analisis SWOT

Kekuatan

Keahlian dalam cita rasa Indonesia
Indomie memiliki varian rasa berbagai makanan khas Indonesia, sehingga Indomie sangat sesuai dengan lidah orang Indonesia. Contoh : Indomie rasa rending, soto, kari dll.
 
Produksi rendah biaya
Biaya produksi Indomie cukup rendah dikarenakan Indofood telah mengusai Vendor yang menyuplai bahan baku untuk membuat Indomie.

Brand yang sudah terkenal
Indomie memiliki brand yang sudah kuat dalam masyarakat Indonesia seperti Aqua. Masyarakat Indonesia lebih mengenal Indomie daripada brand pesaing.

Kecepatan dalam menjangkau konsumen
Kecepatan dalam menjangkau konsumen sangat baik. Masyarakat Indonesia yang heterogen sudah dapat dijangkau dengan berbagai varian rasa yang dibuat Indomie. Hal ini terbukti dengan Indomie yang menjadi market leader di pasar mie instant.

Jangkauan distribusi luas
Indofood memiliki rantai distribusi yang cukup baik dan telah mencapai daerah-daerah di Indonesia, produk nya mudah ditemukan di pasar-pasar, warung, supermart, hypermart dll. Indofood juga menguasai jalur distribusi untuk memasarkan produknya.

Kelemahan

Terlalu banyak brand yang dikeluarkan
Indofood mengeluarkan banyak brand untuk produk yang sama (mie instant). Sehingga Indofood tidak fokus pada produk tertentu, selain itu konsumen ketika membeli sebuah produk tidak terlalu memperhatikan nama perusahaan sehingga merk-merk yang tidak dikenal, masyarakat akan ragu untuk mencoba.

Produk mie instant tidak baik dikonsumsi terus menerus
Masyarakat Indonesia mulai sadar kesehatan, dengan banyak nya talk show di televisi, berita di Koran dll. Meskipun telah sesuai dengan standar Indonesia, namun mengkonsumsi mie instant terus menerus tidak baik bagi kesehatan.

Standarisasi Luar Negeri
Indomie telah memasuki pasar International. Telah diekspor ke negara-negara tetangga dan Eropa. Namun mengingat kasus yang terjadi di Taiwan, dimana produk Indomie ditarik dari pasaran karena tidak sesuai standart di Taiwan ini menjadi kendala bagi Indomie untuk memasuki pasar yang baru karena standarisasi setiap Negara berbeda.

Peluang

Melakukan Ekspansi Keluar Negeri
Indofood dapat lebih jauh lagi memasuki pasar International dengan melakukan ekspansi ke Luar Negeri. Melihat sumber dana yang besar dari Indofood hal ini jelas sangat memungkinkan. Terakhir Indofood membeli saham salah satu perusahaan makanan di China Minzhong Food Corporation (CMFC). Dengan ini, Indofood akan mudah memasuki pasar makanan di China.

Melakukan join dengan perusahaan sejenis
Indofood dapat juga melakukan join atau membeli perusahaan sejenis seperti waktu Indofood mengakuisisi PT.Sarimi Asli Jaya dan PT.Supermi Indonesia tahun 2006

Ancaman

Ketatnya Persaingan Yang Dilakukan Pesaing Dalam Hal Iklan Maupun Inovasi
Wings corp yang mengeluarkan produk Mie Sedap sangat gencar dalam beriklan dan berinovasi, ini dapat menjadi ancaman serius bagi Indomie di persaingan pasar mie instant dalam negeri. Dalam beberapa tahun terakhir pasar Mie Sedap mulai meningkat meskipun masih jauh di bawah Indomie, namun Mie Sedap telah menempati posisi kedua pasar mie instant Indonesia.

Produk subtitusi
bihun instan dan bubur instan menjadi ancaman bagi Indomie sebagai produk pengganti mie instant. Dulu tidak ada bihun instant, namun sekarang semakin berkembangnya zaman, maka muncul lah bihun instant.

Kesadaran masyarakat akan berbahayanya bahan pengawet
Banyaknya talk show kesehatan, berita media massa dll. Membuat kesadaran masyarakat akan berbahayanya bahan pengawet menjadi tinggi. Indomie yang menggunakan bahan pengawet, meskipun telah ditetapkan aman oleh BPOM, namun tidak baik dikonsumsi terus menerus. Maka kesadaran masyarakat dapat menjadi ancaman serius bagi Indomie sendiri.

Berdasarkan hasil-hasil yang didapat dari analisis internal dan eksternal pada tabel seperti dituliskan di atas, hasilnya dapat dirangkum sebagai berikut :

Skor Total Kekuatan : 2.75
Skor total kelemahan : 1.5
Skor total peluang : 2
Skor total ancaman : 1.8

(S – W) 2.75 – 1.5 = 1.25
(O – T) 2 – 1.8 = 0.2
Karena titik koordinatnya (1.25 ; 0.2), Menurut kelompok kami, Indomie dalam kuadran 1, yaitu dalam kondisi berkembang atau bertumbuh (growth) dalam penjualan, asset, keuntungan, dll dapaty dilihat dari IFAS menunjukan bahwa skor strength (kekuatan) lebih besar disbanding dengan weakness (kelemahan) dan begitu pula dengan EFAS. Biasanya dalam masa pertumbuhan (growth) perusahaan dapat melakukan horizontal growth dengan cara mengembangkan lini produk lain. mengevaluasi produk2 yg tidak bonafit, dihilangkan. agar profit maksimal contohnya seperti menghilangkan produk mie instan merek sakura, karena kurang diminati oleh masyarakat
Growth Strategy :

PT. Indofood Sukses Makmur Tbk., yang telah menjadi perusahaan raksasa terbesar di Indonesia yang selalu mendirikan unit-unit bisnis pendukungnya untuk mencapai keinginan terciptanya satu sistem produksi yang terintegrasi. PT. Indofood dengan mudah menguasai pasar, dan tidak tergantung terhadap pemasok, karena bahan baku sudah dimiliki.
Dalam pengembangan pasar dan peningkatan kemampuan perusahaan, PT. Indofood menggunakan strategi Intensif (Intensive strategy) yang terdiri dari tiga strategi utama yaitu:

Strategi Penetrasi Pasar. Strategi ini berusaha untuk meningkatkan market share suatu produk melalui usaha-usaha pemasaran yang lebih besar. Dapat diimplementasikan dengan menambah jumlah tenaga penjual, iklan, atau usaha promosi lainnya.

Strategi Pengembangan Pasar. Tujuan untuk memperbesar pangsa pasar dengan memperkenalkan produk atau jasa ke daerah-daerah baru.

Strategi Pengembangan Produk. Meningkatkan penjualan dengan meningkatkan atau memodifikasi produk-produk yang ada. Strategi Pengembangan Produk, sesuai dengan Strategi Diferensiasi ,

Generic Strategy:

PT. Indofood menggunakan Strategi Diferensiasi. Strategi ini dicirikan dengan keputusan perusahaan untuk menciptakan persepsi pasar potensial terhadap produk baru yang berbeda atau unik dengan harapan calon konsumen mau membeli dengan harga mahal karena adanya perbedaan itu. PT. Indofood, terutama produk mie instannya memiliki keunikan rasa dan promosi iklan yang mengusung tema nusantara. Hal ini yang mendasari kami bahwa PT. Indofood menggunakan strategi diferensiasi karena keunikan dan cakupan pasar yang luas terhadap produk mie instannya.
Kesimpulan

1 .Hasil analisis menggunakan matriks IFAS menunjukkan perusahaan memiliki posisi internal yang kuat. Kekuatan perusahaan yang unggul yaitu biaya produksi yang murah, brand yang sudah terkenal serta jangkauan distribusi yang luas. Sedangkan kelemahan yang dimiliki perusahaan yaitu produk indomie tidak baik dikonsumsi terus menerus dan terlalu banyak brand yang dikeluarkan.

2. Hasil analisis menggunakan matriks EFAS menunjukan bahwa perusahaan mampu merespon peluang yang ada untuk mengatasi ancaman. Adapun peluang utama yang dimiliki perusahaan yaitu melakukan ekspansi keluar negeri. Sedangkan ancaman utama yang menghantui perusahaan yaitu ketatnya persaingan yang dilakukan pesaing dalam hal iklan dan inovasi serta mulai meningkatnya kesadaran masyarakat akan berbahayanya bahan pengawet.

3 .Hasil dari analisa kekuatan bersaing porter PT Indofood sampai saat ini telah memiliki kekuatan yang cukup besar untuk menghadapi tantangan dari para pesaingnya, sehingga produk indomie dapat terus bertahan dan menjadi market leader dalam bidang mie instan,



Saran

Saran menurut kelompok kami PT Indofood harus lebih berinovasi lagi dalam pengembangan produk indomie nya, peningkatan kualitas, pendistribusian serta cara pemasarannya agar tetap menjadi market leader dibidangnya. Dan terus mendorong produk indomie agar dapat diterima masyarakat luas, termasuk masyarakat manca negara dengan mengadopsi standart-standart dan social budaya yang berlaku. Karena masyarakat sudah semakin sadar akan bahaya bahan pengawet yang pada makanan yang dikonsumsinya dapat merusak kesehatan tubuh, sebaiknya kadar pengawet atau bahan kimia yang terdapat dalam produk indomie dikurangi.
Full transcript