Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

SOSIALISASI SEBAGAI PROSES PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN

No description
by

bayu aji okta

on 10 February 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of SOSIALISASI SEBAGAI PROSES PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN

SEKIAN
DAN TERIMAKASIH TERIMA KASIH ATAS PERHATIAN ANDA ...... Unsur-unsur pembentukan kepribadian
Pengetahuan
Pengetahuan merupakan unsur-unsur yang 1 mengisi akal dan alam jiwa seseorang manusia yang sadar, dan secara nyata yang terkandung di dalam otaknya.
Perasaan
Perasaan adalah suatu keadaan dalam kesadaran manusia, karena pengaruh pengetahuannya dinilai sebagai keadaan positif atau negatif. Faktor-faktor pembentukan kepribadian

Faktor keturunan
Faktor lingkungan alam
Lingkup budaya
Situasi Pembentukan Kepribadian Keberhasilan seseorang individu dalam proses
sosialisasi dapat dilihat dan diukur dari adanya
indikasi-indikasi sebagai berikut:

Dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial dan lingkungan alam sekitarnya hal ini dapat dan seorang mengenal keluarga, saudara, tetangga.
Dapat berintegrasi dengan lingkungan sosial masyarakat.
Adanya peningkatan status dan peranan seseorang dalam usaha peningkatan kasir. E. Indikator Keberhasilan Proses Sosialisasi Keluarga
Keluarga merupakan lingkungan utama yang dikenal oleh anak. Agen sosialisasi di lingkungan keluarga meliputi orang tua, saudara kandung bahkan untuk lingkungan besar termasuk kakek, nenek, paman, bibi, dan sebagainya. Di samping itu bagi keluarga yang memiliki status sosial yang lebih baik, agen sosialisasi termasuk, pekerja sosial, petugas anak, pembantu dan sebagainya. Peran agen sosialisasi terutama orang tua sangat penting. Arti pentingnya agen sosialisasi terletak pada pentingnya kemampuan yang harus dikerjakan kepada anak.

Teman bermain
Anak mulai bergaul dengan lingkungan selain keluarganya. Misalnya; tetangganya atau teman sekolahnya, berarti anak menemukan agen sosialisasi yang lain. Pada lingkungan ini seorang anak mempelajari berbagai kemampuan baru, dia melakukan interaksi sosial sederajat, anak memasuki game stage yaitu mempelajari aturan yang mengatur peran orang lain yang kedudukannya sederajat.

Lingkungan sekolah
Di lingkungan sekolah atau pendidikan formal seorang anak mulai mempelajari hal-hal baru yang belum dipelajari dalam lingkungan keluarga maupun kelompok bermain. Pendidikan formal mempersiapkan penguasaan peran-peran baru yang akan digunakan di kemudian hari, pada saat anak tidak tergantung pada orang tua lagi. Di lingkungan sekolah, seseorang belajar bahasa (mendengarkan berbicara, membaca dan menulis), belajar matematika, ilmu pengetahuan sosial dan pelajaran lain-lain. Di lingkungan sekolah, para siswa belajar kemandirian, prestasi, umum dan khusus. C. Agen Sosialisasi 1. Bagi individu: agar dapat hidup secara wajar dalam kelompok/masyarakatnya, sehingga
tidak aneh dan diterima oleh warga masyarakat lain serta dapat berpartisipasi aktif
sebagai anggota masyarakat
2. Bagi masyarakat: menciptakan keteraturan sosial melalui pemungsian sosialisasi sebagai
sarana pewarisan nilai dan norma serta pengendalian sosial. B. Fungsi Sosialisasi Beberapa ahli sosiologi mendefinisikan pengertian sosialisasi sebagai berikut :
Peter L. Berger:
Sosialisasi adalah proses dalam mana seorang anak belajar menjadi seseorang yang
berpartisipasi dalam masyarakat. Yang dipelajari dalam sosialisasi adalah peran-peran,
sehingga teori sosialisasi adalah teori mengenai peran (role theory).
Robert M.Z. Lawang:
Sosialisasi adalah proses mempelajari nilai, norma, peran dan persyaratan lainnya yang
diperlukan untuk memungkinkan seseorang dapat berpartisipasi secara efektif dalam
kehidupan sosial.
Horton dan Hunt:
Suatu proses yang terjadi ketika seorang individu menghayati nilai-nilai dan norma-norma kelompok di mana ia hidup sehingga terbentuklah kepribadiannya.
Dalam proses sosialisasi terjadi paling tidak tiga proses, yaitu: (1) belajar nilai dan norma(sosialisasi), (2) menjadikan nilai dan norma yang dipelajari tersebut sebagai milik diri(internalisasi), dan (3) membiasakan tindakan dan perilaku sesuai dengan nilai dan normayang telah menjadi miliknya (enkulturasi). A. Pengertian Sosialisasi Disusun oleh :

1. Atessa O P ( 1010929 )
2. Bayu Aji O ( 1010931 )
3. Candra A P ( 1010933 )
4. Edo Firmansyah ( 1010935 )
5. Gunawan Wicaksono ( 1010939 )
6. Muhammad Rohimun H ( 1010944 )
7. Teguh Handoko ( 1010953 ) SOSIALISASI SEBAGAI PROSES PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN RealistisTipe realistis
yaitu seseorang yang menyukai kegiatan fisik yang menuntut kererampilan, kekuatan dan koordinasi.
Investigatif
Seseorang yang memiliki tipe investigatif menyukai kegiatan yang mencakup pemikiran, pengorganisasian dan pemahaman.
Sosial Tipe sosial
yaitu seseorang yang menyukai kegiatan yang membantu meringankan beban orang lain.
Konversional
Tipe konversional yaitu tipe yang menyukai kegiatan yang diatur dengan peraturan jelas.
Enterfising
Tipologi ini menyukai kegiatan di mana selalu ada peluang untuk mempengaruhi orang lain.
Artistik
seseorang dalam tipologi ini menyukai kegiatan yang bersifat mendua, eksperesif, kreatif. Karakternya imajinatif, tidak teratur, idealis, emosional, tidak praktis. Kedudukannya: tukang cat, pemusik, penulis. Tipologi kepribadian Faktor dari luar F. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Proses Sosialisasi Bilogis yang meliputi bentuk tubuh, golongan darah, wajah alat indera.
Tingkat kecerdasan atau Intelegensi Question (IQ).
Tingkat emotional atau Emotional Question (EQ) dan
Potensi, bakat, serta keterampilan. Faktor dari dalam D. Tujuan sosialisasi
Tujuan sosialiasi yaitu sebagai proses pengenalan diri sendiri dan orang lain dengan perannya masing-masing.

Untuk mengenal dan mengetahui lingkungan sosial di mana seseorang individu bertempat tinggal, misalnya mengenal anggota keluarga (ayah, ibu dan saudara-saudaranya)
Untuk mengenal dan mengetahui lingkungan sosial masyarakat. Misalnya mengenal teman bermain, mengenal tetangga.
Untuk mengenal lingkungan alam sekitar. Misalnya mengenal kedudukan tempat tinggalnya di antara masyarakat dan mengenal lingkungan tempat bekerja.
Untuk mengenal sistem nilai-nilai norma-norma yang berlaku di lingkungan masyarakat. Misalnya, mengenal adat istiadat, mengetahui peraturan-peraturan yang berlaku dan sanksi-sanksi yang diterapkan.
Untuk mengenal dan mengetahui lingkungan sosial budaya sehingga dapat menyesuaikan diri dengan masyarakat.
Full transcript