Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

presentation milikan

--"
by

Fikri Azizah

on 2 December 2012

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of presentation milikan

Group 4 Tetes Minyak Milikan Abstrak Kesimpulan Telah dilakukan percobaan tetesminyak milikan yang bertujuan untuk menentukan besar jari-jari tetesan minyak serta untuk menentukan muatan butiran minyak.Pada percobaan tetes minyak milikan ini, minyak disemprotkan melalui bagian atas dua keping kapasitor yang diberi potensial.Kemudian dengan menggunakan mikroskop diamati dan diukur kecepatan butiran minyak.percobaan kali ini dilakukan dengan memvariasi tegangan yaitu pada 200V, 300V dan 400V. Dari hasil perhitungan didapatkan bahwa jari-jari tetes minyak berdasarkan analisis sebesar 4,27103x10-6m. Muatan listrik minyak berdasarkan analisis Untuk tegangan 200V, 300V dan 400 V nilai rata-rata muatan (q) sebesar 3,33x10-17C; 2,87x10-17C dan 1,98x10-17C. Banyaknya butiran (n) untuk tegangan 200V, 300V dan 400 V yaitu 197,3020878; 170,2395436 dan 117,6647702.
Kata kunci—Milakan, Muatan elektron. Percobaan milikan dipergunakan untuk mengukur muatan butiaran minyak. Minyak disemprotkan pada lubang, sehingga butiran-butiran kecil dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop.Pengukuran dilakukan pada butiran dimana kecepatannya stasioner. Dalam kedaan bebas, maka gaya-gaya yang berpengaruh adalah gaya berat (w) kebawah, gaya tekan keatas/ Archimedes (B), gaya stokes (f) kebawah, kemudian jari-jari tetes r dapat dihitung. Dari hasil pengamatan ternyata semua muatan butiran selalu merupakan kelipatan bulat dari suatu factor, yaitu muatan electron, yang besarnya 1,602192 x10-19 C[1]. Pendahuluan Langkah awal dalam percobaan ini menyiapkan alat-alat yang meliputi mikroskop, sprayer, minyak parafin, sumber cahaya (lampu), stopwatch dan seperangkat peralatan milikan. Untuk memulai praktikum kali ini, pertama sprayer yang berisi minyak parafin di masukan ke ruang penyemprotan melalui lubang sprayer, sehingga timbul butiran-butiran di daerah 2 plat yang diberi potesial. Kemudian ruang pengamatan diatur agar mendapatkan cahaya sehingga salah satu butiran yang sekiranya bergerak jatuh bebas dengan kecepatan stasioner dapat diamati menggunakan mikroskop. Untuk mengatur medan listrik sehingga salah satu butiran dapat bergerak naik digunaakan switch pembalik. Kemudian waktu tempuh butiran untuk naik dari batas garis bawah sampai ke batas garis bawah dan dicatat. Setelah garis batas atas disentuh butiran switch pembalik dilepaskan. Lalu, waktu tempuh butiran untuk turun sampai ke batas garis bawah diamati dan dicatat. METODE HASIL DAN PEMBAHASAN Percobaan Milikan dirancang untuk mengukur muatan listrik elektron dengan menyeimbangkan gaya gravitasi dan gaya listrik pada suatu tetes kecil minyak yang berada antara dua buah elektroda sehingga membuktikan bahwa muatan listrik (elektron) terkuantisasi secara diskrit, sebesar 1.602 × 1019 Coulomb. Jari-jari tetes minyak berdasarkan analisis sebesar 2,64 X 10-6m. Muatan listrik minyak berdasarkan analisis Untuk tegangan 200V nilai rata-rata muatan (q) sebesar 3,33x10-17C. Untuk tegangan 300V nilai rata-rata muatan (q) sebesar 2,87x10-17C.Untuk tegangan 400V nilai rata-rata muatan (q) sebesar 1,98x10-17C. Tetes minyak dapat bergerak ketas ketika diberikan tegangan, sehingga timbul medan. Banyaknya butiran (n) untuk tegangan 200V yaitu 197,3020878. Banyaknya butiran (n) untuk tegangan 300V yaitu 170,2395436. Banyaknya butiran (n) untuk tegangan 400V yaitu 117,6647702. Percobaan milikan disebut juga sebagai percobaan Oil Drop. Elektron mempunyai peran penting dalam mempelajari gejala kelistrikan kemagnetan.Dengan mengembangkan gaya-gaya gravitasi dan gaya listrik pada suatu teteskecil minyak yang berada diantara dua pelat elektroda,. Minyak diteteskan dengan tetesankecil melalui dua plat logam dengan dua buah plat yang dapat menarik muatanlistrik dari tetesan minyak pada palat bagian atas. Jika beda tegangan diatur agarmengimbangi gaya gravitasi pada tetes minyak, maka partikel-partikel minyak yang mengandung muatan akan melayang karena keseimbangan gaya tersebut.Pada keadaan ini gaya gravitasi sama dengan gaya elektrostatik, sehingga muatan dapat diketahui besarnya Penggunaan ide medan dikembangkan oleh ilmuwan Inggris Michael faraday (1791-1867). Pada kasus listrik, menurut Faraday, suatu medan listrik keluar dari setiap muatan dan menyebar ke selurugh ruang. Ketika muatan kedua diletakkan di dekat yang pertama, ia akan merasakan gaya yang disebabkan oleh adanya oleh medan listrik di tempat itu. Medan listrik pada lokasi muatan kedua dianggap berinteraksi langsung dengan muatan ini untuk menghasilkan gaya. Medan listrik didefinisikan sebagai gaya pada muatan . Khususnya, medan listrik E di setiap titik pada ruang disefinisikan sebagai gaya F yang diberikan pada muatan yang kecil pada titik tersebut dibagi dengan besar muatan q[3].Muatan listrik Q di dalam suatu ruang, akan menyebabkan timbulnyamdan listrik did ala ruang tersebut, artinya setiap muatan lain Q yang berada didalam ruangitu akan mengalami gaya elekstrotati” makin banyak Q makin kuatgaya F dan makin medan listrik yang ditimbulkan oleh Q tersebut.” Sehingga kuatmedan listrik di dalam ruang, ditentukan oleh banyaknya muatan Q yangmenimbulkan medan listrik tersebut, serta tergantung pada jaraknya dari muatanQ[4]. alat percobaan milikan Pembahasan Pada percobaan tetes minyak milikan ini mencoba untuk menganalis tentang kecepatan naik dan kecepatan turun dengan menggunakan Milikan oil drop apparatus untuk mengetahui besar jari-jari tetesan minyak dan mengetahui nilai muatan butiran minyak. Percobaan pertama yang dilakukan adalah dengan mengamati kecepatan turun dari minyak akibat adanya pengaruh gravitasi. Kecepatan turun tetesan semakin cepat dan waktu pada saat tetes minyak turun tidak beraturan sehingga dari data yang diperoleh menunjukkan hasil yang tidak stabil. Dengan jarak yang di butuhkan pada saat turun adalah 0.0005 m. Percepatan elektron pada kecepatan turun ini lebih kecil daripada kecepatan naik. Pada percobaan yang kedua yaitu kecepatan naik, yang ditimbulkan adanya gaya Stokes ke atas. Dari hasil pengamatan bahwa semakin lama kecepatannya semakin lambat dan data yang diperoleh tidak stabil sehingga nilainya acak sama seperti yang terjadi pada nilai kecepatan turun. Percepatan elektron pada kecepatan naik lebih besar daripada kecepatan turun. Hal yang menyebabkan kecepatan naik lebih besar dari kecepatan turun karena dipengaruhi dari pemberian tegangan listrik setiap kecepatan naik. Untuk memperoleh kecepatan keatas maka pada lempeng atau plat di beri beda potensial sehingga tetes minyak mengalami gaya keatas (Stokes) yang dipercepat oleh adanya beda potensial tersebut. Muatan yang ditembakkan sebaiknya tidak berlebihan karena dapat membuat muatan pada tetes minyak tersebut menjadi netral. Dari hasil percobaan muatan elektron memiliki sifat diskrit yaitu elektron ada di dalam bentuk paket – paket yang disebut kuanta. Dari eksperimen yang telah dilakukan bisa dikatakan cukup bagus walaupun ada sedikit kendala pada saat akan mengamati elektron karena terlalu banyak elektron sehingga untuk memilih satu elektron butuh ketelitian yang sangat besar agar memperoleh nilai yang akurat dan waktu yang dibutuhkan juga sesuai dengan teori. DAFTAR PUSTAKA [1]W, Sugimin. 1985. “Fisika Modern I”. Surabaya: ITS
[2]Alonso. M. Finn. 1992. “Dasar-dasar Fisika Universitas edisi ke-2” Jakarta; Erlangga
[3]Giancoli, Douglas C. 2001. “Fisika Jilid 2”, Jakarta: Penerbit Erlangga
[4]Soedarjo, Peter. 1992. “Azas-azas Ilmu Fisika Jilid 3 Optika. Yogyakarta: UGM
[5]Petrucci, r.h. 1993. “Fisika Dasar Jilid I”. Jakarta: Erlangga thank's for attention
Full transcript