Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

TOLERANSI DAN ETOS KERJA

No description
by

Hamdi Haykal Miswar

on 24 September 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of TOLERANSI DAN ETOS KERJA

BAB 1
TOLERANSI
DAN

ETOS KERJA

Ayat-Ayat tentang Bertoleransi
Surah Yunus Ayat 40-41

Artinya :
40).
Di antara mereka ada orang-orang yang beriman kepada Al Qur'an, dan di antaranya ada (pula) orang-orang yang tidak beriman kepadanya. Tuhanmu lebih mengetahui tentang orang-orang yang berbuat kerusakan.
41).
Jika mereka mendustakan kamu, maka katakanlah: "Bagiku pekerjaanku dan bagimu pekerjaanmu. Kamu berlepas diri terhadap apa yang aku kerjakan dan aku pun berlepas diri terhadap apa yang kamu kerjakan".

Surah al-Kahf Ayat 29
TOLERANSI
APA ITU TOLERANSI
Secara
etimologis
toleransi berasal dari bahasa Inggris
tolerance
yang berarti toleransi, kelapangan dada, daya tahan, tahan terhadap, dapat menerima. Makna lesikal kata toleransi adalah "bersabar, menahan diri, membiarkan.
Secara
terminologi
, toleransi adalah sifat atau sikap menenggang (menghargai, membiarkan, membolehkan) pendirian (pendapat, pandangan, kepercayaan, kebiasaan, kelakuan dan sebagainya) yang lain atau bertentangan dengan pendiriannya.
Toleransi juga diartikan sebagai suatu sikap penerimaan yang simpati terhadap perbedaan pandangan/sikap.
TOLERANSI
TASAMUH
Tasamuh
adalah sikap tenggang rasa terhadap sesama dalam masyarakat dimana kita berada. Tasamuh yang juga seriang disebut toleransi dalam ajaran Islam adalah toleransi sosial kemasyarakatan, bukan toleransi di bidang aqidah keimanan dan di bidang ibadah. Dalam bidang aqidah keimanan, seorang muslim meyakini bahwa Allah tuhan yang esa/tunggal/satu. Tiada lagi Tuhan selain Allah. dan dalam bidang ibadah seorang seorang muslim meyakini bahwa Islam satu-satunya agama yang benar yang diridhoi Allah SWt
SURAT AL- KAFIRUN 1-6
Artinya:
1). Katakanlah: Hai orang-orang kafir 2). Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah 3). Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah 4). Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah 5). Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah 6). Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku
Tuhan yang disembah Nabi Muhammad SAW. dan pengikutnya bukanlah apa yang disembah oleh orang-orang kafir.

Larangan kerja sama dalam aqidah maupun dalam bidang ibadah.

Islam membebaskan/memperbolehkan kepada umatnya, bekerja sama dengan pemeluk agama lain dalam hal mu’amalah.

Toleransi yang dibenarkan adalah masing-masing umat beragama saling menghormati, tidak mengganggu dan tidak memaksakan agama kepada orang lain.
ISI KANDUNGAN SURAT AL-YUNUS 40-41
Pada ayat ke 40 surat Yunus Allah menjelaskan orang yang tidak beriman (kaun Kafir) yang mendustakan Al Qur'an dibagi menjadi tiga.
Pertama golongan yang benar-benar mempercayai dengan iktikad baik terhadap Al Qur'an, mereka termasuk orang yang menghormati pendapat orang lain. Kedua golongan yang sama sekali tidak mempercayai dan terus menerus di dalam kekafiran, mereka termasuk orang membuat kerusakan. Ketiga golongan yang menentang Al-Qur'an karena ikut-ikutan saja.

Pada ayat yang ke 41 surat Yunus, bahwa Islam sangat menghargai perbedaan-perbedaan diantara manusia, karena masing-masing punya hak. Dan tidak boleh memaksakan orang lain memeluk agama Islam, sekalipun Islam agama yang benar.


Artinya :
29.

Dan Katakanlah (Muhammad), "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; barang siapa menghendaki (beriman) hendaklah dia beriman, dan barang siapa menghendaki (kafir) biarlah dia kafir.”Sesungguhnya Kami telah menyediakan neraka bagi orang zalim, yang gejolaknya mengepung mereka. Jika mereka meminta minum, mereka akan diberi air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan wajah. (Itulah) minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek.

ISI KANDUNGAN SURAT AL-KAHF Ayat 29
Prinsip kebebasan manusia memilih beriman atau tidak beriman adalah merupakan kehormatan yang diberikan Allah bagi setiap manusia (Allah tidak memaksa).

Ketidak mampuan mengendalikan diri dalam perbedaan pendapat, akan berakibat perselisihan dan perpecahan yang berkepanjangan.

Kebebasan memilih beriman atau tidak beriman, membawa konsekuensi yang ditanggungnya, yaitu keniknatan surga bagi yang beriman dan neraka bagi orang-orang yang kafir.

Dalam mengamalkan tasamuh kita dianjurkan supaya melakukan hal-hal diantaranya:
Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan persamaan kewajiban antara sesama manusia.
Mengembangkan sikap tenggang rasa
Tidak semena-mena terhadap orang lain
Gemar Melakukan kegiatan kemanusiaan
Menghindari jauh-jauh sikap egoisme beragama, sehingga mengklaim yang paling benar.
KELOMPOK 1
ADYA ANINDITA
HAMDI HAYKAL M.
KAH LINGGA
SUHA HANIYAH
VIDDY EKA P.
ISI KANDUNGAN SURAT AL-KAFIRUN AYAT 1-6
MANFAAT TOLERANSI
Kehidupan bermasyarakat akan lebih tenteram.
Terciptanya pesatuan dan kesatuan antar sesama pemeluk agama.
Meningkatkan tali silaturrahmi.
Terciptanya kehidupan yang tertib dan damai.
Adanya rasa saling menghargai dan saling memahami satu sama lain.
MACAM-MACAM TOLERANSI
Toleransi Dengan Ilmu

Toleransi dengan ilmu di sini yaitu dengan cara menyebarkan ilmu dan ini termasuk pintu toleransi yang paling utama dan lebih baik daripada toleransi dengan harta, sebab ilmu lebih mulia daripada harta.


Dengan adanya sikap toleransi dengan sesama tetangga maka akan timbul sikap saling menghargai dan menghormati, tidak akan ada tetangga yang merasa tertaganggu oleh tetangga lainnya karena masing-masing terpenuhi haknya dengan baik
Etos berasal dari bahasa
Yunani (ethos)
yang memberikan arti sikap, kepribadian, watak, karakter, serta keyakinan atas sesuatu. Sikap ini tidak saja dimiliki oleh individu, tetapi juga oleh kelompok bahkan masyarakat.

Kerja secara
etimologi
diartikan (1) sebagai kegiatan melakukan sesuatu, (2) sesuatu yang dilakukan untuk mencari nafkah.

Etos kerja merupakan; (1) dasar motivasi yang terdapat dalam budaya suatu masyarakat, yang menjadi penggerak batin anggota masyarakat pendukung budaya untuk melakukan suatu kerja. (2) nilai-nilai tertinggi dalam gagasan budaya masyarakat terhadap kerja yang menjadi penggerak bathin masyarakat melakukan kerja. (3) pandangan hidup yang khas dari sesuatu masyarakat terhadap kerja yang dapat mendorong keinginan untuk melakukan pekerjaan.
Toleransi dalam berkeluarga


Setiap anggota keluarga memiliki peran dan fungsinya masing-masing dalam keluarga. Jika setiap anggota memiliki kesadaran untuk menjalankan peran dan fungsinya masing-masing, maka tidak akan ada hak darri salah satu anggota keluarga yang tidak terpenuhi. Sikap toleran dari orang tua akan menumbuhkan kepribadian yang toleran juga pada anak-anaknya karena seorang anak akan meneladani apa yang menjadi sikap dari orang tuanya. Begitu juga hubungan antara anak dengan anak, seorang kakak seharusnya tidak bertindak semena-mena kepada adiknya.
TOLERANSI DALAM BERTETANGGA
Toleransi dalam kehidupan bermasyarakat
Masyarakat terdiri dari individu-individu dengan seperangkat peraturan yang berlaku di dalamnya. Dalam masyarakat yang beragam atau plural, toleransi akan memegang peran yang sangat penting. Masyarakat yang plural akan memiliki banyak sekali perbedaan, sehingga sangat mungkin perbenturan hak akan sering terjadi.
Toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara
Kehidupan berbangsa dan bernegara pada hakikatnya merupakan kehidupan masyarakat bangsa. Di dalamnya terdapat kehidupan berbagai macam adat istiadat, kebudayaan, suku, pemeluk agama dan penganut kepercayaan yang berbeda-beda.
ETOS KERJA
APA ITU ETOS KERJA?
Etos kerja dalam Islam adalah hasil suatu kepercayaan seorang Muslim, bahwa kerja mempunyai kaitan dengan tujuan hidupnya, yaitu memperoleh keridhaan Allah swt. Berkaitan dengan ini, penting untuk ditegaskan bahwa pada dasarnya, Islam adalah agama amal atau kerja. Inti ajarannya ialah bahwa hamba mendekati dan berusaha memperoleh ridha Allah melalui kerja atau amal saleh, dan dengan memurnikan sikap penyembahan hanya kepada-Nya.
DEFINISI ETOS KERJA DALAM ISLAM
PRINSIP-PRINSIP KERJA ISLAM
Bahwa perkerjaan itu dilakukan berdasarkan pengetahuan sebagaimana dapat dipahami dari firman Allah dalam Alquran, “Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang kamu tidak mempunyai pengetahuan mengenainya.”(Q.S, 17: 36).
Pekerjaan harus dilaksanakan berdasarkan keahlian sebagaimana dapat dipahami dari hadis Nabi saw, “Apabila suatu urusan diserahkan kepada bukan ahlinya, maka tunggulah saat kehancurannya.” (Hadis Shahih riwayat al-Bukhari).
Pekerjaan itu diawasi oleh Allah, Rasul dan masyarakat, oleh karena itu harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, sebagaimana dapat dipahami dari firman Allah, “Katakanlah: Bekerjalah kamu, maka Allah, Rasul dan orang-orang beriman akan melihat pekerjaanmu.”(Q.S. 9: 105).
Pekerjaan dilakukan dengan semangat dan etos kerja yang tinggi. Pekerja keras dengan etos yang tinggi itu digambarkan oleh sebuah hadis sebagai orang yang tetap menaburkan benih sekalipun hari telah akan kiamat
Bekerja secara
halal (thalaba ad-dunya halalan)
. Halal dari segi jenis pekerjaan sekaligus cara menjalankannya.
Bekerja demi menjaga diri supaya tidak menjadi beban hidup orang lain
(ta’affufan an al-mas’alah).
Kaum beriman dilarang menjadi benalu bagi orang lain.
Bekerja demi mencukupi kebutuhan keluarga
(sa’yan ala iyalihi)
. Mencukupi kebutuhan keluarga hukumnya fardlu ain. Tidak dapat diwakilkan, dan menunaikannya termasuk kategori jihad. Hadis Rasulullah yang cukup populer, “Tidaklah seseorang memperoleh hasil terbaik melebihi yang dihasilkan tangannya. Dan tidaklah sesuatu yang dinafkahkan seseorang kepada diri, keluarga, anak, dan pembantunya kecuali dihitung sebagai sedekah” (HR Ibnu Majah).
Bekerja untuk meringankan beban hidup tetangga
(ta’aththufan ala jarihi
). Penting dicatat, Islam mendorong kerja keras untuk kebutuhan diri dan keluarga, tetapi Islam melarang kaum beriman bersikap egois. Islam menganjurkan solidaritas sosial, dan mengecam keras sikap tutup mata dan telinga dari jerit tangis lingkungan sekitar. “Hendaklah kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian harta yang Allah telah menjadikanmu berkuasa atasnya.” (Qs Al-Hadid: 7).
THE END
!
Wassalamualaikum wr.wb.
ASSALAMUALAIKUM wr.wb.
AYAT-AYAT TENTANG ETOS KERJA
Surah al-Mujadilah Ayat 11

Artinya
:
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu berlapang-lapanglah pada majlis-majlis, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan melapangkan bagi kamu. Dan jika dikatakan kepada kamu ; Berdirilah ! ", maka berdirilah Allah akan mengangkat orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang~rang yang diberi ilmu beberapa derajat ; Dan Allah dengan apapun yang kamu kerjakan adalah Maha Mengetahui.

ISI KANDUNGAN SURAT AL-MUJADILAH AYAT 11
Allah SWT menyuruh kepada orang yang beriman agar memberikan kelapangan dan kelonggaran kepada orang lain dalam majlis ilmu, majlis zikir, dan segala majlis yang sifatnya mentaati Allah SWT dan Rosul-Nya.

Apabila disuruh bangun untuk melakukan hal-hal yang baik dan diridloi Alah, maka penuhilah suruhan tersebut.

Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang berilmu pengetahuan dengan beberapa derajat yang tinggi.

Surah al-Jumu’ah Ayat 9-10

Artinya
:
9.
"Wahai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan sembahyang pada hari Jumaat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”

10.
"Apabila telah ditunaikan sembahyang, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya supaya kamu beruntung."

ISI KANDUNGAN SURAT AL-JUMUAH AYAT 9-10
Seruan Allah SWT kepada orang-orang yang beriman agar melakukan keseimbangan antara kewajiban dalam beribadah dan bekerja. Ketika terdengar suara azan untuk menunaikan salat maka segeralah menunaikannya  dan ditinggalkanlah segala aktivitas keduawiaan. 

Umat Islam yang telah selesai melaksanakan ibadah salat diperintah Allah SWT untuk berusaha dan bekerja agar memperoleh karunia-Nya. Karunia itu bisa berupa harta benda, kesehatan, pengetahuan, kedamaian dan kesejahteraan.

Umat Islam dianjurkan senantiasa untuk ingat kepada Allah SWT dimana saja, kapan saja dan dalam situasi yang bagaimanapun pula agar selalu zikrullah. Jika mereka dapat melakukan yang demikian itu maka merekalah yang  akan memperoleh keberuntungan berupa kebahagian dan ketenangan hidup.

XII IPS 1
Toleransi dalam jual beli (muamalah)
Dari Muhammad bin Al Mukadir, dari Jabir bin Abdullah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Allah mengasihi orang yang murah hati apabila menjual, apabila membeli, dan apabila menagih.” (Shahih Bukhari Hadits No. 2076 dalam Fathul Baari karangan Ibnu Hajari Al asqalani).
Maksud “murah hati” adalah tidak bersitegang atau yang sepertinya, bukan berarti tidak melakukan perhitungan saat melakukan jual beli. “apabila menagihí”, yakni meminta untuk melunasi utangnya dengan cara yang ramah dan tidak memaksa. Dalam hadits ini terdapat anjuran untuk bersifat lapang dan murah hati dalam kehidupan sosial (muamalah), serta menunjukan akhlak mulia satu sama lain. Hadits ini juga memotivasi agar tidak menusahkan ketika menagih utang serta senantiasa memberi maaf kepada mereka.
Full transcript