Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Kelenjar Mammae

No description
by

Nisaa Azisah

on 6 April 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Kelenjar Mammae

Ambing sapi perah terdiri 4 kelenjar mamaria yang tergabung menjadi satu.

Ambing merupakan kelenjar kulit yang berambut kecuali putingnya

Ambing terpisah menjadi 2 bagian kiri dan kanan, oleh lekuk intermamaria (intermammary groove)

Ambing tersusun atas sekumpulan jaringan sekretori

Anatomi Kelenjar Mammae
Penyakit Reproduksi
MASTITIS
Manajemen KesehatanAmbing
- Menjaga kebersihan kandang, bahan dan alat pemerah dari kotoran dan sisa pakan, termasuk sanitasi serta desinfeksi.

- Memelihara kelayakan kandang, khususnya lantai kandang yang rusak (berlubang) sehingga menimbulkan genangan air yang dapat menginfeksi ambing.

- Menjalankan manajemen pemerahan dengan benar, termasuk dipping antiseptik untuk mencegah infeksi bakteri pada puting susu.

- Pemerahan umumnya dilakukan 2 kali sehari sampai susu dalam ambing habis sehingga terhindar dari radang ambing.

- Memperhatikan masa kering ternak perah agar tidak berdampak buruk pada kesehatannya.

Fisiologi Kelenjar Mammae
Perkembangan tahap mulai dari pembentukan kelenjar mamme, produksi susu, sampai tahap penyapihan disebut sebagai siklus laktasi atau stage of lactation. Siklus ini terdiri dari empat fase, yaitu

1. Mammogenesis,


2. Lactogenesis



3. Galactopoesis



4. Involution.

PPDH XXIII
Kelompok 5 & 6
Sub Kelompok D

Kelenjar Mammae
Berat ambing mencapai 7 - 165 pounds (3.18 – 74,84 kg)
Bisa menampung kurang lebih sampai 36 kg susu
Melekat dengan baik pada dinding abdominal depan & samping

3 struktur penyangga utama:
- kulit
- ligamentum suspensorium medialis
- ligamentum suspensorium lateralis
terbentuk saat pertemuan ligamentum suspensorium medialis dengan ligamentum suspensoria lateralis.
Produk alveolar
Alveolus:
unit sekretorik dasar; dibatasi oleh sel2 epithelial dengan sintesa dan/atau sekresi:

lipid - trigliserida & asam lemak bebas
protein - kasein
laktosa - disakarida
mineral& vitamin - Ca, P, K; Vits. A, B, C, D
air

Perkembangan mammae (mammogenesis) dapat dibagi menjadi empat fase, yaitu

1.Perkembangan embrionik,
2.Perkembangan fetus,
3.Pertumbuhan postnatal dan
4.Perkembangan selama kebuntingan
Mempertahankan laktasi dengan cara
Meningkatkan laktasi dengan galactopoietic hormon seperti prolaktin, growth hormon, glukokortikoid, hormon thyroid
Menghilangkan akumulasi susu dari kelenjar mamae
Dimulainya puncak laktasi tetapi sering dikatakan selama laktasi akhir. Ditandai dengan penurunan jumlah dari alveoli yang aktif
Sekresi susu pada sel sekretorik
Sebelum partus sel sekretori dari alveoli memulai memproduksi susu
Selama partus, terdapat prolaktin dalam jumlah besar yang menandakan dimulainya laktasi
Hormon yang penting untuk prosuksi susu dan menjaga laktasi adalah prolaktin, insulin-like growth hormone, dan growth hrmone
Masa Kering
Kelenjar mamae pada sapi perah membutuhkan waktu untuk tidal laktasi dengan tujuan untuk memyiapkan partus guna mengoptimalkan produksi susu pada laktasi berikutnya
Penelitian menunjukan bahwa 60 hari non-laktasi dibutuhkan dan masa kering dibawah 40-50 hari mengakibatkan penurunan produksi susu
Masa kering sangat mempengaruhi terjadinya intramammary infection (IMI)

MILK

Alveoli contract

Oxytocin &
Neurophysin

Posterior Pituitary

Alveoli secrete milk

Prolactin

Anterior Pituitary

Hypothalamus

Spinal Cord

Inguinal Nerve

Afferent nerves

Stimulus

Milk Letdown

1
2
3
4
5
6
7
8
1. Stimulasi ambing

2.Stimulatsi dari nervus pada spinal cord

3. Nervus mengirim sinyal ke otak

4. Pelepasan oksitosin dari posterior pituitary ke darah

5. Oksitosin diterima oleh jaringan mamae

6. Kontraksi dari alveoli

7. Kontraksi dari duktus

8. Pengeluaran susu

Mastitis adalah penyakit dari ambing yang disebabkan oleh peradangan kelenjar susu.Radang ambing hampir selalu merupakan radang infeksi yang berlangsung secara akut, subakut maupun kronik.

Faktor utama penyebab radang ambing atau mastitis adalah Streptococcus cocci dan Staphylococcus cocci
Berbagai jenis bakteri yang telah diketahui sebagai agen penyebab penyakit mastitis, antara lain : Streptococcus agalactiae, Str. Disgalactiae, Str. Uberis, Str.zooepidemicus, Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Enterobacter aerogenees dan Pseudomonas aeroginosa.

Faktor predisposisi radang ambing dilihat dari segi ternak : bentuk ambing dan faktor umur .Faktor lingkungan dan pengelolaan ternak yang banyak mempengaruhi terjadinya mastitis, meliputi pakan, perkandangan, banyaknya sapi dalam satu kandang, sanitasi kandang, dan cara pemerahan susu
Full transcript