Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Konsep Dasar Bimbingan dan Konseling

No description
by

khairani syafril

on 12 January 2016

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Konsep Dasar Bimbingan dan Konseling

Konsep Dasar Bimbingan dan Konseling
1. Pengertian Bimbingan dan Konseling
Bimbingan dan konseling
Bantuan oleh pembimbing kepada individu agar mencapai kemandirian mempergunakan bahan melalui interaksi dan pemberian nasihat serta gagasan dalam suasana asuhan dan berlandaskan norma (kode etik) yang berlaku.
Bimbingan:
Kontak atau hubungan timbal balik antara dua orang (konselor dan klien) untuk menangani masalah klien yang didukung oleh keahlian (Expert) dalam suasana yang laras dan integrasi, berdasarkan norma-norma (kode etik) yang berlaku untuk tujuan yang berguna bagi klien.
Konseling:
Tujuan BK
1. Menghasilkan perubahan jiwa dan mental.
2. Menghasilkan perbaikan kesopanan tingkah laku
3. Menghasilkan kecerdasan emosi) pada individu
4. Menghasilkan kecerdasan spiritual

Fungsi Bimbingan
dan Konseling
fungsi Pencegahan
Fungsi
Pemahaman
Fungsi Pengetasan
Fungsi Pemeliharaan
Fungsi Penyaluran
Fungsi Penyesuaian
Fungsi Pengembangan
Fungsi Perbaikan
Fungsi
Advokasi
Kekeliruan dalam BK
a. Bimbingan dan konseling disamakan dengan atau dipisahkan sama sekali dari pendidikan
b. Guru pembimbing atau konselor disekolah disekolah dan madrasah dianggap sebagai polisi sekolah
c. Bimbingan dan konseling dianggap semata-mata sebagai proses pemberian nasihat
d. Bimbingan dan konseling dibatasi pada hanya menengani masalah yang bersifat insidental
e. Bimbingan dan konseling dibatasi hanya untuk klien-klien tertentu saja
f. Bimbingan dan konseling melayani orang-sakit dan atau kurang normal
g. Bimbingan dan konseling bekerja sendiri
h. Konselor harus aktif dan pihak lain pasif
i. Pekerjaan bimbingan dan konseling dapat dilakukan oleh siapa saja
j. Pelayanan bimbingan dan konseling berpusat pada keluhan pertama saja
k. Menyamakan pekerjaan bimbingan dan konseling dengan pekerjaan dokter atau psikiater
l. Menganggap hasil pekerjaan bimbingan dan konseling harus segera dilihat
m. Menyemaratakan cara pemecahan masalah bagi semua klien
n. Pelayanan bimbingan dan konseling dibatasi pada hanya menangani masalah-masalah yang ringan saja
o. Memusatkan usaha bimbingan dan konseling hanya pada penggunaan instrumen bimbingan dan konseling

Urgensi BK
1. Pelayanan bimbingan dan konseling bisa didalam lembaga pendidikan, masyarakat, organisasi, industri
2. Proses pembeljaran belum sepenuhnya mampu memecahkan masalah seperti tawuran, obat teralarang
3. Perlu adanya pendekatan untuk memecahkan masalah tersebut
1. Perkembangan iptek
2. Makna dan fungsi pendidikan
3. Tugas dan tanggung jawab Guru sebagai pendidik
4. Faktor psikologis anak


Prinsip BK
Umum
a. Harus berpusat pada individu yang dibimbing
b. Mengarahkan individu menghadapi kesulitan hidupnya
c. Pemberian bantuan sesuai dengan kebutuhan individu yang dibimbing
d. Berkenaan dengan sikap dan tingkah laku individu
e. Diawali dengan pengeditifikasian kebutuhan yang dirasakan individu yang dibimbing
f. Pemberian bantuan bersifatr fleksibel
g. Sesuai dengan program pendidikan di sekolah
h. Dipimpin oleh ahli dibidang bimbingan dan konseling, dan bekerjasama dengan dokter, psikiater, dan pihak lainnya yang terkait
i. Diadakan penilaian atau evaluasi secara teratur dan berkesinambungan

Khusus (untuk Siswa)
a. Diberikan kepada semua siswa
b. Memiliki kriteria untuk mengatur prioritas pelayanan bimbingan dan konseling kepada individu atau sisw
c. Berpusat pada siswa
d. Memenuhi kebutuhan individu yang beragam dan luas
e. Keputusan akhir dibentuk oleh individu itu sendiri
f. Siswa yang sudah diberi bimbingan harus secara berangsur-angsur menolong dirinya sendiri

Khusus Untuk
Pembimbing
a. Melakukan tugas sesuai dengan kemampuan masing-masing
b. Dipilih atas dasar kualifikasi, kepribadian, pendidikan, pengalaman, dan kemampuannya.
c. Berusaha mengembangkan diri dan keahliannya melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan, penataran, workshop, dan lain sebagainya
d. Memiliki berbagai informasi tentang individu secara terperinci
e. Menghormati, dan menjaga informaasi tentang individu atau siswa yang dibmbingnya
f. Mempergunakan berbagai metode dan teknik yang beragam

Asas BK
1. Kerahasiaan
2. Kesukarelaan
3. Keterbukaan
4. Kekinian
5. Kemandirian
6. Kegiatan
7. Kedinamisan
8. Keterpaduan
9. Kenormatifan
10. Keahlian
11. Alih tangan
12. Tut wuri handayani

Landasan BK
1. Filosofis
Memahami hakikat klien sebagai manusia

2. Relgius
a. Keyakinan bahwa manusia dan seluruh alam semesta adalah makhluk allah
b. Menusia harus berjalan ke arah yang sesuai dengan kaidah-kaidah agama

3. Psikologis
Bertitik berat pada perilaku individu yang menjadi sasaran layanan

4. Sosial budaya
Mengingat bahwa manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri, dan dituntut untuk hidup sesuai budaya dilingkungannya

5. Ilmiah dan teknologi
Harus dilaksanakan atas dasar keilmuan dan mengikuti pekebangan teknologi dalam pengolahan datanya

6. Pedagogis
a. Pendidikan sebagai upayan pengembangan manusia
b. Proses bimbingan dan konseling
c. Inti tjuan bimbingan dan konseling

Bimbingan Komprehensif
Bimbingan Konseling Bagi Guru Mata Pelajaran
Metode dan Tekik Bimbingan
Peranan dan Tugas Guru Matapelajaran dalam Pelayanan
1. Membantu memasyarakatkan pelayanan bimbingan dan konseling kepada siswa
2. Membantu mengidentifikasi siswa-siswa yang memerlukan layanan bimbingan dan konseling, serta pengumpulan data tentang siswa-siswa tersebut.
3. Mengalihtangankan siswa yang memerlukan pelayanan bimbingan dan konseling
4. Menerima siswa alih tangan dari guru pembimbing/konselor,
5. Membantu mengembangkan suasana kelas,bernuansa bimbigan
6. Memberikan kesempatan dan kemudahan kepada siswa yang memerlukan layanan/kegiatan bimbingan dan konseling untuk mengikuti /menjalani layanan/kegiatan yang dimaksudkan itu.

Masalah Siswa
1. Masalah-masalah pribadi
2. Masalah belajar
3. Masalah pendidikan
4. Masalah karier atau pekerjaan
5. Penggunaan waktu senggang
6. Masalah-masalah sosial

Oleh: Khairani Syafril
1405113038
Pendidikan Matematika
FKIP UR-14

Full transcript