Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

UNSUR-UNSUR PERIODE KETIGA

No description
by

Hanifa Khairunnisa

on 25 October 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of UNSUR-UNSUR PERIODE KETIGA

Unsur-unsur Periode Ketiga
b. Sifat Pereduksi dan Pengoksidasi Unsur Periode Ketiga
c. Sifat Asam-Basa Hidroksida Unsur Periode Ketiga
Kegunaan Unsur-unsur Periode Ketiga
Anis Niswatun Azizah
Fitri Nur Ervina
Hanifa Khairunnisa
Lukman Permadi
Nia Kurniasih
Rizky Adikusuma
Sasha Elitzar Latfia
XII IPA 4
Unsur-unsur dalam satu periode tidaklah mempunyai sifat-sifat yang mirip, tetapi sifat-sifatnya berubah secara beraturan. Perubahan sifat unsur-unsur dalam satu periode dapat dilihat pada unsur-unsur periode ketiga.
Sifat unsur-unsur yang ada dalam periode ketiga, dapat dilihat di tabel berikut :
Berikut adalah beberapa sifat unsur-unsur periode ketiga :
• Dipakai sebagai bahan dasar pembuatan asam sulfat
• Digunakan dalam baterai
• Dipakai pada fungisida dan pembuatan pupuk
• Digunakan pada korek dan kembang api
• Digunakan sebagai pelarut dalam berbagai proses
• Sebagai pengisi bola lampu karena Argon tidak bereaksi dengan kawat lampu
• Dipakai dalam industri logam sebagai inert saat pemotongan dan proses lainnya
• Untuk mendeteksi sumber air tanah
• Dipakai dalam roda mobil mewah
Natrium
• Dipakai dalam pebuatan ester
• NACl digunakan oleh hampir semua makhluk
• Na-benzoat dipakai dalam pengawetan makanan
• Na-glutamat dipakai untuk penyedap makanan
• Isi dari lampu kabut dalam kendaraan bermotor
• NAOH dipakai untuk membuat sabun, deterjen, kertas
• NAHCO3 dipakai sebagai pengembang kue
• Memurnikan logam K, Rb, Cs
• NACO3 Pembuatan kaca dan pemurnian air sadah
• Dipakai pada proses produksi logam, kaca, dan semen
• Untuk membuat konstruksi pesawat. Logamnya disebut magnalum
• Pemisah sulfur dari besi dan baja
• Dipakai pada lempeng yang digunakan di industri percetakan
• Untuk membuat lampu kilat
• Sebagai katalis reaksi organik
Magnesium
• Banyak dipakai dalam industri pesawat
• Untuk membuat konstruksi bangunan
• Dipakai pada berbagai macam aloi
• Untuk membuat magnet yang kuat
• Tawas sebagai penjernih air
• Untuk membuat logam hybrid yang dipakai pada pesawat luar angkasa
• Membuat berbagau alat masak
• Menghasilkan permata bewarna-warni: Sapphire, Topaz, dll
Aluminium
• Dipakai dalam pembuatan kaca
• Terutama dipakai dalam pembuatan semi konduktor
• Digunakan untuk membuat aloi bersama alumunium, magnesium, dan tembaga
• Untuk membuat enamel
Silikon
• Dipakai untuk membuat asam fosfat
• Untuk pupuk dan detergen
• Digunakan dalam pembuatan korek api
• Digunakan sebagai pestisida
Fosfor
Sulfur
• Dipakai pada proses pemurnian air
• Cl2 dipakai pada disinfectan
• KCl digunakan sebagai pupuk
• ZnCl2 digunakan sebagai solder
• NH4Cl digunakan sebagai pengisi baterai
• Digunakan untuk menghilangkan tinta dalam proses daur ulang kertas
• Dipakai untuk membunuh bakteri pada air minum
• Dipakai pada berbagai macam industri
Klorin
Argon
Sifat pereduksi dan pengoksidasi pada unsur periode ketiga dapat kita lihat pada tabel berikut.

Dari data tersebut dapat disimpulkan :

Dari kiri ke kanan semakin positif, hal itu menyatakan bahwa daya pengoksidasinya semakin bertambah dan daya pereduksinya semakin berkurang. Sehingga Natrium tergolong pereduksi atau oksidator kuat sedangkan Klorin tergolong pengoksidasi atau reduktor kuat.

a. Sifat-sifat Fisis
1. Titik Cair dan Titik Didih
Titik cair dan titik didih unsur-unsur periode ketiga dari kiri ke kanan meningkat secara bertahap dan mencapai puncaknya pada golongan IVA (silikon), kemudian turun secara drastis pada golongan VA (fosforus). Jadi titik cair tertinggi dimiliki oleh silikon, sedangkan titik cair terendah dimiliki oleh argon.
3. Sifat Logam dan Nonlogam
Natrium, Magnesium, dan Aluminium adalah logam sejati yang merupakan konduktor listrik maupun konduktor panas yang baik, serta menunjukkan kilap logam yang khas Senyawa Natrium, senyawa Magnesium, serta sebagian besar senyawa Alumunium bersifat ionik, dapat larut dalam asam membentuk kation tunggal Na⁺, Mg²⁺, dan Al³⁺.

Aluminium dapat anion Al(OH)⁴⁻ dan gas Hidrogen dalam larutan basa kuat, tetapi tidak dapat bereaksi dengan asam oksidator, seperti HNO3 dan H2SO4 yang pekat, karena reaksinya hanya berlangsung sebentar kemudian terhenti.
Berikut adalah penjelasan lengkapnya :

• Na, Mg, dan Al mempunyai ikatan logam. Semakin bertambah elektron valensinya, maka titik cair dan titik didihnya pun akan meningkat.
• Si mempunyai struktur kovalen raksasa (seperti intan), jadi titik didih dan titik cairnya pun sangat tinggi dan pasti lebih tinggi dari logam.
• P, S, Cl, dan Ar terdiri dari molekul-molekul nonpolar , sehingga hanya dikukuhkan oleh gaya van der Waals yang relatif lemah. Oleh karena itu, titik didih dan titik cairnyapun relatif rendah.

2. Energi Ionisasi
Semakin ke kanan, Energi Ionisasi semakin besar.
• Hal itu merupakan akibat bertambahnya muatan inti, sehingga daya
tarik inti terhadap elektron terluar makin besar.
• Pada unsur golongan IIA (magnesium) dan VA (fosforus)mempunyai
konfigurasi elektron yang relatif stabil (konfigurasi setengah penuh).
Maka dari itu, energi ionisasi Mg>Al, dan energi ionisasi P>S.
• Kesimpulannya, jika diurutkan dari energi ionisasi terendah ke yang
tertinggi yaitu, Na, Al, Mg, Si, S, P, Cl, dan Ar.

Struktur Natrium, Magnesium, dan Aluminium.
Secara kimia, sifat logam menurun dari Natrium ke Aluminium, tetapi sifat fisisnya justru meningkat berkaitan dengan pertambahan elektron valensi yang menyebabkan ikatan antar atom makin kuat.
Silikon tergolong metaloid dan bersifat semikonduktor. Fosfor, Belerang, Klorin merupakan unsur nonlogam dan tidak dapat menghantarkan listrik. Terlihat dari kemampuannya membentuk ion negatif, yaitu anion tunggal Cl⁻ dan S²⁻ ataupun anion poliatom, seperti PO4³⁻ , dan PO3³⁻.
Hidroksida unsur periode ketiga dinyatakan sebagai M(OH)x.
M = unsur periode ketiga (kecuali Argon)
x = nomor golongan.
Hidroksida unsur periode ketiga terdiri atas:
NaOH Mg(OH)2 Al(OH)3
Si(OH)4 P(OH)5 S(OH)6 Cl(OH)7

*hijau : tidak stabil

Sifat hidroksida unsur periode ketiga bergantung:

Perbedaan keelektronegatifan dari O dengan M.
*Perbedaan besar
M mudah melepas elektron & diterima atom O.
Ikatan M-O = ionik. Energi ionisasi rendah antara M- OH, melepas OH⁻,
hidroksida bersifat basa.
MOH → M + OH⁻
*Perbedaan keelektronegatifan kecil
M sukar melepas elektron & cenderung menggunakan
elektron bersama O membentuk ikatan kovalen. Energi
ionisasi tinggi antara M-OH sehingga melepas H karena OH⁻ polar,
hidroksida bersifat asam.
MOH -> MO⁻ + OH
NaOH → Na + OH⁻

Hidroksida melepas 1/2/3 molekul air
Si(OH)4 -> SiO(OH)2 atau H2SiO3 + H2O
P(OH)5 -> PO(OH)3 atau H3PO4 + H2O
S(OH)6 -> SO2(OH)2 atau H2SO4 + 2H2O
Cl(OH)7 -> ClO3OH atau HClO4 + 3H2O
Full transcript