Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

SIKAP KRISTIANI TERHADAP KEBUDAYAAN, ILMU PENGETAHUAN, DAN T

No description
by

elsa befrin

on 20 November 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of SIKAP KRISTIANI TERHADAP KEBUDAYAAN, ILMU PENGETAHUAN, DAN T

SIKAP KRISTIANI TERHADAP KEBUDAYAAN, ILMU PENGETAHUAN, DAN TEKNOLOGI
SIKAP ORANG KRISTEN TERHADAP KEBUDAYAAN
1. ANTAGONIS = Gereja memandang kebudayaan berada di bawah kekuasaan si jahat sebagai kerajaan kegelapan sedangkan warga gereja adalah anak-anak terang, gereja memandang kebudayaan sebagai oposisi/lawan. Sikap antagonis ini adalah sikap menentang dann menolak semua hasil dan penggunaan kebudayaan, dan mempertentangkan iman dan kebudayaan sebagai hubungan yang tidak dapat diperdamaikan dalam segala hal.

2. DOMINASI  disamping hukum alam, ada hukum yang lebih tinggi yaitu hukum ilahi yang dinyatakan oleh Allah. Pada abad pertengahan gereja menguasai seluruh kebudayaan karena menganggap bahwa sekalipun manusia telah jatuh ke dalam dosa, tetapi manusia masih memiliki kerhendak bebas, oleh sebab itu, agama dapat melakukan akomodasi secara penuh dan menguasainya sehingga menjadi bagian dari iman kristen.

3. AKOMODASI = gereja tidak bertentangan dengan kebudayaan, tetapi juga tidak menyatukan diri dalam kebudayaan. Gereja dan kebudayaan berada pada hubungan yang damai. Sikap akomodasi gereja ini adalah sikap yang menyesuaikan diri dengan kebudayaan setempat. Akomodasi gereja adalah sikap yang menyesuaikan diri dengan kebudayaan setempat. Kadang kala agama dapat dikorbankan demi kepentingan kebudayaan. Hubungan seperti ini dapat menjadi peluang bagi sinkritisme, yaitu bercampurnya iman kristen dan kepercayaan-kepercayaan lain yang biasanya terdapat dalam kebudayaan tertentu

4. DUALISME = gereja terpisah dari kebudayaan, namun tidak saling bertentangan, sehingga orang kristen dapat berada dalam kebudayaan sekaligus juga berada dalam anugerah Allah. Sikap ini menempatkan orang kristen dalam dualisme, sikap mendua, memisahkan agama dan kebudayaan. Dalam hubungan ini, peran penebusan kristus yang mengubah hati manusia berdosa tidak ada artinya. Manusia beriman hidup dalam kedua suasana yang terpisah, namun tetap ada bersama-sama

5. PENGUDUSAN = Sikap yang paling tepat adalah sikap gereja sebagai pengubah yang membenarkan bagian yang salah dan menguduskan yang tercemar untuk membaruinya. Gereja mengadopsi bagian tertentu

SIKAP ORANG KRISTEN TERHADAP IPTEK
- Gereja tidak pernah merasa tidak membutuhkan IPTEK. bahkan pada abad pertengahan gereja turut terlibat dalam penemuan-penemuan dan menetapkan apakah teori benar adanya atau salah. ketetapan gereja akan menjadi ukuran bagi seluruh dunia.
- Gereja bersikap terbuka terhadap iptek dan berlandaskan pada alkitab
BERSIKAP KRITIS SESUAI IMAN KRISTEN
untuk dapat bersikap kritis, hendaknya:
a. Memiliki wawasan dan pengetahuan yang luas
b. Memiliki sikap netral, tidak ada unsur kepentingan tertentu, untuk dapat menilai secara objektif
c. Memiliki landasan iman yang kokoh untuk menilai dengan benar sesuai iman kristen
d. Tanggap terhadap perkembangan kebudayaan, dan IPTEK
Full transcript