Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Individual and Sociocultural Differences

No description
by

Fany Syafatania Geometri

on 26 March 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Individual and Sociocultural Differences

Individual and Sociocultural Differences
Presented by :
I Dewa Ayu Dwika Puspita Dewi
Syafatania
Puryanti
Diah Fatimah
Latifa Zahra

111211131165
111211132021
111211133002
111211133008
111211133065

Individual
Differences

Inteligensi
Personality
Temperamen
Gaya Belajar dan Berfikir
Sociocultural
Differences

Sociocultural
Diversity

Gender
Intelegensi adalah keahlian memecahkan masalah dan kemampuan untuk beradaptasi pada, dan belajar dari pengalaman hidup sehari-hari (Santrock, 2009)
Tes Intelegensi
Tes Individual
Tes kelompok
Inteligensi
Kemampuan
Gaya Belajar dan Berfikir
Bukan Kemampuan
Tetapi merupakan sebuah cara yang dipilih untuk memnggunakan kemampuan berpikirnya
Jenis
Implusif dan Reflektif
Gaya Mendalam dan Dangkal
Jenis
Impulsif atau Reflektif
Gaya Mendalam atau Dangkal
Evaluasi

Akan sangat membantu apabila seorang guru mengetahui mana murid yang imlpusif dan bergaya dangkal. Cari cara yang bisa membantu mereka untuk lebih menjadi reflektif dan mendalam.

Kepribadian atau personalitas adalah pemikiran, emosi, dan perilaku tertentu yang menjadi ciri dari seseorang dalam menghadapi dunianya. Kepribadian juga bisa diartikan sebagai pikiran, emosi, dan perilaku khas yang dipakai seseorang untuk beradaptasi dengan dunianya (Santrock, 2004).
The Big Five
O
pennes (keterbukaan terhadap pengalaman)
C
oncentiousnes (kemampuan untuk fokus)
E
xtraversion
A
greebleness (kepatuhan)
N
euroticism (kestabilan emosi)
Temperamen adalah gaya perilaku seseorang dan cara khasnya dalam memberi tanggapan atau respons. (Santrock, 2004)
Klasifikasi Alexander Chess & Stella Thomas
Easy Child
Difficult Child
Slow-to-warm-up Child
Mary Rothbart
dan John Bates :
- Ekstraversi atau surgency
- Afektivitas yang negatif
- Kontrol yang penuh dengan usaha pengaturan diri


Kultur

Kultur adalah pola perilaku, keyakinan, dan semua produk dari kelompok orang tertentu yang diturunkan dari satu generasi ke generasi lainnya. Produk itu berasal dari interaksi antar kelompok orang dengan lingkungannya selama bertahun-tahun (Chun, Organizta, & Marin, 2002; Thomas, 2000).
Studi Lintas-Kultural

Studi lintas-kultural adalah studi yang membandingkan apa yang terjadi dalam satu kultur dengan apa yang terjadi di dalam satu atau beberapa kultur lain; menyediakan informasi tentang
seberapa jauh orang itu sama
dan
seberapa jauh perilaku tertentu adalah perilaku khusus dari suatu kultur
.
Individualisme dan Kolektivisme
Individualisme
Seperangkat nilai
yang mengutamakan tujuan personal
di atas tujuan kelompok.
Kolektivisme
seperangkat nilai yang mendukung kelompok.
STATUS SOSIOEKONOMI
(
socioeconomic status
– SES) adalah pengelompokan orang berdasarkan karakteristik ekonomi, individual, dan pekerjaannya
ETNIS
Kata Etnis berasal dari kata Yunani yang berarti “bangsa”.

Etnisitas (ethnicity) adalah pola umum karakteristik seperti warisan kultural, nasionalitas, ras, agama, dan bahasa.
Gender
tidak sama dengan
jenis kelamin
Pandangan terhadap perkembangan gender
Pandangan Biologis
Pandangan
Sosial
Teori
Kognitif
Sosial
Gender
Pandangan
Kognitif
Corpus Collosum wanita lebih besar dari pria
Freud : Teori Psikoanalitik Gender

Anak mengadopsi karakter orang tua yang memiliki jenis kelamin sama dengannya
Perkembangan gender anak terjadi melalui pengamatan dan peniruan terhadap perilaku gender dan melalui penguatan dan hukuman terhadap perilaku gender
Teori Perkembangan Kognitif
Tipe gender anak terjadi setelah mereka mengembangkan konsep gender (Santrock, 2009)
Teori
Skema
Gender
perhatian dan perilaku individu dituntun oleh motivasi internal untuk menyesuaikan dengan standar sosiokultural berbasis gender dan stereotip gender (Martin & Dinella, 2001 dalam Santrock, 2009)
Stereotip Gender

Stereotip gender adalah kategori luas untuk merefleksikan kesan dan keyakinan tentang apa perilaku yang tepat untuk pria dan wanita (Santrock, 2009)

Berubah sesuai perkembangan masyarakat dan perkembangan individu
Persamaan dan Perbedaan Gender dalam Domain yang Relevan secara Akademis

 Pada hal fisik, laki-laki cenderung unggul daripada wanita.
 Keahlian matematika adan sains. Dalam beberapa kasus, anak laki-laki cenderung lebih baik dalam hal perhitungan.
 Kemapuan Verbal. Tidak memiliki perbedaan yang signifikan.
 Pencapaian Pendidikan. Wanita lebih mungkin untuk mempelajari materi akademik, penuh perhatian di kelas, mau belajar lebih tekun, dan berpartisipasi lebih banyak di kelas ketimbang anak lelaki (DeZolt & Hull, 2001 dalam Santrock, 2009)
 Keahlian Hubungan. Perempuan lebih berorientasi pada hubungan daripada lelaki.
 Agresi. Lelaki cenderung agresif secara fisik sedangkan wanita cenderung agresif secara verbal.
 Regulasi diri. Lalaki biasanya kurang mampu mengendalikan diri ketimbang wanita (Eisenerg, Martin dan Fabes, 2001 dalam Santrock, 2009)

Kontroversi Gender
Klasifikasi Gender


Laki - Laki
Maskulin
Tangguh, kuat, Mandiri
Perempuan
Feminim
Mengasuh, penurut, pekerjaan rumah tangga
Androgini

Androgini berasal dari bahasa Yunani yang artinya “andros-” berarti laki-laki dan “gyné -“ berarti perempuan.

Androgini adalah istilah dalam identitas gender dimana seseorang tidak termasuk dengan jelas ke dalam peran maskulin dan feminin yang ada di masyarakat.
Sandra Bem, (psikolog Universitas Stanford pada tahun 1974) Pada tahun 1977 mengeluarkan sebuah inventory pengukuran gender yang diberi nama The Bem Sex Role Inventory. Berdasarkan respon dari item-item pada inventory ini, individu diklasifikasikan memiliki salah satu dari orientasi peran gender: maskulin, feminin, androgini, dan undifferentiated.
Bias Gender

Pembagian posisi yang tidak adil antara laki-laki dan perempuan

Terdapat sejak bangku sekolah pada anak laki-laki dan perempuan
Teori Multiple Intelligence
Apa yang ada di Pikiran Anda?
A Ve.....ry Long Journey

-
Stern dan Binet
IQ
-
Wechsler
g & s
- Thurstone 7 intelektual spesifik
Verbal
Kemampuan angka
Kefasihan kata
Visual spasial
Memori asosiatif
Penalaran
Kecepatan persepsi
- Stenberg 3 Triarkis Stenberg
Inteligensi analitis
Intelegensi kreatif
Intelegensi praktis

8 Intelegensi Spesifik
( Howard Gardner )
Verbal
: menggunakan bahasa untuk mengekspresikan makna
Matematika
: kemampuan menyelesaikan operasi matematika
Spasial
: berfikir tiga dimensi
Tubuh-kinestatik
: kemampuan dalam hal fisik
Musik
: kemampuan yang sensitif terhadap nada, ritme
Intrapersonal
: kemampuan memahami diri sendiri
Interpersonal
: kemampuan memahami orang lain
Naturalis
: kemmapuan mengamati pola-pola alam
Apa Contoh Penerapannya???
Kelas Spektrum Gardner
Ide yang mendasari
: setiap anak memiliki potensi yang dapat dikembangkan di 1 area atau 2 area
- Materi yang diberikan untuk menstimulasi anak-anak, - - - Materi yang berhubungan dengan domain inteligensi
Misal
: anak di kelas naturalis belajar mengelompokkan & mengeksplorasi spesiment biologis
Emotional Intelligence
Gardner
: Intrapersonal, interpersonal
Stenberg
: Inteligensi Praktis
Daniel goleman

- Developing emotional awareness
- Managing emotions
- Reading emotion
- Handling relationship
Kritik terhadap Teori Multiple Intelligence

Ada domain keahlian lain yang dilupakan oleh Gardner
Belum ada riset yang mendukung
Analisis Kasus
Rizal sang Penjual Gorengan Berprestasi
(http://kampus.okezone.com/read/2013/11/13/560/896160/hanya-jual-gorengan-rizal-bisa-jadi-jawara-olimpiade-fisika )
Berbeda dengan anak-anak lainnya, Rizal adalah siswa kelas XII MAN Cipasung, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya harus berjualan gorengan disekolahya karena keterbatasan ekonomi di keluarganya. Rizal mendapatkan keuntungan skitar Rp.10.000-Rp 15.000 dari berjualan gorengan. Terkadang jika dia tidak memiliki bekal untuk sekolah, Rizal biasa berpuasa.

Sehari-hari Rizal berangkat kesekolah dengan menggunakan sepeda yang diberikan oleh gurunya, sebelumnya dia berjalan kaki hingga puluhan kilometer dari rumahya ke sekolah. Sumber menyebutkan bahwa Rizal sudah tidak memiliki ibu dan ia tinggal bersama kakaknya yang bekerja sebagai buruh

(http://kampus.okezone.com/read/2013/11/13/560/896160/hanya-jual-gorengan-rizal-bisa-jadi-jawara-olimpiade-fisika )
Sebelumnya Rizal terancam tidak melanjutkan ke jenjang SMA, namun karena bantuan dari salah satu gurunya, maka dia tetap dapat melanjutkan sekolah. Meskipun hidup sederhana, Rizal dapat berestasi menjadi peraih juara 2 pada lomba olimpiade tingkat nasional, sebelumnya Rizal memperoleh juara 1 pada olimpiade fisika kompetisi science madrasah tingkat Jawa Barat di Bekasi, dan menyisihkan peserta dari 26 kota dan kabupaten Jawa Barat pada mei 2013, (Kompas.com).
Intelegensi
Matematis
Gaya Belajar
Mendalam dan Reflektif
Temperamen
Easy Child
Rizal
Juara II
Olimpiade Fisika Nasional
Matematis
Logika angka
Memecahkan masalah abstrak
Hubungan sebab akibat
Membangun persamaan
Membuat perhitungan
Mendalam dan Reflektif
Pemikiran konstruktivis
Memecahkan problem bukan hanya sekedar membaca tetapi memahami
Easy Child
Latar belakang kurang
Berjualan gorengan
Perjalanan menuju juara
Ketua osis
Penelitian Terdahulu

Cebballo & McLoyd dkk, 2002 : anak yang rendah pada sosial ekonominya akan menggangu proses belajarnya

Studi lain dari 1200 remaja usia 12-14 tahun oleh (Eamon, 2002) : kemiskinan berhubungan dengan nilai pelajaran membaca dan matematika yang rendah, dan studi ini juga menemukan bahwa kemiskinan berhubungan dengan problem perilaku di sekolah.
Fakta Rizal

Dengan harus berjualan gorengan, mesikipun kurang mampu dari segi ekonomi, Rizal mampu pintar dalam bidang matematika dan fisika sehingga menjadi juara II fisika tingkat nasional
T
h
a
n
k
s

f
o
r

Y
o
u
r

A
t
t
e
n
t
i
o
n
^-^
Full transcript