Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

MENGANALISIS PERS YANG BEBAS DAN BERTANGGUNG JAWAB SESUAI KO

No description
by

Hasna Hamidah

on 28 October 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of MENGANALISIS PERS YANG BEBAS DAN BERTANGGUNG JAWAB SESUAI KO

Ciri khas sistem pers Indonesia adalah
Integrasi (Integration), Keteraturan (regularity),Keutuhan (wholeness) , Organisasi (Organization)
Koherensi (Coherence), Keterhubungan (connectedness) dan Ketergantungan (interdependence)
bagian-bagiannya
Organisasi Pers
Kode Etik Jurnalistik
Organisasi pers = organisasi wartawan dan organisasi perusahaan pers.

Dewan pers sebagai lembaga tertinggi dalam sistem pembinaan pers melaksanakan fungsi sebagai berikut
Melindungi kemerdekaan pers dari campur tangan pihak lain
Melakukan pengkajian untuk pengembangan pers
Menetapkan dan mengawasi pelaksanaan Kode Etik Jurnalistik
Mendata perusahaan pers
Memberikan pertimbangan,dan terus mengupayakan penyelesaian pengaduan masyarakat atas kasus yang berkaitan dengan pers
Mengembangkan komunikasi antara pers, masyarakat dan pemerintah

Memfasilitasi organisasi -organisasi pers dalam menyusun peraturan pers dan meningkatkan kualitas profesi kewartawanan



Anggota dewan pers terdiri dari
a. Wartawan yg dipilih oleh organisasi
wartawan
b. Pimpinan perusahaan pers
c. Tokoh masyarakat yang ahli bidang pers
d. Ketua dan wakil ketua dewan pers dipilih
dari dan oleh anggota
e. Keanggotaan dewan pers berlaku untuk
masa tiga tahun dan sesudah itu hanya dapat
dipilih kembali untuk satu periode berikutnya
Dalam menjalankan peranannya pers sebagai salah satu modal bangsa menggunakan aturan main (rules of the game) pers nasional:
Landasan Idiil : Pansasila
Landasan Konstitusi : UUD 1945
Landasan Yuridis: UU Pokok Pers
Landasan Strategis: GBHN
Landasan Profesional: Kode etik Jurnalistik
Landasan Etis: Tata nilai yang berlaku dalam masyarakat
$100000
PERANAN PERS DALAM MASYARAKAT DEMOKRASI
KD. 2
Landasan Hukum Pers Indonesia
Pers yang Bebas & Bertanggung Jawab Sesuai Kode Etik Jurnalistik dalam Masyarakat Demokratis di Indonesia
a. Pasal 28 UUD 1945
"Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan, dan sebagainya ditetapkan dalam undang-undang
b. Pasal 28 F UUD 1945
"Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia"

c. TAP MPR No. XVII/MPR/1998 tentang Hak
Asasi manusia

d. Undang-Undang No. 39 Tahun 2000 pasal
14 ayat 1 dan 2 tentang hak asasi manusia

e. Undang-undang No. 40 Tahun 1999 dalam
pasal 2 dan pasal 4 ayat 1 tentang Pers
Tanggung Jawab Profesi Kewartawanan
MENGANALISIS PERS YANG BEBAS DAN BERTANGGUNG JAWAB SESUAI KODE ETIK JURNALISTIK DALAM MASYARAKAT DEMOKRATIS DI INDONESIA
Guna menunjang pertumbuhan dan perkembangan masyarakat, pers perlu melakukan hal-hal berikut:

Menghimpun bahan-bahan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat
Mengamankan hak asasi untuk menghindari tirani dan membina kehidupan yg demokratis
Mampu menampung dan menyalurkan kritik dan saran yg bagaimanapun pedasnya sekalipun yang dituju pers itu sendiri
Memberikan penerangan melalui iklan dengan sebaik-baiknya kepada masyarakat tentang barang dan jasa yang berguna
Memelihara kesejahteraan masyarakat dan memberikan hiburan (cerpen, komik, dsb)
Memupuk kekuatan sendiri (modal, sdm) sehingga bebas dari pengaruh luar yg mempengaruhi kebebasan & idealismenya
Menjalankan fungsi kemasyarakatan dengan melakukan penyelidikan untuk mendapatkan kebenaran dan kontrol sosial
Norma-Norma Pers Nasional
Berdasarkan norma-norma keserasian sosiologis yang berpedoman kepada pancasila, pers indonesia dalam pola berpikir dan bekerjanya tidak akan melepaskan diri dari nilai gotong-royong
Dalam melaksanakan fungsinya sehari-hari, partisipasi pers dalam pembangunan dapat dibagi dalam dua golongan
Jika terjadi perbedaan atau konflik pendapat antara pemerintah dan pers dalam menjalankan fungsinya masing-masing, maka yang dijadikan dasar penyelesaian adalah ketentuan-ketentuan hukum yang berlaku.
Dalam menjalankan fungsinya sebagai sarana penerangan, pendidikan umum, kontrol sosial dan hiburan, pers menjadi wahana bagi pembinaan pendapat umum yang sehat
Menjalankan fungsi kemasyarakatan dgn melakukan penyelidikan untuk mendapatkan kebenaran dan kontrol sosial
Dalam penyajian tulisannya, pers dengan bijaksana harus menggunakan pendekatan praduga tak bersalah (presumption of innocence)
Menghindari penyajian berita yang sensitif , cenderung pornografi, sadisme, komunisme
Sistem Pers Indonesia
Terima Kasih Atas Perhatiannya
Sistem pers merupakan subsistem dari sistem komunikasi, sedangkan sistem komunikasi itu sendiri merupakan bagian dari sistem kemasyarakatan (sistem sosial)

Inti permasalahan dalam sistem kebebasan pers adalah sistem kebebasan untuk mengeluarkan pendapat sebagaimana tercantum dalam pasal 28 UUD 1945


Kode etik jurnalistik
Full transcript