Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

TEKNIK PENGUTIPAN DAN DAFTAR RUJUKAN

No description
by

Indri Widyastuti

on 28 November 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of TEKNIK PENGUTIPAN DAN DAFTAR RUJUKAN

TEKNIK PENGUTIPAN DAN DAFTAR RUJUKAN
Kutipan dan daftar rujukan merupakan hal yang penting dalam sebuah karangan ilmiah. Kedua unsur tersebut berpengaruh terhadap kadar keilmiahan sebuah tulisan atau karya ilmiah karena sebuah karya ilmiah tidak lepas dari berbagai konsep atau teori-teori yang terdapat dalam berbagai sumber lain baik dari buku, majalah, artikel, jurnal, surat kabar serta media cetak lainnya bahkan dari sumber meia elektronik, seperti internet.
Pengutipan
Pengutipan berasal dari ‘kutip’ turunan dari kata ‘mengutip’ yang berarti mengambil perkataan atau kalimat dari buku dan sebagainya, memetik karangan, dan sebagainya, mengumpulkan dari berbagai sumber. Sedangkan ‘kutipan’ dalam bidang linguistik berarti pengambilalihan satu kalimat atau lebih dari karya tulis lain tujuan ilustrasi atau memperkokoh argumen dalam tulisan sendiri. Pengutipan dapat diartikan sebagai proses, cara mengutip sebuah/beberapa pendapat dari sumber lain untuk digunakan sebagai data pendukung sebuah tulisan.
A) Jenis Kutipan
Secara umum, kutipan dapat dibagi menjadi dua yakni:
Kutipan Langsung
Pernyataan yang ditulis dalam susunan kalimat aslinya tanpa mengalami perubahan sedikit pun.
Hal – hal yang lazim dijaga keotentikannya dapat berupa :
(1) rumus-rumus, (2) peraturan-peraturan hukum, undang-undang, anggaran dasar, anggaran rumah tangga, dan sebagainya, (3) peribahasa, sanjak, dialog, drama, (4) landasan pikiran yang dinyatakan dalam kata- kata yang sudah pasti, (5) statemen ilmiah, dan (6) ayat-ayat dari kitap suci, sehingga semuanya layak untuk dikutip dalam bentuk kutipan langsung.

Kutipan langsung terdiri dari dua jenis:
Kutipan langsung panjang
lebih dari 40 kata atau lebih dari tiga baris ketikan dan penulisannya harus mengikuti aturan berikut:
1.Teks diketik dalam spasi tunggal
2.Teks kutipan tidak dimasukkan dalam teks, tetapi ditempatkan pada tempat tersendiri.
3.Pengetikan dibuat menjorok ke dalam dari teks dengan ketentuan dimulai pada ketukan ke-5 dari garis tepi sebelah kiri.
4.Kutipan langsung panjang tidak diapit dengan tanda petik.
5.Sumber kutipan berupa nama pengarang tahun terbit, serta halaman dari sumber rujukan tidak dimasukkan ke dalam teks kutipan.
Kutipan langsung pendek
Kutipan yang kurang dari 40 kata kurang dari 3 baris. Kutipan ini dapat ditulis integral dalam teks. Ketentuan penulisannya sebagai berikut:
1.Ditulis dalam teks dengan mengikuti jarak spasi teks yang diikuti.
2.Diapit dengan tanda petik.
3.Sumber kutipan dapat diletakkan di awal atau di belakang. Peletakkan sumber kutipan di awal, nama sumber ditulis diluar tanda kurung, sedangkan tahun terbit dan nomor halaman ditulis dalam kurung. Bila sumber kutipan ada di belakang, nama, tahun, dan halaman sumber diketik dalam kurung.

Kutipan Tidak Langsung
Kutipan berdasarkan sumber lain namun dimodivikasi dengan bahasa si penulis (pengarang). Bila kutipan lebih dari satu paragraf maka kutipan itu disebut kutipan tidak langsung panjang dan kutipan tidak langsung pendek.
1.Tulis nama sumber kutipan untuk memulai sebuah kutipan (tanpa tahun dan nomor halaman ) kemudian tulis sumber kutipan di akhir kalimat kutipan (nama, tahun, nomor halaman dalam tanda kurung).
2.Tidak ditulis dalam tanda petik, karena integral di dalam teks.
3.Ketentuan spasi dan margin, sama dengan teks yang lain.
Kutipan tidak langsung pendek
Ketentuan penulisan kutipan tidak langsung pendek sebagai berikut:
1.Ditulis integral dalam teks
2.Tidak ditulis di antara tanda petik
3.Sumber kutipan dapat diletakkan di awal dan di akhir. Sumber kutipan di awal teks kutipan, terdiri dari nama akhir pengarang (ditulis di luar tanda kurung), tahun nomor halaman (ditulis di dalam tanda kurung). Bila sumber kutipan diakhir teks kutipan maka nama pengarang, tahun terbit, dan nomor halaman ditulis di dalam kurung. Bila pengarangnya dua orang, sebutkan nama akhir pengarang pertama dan nama awal pengarang ke dua. Bila pengarangnya lebih dari dua orang, cukup menulis nama akhir pengarang pertama lalu diikuti tanda koma (,) dan dkk.

B) Daftar Rujukan
Rujukan berarti bahan sumber yang dipakai untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut; acuan; referensi. Daftar rujukan merupakan sekumpulan sumber-sumber informasi (media cetak dan media elektronik) yang digunakan untuk mendapat keterangan yang lebih banyak tentang sesuatu yang dirujuk.
Ada beberapa sumber yang dapat diacu dalam merunjuk
1.Buku
Indikator yang harus ada dalam menyusun daftar rujukan dari sumber buku.
(1) Nama pengarang, (2) Tahun terbit, (3) Judul rujukan, (4) Nama kota tempat publikasi, (5) Nama lembaga yang mempublikasikan (penerbit).
2) Rujukan dari Koran atau Majalah
Penulisan daftar rujukan yang berasal dari koran atau majalah tidak berbeda jauh dari daftar rujukan yang berasal dari buku.

Hal-hal yang perlu perhatikan sebagai berikut
Nama artikel yang dikutip ditulis dengan cetak biasa dan berhuruf besar pada setiap awal katpengarang ditulis paling awal, lalu diikuti tanggal, bulan, dan tahun terbit. Judul a, kecuali kata tugas.
Nama majalah ditulis dengan huruf kecil, kecuali huruf pertama setiap kata dan ditulis miring. Nomor halaman disebut pada bagian akhir.
Judul artikel ditulis di antara tanda petik dua (“).
3) Rujukan dari Dokumen Resmi Pemerintah dan Suatu Lembaga
Rujukan berupa dokumen resmi negara dan lembaga, teknik penulisannya
Rujukan dari Internet
1) Rujukan dari Internet Berupa Karya Individual
Nama pengarang ditulis seperti aturan bahan cetak, diikuti tahun, judul artikel, nama jurnal (dicetak miring) dengan diberi keterangan dalam kurung (online), volume atau nomor, dan diakhiri dengan alamat sumber rujukan dengan disertai tulisan waktu pengaksesan dalam tanda kurung.
Pengantar
2) Rujukan dari Internet Berupa Artikel Jurnal
Nama pengarang ditulis seperti aturan bahan cetak, diikuti tanggal, bulan, tahun, topik bahan diskusi (dicetak miring) dengan diberi keterangan dalam tanda kurung (online), volume dan nomor, dan diakhiri dengan alamat sumber rujukan dengan disertai keterangan waktu pengakseskan dalam tanda kurung
3) Rujukan dari Internet Berupa Bahan Diskusi
Nama pengarang ditulis seperti aturan bahan cetak, diikuti tanggal, bulan, tahun, topik bahan diskusi (dicetak miring) dengan diberi keterangan dalam tanda kurung (online), kemudian diakhiri dengan alamat e-mail sumber rujukan dengan disertai keterangan aktu pengakseskan yang ditulis di antara tanda kurung.

4) Rujukan dari Internet Berupa E-mail Pribadi
Penulisannya diawali dengan nama pengirim e-mail (jika ada); diikuti keterangan dalam kurung (alamat e-mail pengirim); kemudian tanggal, bulan, tahun, tahun dan topik isi bahan (dicetak miring); lalu nama yang dikirimi e-mail dengan disertai keterangan dalam kurung (alamat e-mail yang dikirimi).
C) Catatan Kaki
Keterangan mengenai rujukan, kata, dan ungkapan di dalam teks yang dicantumkan pada margin bawah halaman buku (biasanya dicetak dengan huruf lebih kecil dibandingankan huruf di dalam teks) untuk menambah referensi uraian dalam naskah pokok.

Beberapa hal yang perlu di perhatikan yakni:
Catatan kaki berfungsi sebagai pemberi keterangan tambahan yang bersifat umum atau yang berasal dari sumber lisan. Maksud pembuatan catatan kaki yang berdiri sendiri dan tidak beralih dari pokok bahasan.
Catatan kaki ditempatkan pada bagian bawah halaman. Ada juga yang ditempatkan pada akhir tulisan.
Nomor catatan kaki dalam teks diletakkan langsung di belakangi huruf terakhir pernyataan yang diberi catatan ditulis naik setengah spasi.
Catatan kaki lebih dari dua baris ditulis dengan satu spasi.
Penulisan catatan kaki (berupa rujukan) dimulai dari nama akhir pengarang, judul rujukan, kota tempat penerbitan, penerbit, tahun dan nomor halaman.

Pada catatan kaki terdapat singkatan-singkatan yang mempunyai fungsi tertentu. Singkatan tersebut berasal dari bahasa asing sehingga artinya perludi pahami lebih dahulu.
1.Ibid (singkatan dari ibidium, artinya sama yang sudah disebutkan di atas). Singkatan itu digunakan untuk catatan kaki yang sumbernya sama dengan catatan kaki yang tepat diatasnya tanpa diselingi oleh perunjukan sumber lain. Huruf pertama ditulis dengan huruf capital, kemudian diikuti tanda titik (.), tanda koma (,), kemudian nomor halaman.
2.Op.cit (singkatan dari opere citato yang artinya karangan yang telah dikutip) digunakan op.cit jika yang dirujuk berada pada halaman yang berbeda, diikuti nomor halaman yang dirujuk.
Loc.cit (singkatan dari loco citato yang artinya pada tempat yang dikutip) digunakan jika merujuk karya yang telah dirujuk sebelumnya pada halaman yang sama dan telah diselingi oleh sumber lain.
Full transcript