Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Prinsip Genetik dan Prinsip Agronomi dalam Memproduksi Benih

No description
by

Mochammad Arif

on 11 March 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Prinsip Genetik dan Prinsip Agronomi dalam Memproduksi Benih

3. Pemanenan tanaman
Saat panen yang terbaik adalah ketika tanaman menghasilkan benih yg bermutu tinggi dalam jumlah maksimum. Karena itu, pemanenan harus dilakukan dengan cara dan waktu yang tepat agar daya simpan benih tinggi.

Prinsip Genetik dan Prinsip Agronomi dalam Memproduksi Benih Tomat (Solanum tuberosum)
Tujuan
Mengetahui prinsip-prinsip genetik dan prinsip agronomi dalam memproduksi benih tomat agar mendapatkan benih bermutu tinggi sehingga dapat memaksimalkan produksi.


Prinsip Agronomi Produksi Benih
Produksi benih secara agronomik meliputi :

1. Pemilihan dan penyiapan lahan produksi.

• Adaptasi tanaman / varietas thdp lingkungan produksi tanah
• Iklim
• ketinggian tempat (dpl)
• Rotasi tanaman
• Sejarah pertanaman sebelumnya
• Mengurangi hama penyakit, dan tanaman voluntir
• Memanfaatkan unsur hara yang masih tersisa dari tanaman sebelumnya
• Jaringan transportasi
2. Penumbuhan Tanaman
Kegiatan pemeliharaan meliputi :

1. Penjarangan, untuk memperoleh kerapatan tanam optimum
2. Pendangiran, untuk menghindari pemadatan tanah di sekitar tanaman
3. Pengendalian gulma

Latar Belakang
Dalam memproduksi benih perlu memperhatikan prinsip genetis dan agronominya agar didapatkan benih yang bermutu tinggi, dan Tomat (Lycopersicon esculentum Mill.) merupakan salah satu komoditi hortikultura yang mendapat prioritas dikembangkan di Indonesia. Oleh karena itu, untuk mendapatkan tanaman yang mampu berproduksi maksimum perlu menggunakan benih yang bermutu tinggi agar petani tidak lagi mengalami kerugian baik dari segi biaya maupun waktu yang berharga akibat penggunaan benih bermutu rendah. (Soetopo, 2010).
Untuk benih kultivar hibrid (F1), benih sumber serbuk sari dan benih calon tanaman induk harus disemai dalam lahan yang sama dalam barisan-barisan yang telah ditetapkan sebelumnya.
Faktor iklim utama yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman adalah suhu dan air.

Alasan mengapa beberapa jenis tanaman memerlukan penyemaian benih dan pembibitan sebelum ditanam di lapangan.
Faktor yang perlu mendapat perhatian agar daya simpan benih tinggi
Prinsip Genetik
Tujuan memelihara kemurnian dan mutu benih dari varietas unggul serta penyediaannya secara kontinyu kepada petani.

 Menggunakan lahan yang diketahui sejarah penggunaanya

 Menggunakan sumber benih yang tepat
Empat kelas benih, yaitu :
o Benih penjenis (BS : Breeder Seed)
o Benih Dasar (FS: Foundation Seed)
o Benih pokok (SS : Stock Seed)
o Benih sebar (ES : Extention Seed)

 Menggunakan isolasi yang sesuai

 Melakukan rouging

 Menghindari kontaminasi mekanis
Teknik pemanenan

4. Penanganan benih agar siap salur

Teknik Produksi Benih Tomat
Langkah-langkah Dalam Menyiapkan Benih Tomat
1. Sortasi dan Grading
2. Ekstraksi
3. Pengeringan Biji Bahan Benih
4. Pengukuran Kadar Air
5. Perlakuan Benih
6. Penyimpanan dan Pelabelan
Pemasaran Benih
1. Pemasaran Benih di Luar Negeri

2. Pemasaran Benih di Indonesia

Perusahaan benih terbesar di dunia adalah PT. Monsanto, PT. Syngenta Indonesia, Pioneer (Dupont), PT. BISI International tbk, PT. East-West seed Indonesia, PT. Agri Makmur Pertiwi.


Kesimpulan

Untuk memproduksi benih bermutu tinggi harus memenuhi dua syarat dalam kegiatan produksi benih, yaitu prinsip genetik dan prinsip agronomis.
Prinsip genetik meliputi menggunakan lahan yang diketahui sejarah penggunaannya, menggunakan sumber benih yang tepat, menggunakan isolasi yang sesuai, melakukan rouging.
Prinsip agronomi meliputi pemilihan dan penyiaoan lahan produksi, penumbuhan tanaman, pemanenan tanaman, dan penanganan benih agar siap salur.
Produksi benih tomat itu sendiri meliputi sortasi dan grading, ekstraksi, pengeringan biji bahan benih, pengukuran kadar air, perlakuan benih, dan penyimpanan dan pelabelan.
TAMAT !!!
Full transcript