Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Sejarah Terorisme Global

No description
by

kurnia asih

on 20 April 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Sejarah Terorisme Global

Definisi Terorisme
1.
Menurut Konvensi PBB tahun 1937, Terorisme adalah segala bentuk
tindak kejahatan yang ditujukan langsung kepada negara dengan
maksud menciptakan bentuk teror terhadap orang-orang tertentu atau kelompok orang atau masyarakat luas.

2.
US Department of Defense tahun 1990. Terorisme adalah perbuatan
melawan hukum atau tindakan yang mengandung ancaman dengan
kekerasan atau paksaan terhadap individu atau hak milik untuk memaksa
atau mengintimidasi pemerintah atau masyarakat dengan tujuan politik,
agama atau ideologi.

3.
TNI - AD, berdasarkan Bujuknik tentang Anti Teror tahun 2000. Terorisme adalah cara berfikir dan bertindak yang menggunakan teror sebagai teknik untuk mencapai tujuan
Sejarah Terorisme
Terorisme muncul pada akhir abad 19,
menjelang terjadinya Perang Dunia I dan terjadi
hampir di seluruh permukaan bumi.
Pada tahun 1890-an aksi terorisme Armenia melawan
pemerintah Turki, yang berakhir dengan
pembunuhan masal terhadap warga Armenia pada
PD I. Pada dekade PD I, aksi terorisme diidentikkan
sebagai bagian dari gerakan sayap kiri yang
berbasiskan ideologi.
Definisi Terorisme
Terorisme dapat dipandang dari berbagai sudut ilmu:
Sosiologi, kriminologi, politik, psikiatri, hubungan internasional dan hukum, oleh
karena itu sulit merumuskan suatu definisi yang mampu mencakup seluruh
aspek dan dimensi berbagai disiplin ilmu tersebut.

Sejarah Terorisme
Pasca Perang Dunia II, dunia tidak pernah
mengenal "damai". Konfrontasi negara adikuasa
yang meluas menjadi konflik Timur-Barat.
Perjuangan melawan penjajah, pergolakan rasial, konflik regional yang menarik campur tangan pihak ketiga, pergolakan dalam negeri di sekian banyak negara Dunia Ketiga, membuat dunia labil dan bergejolak.
Sejarah Terorisme
Ketidakstabilan dunia dan rasa frustasi dari banyak
Negara Berkembang dalam perjuangan menuntut hak-hak
yang dianggap fundamental dan sah, membuka peluang
muncul dan meluasnya terorisme. Fenomena terorisme itu sendiri merupakan gejala yang relatif baru, yaitu sesudah Perang Dunia II. Terorisme dan teror telah berkembang
dalam sengketa ideologi, fanatisme agama, perjuangan kemerdekaan, pemberontakan, gerilya, bahkan digunakan pemerintah sebagai cara dan sarana menegakkan kekuasaannya.
Osama Bin Laden
Osama Bin Laden menjadi ikon teror era 90-an, dengan membentuk kelompok Al-Qaeda. Anggotanya multibangsa. Diawali pembebasan Afganistan dari jajahan Soviet hingga berkembang menjadi anti dominasi Barat. Ideologi Osama Bin Laden dipengaruhi oleh pemahaman agama yang ekstrim, kebencian terhadap rezim Arab dan anti dominasi Barat. Osama Bin Laden memperkenalkan tertorisme yang didasari pada jaringan, bukan basis negara. Osama Bin Laden
dianggap
sebagai teroris global.
Terorisme di Indonesia
Sejarah Terorisme Global
Sejarah Terorisme Kontemporer
Indonesia
Perkembangan terorisme di Indonesia tidak lepas dari isu perang terhadap terorisme yang dikembangkan oleh Amerika Serikat. Pasca pengeboman gedung World Trade Centre (WTC) pada 11 September 2001, AS mendeklarasikan perang terhadap teroris.
Rangkaian ledakan bom Indonesia semenjak tahun 2000 selalu dikaitkan dengan JI, Noordin M Top dan Dr Azhari. Latar belakang Indonesia menjadi salah satu lahan yang subur yaitu Pertama, faktor agama Islam yang dipeluk mayoritas rakyat Indonesia. Kedua, faktor geografis sangat berpengaruh. Luas wilayah dan bentangan pulau-pulau Indonesia, sangat menuntungkan aksi terorisme. Sebab mobilitas mereka akan sangat sukar dideteksi. Selain itu, beragam fasilitas AS yng bercokol di Indonesia menjadi target. Dan juga kemampuan aparat keamanan yang
terbatas.
Ketiga, faktor sosial-ekonomi pelaku bom yang
sangat memprihatinkan menjadi penyebab utama.
Intinya adalah kemiskinan. Keempat, faktor karisma
tokoh yang menyebarkan doktrin tersebut yang
berpengaruh. Kelima, faktor tingkat pendidikan
seseorang berpengaruh pada pemahaman mereka
tentang Islam. Mereka juga tidak merasa berdosa
dengan turut mengorbankan orang- orang yang bukan
AS dalam serangan bom tersebut. Maksudnya,
korban bom adalah perantara untuk
menyampaikan pesan kepada pihak yang
dikehendaki.
oleh: Kurniasih 120731400278
Full transcript