Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Arti Hijrah dan Tujuan Rasulullah SAW dan Umat Islam Berhijr

No description
by

Rafly Nur Faizi

on 23 February 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Arti Hijrah dan Tujuan Rasulullah SAW dan Umat Islam Berhijr

Keteladanan Rasulullah Periode Madinah
Pengertian Hijrah
Hijrah (Bahasa Arab) adalah perpindahan/migrasi
Hijrah adalah berpindah dari suatu negeri kafir, karena di negeri itu umat Islam selalu mendapat tekanan, ancaman dan kekerasan, sehingga tidak memiliki kebebasan dalam berdakwah dan beribadah.
Masjid Quba'
Rasulullah SAW dan Abu Bakar r.a. tinggal di dalam goa Tsur pada hari Jum’at, Sabtu, dan Ahad. Pada ketiga hari itu, terjadi 5 peristiwa:

1. Abdullah bin Abu Bakar r.a. mendatangi goa pada malam hari dan menyampaikan berita perihal berbagai rencana dan kegiatan orang-orang kafir kepada mereka berdua.

2. Amar bin Fuhairah menggiring domba-domba gembalaannya ke dalam goa pada malam hari sehingga Rasulullah SAW dan Abu Bakar r.a. bisa minum susu domba hingga cukup kenyang.
Ali r.a. Menggantikan Tidur Rasulullah SAW
Wafatnya Rasulullah SAW
3 Hari di Goa Tsur
Pada malam akan hijrah Nabi Muhammad membisikkan kepada Ali supaya memakai mantelnya yang hijau dari Hadzramaut dan supaya berbaring di tempat tidurnya.
Ketika pemuda-pemuda Quraisy mengintip ke tempat tidur Nabi Muhammad Saw, mereka melihat sesosok tubuh di tempat tidur itu dan mengira bahwa Nabi Saw masih tidur.
Quraisy berencana membunuh Muhammad, karena dikuatirkan ia akan hijrah ke Madinah. Ketika perintah dari Alloh SWT datang supaya beliau hijrah, beliau meminta Abu Bakar supaya menemaninya dalam hijrahnya itu. Sebelum itu Abu Bakar memang sudah menyiapkan dua ekor untanya yang diserahkan pemeliharaannya kepada Abdullah bin Uraiqiz sampai nanti tiba waktunya diperlukan.
3. Abdullah bin Ariqat Laitsi, seorang kafir yang dapat dipercaya dan bekerja sebagai pemandu yang diupah oleh Abu Bakar r.a. datang ke goa ini, setelah hari ke-tiga, membawa dua ekor onta.

4. Pada waktu itu Abu Bakar r.a. menawarkan satu dari onta itu kepada Nabi SAW sebagai hadiah. Namun beliau memaksa membeli onta itu. Abu Bakar r.a. pun akhirnya bersedia menerima pembayaran sebesar 400 dirham untuk onta itu. Onta inilah yang kemudian dikenal sebagai onta Rasulullah SAW yang dinamai Quswa.

5. Dengan dipandu oleh Abdullah bin Ariqat, mereka berdua memulai perjalanan menuju Madinah. Amar juga menyertai perjalanan mereka.
Ketika sudah memasuki daerah kabilah Banu Sahm dan datang pula Buraida kepala kabilah itu menyambut mereka, barulah perasaan kuatir dalam hatinya mulai hilang. Jarak mereka dengan Madinah kini sudah dekat.

Selama mereka dalam perjalanan yang sungguh meletihkan itu, berita-berita tentang Hijrah Nabi Muhammad SAW dan sahabatnya sudah tersiar di Madinah. Penduduk kota ini sudah mengetahui, betapa orang ini mengalami kekerasan dari Quraisy yang terus-menerus membuntuti. Oleh karena itu semua kaum Muslimin tetap tinggal di tempat itu menantikan kedatangan Rasululloh dengan hati penuh rindu ingin melihatnya, ingin mendengarkan tutur katanya.
7 Hari Setelah Keberangkatan
Ketika rombongan Rasulullah SAW sampai di Quba’, mereka tinggal empat hari ia di sana dan membangun mesjid Quba’. Di tempat ini Ali b. Abi-Talib ra menyusul, setelah mengembalikan barang-barang amanat – yang dititipkan oleh rasululloh Saw – kepada pemilik-pemiliknya di Mekah. Ali ra menempuh perjalanannya ke Madinah dengan berjalan kaki. Malam hari ia berjalan, siangnya bersembunyi. Perjuangan yang sangat meletihkan itu ditanggungnya selama dua minggu penuh, yaitu untuk menyusul saudara-saudaranya seagama.
Setiba Rasulullah SAW di Madinah, unta beliau (Quswa) duduk di lahan terbuka di dekat rumah Abu Ayyub Ansari r.a. Maka beliau SAW pun menetap di tempat itu sampai terselesaikannya pendirian Masjid Nabawi dan sebuah tempat berteduh untuk beliau. Seluruh sahabat bersama Nabi SAW juga secara langsung turun tangan dalam pembangunan Masjid Nabawi, sebagaimana juga mereka melakukan bersama-sama dalam pembangunan Masjid Quba’.
Sampai di Madinah
Mempersaudarakan Muhajirin dengan Anshar
Perang Badar terjadi tanggal 17 Ramadhan tahun 2 Hijarah bertepatan 8 Januari 623 Masehi. Perang ini terjadi didekat sebuat sumur lembah Badar, terletak antara Mekkah dan Madinah. Kaum muslimin berjumlah 314 orang sedangkan kafir Quresy 1000 orang yang lengkap dengan peralatannya. Sedangkan kaum muslimin dengan senjata seadanya.

Strategi Rasulullah dalam perang Badar, dengan menguasai penampungan air, hal itu sangat dibutuhkan kedua belah pihak.
Peperangan dimulai dengan perang tanding satu lawan satu dari pihak Quresy diwakili 3 orang yaitu: Utbah, Syaibah bin Rabiah dan Al Walid Utbah. Dari kaum Muslimin diwakili Ubaidah bin Harits, Ali bin Abi Thalib dan Hamzah bin Abdul Muthalib. Ketiga pahlawan Quresy ini mati terbunuh. Dilanjutkan dengan perang masal,dengan iman yang kuat Kaum Muslimin dapat memenangkan peperangan ini dengan pertolongan Allah.
Perang Badar
Perang Uhud terjadi pada pertengahan bulan Sya’ban tahu ke tiga Hijrah bertepatan dengan bulan Januari tahun 625 Masehi. Peperangan terjadi di gunung Uhud, sebelah utara kota Madinah. Perang ini terjadi karena kaum Quresy ingin membalas kekalahan di Perang Badar sebelumnya.

Kaum muslimin berkuatan 700 orang sedangakan kaum kafir Quresy berkuatan 3000 orang. Pada perang ini, kaum muslimin mengalami kekalahan karena mengabaikan perintah Rasulullah SAW.
Perang Uhud
Perang Khandaq terjadi pada bulan syawal tahun 5 Hijriah. Perang ini terjadi di sebelah utara kota Madinah. Perang ini disebut khandaq (parit) karena kaum muslimin membuat parit pertahanan. Kaum muslimin berkekuatan sebanyak 3000 orang sedangakan kaum Quresy berkekutan 10000 orang.

Peperangan ini dimenangkan oleh kaum muslimin dengan cara bertahan di balik parit. Parit ini merupakan ide seorang sahabat Rasul yang bernama Salman Al Farisi.
Perang Khandaq
Rasulullah wafat pada tanggal 12 Rabiul Awal tahun ke 11 Hijrah, bertepatan dengan 8 Juni 632 Masehi, setelah mengalami sakit selama 13 hari dalam usia 63 tahun menurut perhitungan tahunHijrah. Beliau Meninggal di Rumah Siti Aisyah binti Abu Bakar dan dimakamkan disana.

Beliau meninggalkan dua pusaka dua pusaka ini tidak akan lekang oleh panas dan tidak akan lapuk hujan itulah Al-Qur’an dan Hadits dari Nabi Muhammad saw.
Syukron Jaziila lakum al tumaa mikum
Full transcript