Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Banda Aceh

No description
by

cempaka ayu

on 19 November 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Banda Aceh

a
rtbl
policy
rencana
fact & analysis
concept
delineasi awal
koordinasi Pemda
sistem pusat pelayanan
pasar batoh
tata guna lahan
intensitas bangunan
pola jaringan jalan
draft
visi
Banda Aceh model kota Madani
misi
Meningkatkan Kualitas Pengamalan Agama Menuju Pelaksanaan Syariat Islam Secara Kaffah

Memperkuat Tata Kelola Pemerintah Yang Baik

Memperkuat Ekonomi Kerakyatan

Menumbuhkan Masyarakat Yang Berintelektualitas Sehat Dan Sejahtera

Melanjutkan Pembangunan Infrastruktur Pariwisata Yang Islami

Meningkatkan Partisipasi Perempuan Dalam Ranah Publik Dan Perlindungan Anak

Meningkatkan Peran Generasi Muda Sebagai Kekuatan Pembangunan Kota
RTH
SK Walikota
Surat Walikota Banda Aceh No.630/062 perihal Usulan Penetapan Lokasi Kegiatan RTBL 2013
visi & misi Banda Aceh
PP no.26/2008 tentang RTRWN
Penetapan Kawasan Strategis Nasional sebagai Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (KAPET) Banda Aceh Darussalam
RTRW
Qanun no.4 tahun 2009 tentang RTRW Kota Banda Aceh tahun 2009-2029
RDTR
angkutan umum massal berbasis jalan darat
waterfront city
penggunaan lahan
intensitas pemanfaatan lahan
sosio-history
pola pergerakan sirkulasi
visi pusat kota baru banda aceh
Kawasan Kota Bisnis yang Madani melalui penciptaan lingkungan yang berkarakter, kreatif, dan berkelanjutan
konsep rancangan struktur tata bangunan & lingkungan
konsep komponen perancangan kawasan
Dishub Kota Banda Aceh
Rencana Terkait
angkutan umum massal
Menghubungkan seluruh pusat aktivitas di kota Banda Aceh termasuk pada jalan utama kawasan perencanaan jalan T. Moh Hasan
Arahan RTRW sebagai sistem transportasi angkutan umum utama, dengan meningkatkan sub-sub terminal pada daerah pinggiran kota
Usulan
Menyusun system manajemen pengelolaan angkutan massal yang terpadu
Perencanaan marka jalur angkutan umum massal yang terintegrasi dengan marka jalur evakuasi bencana khususnya Tsunami dan Gempa Bumi
Pengadaan angkutan umum massal darat yang ramah lingkungan (low carbon) dengan bus berbahan bakar gas dan kereta listrik.
Merencanakan sistem pergantian moda angkutan umum darat dengan moda angkutan darat lainnya (ojek, becak motor), dengan moda angkutan umum air dan pejalan kaki yang saling terintegrasi
PU Kota Banda Aceh
Rencana Terkait

waterfront city
Sesuai Arahan RTRW, sepanjang DAS Krueng Aceh dikembangkan menjadi RTH Sempadan Sungai dan RTH Hutan Kota selain itu juga sebagai pengembangan wisata alam kota
Pengembangan Krueng Aceh sebagai jalur transportasi umum, wisata dan olahraga air
Usulan
Manajemen pengelolaan angkutan massal yang terpadu
Rencana terpadu rute transportasi air dengan penempatan titik-titik halte serta signage yang mengarahkan kepada kawasan wisata dan jalur evakuasi bencana
Pengadaan moda angkutan umum air yang ramah lingkungan.
Merencanakan sistem pergantian moda angkutan moda angkutan umum air dengan moda angkutan umum darat dan pejalan kaki yang saling terintegrasi
waterfront city; sepanjang DAS Krueng Aceh dikembangkan menjadi RTH Sempadan Sungai dan RTH Hutan Kota. Selain itu juga sebagai pengembangan wisata alam kota
rencana penataan Ruang Terbuka Hijau
sudah siapkah ?
kawasan kota bisnis yang madani
pasar
spot 1
spot 3
spot parkir terintegrasi
terminal
spot 2
rth
amd
intensitas pemanfaatan lahan
sirkulasi & jalur penghubung
tata kualitas lingkungan
kepanikan saat terjadi gempa
signifikansi historis kawasan
parkir
sistem sirkulasi angkutan umum
melalui penciptaan lingkungan yang berkarakter, kreatif, dan berkelanjutan
kawasan strategis kota banda aceh
kawasan pusat kota baru
Banda Aceh
pusat kot
b
ru
delineasi (disetujui)
area studi (540 Ha) meliputi sebagian besar kecamatan Lueng Bata dan sebagian kecil kecamatan Banda Raya pada sisi barat terminal Batoh

area fokus (54 Ha) meliputi Koridor jalan MR. Mohammad Hasan dari Simpang Surabaya sampai perbatasan Kab. Aceh Besar di Selatan
hierarki jalan
emergency base
isu rawan bencana
fakta bencana tsunami 26 desember 2004
Krueng Lhueng Paga
pembangunan flyover simpang surabaya
PU-Bina Marga Kota Banda Aceh
Usulan
Perencanaan struktur fly over yang tahan bencana gempabumi
Tampilan struktur fly over tidak merusak wajah kota dengan memperhatikan estetika dalam perencanaanya
Penataan ruang bawah fly over sebagai RTH Kota
Rencana Terkait

Pemecahan Masalah Kemacetan pada Persimpangan dengan fly over
Meningkatkan kapasitas jalan sehingga sesuai dengan perkembangan jumlah kendaraan
Menambah keindahan kota
ruang terbuka & RTH
tata bangunan
tata kualitas
prasarana & utilitas lingkungan
signifikansi historis kawasan
Dengan pertimbangan bahwa koridor Kota Baru Banda Aceh menjadi pusat bisnis skala Nasional dan koridornya banyak dihubungkan warung kopi khas Aceh dan, maka koridor ini akan menjadi koridor kota yang ‘vibrant’, yaitu pendekatan penataan berorientasi pada pejalan kaki (pedestrian – oriented).
prasarana & utilitas lingkungan
Ruang terbuka
& RTH
konsep pengembangan sistem pusat kegiatan
struktur peruntukan lahan
Mengembangkan peruntukan lahan sesuai arahan RTRW dan RDTR.
Mengarahkan pengembangan bangunan sesuai fungsinya sebagai Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (KAPET) tanpa merubah peruntukan lahan
Mengarahkan kawasan sebagai koridor Mitigasi Bencana
Mengarahkan kawasan sebagai koridor angkutan massal berbasis jalan (BRT)
Intensitas kawasan harus menjaga keseimbangan dengan ruang terbuka mengingat fungsi koridor sebagai kawasan Mitigasi Bencana
Distribusi intensitas disesuaikan kapasitasnya sebagai Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (KAPET) dengan tetap memperhatikan daya dukung lahan.
Distibusi intensitas harus tetap mempertahankan streetscape kawasan
tata bangunan
Meningkatkan aktifitas koridor berskala manusia dan pengembangan sesuai arahan kebijakan daerah.
Mengembangkan koridor yang berorientasi pada pejalan kaki
Menciptakan streetscape melalui penataan fasad, vegetasi, pencahayaan, signage, furniture jalan yang nyaman, material paving yang menarik, serta sarana prasarana dalam upaya menciptakan ‘sense of place’.
koridor
jalan
persimpangan (intersection)
Mengolah persimpangan sebagai ruang terbuka publik dan meeting point
Mempertegas persimpangan dengan pengolahan massa bangunan sudut yang kuat, penataan ruang terbuka dan responsif terhadap persimpangan.
Mengatur setback bangunan untuk menjaga daerah bebas pandang.
Menjaga daerah bebas pandang melalui pengaturan vegetasi
Memanfaatkan fasad bangunan untuk menempatkan system penanda (signage).
Menata pulau jalan dengan penggunaan material, warna, dan berfungsi sebagai taman yang berkarakter.
Ruang terbuka hijau disediakan sebagai mitigasi bencana, peningkatan daya dukung lingkungan perkotaan, dan keberlangsungan aktifitas sosial budaya warga kota.
Pada kawasan penataan, kriteria vegetasi sebagai berikut: vegetasi harus memliki ketahanan terhadap gempa (berakar kuat), mengutamakan vegetasi lokal.
linkage RTH
Normalisasi badan sungai (kedalaman dan kualitas air)
Menjaga sempadan sungai, sekurang-kurangnya 10meter di sebelah luar kaki tanggul.
Penataan sempadan sungai dengan vegetasi khusus seperti tanaman gambut (mangrove), yang berfungsi sebagai penahan dinding sungai, membantu proses pengendapan lumpur, kelestarian ekosistem dan buffer sungai.
Peningkatan kualitas sempadan sungai melalui jalur sirkulasi dan ruang aktifitas RTH.
koridor sungai krueng aceh
Tata kualitas lingkungan yang direncanakan harus mampu menunjang kelancaran system pergerakan di wilayah perencanaan.
Penggunaan elemen penanda mempertahankan skala manusia
Koridor Jalan:
penataan signage sebagai sarana informasi kota dan menambah karakter streetscape kawasan
Skala sign yang manusiawi agar dapat diapresiasi mudah oleh pejalan kaki
Koridor Sungai:
Penempatan signage sebagai informasi pengamanan lingkungan ekosistem sempadan sungai
Ruang terbuka:
Penataan street furniture dengan desain yang memperkuat karakter ruang terbuka dan kawasan
Persimpangan:
Penempatan signage pada bangunan sudut
Pengaturan skala signage yang tidak merusak kualitas dan karakter lingkungan
Pengaturan material dan pencahayaan terkait keamanan bagi pengguna jalan
Penempatan signage menghindari persaingan dengan rambu lalu lintas dan publik yang lebih utama.
Blok - blok
Pengembangan
kawasan
Design
tepi sungai
pasar
spot 3
spot 3
spot parkir terintegrasi
terminal
AMD
spot 1
spot 1
spot 2
simpang surabaya
simpang surabaya
ILustrasi kawasan
tepi sungai
Policy
Full transcript