Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

ANALISA SISTEM KELISTRIKAN PADA KAPAL CONTAINER

No description
by

Panji Wijanarko

on 9 March 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of ANALISA SISTEM KELISTRIKAN PADA KAPAL CONTAINER

BAB I : PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG
Rumusan Masalah

Rumusan masalah yang akan dibahas adalah bagaimana fungsi dan sistem kelistrikan di dalam kapal container Meratus Barito beserta komponen-komponen yang ada di dalamnya.

Tujuan

Mengetahui fungsi dan desain instalasi listrik kapal container “Meratus Barito” beserta komponen-komponen yang ada di dalamnya
.

Manfaat

Penulisan makalah ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi mengenai fungsi dan sistem kelistrikan beserta komponen-komponen yang ada di dalam kapal.

BAB II : TINJAUAN PUSTAKA
BAB III : METODOLOGI
Main Switch Board

Suatu unit sistem listrik kapal yang biasanya di pasang di ruang kontrol,di mana arus listrik dari setiap generator di kontrol dan di distribusikan keseluruh bagian kapal yang perlu melalui papan-papan distribusi.

ANALISA SISTEM KELISTRIKAN PADA KAPAL CONTAINER
"MERATUS BARITO"

BAB III : METODOLOGI
ANALISA SISTEM KELISTRIKAN PADA KAPAL CONTAINER "MERATUS BARITO"
Panji Kresno Wijanarko
4214101022
JURUSAN TEKNIK SISTEM PERKAPALAN
FAKULTAS TEKNOLOGI KELAUTAN


Kapal merupakan bangunan apung yang terdiri atas beberapa bagian atau ruangan penting yang terdapat di dalamnya. Perlu diketahui bahwa ruangan yang ada di atas kapal terbatas dan sangat berguna, sehingga pengaturan dan pemanfaatan ruang yang efisien sangat diharapkan Salah satu ruangan di atas kapal yang perlu mendapat perhatian khusus dalam penataannya adalah kamar mesin (engine room). Hal ini disebabkan karena kamar mesin pada suatu kapal merupakan pusat dari semua instalasi dan layanan permesinan dan kelistrikan di atas kapal.
Demikian halnya dalam industri Perkapalan, listrik memegang peranan penting karena digunakan sebagai alat bantu dalam pengoperasian suatu kapal. Generator set sebagai permesinan bantu di kapal berfungsi untuk menyuplai kebutuhan energi listrik semua peralatan di atas kapal.Oleh karena itu dibutuhkan perencanaan sistem kelistrikan yang baik untuk menentukan kapasitas generator mendukung pengoperasian diatas kapal.

Generator

Fungsi utama generator diatas kapal adalah untuk menyuplai kebutuhan daya listrik di kapal.Daya listrik digunakan untuk menggerakkan motor-motor dari peralatan bantu pada kamar mesin dan mesin-mesin geladak, lampupenerangan,sistemkomunikasi dan navigasi,pengkondisian udara (AC) dan ventilasi,
perlengkapandapur(galley),sistem sanitari,cold storage, alarm dan sistem kebakaran, dan sebagainya.

Motor Listrik

Alat untuk mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Alat yang berfungsi sebaliknya, mengubah energi mekanik menjadi energi listrik disebut generator atau dinamo.

Relay

Relay adalah saklar remote listrik yang dikendalikan oleh saklar/ switch, komputer, atau modul kontrol lainnya.

Transformator

Transformator atau trafo adalah suatu peralatan listrik yang dapat memindahkan energi listrik atau memindahkan dan mengubah energi listrik bolak-balik dari satu level ke level tegangan yang lain melalui kinerja satu gandengan magnet dan berdasarkan prinsip induksi elektromagnetik.


Circuit Breaker
Suatu peralatan pemutus rangkaian listrik pada suatu sistem tenaga listrik, yang mampu untuk membuka dan menutup rangkaian listrik pada semua kondisi, termasuk arus hubung singkat, sesuai dengan ratingnya.

Kabel

Kabel listrik kapal sebagai bahan penghantar aliran listrik yang digunakan untuk instalasi di kapal.

BAB IV : PEMBAHASAN

Data Kapal
Pengambilan data kapal pada Makalah ini didapatkan dari data BKI atas kapal container KM Meratus Barito milik perusahaan pelayaran PT. Meratus, adapun dimensi kapal sebagai berikut :
Length Overall (LOA) : 106,68 m
Length Waterline (Lwl) : 101,3 m @ 4,3 m
Breadth (B) : 20,6 m
Height (H) : 5,6 m
Draft (T) Sch : 4,5 m
Draft (T) Ass : 4,215 m


Dalam operasi harian dari kapal terdapat peralatan yang membutuhkan energy listrik dimana listrik tersebut berasal dari generator set, adapun sebagai berikut :
Sistem Kelistrikan Kapal

Instalasi listrik kapal atau sistem distribusi daya listrik di atas kapal merupakan salah satu instalasi yang sangat penting untuk mengoptimalkan kinerja operasional kapal itu sendiri. Instalasi tersebut dimulai dari unit pembangkit listrik yang berupa generator yang kemudian akan melalui berbagai macam komponen sistem distribusi. Perancangan instalasi listrik kapal ini tentu harus berdasarkan pada persyaratan atau ketentuan yang berlaku untuk sistem di kapal.  Selain itu pemilihan generator yang sesuai dengan kebutuhan harus melewati beberapa tahap sampai akhirnya ditemukan type mesin yang cocok dipasang di kapal.
Pendistribusian Listrik Kapal
Pada sistem distribusi listrik kapal harus dapat terjamin dalam pasokan listriknya karena kapal tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya jika pasokan listrik mengalami gangguan. Dalam memenuhi pasokan listriknya maka kapal mempunyai generator utama, generator cadangan, dan battery. Dalam pembagian pasokan listrik tersebut maka kapal mempunyai dua bagian penting yang berfungsi untuk mendistribusikan listrik menuju beban-beban yang terpasang, yaitu : Switchboard , Electronic Power Panel .

Switchboard

Main switchboard (MSB) mempunyai fungsi sebagai pembagi daya Listrik yang kemudian disalurkan ke Electronic Power Panel (EPP). MSB tersebut mendapat suplai dari pembangkit listrik yang mempunyai tegangan 440 V,60 HZ. Emergency switchboard dipakai jika main switchboard tidak dapat berfungsi, emergency switchboard ini terhubung langsung dengan generator cadangan. Sehingga jika pada generator utama mengalami kegagalan dalam pengoperasiannya sehingga tidak dapat menyuplai main switchboard, maka generator cadangan akan langsung menyuplai emergency switchboard menggantikan fungsi main switchboard.

Electric Power Panel

Main switchboad membagi daya menuju Electric Power Panel yang mempunyai jumlah dua atau lebih kemudian langsung menuju beban-beban terpasang. Electric Power Panel sendiri dari dua bagian yaitu EPP primer dan sekunder. Untuk bagian primer langsung ke beban sedangkan bagian sekunder masih harus melewati Electric Power Panel sekunder sebelum menuju beban.

Distribusi Daya

Energi untuk beban penerangan dan beban daya Sistem kelistrikan suatu kapal biasanya disuplai oleh 2 atau lebih generator. Selain itu juga dapat disuplai dari emergency generator atau dari battery (aki). Daya listrik keluaran dari generator ini biasanya semuanya akan dipusatkan menuju ke satu Main Switch Board (MSB). Biasanya, emergency switchboard dan sistem emergency distribution dayanya terhubung dengan bus tie dari switchboard di kapal. Jika sistem pelayanan daya di kapal mengalami kegagalan/kerusakan, sistem emergency distribution akan secara otomatis berpindah dari pelayanan normal ke pelayanan Emergency Generator.

Lighting Feeder (saluran/instalasi penerangan)
Semua kebutuhan penerangan kapal disuplai dengan beberapa feeder dari sistem distribusi dari switchboard melalui panel distribusi penerangan.

Power Feeder (Pengisi Daya)

Feeder yang terpisah diharapkan dapat memberikan pelayanan ke panel dan grup control board melayani peralatan bantu pada kamar mesin dan perlengkapan pendingin yang tidak disuplai secara tersendiri. Kipas ventilasi pada kamar mesin, kipas ventilasi untuk tempat tinggal dan tempat kerja serta kipas ventilasi ruang muat disuplai oleh feeder tersendiri. Tiap feeder ventilasi, sirkuit breaker dapat dioperasikan dengan remote control/kendali jarak jauh untuk memutuskan daya pada feeder dalam kasus kebakaran

Daya dan Penerangan Kondisi Darurat

Beberapa bentuk penerangan untuk kondisi darurat harus tersedia diatas kapal yang berupa sistem penerangan dengan tenaga listrik. Beban-beban yang harus disuplai dayanya dari sumber tenaga sesaat adalah sebagai berikut ;
-Lampu-lampu navigasi
-Beberapa lampu di kamar mesin yang digunakan untuk menunjukkan kondisi operasional peralatan pada kondisi darurat.
-Penerangan untuk gang-gang, tangga, jalur untuk penyelamatan, ruang penumpang dan ABK, kamar mesin.
-Lampu-lampu untuk penunjuk arah jalan keluar ruangan kapal seperti tanda “keluar/exit” dengan tulisan warna merah.
-Penerangan umum untuk pengamanan keselamatan pengoperasian pintu kedap.
-Satu atau lebih lampu penerangan untuk di dapur, ruang makan, ruang radio, ruang mesin kemudi, ruang emergency generator, ruang peta, ruang kendali/anjungan, ruang ABK.
-Penerangan pada deck sekoci.
-Sistem komunikasi elektrik utama yang tidak memiliki sumber penyimpanan daya sendiri.
-Daya untuk pengoperasian pintu kedap.
-Sistem pengeras suara darurat.
-Satu pompa bilga, pompa pemadam kebakaran dan pompa sprinkler.
-Sistem untuk smoke detector.




Kesimpulan

Kapal ibarat pulau yang terapung didalamnya terdapat berbagai sistem yang kompleks tidak terkecuali pada sistem kelistrikan kapal . mulai dari distribusi listrik dari generator , switchboard dan electronic power panel sampai kepada beban beban yang ada di dalam kapal.


Saran




BAB V : PENUTUP
Aswanto.Nun Isnan.2009.Perancangan Instalasi Listrik Kapal. Makassar:UNHAS
 
Novarianto.2010. Analisa Karakteristik Kebutuhan Daya Listrik Pada Kapal Cargo Dalam Rangka Effisiensi Energi.Surabaya:ITS
 
Suadi.2009. Desain Kapal IV.Makassar: UNHAS

Wikipedia.com

DAFTAR PUSTAKA
Full transcript