Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Teori Perilaku Ekonomi

No description
by

Alief Rizky

on 10 March 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Teori Perilaku Ekonomi

Marginal Utility
Utilitas marjinal (marginal utility) adalah kepuasan tambahan yang diperoleh dengan mengkonsumsi atau menggunakan tambahan satu unit barang.
Bedanya dengan utilitas total yaitu Utilitas marjinal hanya berasal dari unit terakhir yang dikonsumsi; sementara utilitas total berasal dari semua unit yang dikonsumsi
Law of Diminishing Marginal Utility
The more of one good consumed in a given period, the less satisfaction (utility) generated by consuming each additional (marginal) unit of the same good.---Semakin banyak barang/jasa dikonsumsi pada suatu periode tertentu, semakin menurun tambahan kepuasan (MU)

Pendekatan Konsumen
Pendekatan konsumen Kardinal adalah daya guna dapat diukur dengan satuan uang atau utilitas, dan tinggi rendahnya nilai atau daya guna tergantung kepada subyek yang menilai
Menurut Teori Ordinal, kegunaan tidak dapat dihitung. Hanya dapat dibandingkan, sebagaimana kita menilai kecantikan atau kepandaian seseorang.
Tabel Utilitas Marjinal
Thank you!
Perilaku Konsumen
menurut Philip Kotler perilaku konsumen (consumen behavior)adalah hasil yang dirasakan oleh pembeli yang mengalami kinerja sebuah perusahaan yang sesuai dengan harapannya.
setiap konsumen akan berusaha mendapatkan kepuasan maksimal, Dalam hal ini, kepuasan yang didapatkan sebanding atau lebih besar dengan marginal utility dengan memperhitungkan risiko biaya yang ditanggung

Dalil Al-Qur'an
”Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan; dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.”
Teori Perilaku Ekonomi
Alief Rizky Shibghotullah (20140430255)
Udik Abdillah (20140430129)
Nuraini Rienditya (20140430080)
Evita Ammatu (20140430286)

Kurva indiferen
Kurva indiferen adalah kurva yang menunjukkan berbagai kombinasi konsumsi dua macam barang yang memberikan tingkat kepuasan yang sama bagi seorang konsumen
Ciri-ciri kurva indiferens
Semakin ke kanan atas (menjauhi titik origin), semakin tinggi tingkat kepuasannya
Kurva Indiferens tidak berpotongan satu sama lain.
Berslope negatif.
Cembung terhadap titik origin.
Kumpulan kurva indiferens menjadi kurva indiferens map.

Grafik Marginal
Pendekatan Kardinal
Asumsi dasar dari Pendekatan Konsumen Kardinal :
Kepuasan konsumsi dapat diukur dengan satuan ukur.
Makin banyak barang dikonsumsi makin besar kepuasan
Terjadi hukum The law of deminishing Marginal Utility pada tambahan kepuasan setiap satu satuan
Tambahan kepuasan untuk tambahan konsumsi 1 unit barang bisa dihargai dengan uang, sehingga makin besar kepuasan makin mahal harganya.

Asumsi dasar pendekatan ordinal :
Konsumen rasional, mempunyai skala preferensi dan mampu merangking kebutuhan yang dimilikinya
Kepuasan konsumen dapat diurutkan, ordering
Konsumen lebih menyukai yang lebih banyak dibandingkan lebih sedikit
Pendekatan Ordinal
Budget Line atau garis anggaran, adalah garis yang menunjukkan jumlah barang yang dapat dibeli dengan sejumlah pendapatan atau anggaran tertentu, pada tingkat harga tertentu. Persamaan garis anggaran : 
I =   X . Px  +  Y . Py
I = Anggaran
Px = harga barang X
Py = harga barang Y
Garis Anggaran (Budget Line)
Yaitu tempat titik-titik ekuilibrium konsumen (kepuasan maksimal) dihubungkan dengan menganggap bila hanya pendapatan konsumen yang berubah
Income Consumption Curve
Kurva Engel Yaitu kurva yang memperlihatkan jumlah suatu komoditi yang ingin dibeli konsumen per periode waktu pada berbagai tingkat pendapatan totalnya
Kurva Engel
Price Consumption Curve (PCC)/ kurva konsumsi harga disebut juga Price Expansion Price karena menggambarkan perkembangan harga.
Kurva yang menggambarkan kombinasi produk yang dikonsumsi yang memberikan kepuasan (utilitas) maksimum kepada konsumen pada berbagai tingkat harga(menggambarkan bagaimana konsumen bereaksi terhadap perubahan harga suatu barang, sedangkan harga barang lain dan pendapatan tidak berubah).
Price Consumption Curve (PCC)
Kurva permintaan barang dapat diturunkan dari titik-titik pada kurva PPC, menggambarkan jumlah barang yang diminta pada berbagai tingkat harga. Dengan demikian, PCC memiliki hubungan dengan elastisitas harga ->Membantu menentukan nilai elastisitas harga dari permintaan, yang menggambarkan tingkat respon konsumen terhadap perubahan harga.
Ketika harga berubah, PCC juga menunjukkan jumlah permintaan barang lain di sumbu vertikal, sehingga elastisitas silang dari permintaan dapat diketahui.
Price Consumption Curve (PCC)
Hubungan antara PCC dengan elastisitas harga:
Apabila PCC berslope negatif -> E > 1 (elastis)
Apabila PCC berslope horizontal -> E = 1 (unit elastis)
Apabila PCC berslope positif -> E < 1 (inelastis)
Price Consumption Curve (PCC)
Hadits
Dari Abu ‘Abdillah An-Nu’man bin Basyir radhiallahu ‘anhuma berkata,”Aku mendengar Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya yang Halal itu jelas dan yang haram itu jelas, dan diantara keduanya ada perkara yang samar-samar, kebanyakan manusia tidak mengetahuinya, maka barangsiapa menjaga dirinya dari yang samar-samar itu, berarti ia telah menyelamatkan agama dan kehormatannya, dan barangsiapa terjerumus dalam wilayah samar-samar maka ia telah terjerumus kedalam wilayah yang haram, seperti penggembala yang menggembala di sekitar daerah terlarang maka hampir-hampir dia terjerumus kedalamnya. Ingatlah setiap raja memiliki larangan dan ingatlah bahwa larangan Alloh apa-apa yang diharamkan-Nya. Ingatlah bahwa dalam jasad ada sekerat daging jika ia baik maka baiklah seluruh jasadnya dan jika ia rusak maka rusaklah seluruh jasadnya. Ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati”.
[Bukhari no. 52, Muslim no. 1599]
Full transcript