Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Peran wanita dalam umkm

No description
by

Adeliana Maruri

on 7 April 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Peran wanita dalam umkm

Disusun Oleh:
Abigail Enrica 022131185
Adeliana Maruri 022131190
Natasha Leonida 022131172
Ajeng Dinanti 022131168
Viola Natasha 022131161

UMKM Kini Didominasi Kaum Wanita
Kamis, 22 Agustus 2013 | 11:04

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa (kiri) memberikan keterangan seusai memberi arahan pada acara Konferensi Pemberdayaan UMKM Nasional 2013 di Jakarta, Kamis (4/7). Hatta Rajasa menyatakan, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) diperkirakan menyumbang sekitar 98 persen untuk produk domestik bruto (PDB) Indonesia dan UMKM memberikan sumbangan terhadap kemajuan sebuah negara.

PERAN PEREMPUAN DALAM PENGELOLAAN UMKM
Peran perempuan di sektor UMKM umumnya terkait dengan bidang perdagangan dan industri pengolahan seperti : warung makan, toko kecil (peracangan), pengolahan makanan dan industri kerajinan.



PERMASALAHAN YANG DIHADAPI PEREMPUAN DALAM PENGEMBANGAN SEKTOR UKM
Permasalahan utama yang dihadapi UMKM adalah terkait
modal untuk pengembangan usaha.
Umumnya pengelola UMKM kesulitan dalam mendapatkan
akses kredit untuk modal usaha dari lembaga perbankan,
disebabkan karena :
Pihak perbankan menganggap UKM tidak layak untuk mendapatkan kredit, karena sektor UMKM sulit berkembang
Adanya kekhawatiran terjadinya kredit macet

Dampak Positif UMKM
Dengan adanya peran wanita dalam UMKM menimbulkan dampak positif,antara lain:
Mengurangi angka kemiskinan
Dapat menjadi penyangga perekonomian rakyat
Meningkatkan pertumbuhan ekonomi, hal ini terjadi secara kuantitatif jumlah pelaku usaha kecil di Indonesia tahun 2001 yang mencapai 40.137.773 juta (99,86%) dari total jumlah pelaku usaha 40.197.61 juta
Menurut perhitungan BPS dengan jumlah tersebut usaha mikro mampu menyediakan 99,04% lapangan kerja Nasional, sumbangan terhadap PDB mencapai 63,11% dan memberikan pemasukan sebesar 14,20% di luar non migas, (BPS, 2001)

CONTOH PERAN PEREMPUAN DALAM UMKM
60% Pelaku UKM di Indonesia Wanita










Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar (dua kiri) berbincang dengan para delegasi dalam pembukaan APEC Women and The Economy Forum di Nusa Dua, Bali, kemarin.Event yang berlangsung hingga Minggu (8/9) tersebut dihadiri 300 peserta dari 20 negara.
NUSA DUA– Perempuan memberi kontribusi signifikan terhadap peningkatan daya saing sektor usaha kecil menengah (UKM). Bahkan, lebih dari 60% pelaku UKM di Indonesia merupakan kaum hawa. 
Peran Wanita Dalam UMKM
Thank you!
Usaha ini bisa dilakukan di rumah sehingga tidak melupakan peran perempuan sebagai ibu rumah tangga.Meskipun awalnya UMKM yang dilakukan perempuan lebih banyak sebagai pekerjaan sampingan untuk membantu suami dan untuk menambah pendapatan rumah tangga, tetapi bisa menjadi sumber pendapatan rumah tangga utama apabila dikerjakan dengan sungguh-sungguh.

Sampai saat ini, belum ada data yang jelas tentang jumlah perempuan pengusaha yang juga adalah tergolong UMKM sehingga upaya pemerintah dalam pemberdayaan terhadap perempuan di sektor UMKM masih dilakukan secara minimal. (Dipta, 2009)
Adanya persyaratan dari pihak bank seperti ; jaminan sertifikat tanah, rumah, dan BPKB
Kurangnya pedidikan dan keterampilan bagi perempuan untuk mengelola dan mengembangkan usahanya
Kurang menguasai pasar, kurang menguasai penggunaan teknologi

Menjadi sarana pemerataan kesejahteraan rakyat. Karena jumlah besar, biasanya bersifat padat karya sehingga mampu menyerap tenaga kerja yang besar, meskipun ukuran unitnya kecil tetapi jumlah banyak memungkinkan orang lebih banyak terlibat untuk menarik manfaat di dalamnya.
Kementerian Koperasi dan UKM meningkatkan penguatan modal untuk koperasi perempuan sebesar 150% dalam upaya meningkatkan jumlah usahawan wanita Indonesia.
Adanya dukungan dari tiap daerah
Adanya kepedulian dari pihak swasta dengan menyalurkan skim kredit yg bernama PUNDI (Pembinaan Usaha Mandiri) dan Kredit Sudara.

Keberhasilan dan Kegagalan Wanita Sebagai Pelaku Usaha
Keberhasilan wanita ditunjang dari kelebihan-kelebihan wanita yang merupakan faktor dominan terhadap keberhasilannya sebagai pelaku usaha antara lain telaten, jujur sehingga lebih dipercaya, ulet, sabar, teliti, cermat, serius, tekun, berani mengambil resiko, tangguh, tidak mudah menyerah, memiliki jiwa bisnis atau wira usaha, kemauan keras, semangat, dedikasi dan loyalitas tinggi, terbuka, bekerja dengan ikhlas, selalu menjaga nama baik, tidak egois, disiplin dalam administrasi maupun pengelolaan keuangan.

Alasan atau motivasi wanita melakukan usaha
Yaitu untuk menentukan apa yang ingin dicapai,, tujuan apa yang hendak dicapai, serta produk apa yang akan dihasilkan. Banyaknya motivasi wanita melakukan usaha karena ingin mengurangi pengangguran atau menciptakan lapangan usaha, menunjukkan adanya kesadaran dari wanita atas kondisi pengangguran yang semakin meningkat, adanya kesadaran dari wanita untuk menciptakan pekerjaan bukan mencari pekerjaan.

Sebagian besar pimpinan atau pelaku usaha kecil dan pengurus koperasi wanita kepemimpinannya bersifat partisipatif yaitu dalam mengambil keputusan meminta pendapat, masukan, dan saran dari staf atau anak buah dan sebagain kecil kepemimpinannya bersifat semi partisipatif yaitu dalam pengambilan keputusan mendengarkan pendapat, masukan, dan saran dari staf atau anak buah meskipun keputusan tetap ditangani pimpinan sendiri.

Persepsi Terhadap Citra Diri Dan Kompetensi Pelaku Usaha

Harus lebih banyak wanita khususnya ibu rumah tangga yang mulai melatih diri untuk membuka usaha sendiri khususnya UMKM karena itu sangat membantu meningkatkan perekonomian nasional terutama bagi kalangan menengah kebawah
Pemerintah harus memberikan tempat pelatihan khususnya untuk kaum perempuan seperti latihan menjahit, memasak, menghias bunga dll
Kita sebagai mahasiswa khususnya yang wanita harus mulai belajar sedikit demi sedikit untuk melatih softskill kita dalam usaha kecil karena dari usia kita sekarang pun kita dapat membuka usaha kecil dengan modal yang kita punya asal kan kita punya niat dan usaha yang besar

Solusi dan saran:
Dalam kegiatan UKM, wanita berperan sebagai pelaku usaha atau sebagai pemilik, sebagai manager ataupun tenaga kerja. Peran serta wanita dalam berbagai sektor, namun sesuai dengan kelebihan-kelebihan yang dimiliki wanita.
UKM masih menghadapi permasalahan-permasalahan dalam mengembangkan usahanya, seperti kurang modal, lemahnya SDM, kurang menguasai teknologi/pasar memperngaruhi kinerja usaha, sehingga permasalahan-permasalahan tersebut perlu dicarikan pemecahan secara terpadu. Hampir seluruh responden wanita pelaku usaha menyatakan ingin menciptakan lapangan usaha/mengurangi penggangguran sebagai motivasi mengapa berkiprah dalam dunia usaha.
Wanita sebagai pelaku usaha harus meningkatkan kemampuan ketrampilannya agar dapat meningkatkan usahanya, baik dalam bentuk pendidikan/pelatihan, studi banding,maupun magang.

Kesimpulan
Full transcript