Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Buku Pegangan Pendidikan Karakter Siswa SMK Bina Harapan

No description
by

yulindyah widyastika

on 27 January 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Buku Pegangan Pendidikan Karakter Siswa SMK Bina Harapan

yulindyah widyastika
Orientasi Kancah
Visi sekolah: cerdas, terampil, berbudaya, dan berakhlak mulia.
Misi sekolah:
meningkatkan kualitas siswa untuk perubahan masa depan
menanamkan ketaqwaan dan keimanan berdasakan ketuhanan yang maha esa
mendidik jiwa sosial, solidaritas di lingkungan sekolah dan masyarakat
membina mental siswa dan keterampilan dengan bimbingan secara efektif dan efisien
mengembangkan potensi diri



Rancangan Program
membuat panduan atau cara penilaian dalam mengevaluasi terhadap buku pegangan pendidikan karakter siswa bagi guru menggunakan prinsip teori belajar behavioristik
Latar Belakang
Alur penerapan sistem buku pegangan pendidikan karakter belum berjalan optimal. Pihak yang terlibat dalam menjalankan buku adalah dengan melibatkan peran guru sebagai wali kelas dalam menilai perilaku siswa.
Pihak guru kesulitan dalam menilai dan mengevaluasi nilai-nilai pendidikan karakter siswa melalui buku pegangan tersebut karena tidak dibekali panduan atau cara dalam menilai perilaku pendidikan karakter yang muncul pada siswa.

Tujuan Intervensi
Untuk menemukan faktor penyebab belum efektifnya buku pegangan pendidikan berkarakter berjalan
Untuk menentukan intervensi yang tepat dalam membantu pihak sekolah agar buku pegangan pendidikan berkarakter dapat berjalan efektif
Kasus Sistem
Buku Pegangan Pendidikan Karakter Siswa SMK Bina Harapan

Rancangan Program
Menurut Koesoema, penilaian keberhasilan tersebut dilakukan melalui langkah-langkah berikut: (1) Menetapkan indikator dari nilai-nilai yang ditetapkan atau disepakati, (2) Menyusun berbagai instrumen penilaian, (3) Melakukan pencatatan terhadap pencapaian indikator, (3) Melakukan analisis dan evaluasi (4) Melakukan tindak lanjut.
Hasil Observasi
Ada beberapa siswa SMK Bina Harapan tidak menggunakan seragam yang sesuai dengan
Siswa juga sering datang terlambat ke sekolah bahkan sampai membolos.
Ada siswa masih berada di warung makan depan sekolah meskipun bel telah berbunyi atau pada saat jam belajar.
Ada siswa yang tidak mengerjakan tugas
Tidak ikut terlibat dalam belajar kelompok kecil
Sering izin keluar kelas,
Melakukan kecurangan saat ulangan atau ujian seperti menyontek atau melihat catatan/buku.
Siswa kurang jujur dalam membayar uang sekolah kepada pihak sekolah.
Siswa kurang menjaga kebersihan dan kerapian kelas.

Hasil Wawancara
Maka dapat disimpulkan belum efektifnya buku pegangan pendidikan karakter berjalan dikarenakan kurangnya alat dan pembekalan pada guru yang terlibat dalam proses mengevaluasi buku pegangan tersebut dan cara menindak lanjuti buku pegangan pendidikan karakter bagi siswa
Tujuan SMK Bina Harapan
meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lanjut sesuai kejuruannya.
Religius, Jujur, Toleransi, Disiplin, Kerja keras, Kreatif, Mandiri, Demokratis, Rasa ingin tahu, Semangat kebangsaan, Cinta Tanah Air, Menghargai Prestasi, Bersahabat/Komunikasi, Cinta Damai, Gemar Membaca, Peduli Lingkungan, Peduli Sosial, Tanggung Jawab.
Karakteristik pendidikan berkarakter di SMK Bina Harapan
Manfaat Intervensi
Untuk memberikan masukan kepada sekolah terkait dengan permasalahan buku pegangan pendidikan karakter sekolah SMK Bina Harapan Yogyakarta
Guru dapat menjalankan buku pegangan pendidikan berkarakter secara efektif bagi para siswa
Pihak sekolah dapat lebih mengoptimalkan manfaat dari buku pegangan pendidikan berkarakter tersebut
Kepala Sekolah
Tidak ada penghargaan dan hukuman
Tanda bahwa belum efektifnya buku pegangan pendidikan karakter dapat dilihat dari banyaknya pelanggaran dan perilaku siswa yang belum sesuai dengan nilai-nilai pendidikan
Kepala sekolah juga mengatakan bahwa gaya kepemimpinan yang diterapkan di sekolah adalah gaya kepemimpinan yang bersifat kekeluargaan

Secara struktural, Kepala Sekolah - Waka 3 Kesiswaan - Kasi BK.
TAPI
secara strategi, Kepala Sekolah - Kasi BK (langsung berkoordinasi).
Dalam pelaksanaan program buku pegangan pendidikan berkarakter terdapat hubungan instruktif langsung> Kepala Sekolah - Kasi BK (sebaliknya).
Kepala sekolah dapat langsung berkoordinasi dengan para wali kelas.
TAPI
antara Kepala Sekolah - wali kelas belum ada koordinasi yang baik.
Ada beberapa orang guru menjabat dua jabatan sekaligus, yaitu jabatan sebagai wakil kepala sekolah dan wali kelas.
Pihak sekolah memiliki anggaran untuk memberikan penghargaan bagi siswa yang terbaik. Hanya saja belum dapat terlaksana untuk diberikan kepada siswa yang telah mengisi buku pegangan pendidikan karakter

Wakil Kesiswaan
Wakil Kurikulum
Pihak sekolah melalui OSIS telah memiliki anggaran untuk memberikan reward kepada para siswa yang terbaik. Bentuk dari reward berupa hadiah yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang dibutuhkan siswa tersebut seperti uang, flashdisc, handphone dan lain-lain.
Sedangkan pihak guru melakukan tugasnya terhadap buku pegangan pendidikan berkarakter atas dasar keikhlasan dan ibadah.

Guru BK
Hubungan antara guru, wakil kepala dan kepala sekolah berjalan baik. Sedangkan interaksi antara Kepala Sekolah dan Kasi BK jarang terjadi (cukup sering menyampaikan pendapat dan idenya mengenai tahapan koordinasi dan evaluasi tentang buku pegangan pendidikan berkarakter).

Namun berdasarkan alur strukturalnya, Kasi BK hanya bisa menyampaikan kepada Waka 3 Kesiswaan, tidak bisa langsung kepada Kepala Sekolah. Demikian pula Kasi BK terhadap para wali kelas yang tidak bisa langsung berkoordinasi mengenai buku pegangan tersebut. Kasi BK harus berkoordinasi dengan Waka 3 Kesiswaan terlebih dahulu baru kemudian kepada Kepala Sekolah. Dari Kepala Sekolah menindak-lanjuti kepada para wali kelas.

Disamping itu, kurang intensnya sosialisasi terkait buku pegangan pendidikan berkarakter kepada wali murid menyebabkan kurangnya pemantauan buku pegangan terhadap para siswa di luar lingkungan sekolah.

Formulasi Masalah (teori six box)
Tujuan (Purpose) >> Tujuan, visi dan misi SMK Bina Harapan adalah menciptakan peserta didik yang mampu bersaing dengan cerminan karakter unggulan dan produktif.
Struktur Organisasi (Structure)>> (seperti di struktur organisasi sekolah SMK Bina Harapan : Halaman 9)
Proses pemberian penghargaan (Reward)>> belum adanya sistem penghargaan dan hukuman kepada pihak guru dan siswa
Struktur Organisasi (Structure)>> (seperti di struktur organisasi sekolah SMK Bina Harapan : Halaman 9)
Hubungan antar pihak terlibat (Relationship)>>Birokrasi struktural yang demikian mengganggu kelancaran dalam menjalankan program buku pegangan pendidikan
Alat bantu dalam pencapaian program (Helpful Mechanism)>> membuat buku pegangan pendidikan berkarakter.
Kepemimpinan Kekeluargaan
Tinjauan Pustaka
Pendidikan Karakter
Pendidikan karakter adalah suatu sistem penanaman nilai-nilai karakter kepada warga sekolah yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut, baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama, lingkungan, maupun kebangsaan sehingga menjadi manusia insan kamil
Tujuan
Badan Penelitian dan Pengembangan, Pusat Kurikulum Kementrian Pendidikan Nasional (2010)
Mengembangkan potensi kalbu/nurani/afektif peserta didik sebagai manusia dan warga negara yang memiliki nilai-nilai budaya dan karakter bangsa;
Mengembangkan kebiasaan dan perilaku peserta didik yang terpuji dan sejalan dengan nilai-nilai universal dan tradisi budaya bangsa yang religius;
Menanamkan jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab peserta didik sebagai generasi penerus bangsa;
Mengembangkan kemampuan peserta didik menjadi manusia yang mandiri, kreatif, berwawasan kebangsaan; dan
Mengembangkan lingkungan kehidupan sekolah sebagai lingkungan belajar yang aman, jujur, penuh kreativitas dan persahabatan, serta dengan rasa kebangsaan yang tinggi dan penuh kekuatan
Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pendidikan Karakter

Faktor internal dan eksternal merupakan faktor yang mempengaruhi Pendidikan karakter. Faktor eksternal dibagi menjadi tiga yakni di rumah, di sekolah dan di lingkungan masyarakat

Nilai-nilai Pembentukan Karakter

Religius Jujur
Toleransi Disiplin
Kerja keras Kreatif
Mandiri Demokrasi
Rasa ingin tahu Semangat kebangsaan
Cinta tanah air Menghargai prestasi
Bersahabat dan kumunikatif Cinta damai
Gemar membaca Peduli lingkungan
Peduli sosial
Full transcript