Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

GREEN TOURISM

No description
by

Ardhika Putra

on 21 October 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of GREEN TOURISM

Lingkungan
Produk Hewani & Daur Ulang
Produk & Budaya Lokal
Pemandu lokal
Transportasi
Aksi Konservasi
PRINSIP-PRINSIP
Konsep Green Tourism mencakup program-program wisata yang meminimalkan aspek-aspek negatif dari pariwisata konvensional terhadap lingkungan dan meningkatkan integritas budaya masyarakat setempat.

Dengan kata lain praktek Green Tourism berarti keberlanjutan akan lingkungan, kebudayaan, dan juga komunitas pada lokasi wisata yang dikunjungi.


Concept
Istilah Green Tourisme merupakan hasil adaptasi dari definisi dan prinsip-prinsip ekowisata yang ditetapkan oleh The International Ecotourism Society (TIES) pada tahun 1990.

Dimana ekowisata memiliki pengertian, perjalanan (wisata) yang bertanggungjawab ke daerah alam dengan tujuan melestarikan lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Dalam pengertian yang sederhana, Green Tourism adalah perjalanan wisata ke suatu tempat di mana flora, fauna, dan warisan budaya sebagai tujuan utama.
Wisata yang menitik beratkan pada kunjungan ke lokasi satwaliar berada (misal taman nasional dan cagar alam). Jadi Green Tourism ini bisa jadi diantaranya adalah kegiatan hiking (gerak jalan dan mendaki), trekking, birding atau birdwatching (pengamatan burung), snorkeling, dan diving;

Wisata yang berkelanjutan atau artinya tidak mengakibatkan kerusakan di lokasi wisata dan cagar budaya yang sedang dikunjungi (ramah lingkungan).
Green Tourism?
Pada tahun 2020, diperkirakan 1,6 miliar wisatawan akan melakukan perjalanan dunia setiap tahun

Terlalu banyak yang berwisata dapat menginjak-injak lingkungan yang alami, mencemari udara, menguras sumber daya alam, dan membuang gas yang berkontribusi terhadap pemanasan global.
Introduction
GREEN TOURISM
Sebagai kesadaran tentang ancaman perubahan iklim, ada peningkatan permintaan untuk tujuan yang

"GREEN"

- mereka yang melakukan upaya aktif untuk meningkatkan pelestarian lingkungan mereka dengan isu-isu seperti emisi karbon, konservasi keanekaragaman hayati, manajemen limbah, dan pasokan air.
Ranca Upas sebagai
kasawan green tourism
- Bagaimana konsep green tourism?
- Bagaimana profil destinasi wisata Ranca Upas?
- Bagaimana analisis konsep green tourism terhadap Ranca Upas?

KOMPONEN-KOMPONEN
Tanggung jawab terhadap lingkungan: Melindungi, melestarikan, dan mengembangkan alam dan lingkungan untuk menjamin hidup yang sehat dalam jangka panjang dengan mendukung eco system
Kekuatan ekonomi lokal - mendukung ekonomi, bisnis, dan komunitas lokal untuk menjamin kekuatan dan dukungan dalam bidang ekonomi.
Keragaman budaya - menghargai dan menilai budaya dan keberagaman budaya juga untuk menjamin berlanjutnya kesejahteraan kebudayaan lokal.
Memperkaya Pengalaman - menyediakan yang memperkaya pengalaman dan menyenangkan melalui partisipasi yang aktif, personal, dan berarti serta juga yang melibatkan alam, manusia, tempat dan budaya
RANCA
UPAS
Kampung Cai Ranca Upas dengan nama populer Ranca Upas adalah salah satu kawasan wisata alam yang terletak di wilayah Ciwidey Bandung Selatan dan mempunyai beraneka ragam fasilitas kegiatan wisata di dalamnya.
Bumi Perkemahan Ranca Upas dan penangkaran rusa yang ada di dalamnya berdiri di bawah naungan Perusahaan Hutan Indonesia (PERHUTANI), sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
taking only pictures
and leaving only footprints!
TANGGUNG JAWAB TERHADAP LINGKUNGAN GREEN TOURISM RANCA UPAS
Usaha penangkaran merupakan salah satu upaya konservasi jenis fauna melalui perbanyakan anakan, sekaligus untuk pemanfaatan langsung maupun tidak langsung. Pemanfaatan langsung dapat berupa daging, kulit, maupun bagian lainnya, sedangkan pemanfaatan tidak langsung adalah sebagai daya tarik wisata.
edukasi
interaksi
dokumentasi
SAMPAH!
KEKUATAN EKONOMI LOKAL GREEN TOURISM RANCA UPAS
Dampak positif selalu berdampingan dengan dampak negatif. Beberapa dampak negatif keberadaan pariwisata di bidang ekonomi yang paling menonjol adalah: kenaikan harga-harga properti dan barang di sekitar lokasi wisata, meningkatnya jumlah usaha dan wisatawan yang datang di sekitar lokasi wisata memicu para spekulan menaikkan harga. Perpindahan kepemilikan tanah atau lahan, banyaknya investor yang datang di sekitar lokasi wisata, dapat meningkatkan transaksi jual-beli tanah penduduk lokal, sehingga mengurangi penguasaan penduduk lokal terhadap tanah.
KERAGAMAN BUDAYA GREEN TOURISM RANCA UPAS
Pelestarian budaya aris lokal sangat kurang. Hal itu disebabkan kawasan ini merupakan kawasan hutan lindung yang dikelola oleh Perum Perhutani. Sehingga dalam kawasan tersebut tidak ada daerah permukiman penduduk.
Perum Perhutani pun sebagai pengelola, pokus terhadap konservasi hutan. Sehingga daya tarik wisata pun fokus pada aktivitas yang dapat dilakukan di hutan.

MEMPERKAYA PENGALAMAN DI GREEN TOURISM RANCA UPAS
pihak pengelola Kampung Cai Ranca Upas bekerjasama dengan para pemandu wisatawan atau pemimpin kelompok wisatawan untuk membuat program-program wisata yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Program-program Green Tourism di Kampung Cai Ranca Upas diantaranya adalah:
1) Program Kemping Bersih
2) Program Menanam Pohon
3) Pelepasan Burung
Full transcript