Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

RAGAM BAHASA RESMI

No description
by

madho syafiq

on 24 October 2016

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of RAGAM BAHASA RESMI

PENGERTIAN RAGAM BAHASA RESMI
1. Bahasa baku merupakan ragam bahasa yang dipakai dalam situasi resmi/formal, baik lisan maupun tulis. Pemakaian bahasa baku ini terdapat pada:
a. Pembicaraan dimuka umum, misalnya pidato kenegaraan, seminar, rapat dinas, atau memberikan kuliah/pelajaran.
b. Pembicaraan dengan orang yang dihormati, misalnya dengan atasan, dengan guru/dosen, atau dengan pejabat.
c. Komunikasi resmi, misalnya surat dinas, surat lamaran pekerjaan, atau undang-undang
d. Wacana teknis, misalnya laporan penelitian, makalah, tesis, atau disertasi.
PEMAKAIAN BAHASA BAKU
2. Segi kebahasaan yang telah diupayakan pembakuannya meliputi:
a. Tata bahasa yang mencakup bentuk dan susunan kata atau kalimat yang berpedoman pada buku Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia.
b. Kosakata yang berpedoman pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
c. Istilah kata yang berpedoman pada Pedoman Pembentukan Istilah.
d. Ejaan yang berpedoman pada Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD).
e. Kriteria lafal baku adalah tidak menampakkan dialek kedaerahan.

SEGI KEBAHASAAN
RAGAM BAHASA RESMI
FUNGSI RAGAM BAHASA
FUNGSI PENGGUNAAN BAHASA BAKU
fungsi ragam bahasa baku dan tidak baku berkaitan dengan situasi dan kondisi pemakaiannya. Dalam sebuah seminar berskala nasional yang dihadiri para pejabat, sangat janggal apabila pembawa acaranya memilih kalimat tidak baku dalam pembukaan acara, seperti, saudare saudare sekalian, metdateng di acare, bole saye kasi tahu, ini acare jalan ampe jam lime ntar sore, nah, biar kagak makan waktu banyak, mari kita silahkan prof. Dr. Purwanto, selaku tuan rume. buat kasi sambutan atau dalam sebuah pertemuan bisnis, sangat janggal apabila tersdengar kalimat, seperti, surat perjanjian ane udeh ditekenbelom ? ayo, dong, cepetan diteken, soalnye, biar perusahaan kite cepet untung gede.

1. Pemersatu, pemakaian bahasa baku dapat mempersatukan sekelompok orang menjadi satu kesatuan masyarakat bahasa. Seseorang dapat dikatakan sebagai bangsa Indonesia, antara lain ditandai oleh kemampuannya dalam menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar.
2. Pemberi kekhasan, pemakaian bahasa baku dapat menjadi pembeda dengan masyarakat pemakai bahasa lainnya.
3. Pembawa kewibawaan, pemakaian bahasa baku dapat memperlihatkan kewibawaan pemakainya.
4. Kerangka acuan, bahasa baku menjadi tolak ukur benar tidaknya pemakaian bahasa seseorang atau sekelompok orang.

Ragam bahasa resmi adalah ragam bahasa yang biasa digunakan dalam lingkungan resmi, formal, dan kedinasan. Ragam bahasa ini biasanya sudah melewati proses kodifikasi, yaitu tahap pembakuan tata bahasa, ejaan, dan kosakata. Ragam bahasa baku secara politis sering berfungsi sebagai bahasa resmi atau bahasa nasional, seperti bahasa Indonesia di Negara kita.
Full transcript