Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

aplikasi teori imogen king

No description
by

kak ice

on 7 December 2012

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of aplikasi teori imogen king

Imogene King aplikasi model goal attainment Aplikasi Teori King (goal attainment) dalam praktek keperawatan dengan pasien Myocardial Infarction. evaluasi persepsi penkajian teori King pencapaian tujuan dapat mengidentifikasi diagnosis keperawatan, gangguan masalah atau kekhawatiran tentang kemana pasien mencari pertolongan. diagnosis perencanaan Melibatkan deskripsi tentang bagaimana hasil yang diidentifikasi sebagai tujuan tercapai. Ade Suryani Dedeh Hamdiah Eka Prihartin Lilis Rayatin Mutimanda Dwisetyadini Wice Purwani suci kelompok kasus Tn. X usia 52 tahun datang dengan istri dan kedua anak laki – lakinya ke UGD RS. B, keluhan nyeri pada dada kiri hingga ke punggung, rasanya seperti tertusuk, sesak nafas, RR : 38 x/mnt, bibir dan kuku (aliran perifer) terlihat sianosis. Kapleri refill >3 detik. Lama nyeri dada kurang lebih 20 – 30 menit. Tn. X mengatakan ia sering mengalami mudah lelah, nyeri pada dada kirinya saat beraktifitas yang berat seperti mengangkat beras dan barang – barang lain ditoko, dan sesak. Namun ia tidak pernah berobat kedokter, karena beliau sibuk dengan pekerjaannya sebagai pedagang sembako, selain itu istri dan kedua anak Tn. X tidak mengetahui bahwa beliau menderita penyakit jantung (nyeri dada kiri), karena Tn. X tidak pernah terlihat sering mengalami nyeri dada saat dirumah. pertumbuhan dan perkembangan ruang waktu komunikasi interaksi transaksi stress dan koping peran diri sendiri a. Bagaimana perasaan anda tentang kesehatan diri anda secara keseluruhan?
b. Bagaimana perasaan anda tentang nyeri dada yang anda rasakan?
c. Apakah anda tahu penyebab dari nyeri dada anda?
d. Apakah anda pernah berobat ke dokter untuk mengobati nyeri dada anda?
e. Apakah anda pernah terpikirkan bahwa anda menderita penyakit yang serius? a.Bagaimaa penyakit dapat berefek untuk peran kehidupan anda?
b.Bagaimana peran keluarga anda setelah anda memiliki penyakit MCI?
c.Bagaimana anda melakukan peran anda setelah anda menderita MCI?
d.Apakah menurut anda perawat dan dokter telah meakuan perannya? a.Informasi apa yang dan perawat berikan untuk informasi yang berhubungan untuk penyakit anda?
b.Perawatan seperti apa yang anda inginkan ?
c.Apakah anda merasakan penting bila perawat mendiskusikan dengan anda setiap kan memberikan asuhan keperawatan?
d.Bagaimana perawaan anda ketika dokter dan perawat berdiskusi mengenai proses perawatan? a.Apakah penyakit anda membuat anda stress?
b.Bagaimana anda berperilaku ketika anda mengalami stress?
c.Apakah anda menginginkan seseorang memotivasi anda ketika anda stress?
d.Apakah nyeri dada membuat anda stress? a. Ketika anda memiliki masalah apakah anda menceritakan pada keluarga anda?

b. Apakah dokter dan perawat memberikan informasi mengenai penyakit anda?

c. Apakah anda mengerti anda menderita penyakit apa?

d. Observasi proses komunikasi, ekspresi wajahnya, kontak matanya? a.Apa yang anda inginkan dari orang lain ketika anda mengalami nyeri dada?
b.Siapa yang anda inginkan, untuk mendampingi anda ketika nyeri dada ?
c.Apakah anda menginginkan privasi, ketika anda berada di rumah sakit?
d.Apakah anda merasa nyaman dengan ruang rawat anda selama di rumah sakit ? a.Apakah anda sering mengalami nyeri dada?
b.Kapan anda mengalami nyeri dada pertama kali?
c.Apakah nyeri dada anda meberi effek kepada setiap aktivitas anda?
d.Apakah saat anda mengalami nyeri dada keluarga anda selalu menemani anda? a.Apa pengalaman anda dalam menangani nyeri dada?
b.Ketika nyeri dada, bagaimana anda menangani nyeri dada anda dan bagaimana hasilnya?
c.Apakah aktivitas yang anda lakukan sebelum terkena penyakit Myocard Infarct?
d.Apakah aktivitas yang anda lakukan setelah terkena penyakit Myocard Infarct? a.Apakah anda sering berinteraksi dengan keluarga anda?
b.Bagaimana hubungan anda dengan keluarga anda?
c.Bagaimana perasaan anda ketika anda kontak dengan perawat dan dokter?
d.Apakah anda merasa nyaman dengan interaksi pasien lain diruang rawat anda? a.Apakah anda merupakan manusia yang memiliki inisiatif?
b.Apakah perasan anda ketika anda menderita penykit MCI?
c.Apakah anda merasa diri anda dapat menyelesaikan masalah anda sendiri?
aksi-reaksi antara perawat-klien 1. Nyeri akut b/d iskemia miokard akibat sumbatan arteri koroner.
2. Intoleransi aktivitas b/d ketidakseimbangan suplai oksigen miokard dengan kebutuhan tubuh.
3.Ansietas b/d perubahan kesehatan-status sosial-ekonomi ancaman kematian.
4. defisiensi pengetahuan b/d kurang pajanan konsep yang terlibat adalah pengambilan keputusan tentang tujuan bagian dari transaksi (partisipasi klien) panduan pemantauan implementasi pencapaian tujuan klien efektivitas asuhan keperawatan, komunikasi, pengambilan keputusan, persepsi, interaksi dan transaksi Nyeri, cemas, takut adalah pengalaman subyektif yang tampil dalam variasi respon verbal, non verbal yang bersifat individual sehingga perlu digambarkan secara rinci untuk mengevaluasi keberhasilan penanganan respon nyeri akut pada pasien MCI Intoleransi aktivitas (pembatasan aktivitas) dapat dikaitkan dengan teori King, mewakili keadaan diri klien terhadap stress dan koping pasien, dan bagaimana kita menyeting ruangan, waktu untuk interaksi, transaksi, peran pasien dalam menjalani aktivitasnya sehari – hari di rumah sakit subyektif obyektif Masalah Interaksi klien dapat teratasi dengan informasi yang diberikan kepada pasien untuk melakukan aktivitas dengan kegiatan interaksi, transaksi, peran pasien dalam menjalani aktivitasnya sehari – hari. analisa Lakukan Pendidikan Kesehatan terhadap pasien MCI dalam proses interaksi, transaksi, peran pasien untuk menjalani aktivitasnya sehari – hari. Yangmana dalam hal ini dapat mencegah timbulnya nyeri dada kembali. planning kesimpulan Kelompok kami mencoba menggunakan Teori Imogene M King dari Goal Attainment dengan pemberian asuhan keperawatan kepada pasien Myocard Infarct.

Dengan pengembangan pengkajian dan menerapkannya pada penegakkan diagnose, pemberian informasi setiap intervensi, implementasi keperawatan sesuai 10 konsep goal attainment, dan evaluasi hasil pengimplementasian dengan keberhasilan informasi dan perwatan yang diterima oleh pasien dengan MCI, terima kasih
Full transcript