Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Untitled Prezi

No description
by

Oriza Sativa

on 31 May 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Untitled Prezi

Timeline 2013 2009 2010 2011 2012 Team 0 + - = 9 8 7 1 2 3 4 5 6 c Workplace Ethics
A Significant Ethical Problem Area tema dan isu etika utama yang mucul berkaitan dengan perilaku karyawan di tempat kerja Ethics Strategies and Tactics for Effective Stakeholders Relations Diagnostic Typology of Organizational Stakeholders : Ethics Risk Management International Operations ISU-ISU yang terjadi : Corporate Social Responsibility
Performance and Accountability Crisis Management and
Ethics Consideration Manajemen krisis merupakan langkah penting yang banyak diambil perusahaan untuk menghadapi kondisi yang tidak menentu
Pada tahun 1997 hasil survey majalah Fortune yang melibatkan 1000 perusahaan menyebutkan bahwa 71% responden dari perusahaan tersebut telah menyusun skema manajemen krisis. Kepemilikan Kader Industri (Thailand) 3000 Pekerja Managing Ethics Risks
and Opportunity Bagus Ibnu Utama
Eko Adityo Ananto
Fitriana
Neily Cholida
Oriza Sativa
Suryana Hendrawan KELOMPOK 4 : Ethics Risk and Opportunity Management Overreliance on External Auditors-New Fraud Standart Resiko Etis Melakukan penilaian dan identifikasi para stake holder perusahaan
Mempertimbangkan kemampuan aktivitas peruashaan dengan ekspektasi Stakeholder, dan menilai resiko ketidak sanggupan dalam memenuhi ekspektasi stakeholder atau menilai adanya kemungkinan peluang untuk berpretasi lebih dari yang diharapkan.
Meninjau ulang perbandingan aktivitas dan ekspektasi perusahaan dari perspektif dampak reputasi perusahaan.
Melakukan Pelaporan Nilai hypernorm: kejujuran, keadilan, simpati, integritas, prediktabilitas, dan tanggung jawab Reporting and Action Tahap 3 melibatkan penyusunan laporan yang dihasilkan oleh proses. kebutuhan perusahaan tertentu harus mendikte sifat laporan yang disajikan, tetapi harus dipertimbangkan untuk setidaknya laporan berikut: Ethics risks and opportunities:
By stakeholder group
By product or service
By corporate objective
By hypernorm value
By reputation driver Employee
Rights Trust and Its Importance Ability to Exercise One's Conscience Fair Treatment Health and Safe Work Environtment Privacy & Dignity Dampak terhadap ekonomi lokal dan budaya mereka
Konflik antara domestik dan budaya asing
Suap, memfasilitasi pembayaran Tujuan CSR ? Measurement of Corporate Ethical Performance Reporting of
CSR KASUS Kader Industrial (Thailand) Company Laki-laki Perempuan Muda Perempuan
dibawah umur Kronologi Kejadian KESALAHAN Type of Crisis Menurut Lerbinger ada 7 jenis krisis yang dapat melanda sebuah organisasi bisnis yaitu:
Bencana Alam
Kecelekaan teknologi
Perbedaan ekspektasi antara direksi, manajemen dan pemegang saham perusahnn yang berujung pada pertikaian
Ancaman Terorisme
Management value yang tidak sejalan dengan keharusan untuk selaras dengan lingkungan , kewajiban sosial dan kewajiban yang lain.
Penipuan oleh manajemen perusahaan
Kesalahan manajerial WHAT MUST WE DO??

Elemen yang perlu dilatih untuk mengantisipasi krisis antara lain: kesadaran internal (51% mengatakan bahwa ini adalah hal yang perlu diperhatikan) ,komunikasi (46%) , pelatihan operasional (38%) , pendugaan potensi krisis (36%) , IT (33%) , perencanaan dan koordinasi (32%) , kesinambungan bisnis (25%). Ethics Integration on Crisis Management 1. Mengidentifikasi dan Menilai Resiko Etika
Melakukan penilaian dan identifikasi para stakeholder perusahaan
Mempertimbangkan kemampuan aktivitas perusahaan dengan ekspektasi stakeholder dan menilai resiko ketidaksanggupan dalam memenuhi ekspektasi stake holder
Meninjau ulang perbandingan aktivitas dan ekspektasi perusahaan dari perspektif dampak perusahaan.
Melakukan pelaporan
2. Penerapan strategi dan taktik dalam membina
hubungan strategis dengan stake holder
3. Tinjauan Akuntabilitas Sosial dan Audit Control (Hierarchy) Culture : A highly structured and formal place to work. Rules and procedures govern behavior. Leaders strive to be good coordinators and organizers who are efficiency-minded. Maintaining a smooth-running organization is most critical. Formal policies are what hold the group together. Stability, performance, and efficient operations are the long-term goals. Success means dependable delivery, smooth scheduling, and low cost.

Compete (Market) Culture : A results-driven organization focused on job completion. People are competitive and goal-oriented. Leaders are demanding, hard-driving, and productive.The emphasis on winning unifies the organization. Reputation and success are common concerns. Long-term focus is on competitive action and achievement of measurable goals and targets. Sucess means market share and penetration. Competitive pricing and market leadership are important. Tipe Corporate Culture:

Collaborate (Clan) Culture
An open and friendly place to work. Leaders are considered to be mentors or even parental figures. Group loyalty and sense of tradition are strong. There is an emphasis on the long-term benefits of human resources development and great importance is given to group cohesion. There is a strong concern for people. The organization places a premium on teamwork, participation, and consensus.

Create (Adhocracy)Culture
A dynamic, entrepreneurial, and creative place to work. Innovation and risk-taking are embraced by employees and leaders. The long-term emphasis is on growth and acquiring new resources. Success means gaining unique and new products or services. Being an industry leader is important. Individual initiative and freedom are encouraged. Which Type Of Corporate Culture? Tanggung jawab utama untuk melindungi pekerja merupakan milik Kader Industrial. Whose responsibility? Pertama, sistem penguncian ruang kerja untuk menghindari resiko pencurian tidaklah tepat.
Kedua, ketiadaan mekanisme penanganan situasi darurat. Resiko dari Kebijakan Perusahaan 5. Hypernorms Value
Berenbeim (2009): terdapat enam nilai hypernorms yang berlaku secara universal, yakni honesty, fairness, compassion, integrity, predictability dan responsibility.
Hypernorm mengenai hak untuk hidup dan mendapatkan keamanan. Cont’d 3. Justice: Kombinasi tuntutan dari pemerintah lokal, internasional, serta Committee to Support Kader Workers (Support Committee) menghasilkan pemberian compensatory justice oleh Kader Industrial kepada korban.

4. Teori Kontraktual: Sebelum insiden terjadi, KIC memiliki reputasi yang buruk. Perusahaan ini disinyalir membayar pekerja full time setengah harga. Pasca insiden, perusahaan bahkan menolak bertanggung jawab karena sumber insiden dianggap bukan berasal dari peralatan produksi. Pelanggaran kontraktual terlihat karena perusahaan tidak memiliki itikad baik untuk memberikan hk kepada pekerjanya dan kompensasi secara langsung tanpa desakan dari pemerintah dan masyarakat. Cont’d 1. Pekerja Kader Industrial
2. Klien/ Costumer Kader Industrial
3. Pemerintah Thailand
4. Kader Industrial Company
5. Stockholder Kader Industrial
6. Masyarakat Stakeholders and Responsibilities Rank KADER INDUSTRIAL FIRE ANALISIS STUDI KASUS Memastikan adanya kontrak yang jelas dari Kader kepada para pekerjanya.
Klien-klien Kader juga bisa mengajukan persyaratan bahwa kerjasama hanya akan dilakukan apabila Kader bersedia menjamin keselamatan dan keamanan di lingkungan kerja dengan membuat business conduct yang diketahui oleh banyak pihak.
Untuk memperkuat legitimasi perjanjian, klien Kader juga harus menetapkan perjanjian yang berisikan konsekuensi apabila Kader terbukti melanggar nilai-nilai etika yang telah disepakati dalam SOP. What Kader Costumers could’ve been done? Prioritas dari dimensi keputusan yang telah digunakan oleh KIC dalam menjalankan usahanya adalah ekonomi.
Dimensi ekonomi diterapkan KIC murni sebagai upaya untuk menekan cost dan meningkatkan profit sebesar-besarnya tanpa mempedulikan situasi kerja di pabriknya maupun standar-standar keselamatan yang umum. Which Dimension were used? Utilitarian: manfaat jangka pendek yakni profit memang tercapai selama proses produksi berlangsung. Namun ketika insiden terjadi, cost yang ditanggung jauh lebih besar.
Moral Right : Terlepas kecelakaan yang terjadi, Minimalisasi biaya security, safety dan perlakuan perusahaan terhadap pekerjanya telah melanggar etika dan hak moral karena kebebasan pekerja sangat dibatasi. Pelanggaran prinsip etika dan norma
Full transcript